50 research outputs found
Zij al-Jadid ibn Asy-Syatir: Melacak Algoritma Awal Bulan Kamariah
Zij al-Jadid ibn Asy-Syatir is a collection of astronomical tables that appeared before Zij al-Jadid ibn Asy-Syatir Ulugh Beg by applying the heliocentric theory paradigm. The theory is Ptolemy\u27s geocentric theoretical model. Ibn Asy-Syatir was able to come out with a new heliocentric hypothesis and break the theory presented by Ptolemy, namely geocentric. Ibn Asy-Syatir utilizes this theory as a basis for producing Zij al-Jadid ibn Asy-Syatir. The purpose of this research is to analyze the method for the beginning of the lunar month Zij al-Jadid ibn Asy-Syatir which in Zij This has accepted the heliocentric hypothesis. This is significant to study since it differs from the understanding of the theory of the movement of celestial bodies Zij Sultani Ulugh Beg which arose later, but is nevertheless founded on the assumptions of Ptolemy\u27s Geocentric theory. This study employs the method of library research with a descriptive approach. The findings of this study suggest that the first determination of the lunar month Zij al-Jadid ibn Asy-Syatir using the reckoning method haqiqi bi at-taqrib. In addition, the uniqueness of Zij is the zero point measurement of Tul al-Balad/Longitude of Place is 60° as measured from Sahil al-Bahr min Jihah al-Garb
Analisis penentuan awal waktu subuh metode digital image processing : studi kasus di Balai Rukyat Ibnu Syatir Kabupaten Ponorogo
Balai Rukyat Ibnu Syatir turut serta dalam melakukan kajian mengenai awal waktu salat subuh. Awal waktu subuh memang menuai berbagai macam pendapat, meskipun secara fikih telah jelas bahwa fajar shadiq merupakan tanda masuknya waktu salat subuh, tetapi secara ilmiah ketinngian matahari saat fajar muncul sangat bervariasi antara -18˚ sampai -20˚ bisa jadi lebih ataupun kurang dari angka tersebut. Hal ini tentu berakibat pada mulai atau berakhirnya pelaksanaan ibadah dan sah atau tidaknya ibadah tersebut.
Penelitian ini merupakan kategori Field Research (penelitian lapangan) dengan jenis penelitian kualitatif. untuk analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis verifikatif. Sumber data primer pada penelitian ini adalah data-data yang didapatkan dari wawancara dan dokumentasi. Sedangkan data sekundernya adalah data-data yang berkaitan dengan penelitian seperti gambar dan kurva terkait metode Digital image processing dan kajian yang berkaitan mengenai awal waktu subuh.
Hasil penelitian yang telah dilakukan bahwasanya Balai rukyat ibnu syatir di bawah naungan Pondok Pesantren Al Islam Joresan Ponorogo meneliti fajar menggunakan Metode Digital image processing dengan Titik lokasi penelitian berada pada -7˚55’ 29,32” LS 111˚30’31” BT menghasilkan data posisi matahari saat munculnya fajar berkisar di angka -18,5˚ sampai -20˚. Hasil ini tentu bisa berkemungkinan kurang tepat atau kurang akurat tergantung pada proses pengambilan dan pengolahan data yang dilakukan. Meski begitu metode digital image processing di Balai Rukyat Ibnu Syatir, dapat dikatakan valid dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
ABSTRACT:
Balai Rukyat Ibnu Syatir participated in conducting a study regarding the early morning prayer times. The beginning of dawn indeed reaps various opinions, although in fiqh it is clear that dawn sadiq is a sign of the dawn prayer time, but scientifically the height of the sun at dawn varies greatly between -18˚ to -20˚ could be more or less than that number. This certainly has an impact on the start or end of the implementation of worship and whether or not the worship is valid.
This research is a category of Field Research (field research) with a qualitative research type. for data analysis using descriptive analysis techniques and verification analysis. Primary data sources in this study are data obtained from interviews and documentation. While the secondary data is data related to research such as images and curves related to Digital image processing methods and studies related to the early dawn.
The results of the research that has been carried out are that Balai rukyat ibnu shatir under the auspices of the Al Islam Joresan Ponorogo Islamic Boarding School examines dawn using the Digital image processing method with the research location point being at -7˚55' 29.32” LS 111˚30'31” E data on the position of the sun at dawn ranges from -18.5˚ to -20˚. Of course, these results may be inaccurate or inaccurate depending on the process of collecting and processing the data. Even so, the digital image processing method at Balai Rukyat Ibnu Syatir can be said to be valid and can be accounted for
Communication Model in Preventing Violence at Cibinong State High School 1 Bogor District
Violence in schools has increased in recent years, and cases of this violence often have serious impacts, both on the victims and on the entire school community. Based on data from the Online Information System for the Protection of Women and Children, it shows that violence against children in 2019 was 12,285 children. This figure has increased in 2020 to 12,425 children. Not stopping at these numbers, in 2022 the amount of violence against children will increase sharply to 15,972 children. Violence can take the form of rape, beatings, confinement, neglect, kidnapping, murder and there is also violence that makes children anxious. Therefore, this research examines the communication model for preventing violence at State Senior High School 1 Cibinong, Bogor Regency. The research design used is descriptive qualitative with data analysis consisting of data reduction, data presentation, and drawing conclusions and verification. The research results show that implementing an appropriate communication model, which allows messages from teachers to students to be received and understood, can help change student behavior to avoid violence
PEMANFAATAN CYBER EXTENSION OLEH PENYULUH PERTANIAN DI KABUPATEN BANTAENG
Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui faktor internal dan eksternal penyuluh pertanian di Kabupaten Bantaeng;2) Menganalisis hubungan antara faktor internal penyuluh dengan pemanfaatan cyber extension; 3) Menganalisishubungan antara faktor eksternal dengan pemanfaatan cyber extension. Penelitian dilaksanaakan di KabupatenBantaeng, dimana penelitian ini didesain sebagai penelitian survei yang bersifat deskriptif korelasional. Pengambilansampel menggunakan teknik sensus. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Korelasi RankSpearman (rs). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel umur berhubungan sangat nyata dengan intensitaspemanfaatan cyber extension dengan nilai 0,372, yang artinya bahwa semakin mudah umur penyuluh maka lebih seringmengakses cyber extension. Tingkat pendidikan berhubungan sangat nyata dengan intensitas pemanfaatan cyberextension dan memiliki kemampuan berbagi informasi dengan nilai 0,292 dan 0,421, yang artinya bahwa semakin tinggipendidikan penyuluh maka semakin lama mengakses cyber extension dan sangat menyukai berbagi informasi dengansesama penyuluh. Kepemilikan media berhubungan sangat nyata dengan intensitas pemanfaatan cyber extension dengannilai 0,338, yang artinya bahwa apabila penyuluh memiliki media maka penyuluh tersebut sering mengakses cyberextension untuk mencari informasi yang dibutuhkan. Variabel ketersediaan sarana mengakses informasi berhubungansangat nyata dengan intensitas pemanfaatan cyber extension dengan nilai 0,371, yang artinya bahwa semakin banyaktersedia modem/wifi maka penyuluh makin sering menggakses cyber extension dan variabel kesempatan megikutipelatihan berhubangan sangat nyata dengan kemampuan berbagi informasi dengan nilai 0,323, yang artinya bahwaapabila penyuluh makin sering mengikuti pelatihan maka semakin baik dalam berbagi informasi
Asuhan Keperawatan Anak Demam Thypoid yang Mengalami Hipertermi dengan Pemberian Terapi Kompres Hangat di Rumah Sakit Umum Daerah Undata Provinsi Sulawesi Tengah
Asuhan Keperawatan Anak Demam Thypoid yang Mengalami Hipertermi dengan Pemberian Terapi Kompres Hangat di Rumah Sakit Umum Daerah Undata Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2019
MOH. SYATIR GAIS
N21 015 057
Program Studi D-III Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako
Hayati Palesa, SKM.,MPH ; Elis Prawati, S.Kep,Ns
ABSTRAK
Demam thypoid adalah penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh bakteri salmonella thypi yang biasanya terdapat pada saluran pencernaan dengan gejala demam lebih dari satu minggu dan terjadi gangguan kesadaran (Suriadi & Yuliani. 2012). Berdasarkan data rekam medik dari Rumah Sakit Umum Daerah Undata Provinsi Sulawesi Tengah, menjelaskan bahwa usia anak yang paling rentan terserang penyakit demam thypoid yaitu 1-17 tahun dengan persentase sebesar 43,33%, khususnya ruangan Catelia menurut data rekam medik RSUD Undata palu pada tahun 2015 mencapai 146 kasus, tahun 2016 mencapai 139 kasus, tahun 2017 mencapai 121 kasus, tahun 2018 mencapai 87 kasus. Tujuan penelitian mendiskripsikan asuhan keperawatan anak demam thypoid yang mengalami hipertermi dengan pemberian terapi Kompres Hangat.
Metode Penulisan adalah metode deskriptif, subjek yang digunakan adalah dua klien demam thypoid yang mengalami hipertermi dengan perawatan demam terapi kompres hangat dalam menurunkan suhu tubuh anak yang mengalami hipertermi.
Hasil asuhan keperawatan selama 4 hari didapatkan suhu tubuh setelah di berikan terapi kompres hangat pada An. R yaitu, Hari-1 : 38,5O C, Hari-2 : 38,1O C, Hari-3 : 37,5O C, Hari-4 : 36,5O C, dan pada An. K yaitu Hari-1 : 37,9O C, Hari-2 : 37,7O C, Hari-3 : 37,0O C, Hari-4 : 36,6O C.
Kesimpulan hasil asuhan keperawatan anak demam thypoid yang mengalami hipertermi dengan pemberian terapi kompres hangat diruangan catelia rumah sakit umum daerah undata provinsi sulawesi tengah tahun 2019 pada klien satu dan klien dua mulai dari pengkajian sampai evaluasi dapat dinyatakan berhasil yang dibuktikan dengan terapi kompres hangat dapat menurunkan hipertermi pada anak. Saran peneliti bagi instansi rumah sakit diharapkan kepada tim kesehatan yang berada di rumah sakit untuk senantiasa memberikan pelayanan secara profesional dan komprehensif khususnya pada anak demam thypoid yang mengalami hipertermi. Bagi instansi pendidikan perlu meningkatkan proses belajar mengajar, bimbingan, pengembangan kepada mahasiswa, dan memperbanyak buku-buku referensi yang berkitan dengan penyakit demam thypoid, untuk mendukung dalam penulisan karya tulis ilmiah.
Kata Kunci : Asuhan Keperawatan Anak, Demam Thypoid, Hipertermi, Terapi Kompres Hangat
Daftar Pustaka : 25 buku + 6 akses interne
Ekonomi Syariah dan Lembaga Keuangan Syariah (Buku Bahan Uji Komprehensif)
Buku dengan judul ekonomi syariah dan lembaga keuangan
syariah ini kami susun dalam rangka sebagai bahan ujian konfrehensip,
bagi mahasiswa, khususnya jurusan Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi
dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar.
Buku ini membahas secara mendalam tentang pengertian,
hakekat ekonomi syariah, prinsip=prinsip dan metodologinya. Selain
juga mengetahui sumber-sumber hukumn ekonomi syariah,
perkembangan pemikiran ekonomi syariah,dan juga terkait masalah riba,
gharar dan maysir.
Buku ini juga membahas tentang lembaga keuangan
syariah,yang di dalamnya terdapat konsep dasar uang dalam Islam, Bank
Syariah, BPRS, Asuransi Syariah,Pegadaian Syariah, Lembaga Zakat
dan juga Lembaga wakaf
Studi posisi hilal kasat teleskop: analisis terhadap hasil pengamatan hilal awal bulan Zulkaidah tahun 1440h di balai rukyat Ibnu Syatir Ponorogo
Metode penelitian dalam skripsi ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data primer yang penulis gunakan adalah dokumentasi data hasil pengamatan hilal Balai Rukyat Ibnu Syatir Ponorogo dan data hasil wawancara dengan Ahmad Junaidi. Sedangkan sumber data primer yang digunakan oleh penulis adalah buku tentang ilmu falak yang tentunya berkaitan dengan posisi hilal dan image processing. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menyimpulkan pertama, pengamatan hilal dengan teleskop Handmade Refraktor yang terhubung dengan kamera CCD ZWOASI224MC, perekaman objek hilal setiap 2 detik menghasilkan 50 frame yang dilakukan secara berkala sampai hilal terbenam dan lokasi pengamatan hilal dilakukan di gedung Ibnu Hajar 2 lantai IV Pondok Pesantren Al-Islam Ponorogo. Kedua, posisi hilal yang dihasilkan menggunakan metode image processing pada citra hilal sebagai berikut: tinggi hilal 4° 33’ 54”, elongasi 7° 38’ 28” dan waktu hilal terpotret pasca terbenam matahari 0° 8’ 3”. Untuk lokasi pengamatan dan alat-alatnya diharapkan diperbaharui agar menghasilkan citra yang lebih baik. Pengamatan hilal denagn kasat teleskop juga diharpkan untuk setiap bulan kamariah
Penyampaian Pesan Keretakan Rumah Tangga Melalui Penulisan Naskah Film (Studi Doel The Series Episode 8)
Penyampaian pesan melalui film, terutama melalui penulisan naskah film, memiliki peran penting dalam membentuk persepsi masyarakat tentang berbagai isu sosial. Film pada serial televisi memiliki kemampuan unik untuk menggambarkan realitas sosial dengan cara yang dapat diterima oleh berbagai lapisan masyarakat. Salah satu contoh yang relevan adalah Doel The Series khususnya Episode 8, yang menggambarkan keretakan rumah tangga melalui karakter dan narasi yang mendalam. Dalam konteks ini, penulisan naskah film berfungsi sebagai medium untuk mengeksplorasi, mengkomunikasikan, dan mendalami dinamika hubungan interpersonal dalam sebuah keluarga. Penulis naskah perlu menerapkan strategi komunikasi yang efektif untuk memastikan bahwa pesan diterima dan dipahami dengan baik oleh penonton. Penelitian ini memfokuskan pada analisis kualitatif tentang bagaimana pesan keretakan rumah tangga yang disampaikan melalui penulisan naskah film dalam "Doel The Series" Episode 8. Penelitian ini mengadopsi pendekatan deskriptif kualitatif dengan paradigma konstruktivis dan menggunakan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penulisan naskah dalam "Doel The Series" Episode 8 berhasil menyampaikan pesan keretakan rumah tangga melalui strategi komunikasi dengan mempertahankan karakter. Penelitian ini juga menyoroti bahwa penggambaran keretakan rumah tangga dalam "Doel The Series" Episode 8 secara efektif dilakukan melalui pendekatan yang berfokus pada kesalahpahaman dalam komunikasi.Penyampaian pesan melalui film, terutama melalui penulisan naskah film, memiliki peran penting dalam membentuk persepsi masyarakat tentang berbagai isu sosial. Film pada serial televisi memiliki kemampuan unik untuk menggambarkan realitas sosial dengan cara yang dapat diterima oleh berbagai lapisan masyarakat. Salah satu contoh yang relevan adalah Doel The Series khususnya Episode 8, yang menggambarkan keretakan rumah tangga melalui karakter dan narasi yang mendalam. Dalam konteks ini, penulisan naskah film berfungsi sebagai medium untuk mengeksplorasi, mengkomunikasikan, dan mendalami dinamika hubungan interpersonal dalam sebuah keluarga. Penulis naskah perlu menerapkan strategi komunikasi yang efektif untuk memastikan bahwa pesan diterima dan dipahami dengan baik oleh penonton. Penelitian ini memfokuskan pada analisis kualitatif tentang bagaimana pesan keretakan rumah tangga yang disampaikan melalui penulisan naskah film dalam "Doel The Series" Episode 8. Penelitian ini mengadopsi pendekatan deskriptif kualitatif dengan paradigma konstruktivis dan menggunakan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penulisan naskah dalam "Doel The Series" Episode 8 berhasil menyampaikan pesan keretakan rumah tangga melalui strategi komunikasi dengan mempertahankan karakter. Penelitian ini juga menyoroti bahwa penggambaran keretakan rumah tangga dalam "Doel The Series" Episode 8 secara efektif dilakukan melalui pendekatan yang berfokus pada kesalahpahaman dalam komunikasi
MOSQUE ECONOMY, IGNORED COMMUNITY ECONOMIC BASIS
This article aims to explain the concept of economic development of society, primarily Islamic community which is based on the socio-economic potential of the Mosque community. Functionally, the mosque can be viewed from two perspectives, first; mosque as the infrastructure of worship, and second; mosque as a society. The first perspective has been deeply rooted in the awareness of Islamic societies including in Indonesia. Yet,┬á in the second perspective, the function of the mosque seemed to only shift some distance from the first perspective, its significance is limited to rituals only, whereas the functional meaning of the mosque is socially very wide. Included in this second perspective is the potential economic basis of society, namely the mosque-based economy. The mosque is a medium to internalize the values of submission, obedience, and self-surrender, which is actually a model of human resource development with integrity. The process is done through a system of congregation, which is socially said to be a community in which social networks between the jamaÔÇÖah are built. When viewed from an economic perspective, the jama'ah network can be translated again in the form of economic networks, either through economic unions (Syirkah) or capital cooperation (Mudharabah). To popularize the economic potential of the mosque-based people up to the entire units of the mosque community is really possible to┬á enable the effectiveness of┬á economic potential of the people who have been unnoticed
