236 research outputs found
KANDUNGAN FRAKSI SERAT AMPAS SAGU YANG DIFERMENTASI DENGAN CAIRAN RUMEN SAPI PADA LEVEL BERBEDA
KANDUNGAN FRAKSI SERAT AMPAS SAGU YANG
DIFERMENTASI DENGAN CAIRAN RUMEN SAPI
PADA LEVEL BERBEDA
Firman Syahputra (11880113552)
Di bawah bimbingan Dewi Febrina dan Eniza Saleh
INTISARI
Sisa hasil pengolahan sagu berupa ampas sagu dapat dijadikan sebagai sumber pakan karbohidrat, namun dibatasi oleh kandungan fraksi serat yang tinggi. Limbah cairan rumen mengandung ragam jenis bakteri selulolitik yang dapat mengurai pakan berserat tinggi. Salah satu pengolahan ampas sagu untuk menurunkan kandungan fraksi serat kasar adalah melalui metode fermentasi sehingga menghasilkan pakan dengan kualitas nutrisi yang baik. Ampas sagu kering sebelum diolah memiliki kandungan fraksi serat: NDF 37,89%; ADF 18,56%; Hemiselulosa 19,33%; Selulosa 15,35%, dan Lignin 2,33%. Tujuan penelitian adalah mengetahui kandungan NDF, ADF, ADL, selulosa, dan hemiselulosa ampas sagu yang difermentasi dengan cairan rumen sapi dengan level yang berbeda. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan dimana P0 = Ampas Sagu + 0% Cairan Rumen; P1 = Ampas Sagu + 2% Cairan Rumen; P2 = Ampas Sagu + 4% Cairan Rumen; P3 = Ampas Sagu + 6% Cairan Rumen. Parameter yang diukur meliputi kandungan Neutral Detergent Fiber (NDF), Acid Detergent Fiber (ADF), lignin, selulosa, dan hemiselulosa. Hasil penelitian menunjukan penambahan cairan rumen sapi pada taraf 2% hingga 6% tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap kandungan NDF, ADF dan lignin serta tidak dapat meningkatkan kandungan selulosa dan hemiselulosa. Kandungan NDF, ADF, dan lignin terendah ditunjukkan pada fermentasi ampas sagu dengan penambahan cairan rumen 2% masing-masing: 31,44%; 15,49%; lignin 1,68%.
Kata kunci: Fraksi serat, cairan rumen, ampas sagu, silase
Prosiding - Hazbi, Fachri, Firman (Teknoka 8)
PT Unibless Indo Multi is engaged in IT Services, IT Trading, and IT Outsourcing. In this paper focuses on IT Trading, which includes the sale and rental of IT hardware, the provision of office equipment, the provision of shelves and archival support equipment and others. The author finds problems that occur specifically in the inventory of goods in processing inventory data still using simple applications, which causes the company's performance to be less than optimal. The author aims to solve existing problems by designing and building an inventory data management system using visual basic with the waterfall method, Unified Modeling Language (UML), Balsamiq Mockup and using a Microsoft Access database. Based on the test results using blackbox testing, the system runs as expected. After testing, 92.5 out of 7 respondents agreed that the system is easy to understand and use
Pengaruh Pemakaian Fosfat Treatment dalam Mengontrol Ph Vs Fosfat pada Package Boiler (53- Bf-4001), dan Waste Heat Boiler (53-Bf-4002) di Unit Utility-1 Pt. Pupuk Iskandar Muda
PT. Iskandar Muda fertilizer using a fosfat treatment to control pH in boiler water
systems. Fosfat treatment was chosen because it is more profitable than caustic soda
(NaOH) treatment which was already known in advance. In the fosfat treatment, fosfat
concentration and pH is controlled with the use of a mixture of disodium fosfat
(Na2HPO4, Na/PO4 = 2.0) and trisodium fosfat (Na3PO4, Na/PO4 = 3.0), so that the
target pH and fosfat in boiler water can be achieved, keeping in effectively maintain
the concentration of free caustic in a very low value.63 HalamanKertas Karya Diplom
SOSIOTEKNOLOGI Kearifan Lokal: Komoditas Era Revolusi Industri 5.0
Book Title : SOSIOTEKNOLOGI Kearifan Lokal: Komoditas Era Revolusi Industri 5.0
Author Names : Dicky R. Munaf dan Susanto
Year of Publication : 2021
Publisher : ITB Press, Gedung Perpustakaan Pusat ITB, Jl. Ganesa No. 10 Bandung 40132, Jawa Barat
Number of pages : 293 pages
ISBN Number : 978-623-297-131-8
Book review by : Muhamad Firman Al-Faha
PT. Indah Kiat Pulp & Paper Tbk-Perawang Mill Accepting Incoming Proposals And Event Organizer
UJI ANTIBAKTERIAL KOMBINASI MINYAK ATSIRI BUNGA CEMPAKA PUTIH (MAGNOLIA ALBA), KENANGAN (CANANGA ODORATA) DAN MELATI (JASMINUM SAMBAC) SEBAGAI PARFUME
ABSTRAKMinyak atsiri bunga Jasminum sambac, Magnolia alba, dan Cananga odorata didistilasi untuk menggantikan peran-peran negatif dari penggunaan bahan baku sintesis dalam pembuatan perfume. distilasi minyak atsiri beberapa bunga tersebut menggunakan distilasi air dan ekstraksi dengan pelarut n-heksana. Rendemen minyak atsiri bunga J. sambac, M. alba, dan C. odorata berurutan sebesar 0,71 % b/b; 0,06 % v/b; dan 0,42 % v/b. Komposisi optimum perfume melalui uji organoleptik diperoleh komposisi 5% J. sambac, 3% M. alba, 2% C. odorata, 5% P. cablin dan 85% Alkohol. Aktivitas antibakterial minyak J. sambac pada kultur S. aureus dan E. coli dengan rata-rata zona hambat sebesar 8,00 mm dan 8,33 mm , minyak M. alba dengan zona hambat sebesar 15.66 mm dan 17,66 mm, minyak C. odorata memiliki zona hambat sebesar 12,66 mm dan 13,66 mm. Minyak atsiri secara umum memiliki aktivitas yang baik dalam menghambat pertumbuhan bakteri sedangkan kombinasi minyak atsiri tersebut memiliki aktivitas sedang dalam menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus dan E. coli dengan diameter sebesar 8,00 mm dan 8,33 mm. minyak atsiri yang diperoleh memiliki aktivitas yang baik dalam menghambat bakteri Gram negatif dibandingkan Gram positif serta kombinasi beberapa minyak atsiri memiliki aktivitas sedang dalam menghambat pertumbuhan bakteri yang digunakan dalam penelitian ini.Kata kunci : Minyak atsiri, J. sambac, M. alba, C. odorata, S. aureus, E. coliABSTRACTThe essential oils of Jasminum sambac, Magnolia alba, and Cananga odorata are distilled to replace the negative roles of synthetic ingredients in the manufacture of perfume. Distillation of some of the volatile oils using a water distillation and extraction with n-hexane solvent. The yield of essential oil of J. sambac, M. alba, and C. odorata respectively was 0.71% w/w; 0.06% v/w; and 0.42% v/w. The optimum composition of perfume through organoleptic test was obtained by composition of 5% J. sambac, 3% M. alba, 2% C. odorata, 5% P. cablin and 85% alcohol. Antibacterial activity of J. sambac oil on cultures of S. aureus and E. coli with average inhibitory zones of 8.00 mm and 8.33 mm, M. alba oil with inhibit zone of 15.66 mm and 17.66 mm, oil C. odorata has a drag zone of 12.66 mm and 13.66 mm. Essential oils generally have good activity in inhibiting bacterial growth while the combination of essential oils has moderate activity in inhibiting the growth of S. aureus and E. coli bacteria with a diameter of 8.00 mm and 8.33 mm. The essential oil obtained has good activity in inhibiting Gram negative bacteria compared to Gram positive and combination of several essential oils have moderate activity in inhibiting bacterial growth used in this research.Keywords : Essential oil, J. sambac, M. alba, C. odorata, S. aureus, E. col
Hadits Arba’in Berbasis Animasi Menggunakan Adobe Flash Profesional CS3
Memperkenalkan Hadits Arba’in pada tingkat kanak-kanak, remaja serta orang tua
sangatlah penting karena dengan mereka mengerti arti penting sebuah hadits arba’in,
dalam sebelum melakukan sesuatu tersebut maka akan mendapatkan bekal ilmu untuk
dimasa depan mereka karena mengingat banyaknya anak-anak yang mensepelekan hal
tersebut. Aplikasi yang penulis buat adalah Hadits Arba’in Berbasis Animasi
Menggunakan Adobe Flash Profesional CS3. Penulis tertarik membuat aplikasi ini
karena akan dapat memfasilitasi tentang ilmu agama bagi umat islam sehingga anak anak, remaja serta orang tua dapat lebih mengerti dan cepat memahami karena dengan
menggunakan suatu animas. Perangkat lunak yang dibutuhkan untuk membuat
animasi ini adalah Adobe Flash CS3. Sasaran aplikasi ini adalah anak-anak ataupun
kalangan umum.76 HalamanKertas Karya Diplom
ANALISIS MATERIAL TANAH TIMBUN DARI DESA PEUKAN BILUY KECAMATAN DARUL KAMAL DENGAN MENGGUNAKAN ANGKA KESESUAIAN (SUITABILITY NUMBER)
Analysis Of Export Flow Process Activities Of Cv. Candra Graha-C
This study aims to find out how the flow of CV. Chandra Graha. This study uses a qualitative descriptive method that is explained systematically and described precisely and clearly. The data collection technique used is by using interviews, observation and documentation. The research results obtained from the export activities of CV. Candra Graha-C Bengkalis showed that the export process was in accordance with export-import procedures. CV export activity process. Candra Graha started from looking for export commodities, arranging licensing documents, shipping processes, export flows and payment processes. Product export activities of CV. Candra Graha has been carried out in a very systematic and clear manner so that this business opportunity is large enough to be carried out by business people with the right procedures
KEWENANGAN DEBITUR DALAM PENUNDAAN KEWAJIBAN PEMBAYARAN UTANG PADA BANK MANDIRI CABANG DUMAI
Dalam hubungan antara debitur dan kreditur dalam hal utang piutang
berbagai hal dapat saja terjadi, mulai dari keterlambatan membayar utang oleh
debitur sampai kepada ingkar janji atau wanprestasi, bahkan dalam perjalanannnya
ada sebagian nasabah yang tidak mampu lagi membayar angsuran, dan meminta
kepada kreditur atau pihak bank untuk menunda pembayaran angsuran tersebut,
sampai kondisi keuangan nasabah normal.
Pada dasarnya debitur dapat mengajukan permohonan kepada pihak bank
untuk menunda pembayaran utang atau mengajukan permohonan untuk
menurunkan suku bunga, hal ini dilakukan untuk membantu nasabah yang sedang
dalam kesulitan keuangan untuk membayar angsuran, namun permasalahan yang
timbul dari penundaan pembayaran hutang tersebut, adalah mengenai kewenangan
debitur terhadap barang atau barang jaminan dalam perjanjian kredit tersebut.
Sebenarnya dalam penundaan pembayaran utang tersebut debitur tidak
dibenarkan untuk memindahtangankan jaminan kepada pihak lain, baik bangunan
rumah atau tanah atau benda lainnya yang menjadi jaminan, namun ketika penulis
mengadakan observasi lapangan disalah satu perusahaan pembiayaan swasta, ada
suatu temuan yang menurut penulis tidak sesuai dengan konsep perbankan yang
sudah diatur pada Peraturan OJK No 11/POJK.03/2015, dengan begitu penulis
tertarik untuk meneliti temuan tersebut. Dari uraian diatas, maka penulis mencoba
mengarahkan penelitian ini kepada salah satu perusahaan perbankan yaitu Bank
Mandiri Cabang Dumai, dan membatasi ruang lingkup rumusan masalah menjadi
dua bagian, adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Bagaimana kewenangan debitur dalam keadaan penundaan kewajiban
pembayaran utang pada Bank Mandiri Cabang Dumai?
2. Bagaimana kewenangan kreditur terhadap debitur dalam keadaan penundaan
kewajiban pembayaran utang pada Bank Mandiri Cabang Dumai?
Adapun tujuan penulis melakukan penelitian ini adalah, Untuk mengetahui
yang menjadi kewenangan debitur dan kreditur dalam penundaan kewajiban
pembayaran utang pada Bank Mandiri Cabang Dumai. Seterusnya jenis penelitian
yang dilakukan penulis dalam penelitian ini, adalah penelitian hukum sosiologis,
yaitu suatu penelitian yang bertujuan untuk membuka jalan bagi peneliti untuk
mengadakan penelitian atau kajian yang mendalam, sementara populasi dan
sampel yang penulis jadikan dalam penelitian ini adalah, Bagian Keredit,
pemasaran, dan nasabah yang mengajukan permohonan penundaan pembayaran
hutang di Bank Mandiri Cabang Dumai, dan teknik yang dijadikan penulis dalam
pengamilan sampel adalah dengan menggunakan metode purposive sampling,
untuk memperoleh data yang diperlukan dalam penelitian ini, maka penulis
menggunakan teknik observasi, wawancara dan study kepustakaan, dan adapun
metode analisa data yang digunakan adalah metode kualitatif.
Dari hasil penelitian yang di dapatkan di lapangan, antara lain adalah
debitur atau nasabah dapat mengajukan penghitungan ulang utangnya untuk
memperkecil angsuran, dalam masa ini terjadi penundaan pembayaran utang.
Kemudian nasabah dapat mengajukan perubahan terhadap tanggal jatuh tempo
yang disesuaikan dengan kondisi keuangannya, dan dalam masa penundaan
ii
pembayaran utang tersebut nasabah dapat menggunakan barang jaminan, serta
nasabah berhak untuk memberitahukan kepada pihak bank pada saat membayar
angsuran setelah dilakukan perhitungan ulang terhadap utangnya. Kewenangan
kreditur terhadap debitur dalam keadaan penundaan kewajiban pembayaran utang
pada Bank Mandiri Cabang Dumai, antara lain adalah pihak bank selaku kreditur
berhak untuk melakukan survey ke tempat tinggal nasabah dan melihat kondisi
yang sebenarnya, dan pihak bank juga memastikan bahwa barang jaminan tetap
utuh seperti semula, serta melarang debitur untuk tidak memindahkan barang
jaminan kepada pihak lain, seperti dijual, disewakan, digadaikan dan sebagainya.
Kemudian pihak bank juga berhak memperingatkan nasabah agar
memberitahukan kondisi yang sebenarnya kepada pihak bank
- …
