1,721,562 research outputs found
Locality, sites, and empowerment
The experience shared by people of where problem arise, like what happened in Japan, Indonesia, Thailand and many other places, is that the most powerful support in the recovery is the people themselves.This then comes up with the idea that the people empowerment is intangible property such as knowledge, trust, shared understanding, beliefs, values, and other factors can be made as a tool in that enables members of urban society to improve their quality of life.
Those arguments are the base why research and discu ssion on locality, sites, and empowerment are important issue in urban research con text. This conference aims at developin g interdisciplinary perspective to inform activities in the public, private, and nonprofit sectors as well as future research to improve the quality oflife in urban communitie
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR BAHASA INDONESIA KELAS VIII-1 SMP NEGERI 17 BATANGHARI T.P. 2018—2019 DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PAJANGAN HASIL BELAJAR
Tri Astuti. 2019. Penelitian Tindakan Kelas ini berjudul “Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Bahasa Indonesia Kelas VIII-1 SMP Negeri 17 Batang Hari T.P. 2018—2019 dengan Media Pajangan Hasil Belajar”. Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah “Apakah motivasi belajar bahasa Indonesia kelas VIII-1 SMP Negeri 17 Batang Hari T.P. 2018—2019 dapat ditingkatkan dengan media pajangan hasil belajar?. Sesuai dengan masalah tersebut, tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan informasi tentang peningkatan motivasi belajar Bahasa Indonesia kelas VIII-1 SMP Negeri 17 Batang Hari dengan menggunakan media pajangan hasil belajar. Landasan teoritis penelitian ini meliputi hakikat motivasi belajar dan hakikat media pembelajaranObjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 17 Batang Hari yang berjumlah 30 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus menggunakan waktu selama 2 jam mata pelajaran. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi, dan refleksi.Hasil yang diperoleh menunjukkan penggunaan media pajangan hasil belajar dapat meningkatkan motivasi belajar Bahasa Indonesia kelas VIII-1 SMP Negeri 17 Batang Hari. Hal ini dapat dilihat dari hasil olah data jawaban angket refleksi siswa pada siklus I dan siklus II. Pada siklus I, nilai rata-rata motivasi belajar bahasa Indonesia siswa 59,33 termasuk dalam kategori Cukup. Siswa yang motivasi belajarnya dalam kategori baik sebanyak 15 orang atau 50%. Pada siklus II, nilai rata-rata motivasi belajar Bahasa Indonesia siswa 73 termasuk dalam kategori Baik. Siswa yang motivasi belajarnya dalam kategori baik sebanyak 26 orang atau 87%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar Bahasa Indonesia kelas VIII-1 SMP Negeri 17 Batang Hari dapat ditingkatkan dengan menggunakan media pajangan hasil belajar. Hasil penelitian ini dapat menjadi alternatif bagi guru Bahasa Indonesia khususnya dan juga guru mata pelajaran lain untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didiknya
ANALISIS KUALITAS AIR IRIGASI AKIBAT PERTAMBANGAN DI DAERAH LUBUK SARIK PADANG BESI UNTUK LAHAN SAWAH DI KECAMATAN LUBUK KILANGAN KOTA PADANG
ANALISIS KUALITAS AIR IRIGASI AKIBAT PERTAMBANGAN DI DAERAH LUBUK SARIK PADANG BESI UNTUK LAHAN SAWAH DI KECAMATAN LUBUK KILANGAN KOTA PADANG
Noura Tri Astuti, Rusnam, Ayendra Asmuti
ABSTRAK
Air irigasi merupakan salah satu faktor dalam pertumbuhan dan produksi tanaman padi. Salah satu hal yang penting dalam produktivitas tanaman padi yaitu kualitas air irigasi. Kualitas air irigasi dapat menurun akibat terjadinya pencemaran. Salah satu penyebab terjadinya pencemaran air seperti limbah tambang yang mengalir di aliran sungai sehingga kita perlu menganalisis kualitas air untuk irigasi di daerah Lubuk Sarik Padang Besi Kecamatan Lubuk Kilangan untuk memberikan informasi mengenai kualitas air irigasi. Penelitian ini dilakukan dalam beberapa tahap yaitu penentuan lokasi dan waktu pengambilan sampel (hujan/tidak hujan), cara pengambilan sampel dan parameter kualitas air yang dianalisis. Parameter yang dianalisis pada penelitian ini yaitu suhu, pH, Sodium Absorption Ratio (SAR), Total Suspended Solid (TSS), Chemical Oxygen Demand (COD), dan salinitas. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu suhu lingkungan berkisar antara 27, 1 oC – 32oC sedangkan suhu air berkisar antara 24,4 o C – 29,5 OC. pH yang didapat berkisar antara 6,4 – 7,5. Hasil perhitungan SAR yang didapat berkisar antara 0,66 mg/l – 1,20 mg/l. Pengukuran TSS didapat berkisar antara 2mg/l – 4 mg/l. Nilai COD yang didapatkan berkisar antara 0,270 mg/l – 16 mg/l. Salinitas yang didapatkan berkisar antara 65,03 mg/l – 157 mg/l. Semua parameter pengujian yang didapat sesuai dengan standar Peraturan Pemerintah No. 82 Tahun 2001 Kelas IV sehingga air irigasi ini layak digunakan untuk pertanian.
Kata kunci – Irigasi, Kualitas Air, Limbah Tambang, Pencemara
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP KENAMPAKAN PERMUKAAN BUMI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE (Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas III SD Negeri Tegalsari No. 60 Surakarta Tahun Ajaran 2017/2018)
ABSTRAK Tri Astuti Wulandari. PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP KENAMPAKAN PERMUKAAN BUMI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE (Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas III SD Negeri Tegalsari No. 60 Surakarta Tahun Ajaran 2017/2018). Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Juli 2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman konsep mata kenampakan permukaan bumi melalui model Picture and Picture dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam siswa kelas III SD Negeri Tegalsari No.60 Surakarta tahun ajaran 2017/2018. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri atas dua pertemuan dan empat tahapan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri Tegalsari No.60 Surakarta tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 27 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan tes. Teknik uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Model analisis data yang digunakan adalah model analisis data interaktif. Indikator kerja yang ditetapkan adalah sebanyak 80% dari jumlah siswa yaitu 27 dapat mencapai ≥70 maka penelitian dianggap berhasil. Hasil penelitian tindakan kelas diketahui bahwa ketuntasan klasikal pada kondisi awal 11,11% dengan nilai rata-rata 40,47. Pada siklus I ketuntasan klasikal sebanyak 62,96% dengan nilai rata-rata 67,41. Pada siklus II ketuntasan klasikal meningkat menjadi 92,59% dengan nilai rata-rata 80,20. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Picture and Picture dapat meningkatkan pemahaman konsep kenampakan permukaan bumi siswa kelas III SD Negerti Tegalsari tahun ajaran 2017/2018. Kata kunci: pemahaman konsep, kenampakan permukaan bumi, model Picture and Picture, ABSTRACT Tri Astuti Wulandari. IMPROVEMENT OF CONCEPTUAL UNDERSTANDING OF EARTH SURFACE APPEARANCE THROUGH PICTURE AND PICTURE METHOD (A Classroom Action Research to the Students In Grade III Of state Primary School Tegalsari 60 Inacademic Year 2017/2018).Skripsi, Surakarta: The Faculty of Teacher Training and Education, Sebelas Maret University, Surakarta. September, 2018. The objective of this research is to improve the conceptual understanding on earth surface appearance through Picture and Picture method in Natural Science subject matter of the students in Grade III of State Primary School Tegalsari 60 in Academic Year 2017/208. This research used the classroom action research (CAR) with two cycles. Each cycle consisted of two meetings, and each meeting had four stages. The subjects of the research were the students as many as 27 in Grade III of State Primary School Tegalsari 60 in Academic Year 2017/208. Its data were collected through observation, interview and examination. The validity of the data was checked with source triangulation and technique triangulation. They were analyzed by using the interactive model of analysis. The key performance indicator was set at the following target: when at least 80% of the 27 students succeeded in getting the score of more than or equal to 70, then the research could be considered successful. The result of the research show that prior to the treatment, the students who could attain the classical learning completeness was 11.11% with the average score of 40.47. Following the treatments, it became 62.96% with the average score of 67.41 and 92.59% with the average score of 80.20 respectively. Thus, the aplication of the Picture and Picture method can improve the conceptual understanding of earth surface appearance of the students in Grade III of State Primary School Tegalsari in Academic Year 2017/2018. Keywords: Conceptual understanding, earth surface appearance, Picture and Picture metho
OPTIMALISASI MULTIMEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN SOFTWARE CHEMSKETCH PADA MATA PELAJARAN KIMIA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 BAMBALAMOTU KABUPATEN MAMUJU UTARA
Dyah Tri Astuti.2017. Optimalisasi Multimedia Pembelajaran Menggunakan
Software Chemsketch Pada Mata Pelajaran Kimia Siswa Kelas XI Sma Negeri 1
Bambalamotu Kabupaten Mamuju Utara.Skripsi. Dibimbing oleh Farida Febriati,
SS, M.Si dan Dr. Arnidah, S.Pd, M.Si. Program Studi Teknologi Pendidikan
Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah Proses pembelajaran yang bersifat
monoton, yakni guru cenderung menggunakan metode ceramah dan menggunakan
media sederhana yakni media yang berbasis cetak yaitu buku paket. Adapun
rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: Bagaimanakah Optimalisasi
Multimedia Pembelajaran menggunakan Software Chemsketch pada Mata
Pelajaran Kimia kelas XI SMA Negeri 1 Bambalamotu Kabupaten Mamuju
Utara?. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk Untuk mengetahui
Optimalisasi Multimedia Pembelajaran menggunakan Software Chemsketch pada
Mata Pelajaran Kimia kelas XI SMA Negeri 1 Bambalamotu Kabupaten Mamuju
Utara.pendekatan yang dipilih dalam pelaksanaan penelitian ini yaitu pendekatan
kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah Siswa kelas XI SMA Negeri 1
Bambalamotu kabupaten Mamuju Utara yang berjumlah 173 orang, terdiri atas 82
orang berjenis kelamin laki-laki dan 91 orang berjenis kelamin perempuan.
Sampel penelitian ini adalah kelas XI IPA 2 yang berjumlah 20 orang terdiri dari
9 orang berjenis kelamin laki-laki dan 11 orang berjenis kelamin perempuan.
Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif
kualitatif dan Analisis Statistik Deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa media pembelajaran dengan menggunakan Software Chemsketch sudah
optimal sehingga menimbulkan minat dan meransang keaktifan peserta didik.\ud
Hasil observasi serta hasil dari tahapan implementasi yang dilakukan terhadap
multimedia pembelajaran menunjukkan bahwa Multimedia pembelajaran
menggunakan Software Chemsketch yang dihasilkan valid serta efektif, sehingga
media pembelajaran yang dihasilkan sudah optimal
STATUS HEMATOLOGIS AYAM RAS PEDAGING YANG DIBERI TEPUNG DAUN KELOR (Moringa oleifera) DALAM PAKAN
2016TRI ASTUTI. I111 12 048. Status Hematologis Ayam Ras Pedaging yang Diberi\ud
Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera) dalam Pakan. Di bawah bimbingan: Djoni\ud
Prawira Rahardja dan Mustakim Mattau.\ud
\ud
Sebuah penelitian diadakan untuk menguji pengaruh pakan yang diberi\ud
tepung daun kelor (Moringa oleifera) terhadap status hematologis dan tingkat\ud
stress oksidatif pada ayam ras pedaging. Sebanyak 160 ekor ayam ras pedaging\ud
umur 15 hari strain lohmann dipelihara secara intensif sampai umur 35 hari\ud
berdasarkan Rancangan Acak Lengkap 4 perlakuan dengan 5 ulangan. Perlakuan\ud
berupa penambahan tepung daun kelor dalam pakan basal dengan level yang\ud
berbeda (masing-masing 0, 1, 2, dan 4 %). Sampel darah diambil pada akhir\ud
penelitian untuk menganalisis parameter hematologis. Hasil menunjukkan bahwa\ud
status hematologis (nilai hematokrit, kadar hemoglobin, MCV, MCH dan MCHC)\ud
secara signifikan (P<0,05) meningkat, tetapi jumlah leukosit menurun secara\ud
signifikan, sementara jumlah eritrosit dan nilai MDA (tingkat stress oksidatif)\ud
tidak terdapat pengaruh secara signifikan (P>0,05). Dapat disimpulkan bahwa\ud
penambahan tepung daun kelor hingga 4% dalam pakan dapat meningkatkan\ud
status kesehatan ayam ras pedaging. \ud
\ud
TRI ASTUTI. I111 12 048. Haematological status of broilers fed dietary of\ud
Moringa oleifera leaf meal (MOLM). Supervised by: Djoni Prawira Rahardja\ud
and Mustakim Mattau.\ud
\ud
A study was conducted to examine the effects of fed dietary of Moringa\ud
oleifera leaf meal (MOLM) on the haematological status and the level of\ud
oxidative stress in broiler. A total of 160 fifteen day old broilers strain Lohmann\ud
reared intensively until the age of 35 days, and arranged as a Completely\ud
Randomized Design of 4 treatments with 5 replications. The treatments were the\ud
addition of various level of MOLM to basal feed (respectively: 0, 1, 2, and 4%).\ud
Blood sample were obtained at the end of the experiment to analyse the\ud
haematological parameters. The results indicated that haematological status\ud
(hematocrit value, haemoglobin concentration, MCV, MCH and MCHC) were\ud
significantly (P<0,05) increased, but leukocyte number decreased significantly,\ud
while erythrocyte number and MDA values (the level of oxidative stress) were not\ud
significantly affected (P>0,05). It can be concluded that addition of MOLM up to\ud
4% to basal feed could improve the health status of broilers
Peningkatan Partisipasi Belajar IPS Melalui Strategi Pembelajaran Everyone Is A Teacher Here Pada Siswa Kelas V SD Negeri 01 Plesungan Tahun 2015/2016
Tri Astuti Kusuma Dewi / A510120088. Increased Participation IPS Learning Through Learning Strategies Everyone Here Is A Teacher In Class V students of SD Negeri 01 Plesungan Year 2015/2016. Essay. The Faculty of Education, University of Muhammadiyah Surakarta. February, 2016.
The purpose of this research is to increase the participation of social studies through learning strategies Everyone is a teacher here in the fifth grade students of SD Negeri 01 Plesungan Year 2015/2016. The subjects of this study were students and teachers of the class V SD Negeri 01 Plesungan. Based on the results of a classroom action research conducted, the results of the study can be summarized as follows: The participation of students in the learning process of each cycle is performed has increased. In the aspect of cooperation and involvement of students in the current group Pre Cycle of 41.17%, in the first cycle was 55.88%, in Cycle II amounted to 73.52%. In the aspect of the task assigned by the teacher when the Pre Cycle of 38.23%, in the first cycle was 58.82%, in Cycle II amounted to 82.35%. In the aspect of the courage to ask questions during the Pre Cycle of 38.23%, in the first cycle was 52.94%, in Cycle II amounted to 79.41%. In the aspect of boldly answered questions during the Pre Cycle of 44.11%, in the first cycle was 61.76%, in the second cycle of 85.29%. While student learning outcomes in social studies from each cycle were carried increased in accordance with the KKM (≥65). In Pre Cycle of 38.23%, on the first cycle was 55.88%, in Cycle II amounted to 73.52%
PENINGKATAN KOMPETENSI MENGGAMBAR BUSANA DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL MENGGUNAKAN MAJALAH MODE SEBAGAI SUMBER BELAJAR KELAS XII DI SMK NEGERI 3 PATI
PENINGKATAN KOMPETENSI MENGGAMBAR BUSANA DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL MENGGUNAKAN
MAJALAH MODE SEBAGAI SUMBER BELAJAR
KELAS XII DI SMK NEGERI 3 PATI
Oleh:
Tri Astuti
08513247004
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) untuk mengetahui penerapan pendekatan kontekstual pada kompetensi menggambar busana dengan menggunakan majalah mode sebagai sumber belajar siswa kelas XII di SMK N 3 Pati; 2) untuk meningkatkan kompetensi menggambar busana dengan pendekatan kontekstual menggunakan majalah mode sebagai sumber belajar siswa kelas XII di SMK N 3 Pati.
Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (Clasroom action research) yang merupakan Penelitian Tindakan Kelas secara kolaborasi dengan desain penelitian model Kemmis dan Mc. Taggart yang dilaksanakan sesuai dengan prosedur penelitian sebagai berikut: 1) perencanaan; 2) tindakan; 3) pengamatan; 4) refleksi. Penelitian dilaksanakan di SMK Negeri 3 Pati bulan Januari 2011. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 28 siswa kelas XII busana butik 3. Subjek penelitian ditentukan berdasarkan teknik purposive sampling, yaitu teknik pengambilan subjek penelitian dengan pertimbangan tertentu. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, tes unjuk kerja dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, catatan lapangan dan lembar penilaian unjuk kerja. Uji validitas menggunakan validitas konstrak (Construct Validity)berdasarkan Judgment Exsperts dan uji reliabilitas instrumen menggunakan reliabilitas antar rater. Hasil reliabilitas lembar penilaian unjuk kerja rata-rata rating dari ketiga orang rater diperoleh 'xxr= 0,978. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada pembelajaran dengan pendekatan kontekstual menggunakan majalah mode sebagai sumber belajar. Pada pra siklus siswa yang mengalami ketuntasan baru 50%, siklus pertama mengalami adanya peningkatan sebesar 7,7%. Dari kompetensi siswa yang terdiri dari 28 siswa yang berkategori belum tuntas ada 5 orang (18%) dan siswa yang berkategori tuntas ada 23 orang (64%). Pada siklus kedua mengalami peningkatan sebesar 8,2%. Dari kompetensi siswa yang terdiri dari 28 siswa yang berkategori belum tuntas ada 0 orang (0%) dan siswa yang berkategori tuntas ada 28 orang (100%). Uraian diatas menunjukkan bahwa pembelajaran dengan pendekatan kontekstual dapat diterapkan pada pembelajaran menggambar busana dan dapat meningkatkan kompetensi menggambar busana siswa kelas XII di SMK Negeri 3 Pati
Kata kunci: peningkatan kompetensi, pendekatan kontekstual, majalah mode sebagai sumber belajar
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SIKAP RELIGIUS DI SMK PGRI 1 TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi ini ditulis oleh Diyah Tri Astuti, NIM. 1721143118, Jurusan
Pendidikan Agama Islam Negeri, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut
Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung, dengan judul “Peran Guru Pendidikan
Agama Islam Dalam Meningkatkan Pemahaman Sikap Religius di SMK PGRI 1
Tulungagung”, yang dibimbing oleh Dr. H. As’aril Muhajir, M.Ag.
Kata Kunci: Peran Guru, Sikap Religius
Penelitian ini dilatar belakangi oleh sebuah fenomena yang menunjukkan
kenakalan siswa pada akhir-akhir ini sangat mengkhawatirkan. Yang disebabkan
kurangnya keimanan dan pemahaman religius. Oleh karena itu, guru Pendidikan
Agama Islam harus berperan dalam meningkatkan pemahamn sikap religius yaitu
sikap ikhtiar, sikap tawakal, dan sikap qonaah siswa. Dalam hal ini penulis
mendeskripsikan peran guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan
pemahaman sikap religius di SMK PGRI 1 Tulungagung.
Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah (1) Bagaimana peran guru
Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan pemahaman sikap Ikhtiar di SMK
PGRI 1 Tulungagung?, (2) Bagaimana peran guru Pendidikan Agama Islam dalam
meningkatkan pemahaman sikap Tawakkal di SMK PGRI 1 Tulungagung?, dan
(3) Bagaimana peran guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan
pemahaman sikap Qonaah di SMK PGRI 1 Tulungagung?.
Adapun yang menjadi tujuan penelitian dalam skripsi ini adalah (1) untuk
mendeskripsikan peran guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan
pemahaman sikap Ikhtiar di SMK PGRI 1 Tulungagung. (2) untuk
mendeskripsikan peran guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan
pemahaman sikap Tawakkal di SMK PGRI 1 Tulungagung. (3) untuk
mendeskripsikan peran guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan
pemahaman sikap Qonaah di SMK PGRI 1 Tulungagung.
Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian dilakukan di SMK PGRI 1
Tulungagung. Sumber data diperoleh dari tiga macam sumber data yakni people,
place dan paper. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik
observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Sedangkan teknik
analisisnya menggunakan cara mereduksi data, penyajian data dan penarikan
kesimpulan. Kemudian untuk mengecek keabsahan data tersebut dilakukan
melalui ketekunan pengamatan, triangulasi, dan pengecekan sejawat.
Hasil penelitian setelah diadakan analisis mengungkapkan bahwa: (1)
peran guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan pemahaman sikap
Ikhtiar di SMK PGRI 1 Tulungagung adalah menjadi motivator, penasehat, suri
tauladan, serta mentransfer ilmu serta memberi dampingan bagi siswa dalam
pemahamkan sikap religius, menuntun siswa dalam menerapakan pendidikan
budaya dan karakter. (2) peran guru Pendidikan Agama Islam dalam
meningkatkan pemahaman sikap Tawakkal di SMK PGRI 1 Tulungagung adalah
dengan mengarahkan dan membiasakan untuk senantiasa bertawakkal dan
membaca al-quran sebelum pembelajaran dimulai. (3) peran guru Pendidikan
Agama Islam dalam meningkatkan pemahaman sikap Qonaah di SMK PGRI 1
Tulungagung adalah dengan membentuk karakter siswa, mengajarkan siswa hidup
sederhana, menghindari sikap hidonisme dan selalu bersabar
- …
