1,721,238 research outputs found
SYAHRUL RAMADHAN 1910128210023 (UAS Belajar dan Pembelajaran. 17-01-21)
penggunaan media pembelajaran penting dalam interaksi pembelajaran karena bisa menumbuhkan minat dan atensi siswa yang akan menjadikan pembelajaran lebih efektif. Ditambah lagi jika media pembelajaran berbasis kepada teknologi yang kini berkembang di masyarakat. Hal ini dapat mempermudah pendidik dalam mempersiapkan pembelajaran dan akan lebih menambah kemungkinan peserta didik mengikuti proses belajar dan pembelajaran secara aktif, melatih keterampilan berpikir, kemudian secara tidak langsung meningkatkan kemampuaan pengelolaan Informasi Komunikasi dan Teknolog
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DALAM PENINGKATAN KOMPETENSI PROFESIONAL TENAGA PENDIDIK DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 4 PEKANBARU
ABSTRAK
Syahrul Ramadhan,(2024): Strategi Kepala Sekolah di Era Revolusi Industri 4.0 Dalam Peningkatan Kompetensi Profesional Tenaga Pendidik di MAN 4 Pekanbaru
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi kepala sekolah di era revolusi industri 4.0 dalam peningkatan kompetensi profesional tenaga pendidik di Madrasah Aliyah Negeri 4 Pekanbaru, Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskrptif. Tujuan penelitian ini yaitu: 1) untuk mengetahui Strategi Kepala Sekolah di Era Revolusi Industri 4.0 Dalam Peningkatan Kompetensi Profesional Tenaga Pendidik di MAN 4 Pekanbaru. 2) Apa faktor pendukug dan penghambat Strategi Kepala Sekolah di Era Revolusi Industri 4.0 Dalam Peningkatan Kompetensi Profesional Tenaga Pendidik di MAN 4 Pekanbaru. Adapun informan utama dalam penelitian ini ialah Kepala Sekolah, sedangkan informan pendukung yaitu Tenaga Pendidik, objek penelitiannya adalah strategi kepala sekolah dalam konteks Revolusi Industri 4.0 dalam peningkatan keterampilan profesional staf pengajar di Madrasah Aliyah Negeri 4 Pekanbaru. Metode pengumpulan data adalah dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mengemukakan bahwa strategi kepala sekolah di era revolusi industri 4.0 dalam peningkatan kompetensi profesional tenaga pendidik yaitu a. Melalui Program bimbingan Teknik (Bimtek), b. Melalui program pengabdian masyarakat c. Melalui evaluasi dan pengawasan. Hambatan yang dialami dalam pelaksanaan strategi kepala sekolah di era revolusi industri 4.0 ini terletak pada kelengkapan fasilitas dan jaringan internet dalam proses belajar dan mengajar kelas digital, Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa dalam pelaksanaan strategi peningkatan kompetensi profesional tenaga pendidik di Madrasah Aliyah Negeri 4 Pekanbaru belum sepenuhnya efektif karena masih adanya hambatan yang dialami dalam proses belajar dan mengajar.
Kata Kunci: Strategi Kepala Sekolah, Revolusi 4.
PENGARUH SEGMENTASI PASAR, TARGET DAN POSISI PENJUALAN DENGAN STRATEGI HARGA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN USAHA ANGKRINGANPEMUDA SE-KECAMATAN WONODADI BLITAR
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Pengaruh Segmentasi Pasar, Target, Dan Posisi
Penjualan Dengan Strategi Harga Sebagai Variabel Intervening terhadap
Keputusan Pembelian Usaha Angkringan Pemuda Se-Kecamatan Wonodadi
Blitar” yang ditulis oleh Khoiril Syahrul Ramadhan NIM. 12405183369, Fakultas
Ekonomi dan Bisnis Islam, Jurusan Manajemen Bisnis Syariah, UIN Tulungagung
Dosen pembimbing Sri Eka Astutiningsih, SE.,M.M.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi segmentasi pasar,
arget, posisi penjualan berpengaruh terhadap strategi harga usaha Angkringan
Pemuda Se-Kecamatan Wonodadi Blitar. Segmentasi pasar, target, posisi
penjualan berpengaruh terhadap keputusan pembelian usaha Angkringan Pemuda
Se-Kecamatan Wonodadi Blitar. Segmentasi pasar, target, posisi penjualan
melalui strategi harga berpengaruh terhadap keputusan pembelian usaha
Angkringan Pemuda Se-Kecamatan Wonodadi Blitar.
Penelitian menggunakan pendekatankuantitatif, jenis penelitian asosiatif.
Sampel yang digunakan adalah sampel jenuh yaitu menggunakan seluruh anggota
populasi sebagai sampel yang berjumlah 100 responden. Data yang digunakan
dalam penelitian ini adalah data primer yang diperolehdengan kuesioner yang
diberikan kepada para usaha Angkringan Pemuda Se-Kecamatan Wonodadi Blitar
yang berjumlah 100 responden. Teknik analisis data yang digunakanadalah
analisis jalur (Path Analysis) dengan tingkat signifikasi sebesar 0,05dengan
menggunakan SPSS 23.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa segmentasi pasar, target, posisi
penjualan berpengaruh positif dan signifikan terhadap strategi harga usaha
Angkringan Pemuda Se-Kecamatan Wonodadi Blitar. Segmentasi pasar, target,
posisi penjualan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian
usaha Angkringan Pemuda Se-Kecamatan Wonodadi Blitar. Segmentasi pasar,
arget, posisi penjualan melalui strategi harga berpengaruh positif dan signifikan
erhadap keputusan pembelian usaha Angkringan Pemuda Se-Kecamatan
Wonodadi Blitar
PEMANFAATAN POTENSI LOKAL DESA TRITUNGGAL SEBAGAI PENUNJANG SUMBER BELAJAR IPS KELAS VII MTS MA’ARIF 23 INFARUL GHOY LAMONGAN
Skripsi dengan judul “Pemanfaatan Potensi Lokal Desa Tritunggal Sebagai Penunjang Sumber Belajar IPS Kelas VII Mts Ma’arif 23 Infarul Ghoy Lamongan” ini di tulis oleh Rikza Syahrul Ramadhan, NIM 12209193116. Program studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing Bagus Setiawan M.Pd.
Kata Kunci : Pemanfaatan Potensi Lokal, Sumber belajar
Pemanfaatan Potensi lokal berupa sentra industri tekstil konveksi sebagai sumber belajar dengan tujuan supaya pembelajaran juga bisa memanfaatkan dari aspek lingkungan yakni sebagai pendukung dari suatu keberhasilan pendidikan di sekolah. Yang berarti lingkungan dapat dijadikan sebagai sumber belajar bisa dimanfaatkan oleh siswa tidak terkecuali potensi lokal Desa Tritunggal yakni sentra industri konveksi tekstil. Dalam hal ini dapat meningkatkan potensi yang di miliki siswa sebagai upaya megembangkan dirinya.
Tujuan dari penelitian ini untuk : (1) Untuk mendiskipsikan potensi Desa Tritunggal yang di gunakan sebagai sumber belajar IPS materi kegiatan ekonomi di Mts Ma‘arif 23 Infarul Ghoy Tritunggal Lamongan (2) Untuk mendeskripsikan proses pembelajaran IPS materi kegiatan ekonomi di Mts Ma‘arif 23 Infarul Ghoy Tritunggal Lamongan (3) Untuk mendeskripsikan Pemanfaatan potensi lokal yang terdapat di Desa Tritunggal sebagai penunjang sumber IPS di Mts Ma‘arif 23 Infarul Ghoy Tritunggal Lamongan
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam menganalisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan, dan keabsahan
Hasil dari penelitian menjabarkan bahwa : (1) Desa Tritunggal memiliki potensi lokal berupa sentra industri konveksi tekstil, yang sejalan dengan kegiatan perekonomian di daerah tersebut.(2) Pemanfaatan potensi lokal sebagai penunjang pembelajaran IPS di Mts Ma'arif 23 Infarul Ghoy Tritunggal Lamongan, meningkatkan keterlibatan siswa, semangat belajar, wawasan, dan sikap sosial.(3) Pembelajaran IPS dengan memanfaatkan potensi lokal berjalan lancar dan efektif, didukung oleh siswa yang memiliki kemampuan belajar dan minat yang baik
PELAKSANAAN PERATURAN MENTERI KESEHATAN NOMOR 10 TAHUN 2021 TENTANG PELAKSANAAN VAKSINASI DALAM RANGKA PENANGGULANGAN PANDEMI CORONA VIRUS DISEASE 2019 (COVID-19) DI DESA LUBUK NAPAL KABUPATEN ROKAN HULU
ABSTRAK
Syahrul Ramadhan, (2021): Pelaksanaan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021 Tentang Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Desa Lubuk Napal Kabupaten Rokan Hulu
Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi atas pengamatan penulis mengenai Pelaksanaan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021 Tentang Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Desa Lubuk Napal Kabupaten Rokan Hulu khususnya pelaksanaan dari Pasal 14 yang mengamanatkan bahwa Vaksinasi Covid-19 merupakan hal yang wajib bagi setiap orang yang telah ditetapkan sebagai sasaran penerima Vaksin Covid-19, kemudian juga Pasal 17 Ayat (5) yang mengatur terkait tanggung jawab Pemerintah Daerah Kabupaten atau Kota terhadap pendistribusian Vaksin Covid-19 ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan juga Pasal 41 Ayat (1) dan (2) yang mengatur tentang pelaksanaan strategi komunikasi berupa sosialisasi dan edukasi dalam rangka menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap tujuan dari pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 yang diatur dalam Pasal 4. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pelaksanaan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021 serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021 di Desa Lubuk Napal Kabupaten Rokan Hulu.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum sosiologis. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah Kepala Desa Lubuk Napal, Kepala Puskesmas Rambah Samo I, Petugas Vaksinasi Covid-19 Puskesmas Rambah Samo I serta masyarakat Desa Lubuk Napal. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, angket, dan studi pustaka.
Berdasarkan hasil penelitian, maka pelaksanaan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021 di Desa Lubuk Napal Kabupaten Rokan Hulu belum terlaksana secara optimal. Adapun faktor pendukung dari pelaksanaan peraturan tersebut yaitu sebagai syarat mendapatkan bantuan sosial, profesi pelayan publik dan syarat administrasi. Kemudian faktor penghambatnya yaitu profesi dan rendahnya pendidikan masyarakat, kurangnya sosialisasi dan edukasi, distribusi Vaksin Covid-19 terbatas, dan kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021. Maka dari itu penulis memberikan saran yaitu menyosialisasikan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021, rutin melakukan sosialisasi dan edukasi Vaksin Covid-19, proaktif dalam memberitahu kekurangan Vaksin Covid-19 dan melakukan penegakan hukum administrasi.
Kata Kunci : Pelaksanaan, Vaksinasi, Covid-1
EFEKTIVITAS KAHOOT DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI MITIGASI BENCANA DI SMAN 9 JAKARTA
Muhammad Irfan Syahrul Ramadhan. 1402620079. Efektivitas Kahoot Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Mitigasi Bencana di SMAN 9 Jakarta. Skripsi. Jakarta: Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Jakarta. 2025.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Kahoot sebagai alat evaluasi dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi mitigasi bencana di SMAN 9 Jakarta. Latar belakang dari penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan oleh kurangnya variasi dalam evaluasi yang digunakan guru, khususnya dalam pembelajaran Geografi. Evaluasi yang bersifat konvensional seringkali dianggap membosankan dan tidak mampu memotivasi siswa untuk berpikir kritis dan memahami materi secara mendalam. Dalam hal ini, Kahoot hadir sebagai solusi alternatif berupa alat evaluasi berbasis teknologi yang bersifat interaktif dan menyenangkan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain penelitian non-equivalent control group design, yaitu dengan membandingkan hasil belajar antara kelompok eksperimen yang menggunakan Kahoot dan kelompok kontrol yang menggunakan evaluasi konvensional. Instrumen yang digunakan berupa tes tertulis pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan hasil belajar siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI peminatan Geografi di SMAN 9 Jakarta.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar yang signifikan pada kelompok eksperimen. Rata-rata nilai pre-test siswa kelas eksperimen adalah 41,55 dan meningkat menjadi 77,27 pada post-test. Sedangkan kelompok kontrol mengalami peningkatan dari nilai rata-rata pre-test sebesar 38,44 menjadi 70,51 pada post-test. Hasil uji independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,005 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Selain itu, nilai rata-rata N-Gain kelompok eksperimen sebesar 0,589 termasuk dalam kategori sedang.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Kahoot sebagai alat evaluasi cukup efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran Geografi materi mitigasi bencana. Kahoot direkomendasikan sebagai evaluasi alternatif yang mampu meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran.
Kata Kunci: Kahoot, hasil belajar, evaluasi pembelajaran.
****
Muhammad Irfan Syahrul Ramadhan. 1402620079. The Effectiveness of Kahoot in Improving Students' Learning Outcomes on Disaster Mitigation Material at SMAN 9 Jakarta. Thesis. Jakarta: Geography Education Study Program, Faculty of Social Sciences and Law, Jakarta State University. 2025.
This study aims to determine the effectiveness of using Kahoot as an evaluation tool to improve student learning outcomes in disaster mitigation material at SMAN 9 Jakarta. The background of this research lies in the low academic achievement of students, which is often caused by the lack of variation in evaluation applied by teachers, particularly in Geography learning. Conventional evaluation methods are frequently perceived as monotonous and fail to motivate students to think critically or deeply comprehend the subject matter. In this context, Kahoot is introduced as an alternative solution—an interactive and engaging technology-based evaluation platform.The research employs a quantitative approach using a quasi-experimental method with a non-equivalent control group design, which compares the learning outcomes between an experimental group using Kahoot and a control group using conventional evaluation methods. The instrument used in this study consists of written pre-tests and post-tests to measure the improvement in students’ learning outcomes. The subjects were 11th-grade students majoring in Geography at SMAN 9 Jakarta.
The results show a significant improvement in learning outcomes within the experimental group. The average pre-test score in the experimental class was 41.55, which increased to 77.27 in the post-test. Meanwhile, the control group improved from a pre-test average of 38.44 to a post-test average of 70.51. The independent sample t-test resulted in a significance value of 0.005 (p < 0.05), indicating a statistically significant difference in learning outcomes between the experimental and control groups. Furthermore, the average N-Gain score in the experimental group was 0.589. In conclusion, the use of Kahoot as an evaluation tool is moderately effective in improving students' learning outcomes, particularly in Geography on the topic of disaster mitigation. Kahoot is recommended as an alternative evaluation that can enhance student engagement, motivation, and understanding of learning materials.
.
Keywords: Kahoot, learning outcomes, learning evaluation
Author Identity and the Struggled for Power in Seratus Hari Keliling Indonesia, Kompas TV
This study is a discourse-based work which analyses the author identity construction in the novel Seratus Hari Keliling Indonesia (Seratus HKI) Kompas TV in order to reveal the authors’ struggle for power. The data of this study is obtained from f the vocabulary found in the Seratus HKI Kompas TV. Using the theory of Critical Discourse Analysis (CDA), this study applies the framework model of Norman Fairclough critical discourse analysis with the focus on the textual level. The finding shows that the identity (self-identification) of the author as a part of the government, local community, and foreigners are very much influenced by the interest of the nation, Indonesian citizens, conservation, environment, humanistic values, nationalism and patriotism. The analysis on the vocabulary found in HKI is emphasized on : (1) the vocabulary as a key words, (2) the usage of pronouns, and (3) rhetorical language’s style. Self-identification on Seratus HKI Kompas TV is relevant with the slogan of Kompas TV inspiring Indonesia by enlighting people and as a documentary journey that insert the national ideology
Author Identity and the Struggled for Power in Seratus Hari Keliling Indonesia, Kompas TV
This study is a discourse-based work which analyses the author identity construction in the novel Seratus Hari Keliling Indonesia (Seratus HKI) Kompas TV in order to reveal the authors’ struggle for power. The data of this study is obtained from f the vocabulary found in the Seratus HKI Kompas TV. Using the theory of Critical Discourse Analysis (CDA), this study applies the framework model of Norman Fairclough critical discourse analysis with the focus on the textual level. The finding shows that the identity (self-identification) of the author as a part of the government, local community, and foreigners are very much influenced by the interest of the nation, Indonesian citizens, conservation, environment, humanistic values, nationalism and patriotism. The analysis on the vocabulary found in HKI is emphasized on : (1) the vocabulary as a key words, (2) the usage of pronouns, and (3) rhetorical language’s style. Self-identification on Seratus HKI Kompas TV is relevant with the slogan of Kompas TV inspiring Indonesia by enlighting people and as a documentary journey that insert the national ideology
Author Identity and the Struggled for Power in Seratus Hari Keliling Indonesia, Kompas TV
This study is a discourse-based work which analyses the author identity construction in the novel Seratus Hari Keliling Indonesia (Seratus HKI) Kompas TV in order to reveal the authors’ struggle for power. The data of this study is obtained from f the vocabulary found in the Seratus HKI Kompas TV. Using the theory of Critical Discourse Analysis (CDA), this study applies the framework model of Norman Fairclough critical discourse analysis with the focus on the textual level. The finding shows that the identity (self-identification) of the author as a part of the government, local community, and foreigners are very much influenced by the interest of the nation, Indonesian citizens, conservation, environment, humanistic values, nationalism and patriotism. The analysis on the vocabulary found in HKI is emphasized on : (1) the vocabulary as a key words, (2) the usage of pronouns, and (3) rhetorical language’s style. Self-identification on Seratus HKI Kompas TV is relevant with the slogan of Kompas TV inspiring Indonesia by enlighting people and as a documentary journey that insert the national ideology
Tinjauan Yuridis Akuisis Perseroan Terbatas Dalam Perspektif Hukum Persaingan Usaha
Akuisisi merupakan pengambilalihan suatu perusahaan oleh perusahaan lain dengan mengambilalih aset dan/atau saham dari perusahaan lain. Larangan terhadap kegiatan ini ditujukan terhadap praktek akuisisi yang terjadi di setiap level perdagangan atau sektor industri yang dapat mengakibatkan terjadinya hambatan terhadap persaingan usaha tidak sehat dan terjadinya praktek monopoli. Pasal 29 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 Tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat menetapkan bahhwa penggabungan atau peleburan badan usaha atau pengambilalihan yang mengakibatkan nilai aset dan nilai penjualannya melebihi jumlah tertentu. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji pengaturan hukum terkait akuisisi perseroan terbatas berdasarkan hukum positif di indonesia, pelaksanaan akuisisi perseroan terbatas yang menyebabkan terjadinya praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat dan akibat hukum akuisisi perseroan terbatas yang menyebabkan terjadinya praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat. JenisPenelitian ini adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan yuridis yang diambil dari data Sekunder dengan melakukan riset kepustakaan dengan mengolah data dari bahan hukum primer, bahanhukumsekunder dan bahan hukum tersier. Berdasarkan hasil penelitian dipahami bahwa Pengaturan mengenai Akuisisi diperjelas dengan adanyaUndang-UndangNomor 40 Tahun 2009 tentang Perseroan Terbatas. Kemudiandiatursecaralebihlanjutlagi di dalamUndangUndangNomor 5 Tahun 1999 dan di aturpelaksanaanyadalam peraturan komisi pengawas persaingan (KPPU) No. 1 Tahun 2009 mengenai Pra-notifikasi penggabungan, peleburan dan pengambilalihan Serta dengan adanya Peraturan Pemerintah No. 57 Tahun 2010 Tentang Penggabungan atau Peleburan serta Pengambilalihan Saham Perusahaan yang dapat mengakibatkan terjadinya praktek monopoli dan persaingan usaha yang tidak sehat. Dari segi bentuk akuisisi pada umumnya berbeda dengan merger. Pada umumnya akuisisi dilakukan oleh suatu perseroan terhadap perusahaan lain yang mendukung bidang usaha perusahaan yang mengakuisisi tersebut, baik dilakukan secara horizontal maupun vertikal. Dimana akuisisi horizontal dilakukan dengan tujuan memperbesar pangsa pasar, yang antara lain ditempuh melalui pengurangan tingkat kompetisi dan pada akuisisi secara vertikal dimana perusahaan pengakuisisi akan merasa aman karena perusahaan tersebut tidak akan kehilangan pemasok, konsumen, atau distributor yang akan memasarkan produk yang dihasilkan. Tindakan akuisisi dalam hal ini adalah untuk menciptakan konsentrasi pasar yang dapat mengakibatkan harga produk semakin tinggi dengan melihat produk pada pasar yang bersangkutan serta berapa besar pangsa pasar yang dikuasi oleh perusahaan tersebut. kemudian untuk menambah kekuatan pasar (market power) menjadi semakin besar yang dapat mengancam para pesaing dari perusahaan tersebut
- …
