STIT Raden Wijaya: Journal Online of Education
Not a member yet
    171 research outputs found

    Strategi PAIKEM dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam

    Full text link
    Dalam pembelajaran terdapat beberapa komponen yang berpengaruh dalam proses pembelajaran pendidikan agama, yang salah satunya adalah metode pembelajaran agama. Selama ini, metode pembelajaran agama Islam yang diterapkan masih mempertahankan cara-cara lama seperti ceramah, menghafal dan demonstrasi praktik-praktik ibadah yang tampak kering. Cara-cara seperti itu diakui atau tidak membuat peserta didik bosan, jenuh dan kurang bersemangat dalam belajar agama. Sebagai alternatif untuk meningkatkan mutu pendidikan, guru dapat menerapkan strategi PAIKEM (pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan) pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam, dengan strategi PAIKEM guru dan siswa di harapkan sama-sama aktif dan kreatif dalam kegiatan pembelajaran. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji secara teoretis dan aplikatif penerapan strategi PAIKEM dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif jenis riset studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi serta analisis data menggunakan teknik analisis konten (content analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan Strategi PAIKEM dalam meningkatkan Pembelajaran PAI ini mencakup beberapa hal yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi

    Tranformasi Kelembagaan Pesantren Tremas Adaptasi dan Inovasi di Era Digital

    Full text link
    Pesantren Tremas Pacitan, salah satu lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia, telah berkontribusi signifikan dalam pembentukan ulama dan tokoh agama selama lebih dari dua abad. Namun, arus modernisasi dan perkembangan global menimbulkan tantangan besar dalam menjaga relevansi dan efektivitas perannya sebagai institusi pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi kelembagaan Pesantren Tremas melalui adaptasi kurikulum, teknologi, kemandirian ekonomi, dan manajemen kelembagaan untuk merespons tantangan tersebut. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren telah mengintegrasikan pendidikan agama dan umum, memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran dan dakwah digital, mengembangkan unit usaha mandiri, serta mengadopsi praktik manajemen modern. Meskipun terdapat hambatan berupa resistensi perubahan dan keterbatasan infrastruktur, transformasi ini memperkuat daya saing pesantren di era globalisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adaptasi strategis tersebut dapat menjadi model bagi pesantren lain dalam menjaga keseimbangan antara inovasi dan pelestarian nilai tradisional Islam

    Neurospiritualitas dalam Pendidikan Karakter: Antara Kognisi, Moralitas, dan Pengembangan Diri

    Full text link
    Artikel ini merupakan hasil dari penelitian yang mengkaji neurospiritualitas sebagai kerangka interdisipliner yang memadukan neurosains kognitif, psikologi moral, dan filsafat pendidikan Islam dalam rangka memperkuat pendidikan karakter. Penelitian ini difokuskan pada tiga pertanyaan pokok: (1) bagaimana relasi antara neurospiritualitas dan perkembangan kognitif dalam pendidikan karakter? (2) sejauh mana pengaruh neurospiritualitas terhadap moralitas individu? dan (3) bagaimana pendekatan neurospiritualitas dapat diterapkan secara praktis dalam mendukung pengembangan diri peserta didik? Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan dokumentasi berbasis studi kepustakaan sebagai teknik pengumpulan data dan pendekatan hermeneutik-filosofis sebagai dasar analisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengalaman spiritual berpengaruh langsung terhadap aktivitas neurologis, khususnya pada korteks prefrontal dan sistem limbik —dua area yang berkaitan dengan empati, regulasi emosi, dan pengambilan keputusan moral. Analisis terhadap pemikiran Al-Ghazali, Ibn Sina, Ibn Miskawayh, dan tokoh-tokoh lainnya memperkuat temuan ini, dengan menekankan pentingnya integrasi antara akal dan jiwa dalam pembentukan akhlak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan karakter berbasis neurospiritualitas tidak hanya menawarkan pendekatan yang lebih menyeluruh dan ilmiah, tetapi juga mampu mengisi kekosongan makna dalam pendidikan kontemporer yang selama ini cenderung terjebak pada pendekatan kognitif dan normatif semata

    Membangun Kecerdasan Spiritualitas dan Intelektualitas Santri dengan Balutan Multiple Intelegence

    Full text link
    Salah satu pendekatan efektif dalam pembelajaran adalah model berbasis kecerdasan majemuk, yang berfokus pada pengembangan potensi individu secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk membahas peran strategis pendidikan di pondok pesantren dalam membentuk karakter generasi muda yang seimbang antara kecerdasan spiritual dan intelektual. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini mengumpulkan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Tujuannya adalah mengeksplorasi penerapan model berbasis kecerdasan majemuk ini dalam pendidikan agama Islam guna meningkatkan perkembangan spiritual dan intelektual santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ini berdampak positif pada motivasi belajar santri serta menciptakan suasana kelas yang lebih dinamis. Selain itu, pendekatan ini berkontribusi terhadap pembentukan karakter berbasis nilai-nilai Islam. Meski menghadapi tantangan seperti keterbatasan metode adaptif dan fasilitas, model ini berpotensi memperkuat pendidikan Islam yang komprehensif, mendukung generasi yang beriman sekaligus unggul secara akademik

    Pembelajaran Kooperatif Berbasis Zona Proksimal untuk Mengatasi Kesenjangan Prestasi Bahasa Arab di SD Islam Insan Kamil Tuban

    Full text link
    Penelitian ini membahas efektivitas metode pembelajaran kooperatif dalam mengatasi kesenjangan prestasi belajar Bahasa Arab di sekolah tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen pembelajaran. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif secara signifikan mendorong partisipasi aktif siswa, terutama bagi mereka yang sebelumnya kurang percaya diri.Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif adalah strategi yang efektif untuk menciptakan lingkungan kelas inklusif yang mendukung pemberdayaan semua siswa. Disarankan untuk lebih intensif mengembangkan dan mengaplikasikan model pembelajaran kooperatif yang beragam serta menyediakan pelatihan berkelanjutan bagi guru dalam merancang kegiatan pembelajaran yang efektif dan menyenangkan

    Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Perspektif Teori Konstruktivisme pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pandangan teori konsruktivisme terhadap pembelajaran berdiferensiasi, serta penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Adapun jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan atau library research, yakni penelitian yang dilakukan melalui mengumpulkan data atau karya tulis ilmiah yang bertujuan dengan obyek penelitian atau pengumpulan data yang bersifat kepustakaan. Teknik pengumpulan data dilakukan berbagai sumber, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel penelitian, dan dokumen-dokumen resmi yang terkait membahas teori konsruktifisme, pembelajaran berdiferensiasi dan penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Hasil dari penelitian ini, peserta didik dapat mengkonstruksikan pemahamannya melalui pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Teori konstruktivisme dalam pembelajaran adalah suatu pendekatan di mana peserta didik harus secara individual menemukan dan menstransformasikan informasi yang kompleks, memeriksa informasi dengan aturan yang ada dan memperbaiki bila perlu. Sedangkan pembelajaran berdiferensiasi merupakan satu cara untuk guru memenuhi kebutuhan setiap peserta didik karena pembelajaran berdiferensiasi adalah proses belajar mengajar dimana peserta didik dapat mempelajari materi pelajaran sesuai dengan kemampuan, apa yang disukai, dan kebutuhannya masing-masing sehingga mereka tidak frustasi dan merasa gagal dalam pengalaman belajarnya. Walapun bukan hal baru  dalam pembelajaran, namun penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada maa pembelajaran pendidikan agama Islam (PAI) hanya terbatas untuk mengukur hasil belajar

    Pembentukan Moral Peserta Didik Menurut St. Thomas Aquinas dan Immanuel Kant

    Full text link
    Pembentukan moral peserta didik merupakan aspek fundamental dalam pendidikan, karena berkaitan langsung dengan pembentukan karakter dan nilai-nilai etis dalam kehidupan. Pemikiran Thomas Aquinas dan Immanuel Kant menawarkan dua pendekatan filosofis yang berbeda namun saling memperkaya. Thomas Aquinas menekankan bahwa moralitas bersumber dari hukum alam yang berasal dari Tuhan, sehingga pendidikan moral harus mengarahkan peserta didik pada kebajikan dan ketaatan terhadap hukum ilahi melalui akal dan iman. Sementara itu, Immanuel Kant memandang moralitas sebagai hasil dari akal budi manusia yang otonom. Ia menekankan pentingnya tindakan berdasarkan kewajiban moral melalui prinsip imperatif kategoris. Dalam konteks pendidikan, pendekatan Aquinas menekankan pembinaan spiritual dan pembiasaan kebajikan, Immanuel Kant menekankan pengembangan rasionalitas dan otonomi moral. Kedua pendekatan ini memberikan kontribusi penting bagi model pendidikan moral yang seimbang antara iman, akal, tanggung jawab, dan kebebasan individu. Aquinas memberikan dasar transendental dan teologis yang menekankan pembentukan watak melalui kebajikan, sedangkan Kant memberikan kerangka etis berbasis rasional yang menumbuhkan kesadaran moral otonom. Kombinasi keduanya relevan dalam konteks pendidikan modern yang membutuhkan keseimbangan antara nilai spiritual dan kebebasan berpikir. Kajian ini diharapkan menjadi rujukan bagi pendidik, pembuat kebijakan, dan peneliti dalam merancang sistem pendidikan moral yang utuh, kontekstual, dan relevan dengan perkembangan zaman

    Integrasi Psikologi Pendidikan Islam dengan Disiplin Psikologi Modern: Kajian Teoretis dan Aplikatif

    Full text link
    Psikologi Pendidikan Islam berakar pada nilai-nilai spiritual, moral, dan transendental yang bersumber dari ajaran Islam, sementara psikologi modern mengandalkan pendekatan empiris dan rasional dalam memahami perilaku dan perkembangan manusia. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji secara teoretis dan aplikatif hubungan antara Psikologi Pendidikan Islam dan Psikologi modern, serta mengeksplorasi kemungkinan integrasi antara keduanya dalam ranah pendidikan. Melalui kajian ini, penulis ingin mengidentifikasi prinsip-prinsip yang selaras antara dua disiplin tersebut, serta menawarkan pendekatan integratif yang dapat diterapkan dalam praktik pendidikan Islam kontemporer. Dengan demikian, diharapkan tercipta kerangka kerja psikologis yang tidak hanya ilmiah dan empiris, tetapi juga sarat nilai-nilai spiritual dan moral keislaman. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif jenis riset studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi serta analisis data menggunakan teknik analisis konten (content analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi ini dapat memperkaya praktik pendidikan, khususnya dalam pengembangan kurikulum, strategi pembelajaran, dan layanan bimbingan konseling yang tidak hanya rasional tetapi juga berlandaskan nilai-nilai spiritual. Artikel ini merekomendasikan perlunya dialog interdisipliner yang berkelanjutan serta pengembangan model pendidikan yang mampu menggabungkan kekuatan dari kedua pendekatan secara seimbang dan aplikatif

    Antara Otentisitas Humanisme Islam dan Nihilisme Modern: Rekonstruksi Filosofis untuk Pendidikan Islam

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konstruksi filosofis pendidikan Islam dengan menekankan humanisme Islam sebagai respons terhadap tantangan nihilisme modern. Penguatan nilai-nilai humanistik Islam dalam pendidikan menjadi krusial untuk mengatasi krisis nilai akibat pandangan sekuler dan materialistik. Studi ini mengajukan tiga pertanyaan utama: (1) bagaimana analisis filosofis membedakan humanisme Islam dari nihilisme modern? (2) bagaimana pendidikan Islam dapat memanfaatkan humanisme Islam untuk mengatasi dampak nihilisme terhadap moral dan spiritualitas? (3) model pendidikan berbasis humanisme Islam seperti apa yang dapat diterapkan dalam pendidikan kontemporer? Melalui pendekatan kualitatif dan analisis dialektis, penelitian ini mengkaji pemikiran filosofis terkait serta mengembangkan model pendidikan berbasis humanisme Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humanisme Islam menyediakan dasar nilai dan makna hidup yang kuat, memungkinkan pendidikan menjadi sarana membangun karakter, kecerdasan, dan spiritualitas pelajar untuk menghadapi tantangan era modern

    Mendobrak Hambatan: Tantangan dan Strategi Mahasiswa Jurusan Non-Inggris dalam Menguasai Bahasa Inggris

    Full text link
    Penelitian ini mengeksplorasi tantangan dan strategi mahasiswa jurusan non-Inggris dalam menguasai bahasa Inggris, dengan menekankan pentingnya bahasa Inggris sebagai bahasa global dalam komunikasi, pendidikan, dan kemajuan karir. Terlepas dari meningkatnya permintaan akan kemahiran berbahasa Inggris, mahasiswa jurusan non-Inggris menghadapi tantangan yang unik, termasuk terbatasnya paparan, kurangnya motivasi, dan kesulitan pengucapan. Tantangan-tantangan ini diperparah dengan faktor psikologis seperti kecemasan dan keraguan diri. Untuk mengatasi hambatan ini, mahasiswa menggunakan berbagai strategi, termasuk pembelajaran mandiri, penggunaan teknologi dan aplikasi pembelajaran bahasa, dan praktik pembelajaran yang mendalam. Pembelajaran mandiri menumbuhkan disiplin dan motivasi, sementara teknologi, terutama platform seperti YouTube dan aplikasi seperti Duolingo, menyediakan sumber daya yang mudah diakses dan menarik. Pembelajaran imersif, melalui konsumsi media, interaksi sosial, dan praktik yang konsisten, meningkatkan keterampilan berbicara dan menulis. Temuan ini menyoroti perlunya pendekatan yang disesuaikan untuk mendukung mahasiswa jurusan non-Inggris dalam mencapai kemahiran berbahasa Inggris, dengan menekankan peran perangkat digital, kolaborasi dengan teman sebaya, dan pengalaman imersif. Studi ini menggarisbawahi pentingnya mengatasi tantangan-tantangan ini untuk meningkatkan peluang akademis dan profesional siswa di dunia global

    153

    full texts

    171

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    STIT Raden Wijaya: Journal Online of Education
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇