2,154 research outputs found
Nilai Budaya Legenda Tengku Raden di Masyarakat Melayu Kualuh–Leidong di Desa Kuala Beringin Kabupaten Labuhanbatu Utara
Dalam penelitian ini membahas tentang unsur – unsur intrinsik dan nilai – nilai budaya yang terkandung dalam legenda Tengku Raden tersebut.Dengan tujuan untuk memaparkan unsur – unsur intrinsik legenda Tengku Raden serta menguraikan nilai – nilai budaya yang terkandung dalam legenda Tengku Raden.Seperti yang diungkapkan Teeuw (1984:135), “Analisis struktural bertujuan untuk membongkar dan memaparkan secara cermat keterkaitan dan keterjalinan semua unsur dan aspek karya sastra yang bersama – sama menghasilkan makna menyeluruh”. Secara garis besar sastra terbagi atas dua bagian yaitu : sastra lisan dan sastra tulisan. Sastra lisan dalam penyampaiannya adalah dari mulut ke mulut yang berisi cerita – cerita terhadap sesama (sastra oral) yang merupakan warisan turun – temurun dan mempunyai nilai – nilai luhur yang perlu dikembangkan misalnya mitos, legenda, dan dongeng.Sastra tulisan dalam penyampaiannya adalah melalui tulisan yang sudah dibukukan dan dibaca orang banyak.
Etnis Melayu Kualuh merupakan salah satu etnis yang sudah mempunyai kebudayaan dan karya sastra sendiri.Sebagai suatu contoh sastra lisan Melayu Kualuh ialah legenda.Legenda merupakan cerita yang mengisahkan terjadinya sesuatu yang dapat dibuktikan kebenarannya dan masih bisa dilihat bukti peniggalannya.Dari kebenaran itu diyakini memiliki magis oleh masyarakat penganutnya.
Metode yang dipergunakan dalam penganalisisan ini adalah metode analisis deskriptif dengan teknik penelitian lapangan.Penelitian deskriptif adalah penelitian yang memaparkan secara rinci hubungan antara suatu objek tertentu dengan dengan populasi yang ada di daerah tersebut, demikian juga halnya dengan Tengku Raden tersebut kepada masyarakatnya serta nilai – nilai budaya yang terkandung di dalamnya.
Hasil penelitian di lapangan menunjukkan bahwa legenda Tengku Raden terdapat unsur – unsur intrinsik yaitu : Tema, tema dalam legenda Tengku Raden menggambarkan tentang seorang pendekar yang sakti mandraguna yang ingin memperjuangkan kemerdekaan untuk Nusantara pada umumnya dan Sumatera Timur khususnya dari penjajahan Belanda, Alur atau Plot, Latar atau Setting, dan perwatakan dalam legenda Tengku Raden terdiri dari beberapa tokoh yaitu Tengku Raden, Puteri Bedagai ( Permaisuri Kualuh ) dan Raja Kualuh. Dalam penelitian ini terdapat nilai – nilai Budaya yang terkandung pada legenda Tengku Raden yaitu sistem kekerabatan, tanggung jawab, kasih sayang, dan pertentangan.
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah legenda Tengku Raden dalam masyarakat memiliki hubungan yang erat karena lahir dari masyarakat dan untuk masyarakat serta mempunyai objek dari berbagai aspek kehidupan yang terjadi dalam masyarakat begitu juga dengan unsur – unsur intrinsik yang dipelajari oleh masyarakat khususnya terarah pada nilai – nilai budaya yang terdapat dalam legenda Tengku Raden.105 HalamanSkripsi Sarjan
Nilai Budaya Legenda Tengku Raden di Masyarakat Melayu Kualuh–Leidong di Desa Kuala Beringin Kabupaten Labuhanbatu Utara
Dalam penelitian ini membahas tentang unsur – unsur intrinsik dan nilai – nilai budaya yang terkandung dalam legenda Tengku Raden tersebut.Dengan tujuan untuk memaparkan unsur – unsur intrinsik legenda Tengku Raden serta menguraikan nilai – nilai budaya yang terkandung dalam legenda Tengku Raden.Seperti yang diungkapkan Teeuw (1984:135), “Analisis struktural bertujuan untuk membongkar dan memaparkan secara cermat keterkaitan dan keterjalinan semua unsur dan aspek karya sastra yang bersama – sama menghasilkan makna menyeluruh”. Secara garis besar sastra terbagi atas dua bagian yaitu : sastra lisan dan sastra tulisan. Sastra lisan dalam penyampaiannya adalah dari mulut ke mulut yang berisi cerita – cerita terhadap sesama (sastra oral) yang merupakan warisan turun – temurun dan mempunyai nilai – nilai luhur yang perlu dikembangkan misalnya mitos, legenda, dan dongeng.Sastra tulisan dalam penyampaiannya adalah melalui tulisan yang sudah dibukukan dan dibaca orang banyak.
Etnis Melayu Kualuh merupakan salah satu etnis yang sudah mempunyai kebudayaan dan karya sastra sendiri.Sebagai suatu contoh sastra lisan Melayu Kualuh ialah legenda.Legenda merupakan cerita yang mengisahkan terjadinya sesuatu yang dapat dibuktikan kebenarannya dan masih bisa dilihat bukti peniggalannya.Dari kebenaran itu diyakini memiliki magis oleh masyarakat penganutnya.
Metode yang dipergunakan dalam penganalisisan ini adalah metode analisis deskriptif dengan teknik penelitian lapangan.Penelitian deskriptif adalah penelitian yang memaparkan secara rinci hubungan antara suatu objek tertentu dengan dengan populasi yang ada di daerah tersebut, demikian juga halnya dengan Tengku Raden tersebut kepada masyarakatnya serta nilai – nilai budaya yang terkandung di dalamnya.
Hasil penelitian di lapangan menunjukkan bahwa legenda Tengku Raden terdapat unsur – unsur intrinsik yaitu : Tema, tema dalam legenda Tengku Raden menggambarkan tentang seorang pendekar yang sakti mandraguna yang ingin memperjuangkan kemerdekaan untuk Nusantara pada umumnya dan Sumatera Timur khususnya dari penjajahan Belanda, Alur atau Plot, Latar atau Setting, dan perwatakan dalam legenda Tengku Raden terdiri dari beberapa tokoh yaitu Tengku Raden, Puteri Bedagai ( Permaisuri Kualuh ) dan Raja Kualuh. Dalam penelitian ini terdapat nilai – nilai Budaya yang terkandung pada legenda Tengku Raden yaitu sistem kekerabatan, tanggung jawab, kasih sayang, dan pertentangan.
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah legenda Tengku Raden dalam masyarakat memiliki hubungan yang erat karena lahir dari masyarakat dan untuk masyarakat serta mempunyai objek dari berbagai aspek kehidupan yang terjadi dalam masyarakat begitu juga dengan unsur – unsur intrinsik yang dipelajari oleh masyarakat khususnya terarah pada nilai – nilai budaya yang terdapat dalam legenda Tengku Raden.105 HalamanSkripsi Sarjan
PENERAPAN KONSELING REALITA TERHADAP KEDISIPLINAN KADER UKM TAEKWONDO RADEN INTAN LAMPUNG
ABSTRAK
Penulis mengambil judul “Penerapan Konseling Realita
Terhadap Kedisiplinan Kader Unit Kegiatan Mahasiswa Taekwondo
Raden Intan Lampung” Dalam penelitian ini penulis berfokus pada
(1) Bagaimanakah proses pelaksanaan konseling realitas yang
diterapkan di Unit Kegiatan Mahasiswa Taekwondo Universitas Islam
Negeri Raden Intan Lampung? (2) bagaimanakah keadaan
kedisiplinan dari kader Unit kegiatan Mahasiswa Taekwondo
Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung yang dijadikan
sampel sebelum diberikan konseling Realitas? (3) Bagaimanakah hasil
dari penerapan konseling realitas terhadap kedisiplinan kader Unit
Kegiatan Mahasiswa Taekwondo Universitas Islam Negeri Raden
Intan Lampung? Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
dokumentasi hasil observasi serta wawancara dari kader yang
dijadikan sampel.
Metodelogi penelitian yang digunakan penulis yaitu jenis
penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus instrumental
tunggal. Sampel yang telah dijadikan penelitian kader aktif Unit
Kegiatan Mahasiswa Taekwondo dengan populasi 2 dari 12 populasi.
Pengumpulan data secara natural setting dan pengumpulan data lebih
banyak pada observasi, wawancara serta dokumentasi. Teknik analisis
data yang digunakan adalah deskriptif-komparatif.
Proses pelaksanaannya meliputi identifikasi masalah,
diagnosis, prognosis, treatment dan evaluasi / follow up. Adapun
teknik yang digunakan pada proses treatment adalah menggunakan
teknik WDEP (Want, Doing/Direction, Evaluation dan Planning) serta
membuat komitmen dan meniadakan hukuman. Kondisi kedisiplinan
kedua sampel sebelum diberikan layanan konseling realita yakni
sering tidak hadir dalam kegiatan,datang terlambat saat kegiatan,
sering tidak mengikuti agenda latihan rutin dan tidak mematuhi AD
dan ART di Unit Kegiatan Mahasiswa Taekwondo Universitas Islam
Negeri Raden Intan Lampung. Hasil akhir dari penerapan konseling
realitas tehadap kedisiplinan kader UKM taekwondo Raden Intan
Lampung dikategorikan cukup berhasil dengan persentase sekitar 75
%. Hal ini bisa dilihat dari adanya perubahan terhadap peningkatan
disiplin diri kader UKM yang mau mengikuti setiap agenda kegiatan
serta latihan rutin.
iii
ABSTAK
The author toke the title "Application of Reality Counseling Against
Discipline of Raden Intan Lampung Taekwondo Student Activity Unit
Cadre" In this study the author focused on (1) How was the process of
implementing reality counseling applied in the Taekwondo Student
Activity Unit of Raden Intan State Islamic University Lampung? (2)
how was the state of discipline of the cadres of the Taekwondo
Student Activity Unit of Raden Intan Lampung State Islamic
University who was sampled before being given Reality counseling?
(3) What are the results of the application of reality counseling on the
discipline of the Taekwondo Student Activity Unit cadres at the Raden
Intan State Islamic University, Lampung? The data used in this study
is the documentation of the observations and interviews of the cadres
who were sampled.
The research methodology used by the author is a qualitative research
type with a single instrumental case study approach. The sample that
has been used as research is the active cadre of the Taekwondo
Student Activity Unit with a population of 2 out of 12 populations.
Collecting data in a natural setting and collecting more data on
observation, interviews and documentation. The data analysis
technique used is descriptive-comparative.
The implementation process includes problem identification,
diagnosis, prognosis, treatment and evaluation / follow-up. The
technique used in the treatment process was used the WDEP technique
(Want, Doing/Direction, Evaluation and Planning) as well as made
commitments and eliminating penalties. The discipline conditions of
the two samples before being given reality counseling services were
often absent from activities, arrived late during activities, often did not
follow the routine training agenda and did not comply with AD and
ART at the Taekwondo Student Activity Unit, Raden Intan State
Islamic University, Lampung. The final result of the application of
reality counseling to the discipline of taekwondo cadres of UKM
taekwondo Raden Intan Lampung was categorized as quite successful
with a percentage of around 75%. This can be seen from the changes
in the self-discipline of UKM cadres who want to follow every
activity agenda and routine trainin
Analisis Sistem Informasi Union Catalogue Perpustakaan UIN Raden Fatah Palembang dengan Pendekatan EUCS
The Library of UIN Raden Fatah Palembang is one of the university libraries that uses a system automation and union catalog system to meet the information needs of the academic community. This study aims to determine the level of satisfaction of users in utilizing union catalog using the End User Computing Catalog Satisfaction (EUCS) approach. This study uses a quantitative method with a total sample of 100 visitors to the Palembang Raden Fatah UIN Library. From the calculation of the mean and grand mean it was found that the subvariable content obtained a high score of 3.98, the subvariable accuracy obtained a high score of 3.97. In the subvariabel the format obtained a high score of 4.09. punctuality earned a high score of 4.01. The grand mean catalog satisfaction variable together with the End User Computing Satisfaction approach, obtained a value of 4.03 from the average value of 5 satisfaction subvariables. With a value of 4.01 which indicates that user satisfaction is at a high level.
Keywords: author guidelines, Pustaka Budaya, article templat
Feminisme Islam dalam Perspektif Raden Ajeng Kartini
Abstract;Feminism is often seen as a women's injustice movement in an effort to seek justice for women. The status of men and women is the same, but often the status of men is higher than that of women. Islamic feminism emerged because society was unfair in treating women. One of those who fought for feminism in Indonesia was R.A Kartini (1879 – 1904) who was one of the proud national figures of the Jepara people. Her thoughts and hard work for the advancement of women made her recognized as a hero of women's emancipation. Kartini's struggle for feminism gave results that women can feel today, namely being able to pursue education on a par with men in terms of obtaining education. Because of its connection to the rise of feminism in Indonesia, the author is interested in discussing Islamic feminism from the perspective of Raden Ajeng Kartini. This research uses the library research method by using R.A Kartini's work as a primary source. The results of the writing show that in his thoughts regarding education for women it does not conflict with Islamic values. In fact, in a hadith, the Prophet Muhammad said, "Seeking knowledge is the obligation of every Muslim (and Muslim woman)." This Hadith of the Prophet narrated by Al-Thabarani through Ibnu Mas'ud emphasizes that women have the same obligations as men in seeking knowledge.Keywords:Education, Kartini; Islamic Feminims. Abstrak;Feminisme sering kali dianggap sebagai gerakan ketidakadilan perempuan dalam upaya mencari keadilan untuk perempuan. Kedudukan laki-laki dan perempuan sama, namun sering kali derajat laki-laki lebih tinggi dibanding dengan perempuan. Feminisme Islam timbul karena terdapat ketidakadilan masyarakat dalam memperlakukan wanita. Salah satu yang memperjuangkan feminisme di Indonesia adalah R.A Kartini (1879 – 1904) yang merupakan salah satu tokoh Nasional kebanggaan masyarakat Jepara. Pemikiran dan kerja kerasnya untuk kemajuan perempuan membuat beliau diakui sebagai pahlawan emansipasi perempuan. Perjuangan kartini dalam feminisme memberikan hasil yang dapat dirasakan perempuan hingga sekarang, yaitu dapat menempuh pendidikan setara dengan laki-laki dalam hal memperoleh pendidikan. Karena keterkaitannya dalam kebangkitan feminisme di Indonesia, maka penulis tertarik untuk membahas mengenai feminisme Islam dalam perspektif Raden Ajeng Kartini. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan menjadikan karya R.A Kartini sebagai sumber primer. Hasil penulisan menunjukkan bahwa dalam pemikirannya mengenai pendidikan bagi kaum perempuan tidak bertentangan dengan nilai Islam. Bahkan dalam sebuah hadisnya, Nabi Muhammad bersabda, “Menuntut ilmu adalah kewajiban setiap Muslim (dan Muslimah).” Hadis Nabi yang diriwayatkan Al-Thabarani melalui Ibnu Mas’ud ini menegaskan, bahwa kaum perempuan memiliki kewajiban yang sama dengan kaum laki-laki dalam menuntut ilmu pengetahuan.Kata Kunci: Feminisme Islam; Kartini; Pendidikan
Potensi Ekosistem Terumbu Karang untuk Pengembangan Ekowisata di Pulau Noko Bawean
Terumbu karang dikenal sebagai organisme laut yang berkelompok dan dapat bertumbuh serta berkembang biak, dimana habitatnya biasa ditemui di dasar laut yang dangkal. Terumbu karang memiliki potensi yang dapat dimanfaatkan baik bagi ekosistem laut, maupun bagi masyarakat yang berada di wilayah pesisir. Manfaat terumbu karang bagi masyarakat pesisir yaitu berperan dalam hasil tangkapan ikan oleh para nelayan, selain itu juga dengan terjaganya terumbu karang dapat menarik wisatawan untuk pergi berlibur dan secara langsung mampu menaikkan perekonomian masyarakat pesisir. Terlebih lagi Indonesia terus mempromosikan wisata berbasis alam atau biasa disebut ekowisata. Adanya ketertarikan akan potensi ekosistem terumbu karang terhadap perkembangan ekowisata menjadi alasan dilakukannya penelitian ini. Pulau Noko yang terletak di Dusun Gili Desa Sidogedungbatu Kecamatan Sangkapura Kabupaten Gresik dipilih untuk menadi lokasi penelitian. Tujuan diadakannya penelitian ini untuk mengetahui potensi ekosistem terumbu karang di Pulau Noko. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari study litelature, observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terumbu karang yang terdapat di Pulau Noko berasal dari alam dan transplatasi buatan. Terumbu karang yang terdapat di Pulau Noko berpotensi untuk menarik perhatian wisatawan lokal maupun asing untuk dijadikan sebagai destinasi ekowisata seerti selam dan snorkeling, selain itu dengan adanya terumbu karang dapat menjadi pelindung dari abrasi serta sebagai habitat ikan
Raden Ajeng Sutartinah: Pelopor Organisasi Wanita Tamansiswa
Skripsi ini berjudul “Raden Ajeng Sutartinah: Pelopor Organisasi Wanita Tamansiswa (1922-1971)”. Latar belakang penelitian ini muncul sebagai ketertarikan penulis terhadap pergerakan perempuan khususnya tokoh perempuan Raden Ajeng Sutartinah yang namanya masih belum banyak didengar oleh masyarakat. Masalah utama yang dibahas adalah “Bagaimanakah upaya Raden Ajeng Sutartinah dalam mempelopori dan mengembangkan organisasi Wanita Tamansiswa tahun 1922-1971?”. Masalah utama tersebut kemudian dijabarkan ke dalam tiga pertanyaan penelitian, yakni: (1) Bagaimana latar belakang kehidupan Raden Ajeng Sutartinah?; (2) Apakah yang melatarbelakangi Raden Ajeng Sutartinah mendirikan organisasi Wanita Tamansiswa pada tahun 1922-1931?; (3) Bagaimana upaya yang dilakukan Raden Ajeng Sutartinah dalam mengembangkan organisasi Wanita Tamansiswa tahun 1922-1971?. Untuk membahas permasalahan ini, penulis melakukan kajian dengan menggunakan metode historis yang dibagi ke dalam tiga tahapan yaitu heuristik, kritik, dan historiografi. Pada tahap heuristik, data yang penulis kumpulkan didapat dari teknik studi literatur. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dijelaskan bahwa upaya penghapusan tradisi budaya feodalisme dan patriarkhi yang mengikat kaum perempuan, kedudukan penting kaum perempuan di lingkungan Tamansiswa dan kongres perempuan Indonesia pertama sebagai pendobrak perjuangan hak-hak perempuan ini menjadi latar belakang yang mendukung terbentuknya organisasi Wanita Tamansiswa pada tahun 1922-1931 oleh Raden Ajeng Sutartinah. Berbagai upaya pun dilakukan Raden Ajeng Sutartinah dalam mengembangkan organisasi Wanita Tamansiswa yakni dengan menjadi ketua organisasi tersebut, usaha sebagai pemrakarsa pelaksanaan Kongres Perempuan Indonesia yang pertama, usaha melawan Ordonansi Sekolah Liar tahun 1932, hingga menjadi Pemimpin Umum Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa dan organisasi Wanita Tamansiswa;
This paper is entitled “Raden Ajeng Sutartinah: The Pioneer of Wanita Tamansiswa Organization (1922-1971)”. The background of this research emerged as the author’s interest in the women movement especially women figure Raden Ajeng Sutartinah, her name has not heard much by society. The main problem discussed was “How the Figure of Raden Ajeng Sutartinah in the pioneering and developing a Wanita Tamansiswa organization in 1922-1971?”. The main problem translated into three research questions, such as: (1) How is the background life of Raden Ajeng Sutartinah?; (2) What is the background Raden Ajeng Sutartinah to establish a Wanita Tamansiswa organization in 1922-1931?; (3) How is the efforts made by Raden Ajeng Sutartinah in developing the Wanita Tamansiswa Organization in 1922-1971?. For describe that problem, the author took a studies with applying historical method which is divided into three steps, such as heuristics, criticism and historiography. In heuristics steps, author was collected data from literature studies technic. Based on the research the author can describe that efforts to eradicate the tradition of feudalism and patriarchal culture thats binds women, the important position of women, and first Indonesian women congress as trigger existed fight women rightness, being a background supporting for existed Wanita Tamansiswa organization in year 1922 – 1931 by Raden Ajeng Sutartinah. Various efforts were made by her in developing the Wanita Tamansiswa organization becoming the head of the organization, being the first women’s congress, fight against the illegal school policy in 1932, then the supreme leader of Tamansiswa union and Wanita Tamansiswa organization
STRATEGI PEMASARAN PRODUK PEGADAIAN SYARIAH RADEN INTAN LAMPUNG DALAM UPAYA MENARIK MINAT NASABAH
ABSTRAK
Strategi pemasaran merupakan serangkaian tujuan serta
sasaran, kebijakan serta ketentuan yang berikan arah kepada usaha�usaha pemasaran perusahaan dari waktu ke waktu. Dalam pemasaran
produk dipegadaian syariah, perusahaan tentu harus memahami apa
yang dibutuhkan oleh nasabahnnya. Karena pada dasarnya nasabah
menginginkan produk yang dapat digunakan dan memenuhi
kebutuhan kehidupan sehari-hari. Minat nasabah untuk menggunakan
produk-produk di Pegadaian Syariah Raden Intan Lampung pada
tahun 2023 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.
Pengetahuan masyarakat tentang keberadaan pegadaian syariah masih
minim tetapi pertumbuhan pegadaian syariah menunjukkan
peningkatan yang pesat, sehingga penulis ingin mengetahui strategi
pemasaran apa yang digunakan oleh pegadaian syariah atas produknya
sehingga tumbuh menjadi pesat dan dapat menarik minat nasabah
dalam menggunakan jasa tersebut.
Rumusan masalah dari penelitian ini adalah: bagaimana
strategi pemasaran yang diterapkan oleh Pegadaian Syariah Raden
Intan Lampung dalam menarik minat nasabah. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui bagaimana penerapan strategi pemasaran Pegadaian
Syariah Raden Intan Lampung dalam menarik minat nasabah.
Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif.
Sumber data yang dipakai dalam penelitian ini adalah data primer dan
data sekunder. Teknik pengumpulan data meliputi, metode observasi,
metode dokumentasi, dan metode wawancara.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka dapat
diambil kesimpulan bahwa strategi pemasaran produk yang dilakukan
oleh Pegadaian Syariah Raden Intan Lampung dalam menarik minat
nasabah yaitu dengan menerapkan bauran pemasaran (marketing mix)
dengan 4P, antara lain strategi produk (product), strategi harga (price),
strategi tempat (place), dan strategi promosi (promotion).
Kata Kunci : Strategi Pemasaran, Produk, Pegadaian Syariah.ABSTRACT
A marketing strategy is a series of goals and objectives,
policies and regulations that provide direction to a company's
marketing efforts from time to time. In marketing products at sharia
pawnshops, companies must of course understand what their
customers need. Because basically customers want products that can
be used and meet their daily life needs. Customer interest in using
products at Pegadaian Syariah Raden Intan Lampung in 2023 has
increased from the previous year. Public knowledge about the
existence of sharia pawnshops is still minimal but the growth of sharia
pawnshops shows a rapid increase, so the author wants to know what
marketing strategies sharia pawnshops use for their products so that
they grow rapidly and can attract customers' interest in using these
services.
The problem formulation of this research is: how is the
marketing strategy implemented by Pegadaian Syariah Raden Intan
Lampung to attract customer interest. This research aims to find out
how the marketing strategy of Pegadaian Syariah Raden Intan
Lampung is implemented in attracting customer interest. This research
is a type of qualitative research that is descriptive in nature. The data
sources used in this research are primary data and secondary data.
Data collection techniques include observation methods,
documentation methods, and interview methods.
Based on the results of the research conducted, it can be
concluded that the product marketing strategy carried out by
Pegadaian Syariah Raden Intan Lampung in attracting customer
interest is by implementing a marketing mix with 4P, including
product strategy (product), price strategy (price), place strategy
(place), and promotion strategy (promotion).
Keywords: Marketing Strategy, Products, Sharia Pawnshop
PENGARUH PENERAPAN NILAI MODERASI BERAGAMA PADA MAHASISWA TERHADAP EKSITENSI KAMPUS UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan
nilai moderasi beragama pada mahasiswa terhadap eksitensi universitas
islam negeri raden intan lampung. Moderasi beragama merupakan
pendekatan secara adil, tidak ekstrem, dan menghargai keberagaman
menjadi lebih penting untuk menciptakan lingkungan kampus inklusif,
toleransi, anti kekerasan, komitmen kebangsaan, dan akomodatif
terhadaptradisi lokal, dan pengendalian diri.
Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui
kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa jurusan pai angkatan 21
yang aktif UIN raden intan lampung menggunakan uji validitas,
reabilitas.
Pada penelitian ini yang telah dilakukan oleh peneliti adalah
jenis kuantitatif dengan metode penelitian yang digunakan meliputi
kuesioner, dokumentasi. Dalam penelitian ini memiliki jumalh populasi
kurang lebih 390 mahasiswa, dan terdapat 100 sample responden
mahasiswa, dengn penyebaran angket sebanyak 40 pernyataan per
variabel X dan Y. Eksitensi UIN raden intan lampung ebagai variabel
terikat. Teknik analisis data menggunakan uji -t satu sample, uji regresi
linier sederhana.
Berdasarkan hasil uji coefficients (correlation atau hipotesis )
diperoleh nilai signifikasi signifikasi < 0,001 < 0,05 cukup bukti
bahwa variabel X ( penerapan nilai moderasi beragama) terdapat
pengaruh atau hubungan secara signifikasi terhadap variabel Y (
eksitensi universitas islam negeri raden intan lampung ), maka Ho
ditolak dan Ha diterima. diperoleh nilai R squer sebesar 0,740 angka
tersebut adalah penguadratan dari harga koefesiensi korelasi, R hitung
sebesar 0.860 % sehingga menjadi 0.740 % hal tersebut menunjukna
bahwa 740% variable penerapan nilai moderasi beragama
mempengaruhi eksitensi universitas islam negeri raden intan lampung,
maka sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Seperti Komitmen
kebangsaan seperti mencinai tanah air, menghargai simbol negara, dan
menjaga persatuan. Toleransi dengan kemampuan menerima perbedaan
suku, bangsa, maupun budaya dilingkungan kampus seperti
iii
menyanyikan lagu Indonesia raya dan mars universitas islam negeri
raden intan lampung sebelum melakukan setiap acara formal dan
informal. penulis mengemukakan paparan diatas. Maka penulis aan
dicapai sekaligus sebagai kelengkapan dalam menyususn skripsi adalah
sebagai berikut: ketua prodi pendidikan agama islam ibu Dr. umi
Hijriyah, M.Pd. dan para dosen agar selalu memberikan dukungan serta
pengarahan dalam menjalankan tugas yang diemban. Untuk penelitian
selanjtnya, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi dan
masukan lagi dalam penelitian yang relevan.
Kata kunci : penerapan nilai moderasi beragama, eksitensi UIN
raden intan lampung
iv
ABSTRACT
This study aims to determine the application of the value of
religious moderation in studentson the existence of the state islamic
university Raden Intan Lampung. . Religious moderation is an
approach that is fair, not extreme, and appreciates diversity to be more
important to create an inclusive campus environment, tolerance, non
violence, national commitment, and accommodating to local traditions,
and self-control. This research uses a quantitative approach with a
survey method through a questionnaire that is distributed to students
majoring in pai class 21 who are active at UIN raden intan lampung
using validity, reliability.
In this study that has been conducted by researchers is a
quantitative type with research methods used include questionnaires,
documentation. In this study has a population of approximately 390
students, and there are 100 samples of student respondents, with
aquestionnaire distribution of 40 statements per variable X and Y. The
existence of UIN raden intan Lampung as the dependent variable. Data
analysis techniques using one sample t-test, simple linear regression
test.
Based on the results of the coefficients test (correlation or
hypothesis) obtained a significance value of significance <0.001 <0.05
sufficient evidence that variable X (application of religious moderation
values) has a significant influence or relationship to variable Y (the
existence of the State Islamic University of Raden Intan Lampung), then
Ho is rejected and Ha is accepted. obtained R square value of 0.740
this number is the square of the correlation coefficient price, R count of
0.860% so that it becomes 0.740% this shows that 740% of the variable
application of religious moderation values affects the existence of the
State Islamic University of Raden Intan Lampung, then the rest is
influenced by other factors. Such as national commitment such as
loving the homeland, respecting state symbols, and maintaining unity.
Tolerance with the ability to accept differences in ethnicity, nation, and
culture in the campus environment such as singing the song Indonesia
v
Raya and the march of the State Islamic University of Raden Intan
Lampung before carrying out each formal and informal event. Enulis
presented the above explanation. Therefore, the author would like to
thank Dr. Umi Hijriyah, M.Pd., Head of the Islamic Religious
Education Department, and the lecturers for their continuous support
and guidance in carrying out their assigned tasks. For further research,
the results of this study can be used as references and input for further
relevant research.
Keywords: application of religious moderation values,
existence of UIN Raden Intan Lampun
mplementasi Blended learning untuk Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Online berbasis Classroom Mata Kuliah Profesi Keguruan pada Semester II di STIT Raden Wijaya Mojokerto Tahun Akademik 2019/2020
The formation of the Blended learning concept is due to an understanding of combining the power of face-to-face learning with online learning. This opens the possibility for a redesign that goes beyond enhancing the traditional classroom lecture. Blended learning represents a new approach and a combination of face-to-face learning with online learning activities that are consistent with specific program objectives. The problems that can be summarized by the author based on a survey in July 2020 to 45 students who are in the second semester class include; a total of 28% of students have not mastered the google classroom platform implemented by the STIT Raden Wijaya campus, 85.6% have difficulty understanding the learning materials delivered by the lecturers, 71.6% of students stated that there were many assignments and were burdened with deadlines for submitting assignments, and 82.7 % of students want face-to-face learning. Based on the focus of the study, this study aims to determine the increase in the effectiveness of classroom-based online learning through the implementation of blended learning for Teaching Professional Courses in Semester II at STIT Raden Wijaya Mojokerto for the 2019/2020 Academic Year. This research uses quantitative methods. This type of research is an experimental research. The subjects of this study were students of the even semester of the 2019/2020 academic year in the Islamic Education Study Program of STIT Raden Wijaya Mojokerto. The population of this study were second semester students (class 2019), with saturated sampling totaling 46 students consisting of 2 classes. Namely the experimental class 23 and the control class 23. The results of the study that have been discussed, it can be concluded that learning using blended learning is better than students who only use online learning. These results are proven by the results of the Independent Sample t-test, it is known that the average learning rate with blended learning is 56.00 greater than online learning which is 51.96. The analysis must go through two stages, namely the F test and the t test. It is known that F is 3,668 with a probability of 0.62, because 0.62> 0.05, it can be concluded that the two variants are the same or identical. t test post test results with Equal variances assumed (assuming the two variants are the same) is -3,748 with a probability of 0.001, because 0.001 <0.05; It can be concluded that on average, blended learning is different from online learnin
- …
