1,005 research outputs found

    Studi Komposisi Makanan Ikan Sepat Rawa (Trichogaster trichopterus) di Rawa Tergenang Desa Marindal Kecamatan Patumbak.

    No full text
    HADI SYAHPUTRA, Studi Komposisi Makanan Ikan Sepat Rawa (Trichogaster trichopterus) di Rawa Tergenang Desa Marindal Kecamatan Patumbak., dibawah bimbingan DARMA BAKTI dan MUHAMMAD RIZA KURNIA LUBIS. Perairan tawar di Indonesia, saat ini masih memiliki potensi yang cukup besar untuk dimanfaatkan sebagai lahan budidaya ikan. Makanan sebagai komponen penting perairan yang merupakan faktor ekologis dan memegang peranan penting dalam menentukan tingkat kepadatan populasi atau densitas populasi, dinamika populasi, pertumbuhan, reproduksi dan kondisi ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi makanan ikan sepat rawa, serta luas relungnya. Satu diantara beberapa jenis ikan yang terdapat di perairan rawa adalah ikan sepat rawa (Trichogaster trichpoterus). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November-Desember 2013 di rawa tergenang Marindal, Kecamatan Patumbak, Sumatera Utara. Alat tangkap yang digunakan, jala dan bubu. Analisis data menggunakan indeks kepenuhan lambung, frekuensi kejadian dan luas relung. Hasil penelitian menunjukkan isi lambung ikan terdiri dari 13 genera Bacillariophyceae, 4 genera Chlorophyceae, 1 genera Conjugatophyceae, 4 genera Coscinodiscophyceae, 3 genera Cyanophyceae,1 genera Euglenophyceae, 1 genera Filosia, 1 genera gastropoda. 1 genera monogonta, dan 1 genera secernentea. Bacillariophyceae sebagai makanan utama. Chlorophyceae, Cyanophyceae, Conjugatophyceae merupakan makanan pelengkap, dan Coscinodiscophyceae, Euglenophyceae , Gastropoda, Filosia, Monogonta dan Secementea merupakan makanan tambahan.56 HalamanSkripsi Sarjan

    Studi Komposisi Makanan Ikan Sepat Rawa (Trichogaster trichopterus) di Rawa Tergenang Desa Marindal Kecamatan Patumbak.

    No full text
    HADI SYAHPUTRA, Studi Komposisi Makanan Ikan Sepat Rawa (Trichogaster trichopterus) di Rawa Tergenang Desa Marindal Kecamatan Patumbak., dibawah bimbingan DARMA BAKTI dan MUHAMMAD RIZA KURNIA LUBIS. Perairan tawar di Indonesia, saat ini masih memiliki potensi yang cukup besar untuk dimanfaatkan sebagai lahan budidaya ikan. Makanan sebagai komponen penting perairan yang merupakan faktor ekologis dan memegang peranan penting dalam menentukan tingkat kepadatan populasi atau densitas populasi, dinamika populasi, pertumbuhan, reproduksi dan kondisi ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi makanan ikan sepat rawa, serta luas relungnya. Satu diantara beberapa jenis ikan yang terdapat di perairan rawa adalah ikan sepat rawa (Trichogaster trichpoterus). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November-Desember 2013 di rawa tergenang Marindal, Kecamatan Patumbak, Sumatera Utara. Alat tangkap yang digunakan, jala dan bubu. Analisis data menggunakan indeks kepenuhan lambung, frekuensi kejadian dan luas relung. Hasil penelitian menunjukkan isi lambung ikan terdiri dari 13 genera Bacillariophyceae, 4 genera Chlorophyceae, 1 genera Conjugatophyceae, 4 genera Coscinodiscophyceae, 3 genera Cyanophyceae,1 genera Euglenophyceae, 1 genera Filosia, 1 genera gastropoda. 1 genera monogonta, dan 1 genera secernentea. Bacillariophyceae sebagai makanan utama. Chlorophyceae, Cyanophyceae, Conjugatophyceae merupakan makanan pelengkap, dan Coscinodiscophyceae, Euglenophyceae , Gastropoda, Filosia, Monogonta dan Secementea merupakan makanan tambahan.56 HalamanSkripsi Sarjan

    UPAYA PENYESUAIAN FASILITAS AKOMODASI UNTUK MENDUKUNG KELAYAKAN KAPAL MV. SELILI BARU

    No full text
    ABSTRAKSI Dicky Surya Syahputra, 531611105941 N, 2020, “Upaya Penyesuaian Fasilitas Akomodasi Untuk Mendukung Kelayakan Kapal MV. Selili Baru”, Program Diploma IV, Program Studi Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Capt. Agus Hadi Purwantomo, M.Mar., Pembimbing II: Ria Hermina Sari, S.S., M.Sc. Akomodasi merupakan tempat tinggal kru kapal dan termasuk area umum bagi awak kapal untuk berinteraksi, dan juga merupakan penghubung antara ruang mesin dan anjungan. Oleh karenanya, sangat penting bagi sebuah kapal untuk memiliki akomodasi yang layak bagi kru-nya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja faktor yang menyebabkan ketidaksesuaian fasilitas akomodasi dan upaya untuk mengatasi ketidaksesuaian fasilitas akomodasi di MV. Selili Baru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, dimana data diambil melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Data yang didapat kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menyimpulkan ketidaksesuaian fasilitas akomodasi di Kapal MV. Selili Baru disebabkan oleh kurang bijaknya pihak perusahaan dalam menentukan jumlah crew kapal, tidak dilaksanakannya pengecekan mengenai kelayakan akomodasi kapal, serta crew kapal tidak berani memberikan masukan kepada pihak perusahaan apabila terjadi ketidaksesuaian fasilitas akomodasi. Adapun upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah ada baiknya pihak perusahaan menentukan jumlah crew dengan efisien sesuai dengan ketersediaan akomodasi di atas kapal, melaksanakan pengecekan mengenai kelayakan akomodasi kapal, crew kapal harus memberikan masukan kepada pihak perusahaan apabila terjadi ketidaksesuaian fasilitas akomodasi

    Pola Konsumsi Cabai Merah Di Kota Sibolga (Studi Kasus: Rumah Makan Di Kota Sibolga)

    No full text
    Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi karakteristik usaha rumah makan di Kota Sibolga dan menganalisis pola konsumsi cabai merah usaha rumah makan di Kota Sibolga. Metode analisis data yang digunakan Tabulasi data dengan memasukan data mentah menjadi tabel distribusi frekuensi sederhana dan melakukan perhitungan presentase data dengan MS. Excel. Serta melakukan interpesrasi data, berdasarkan kriteria analisis yang sesuai dengan pemecahan masalah. Dari hasil penelitian diperoleh hasil sebagai berikut : Berdasarkan lama berdiri usaha diketahui bahwa sampel usaha Rumah Makan Nasional merupakan jenis rumah makan yang paling lama berdiri. Berdasarkan lama aktivitas berjualan diketahui bahwa sampel Rumah Makan Padang memiliki aktivitas berjualan paling lama. Berdasarkan jumlah kursi yang dimiliki diketahui bahwa sampel usaha Rumah Makan Nasional yang memiliki jumlah kursi paling banyak.Berdasarkan jumlah tenaga kerja diketahui bahwa sampel usaha Rumah Makan Nasional memiliki rata-rata jumlah tenaga kerja paling banyak. Dari keseluruhan sempel rumah makan, tidak semua rumah makan mengkonsumsi cabai merah segar dalam jumlah yang sama. Dari ke 32 sampel rumah makan maka di peroleh total kebutuhan cabai merah untuk keseluruhan sempel sebanyak 2.321 kg perbulannya dengan total pengeluaran sebesar Rp. 71.951.000 perbulan, dengan rata harga satu kilogram cabai merah segar Rp. 31.000 ribu perkilogram. Tidak semua rumah makan mengalami pengaruh terhadap kenaikan harga dasar cabai merah. Saran yang dapat diberikan dari penelitian ini adalah terhadap rumah makan yang berpengaruh nyata terhadap permintaan cabai merah yang bersifat elastis. Guna mengantisipasi kenaikan harga cabai merah, pengelola usaha restoran perlu melakukan kombinasi dan mengatur komposisi pemakaian cabai merahnya dengan jenis cabai lain (seperti cabai giling, cabai rawit, dan lain-lain) untuk tidak mengurangi cita rasa dalam masakannya. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai komoditas cabai selain cabai merah kriting (misalnya cabai merah besar, cabai hijau, atau cabai rawit) pada usaha Rumah Makan lain yang juga menggunakan cabai sebagai bahan utama masakannya

    Kisah tiga saudara : cerita rakyat Sumatra Barat

    No full text
    Buku cerita ini merupakan cerita rakyat yang berasal dari sayembara penulisan cerita rakyat yang diadakan Balai Bahasa Sumatra Barat. dalam buku ini terdapat tiga cerita dari penulis berbeda. ketiga cerita itu yaitu Si Bujang Lenguang, kisah tiga saudara, dan petualangan trio A nano

    Peran Work Life Balance Dan Pengawasan Kerja Di Lingkungan Industri

    No full text
    Perkembangan dunia bisnis di era globalisasi menjadikan peta persaingan bisnis semakin kompetitif. Setiap perusahaan tidak hanya dihadapkan dengan persaingan dalam negeri tetapi juga ancaman dari perusahaan luar negeri. Perusahaan pada umumnya memiliki tujuan untuk memperoleh keuntungan usaha serta berupaya mempertahankan dan mengembangkan kelangsungan hidup dari usaha itu sendiri. Maka dari itu salah satu faktor yang dibutuhkan sebuah perusahaan untuk mendukung merealisasikan tujuannya adalah faktor sumber daya manusia. (Mangkunegara, 2011); (Lufitasari et al., 2020) sumber daya manusia mempunyai peran yang sangat penting dalam mengatur tata kelola perusahaan secara poduktif sehingga tujuan perusahaan bisa tercapai. Hal ini membuktikan bahwa sumber daya manusia berperan sebagai faktor penting melalui usaha yang produktif sehingga dapat menentukan keberhasilan suatu tujuan yang telah ditetapkan perusahaan

    Rahman dan Rabab : cerita rakyat Sumatra Barat

    No full text
    Buku cerita ini merupakan cerita rakyat yang berasal dari sayembara penulisan cerita rakyat sebagai bahan literasi yang diadakan Balai Bahasa Sumatra Barat dari bulan Januari—April 2017, yang berjudul Rahman dan Rabab. Di dalam buku ini terdapat tiga cerita dari penulis berbeda. Ketiga cerita itu yaitu Rahman dan Rabab, Kacamata untuk Nenek, dan Wasiat Ama

    EVALUASI SISTEM AKUNTANSI PENERIMAAN KAS DARI PENJUALAN PESANAN DI PT BATIK DANAR HADI

    No full text
    PT. Batik Danar Hadi is a private owned company established in 1967. The company was turned into a legal entity in 1984. One of the improvements happening in the system of cash receipts. Cash receipts in this company is mainly derived from selling. This company not only do cash sales and credit sales, but the company also conducts sales orders. Sales order is special selling because the sale was only done in large numbers, at least Rp. 5.000.000,- beside that the buyer must also provide an advance first. This is interested writer to know how the application system of cash receipts from sales orders and to know the strengths and weaknesses. System of cash receipts from sales orders in PT. Batik Danar Hadi has four network procedures, namely procedures for sales orders, sales procedures, delivery procedures, and procedures for cash receipts. This cash receipt system involves more than one organizational unit, while also using some of the documents and accounting records. System of cash receipts from sales orders in PT. Hadi Batik Danar there are advantages and weaknesses. The Advantage is able to make the strengths and the weaknesses for the company may cause cheating. The author concludes that the system of cash receipts from sales orders which applied at PT. Batik Danar Hadi was good enough, but there are still weaknesses. The author provides recommendations to correct weaknesses in the system. Keyword : PT. Batik Danar Hadi, accounting information system, cash receipt system, sales order syste

    Media Lingkungan Spirit Kinerja Karyawan

    No full text
    Perkembangan dunia bisnis di era globalisasi menjadikan peta persaingan bisnis semakin kompetitif. Setiap perusahaan tidak hanya dihadapkan dengan persaingan dalam negeri tetapi juga ancaman dari perusahaan luar negeri. Perusahaan pada umumnya memiliki tujuan untuk memperoleh keuntungan usaha serta berupaya mempertahankan dan mengembangkan kelangsungan hidup dari usaha itu sendiri. Maka dari itu salah satu faktor yang dibutuhkan sebuah perusahaan untuk mendukung merealisasikan tujuannya adalah faktor sumber daya manusia. Perusahaan makanan ternak pada 2 tahun terakhir tepatnya pada tahun 2018 dan 2019 menunjukkan indikasi penurunan kinerja perusahaan, hal ini diperlihatkan dengan tren pencapaian target produksi yang mengalami penurunan. Dan diduga adanya work life balance dan pengawasan kerja yang kurang optimal, sehingga buku ini bertujuan supaya kinerjanya bisa meningkat perlu adanya pengaturan waktu kerja yang seimbang dan konsistensi dalam penerapan aturan kerja, supaya timbul rasa kedisiplinan yang bisa meningkatkan kinerj

    Tangka si musang merah

    No full text
    Buku cerita yang sekarang berada di tangan Anda ini merupakan cerita rakyat yang berasal dari sayembara penulisan cerita rakyat sebagai bahan literasi yang diadakan Balai Bahasa Sumatra Barat dari bulan Januari—April 2017, yang berjudul Tangka Si Musang Merah. Di dalam buku ini terdapat tiga cerita dari penulis berbeda. Ketiga cerita itu yaitu Tangka Si Musang Merah, Cerita Sani, dan Nuri Nan Manja
    corecore