226 research outputs found

    KONTRIBUSI PEMBANGUNAN JEMBATAN SULTAN ABDUL JALIL RAHMAD SYAH DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT TELUK MASJID KEC. SUNGAI APIT KAB. SIAK

    Get PDF
    Penelitian ini di latar belakangi oleh kondisi kehidupan Masyarakat Kampung Teluk Masjid setelah adanya pembangunan jembatan Sultan AbduL Jalil Rahmad Syah. Yang mana dalam pembangunan jembatan ini dapat mempermudah kegiatan atau aktivitas masyarakat sehingga peningkatan kualitas kehidupan juga akan tercapai. Permasalahan dalam penelitian ini ialah bagaimana kontribusi pembangunan jembatan Sultan Abdul Jalil Rahmad Syah dalam meningkatan kesejahteraan masyarakat ? untuk mengetahui lebih lanjut tentang hal ini perlu dikaji dalam suatu penelitian. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, penelitian ini dilakukan di Kampung Teluk Masjid. Informan penelitian di tetapkan dengan menggunakan Purposive atau untuk menentukan informannya dengan pertimbangan-pertimbangan. Wawancara dilakukan dengan 10 ( sepuluh ) orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun kontribusi pembangunan jembatan Sultan Abdul Jalil Rahmad Syah dalam meningkatan kesejahteraan masyarakat Teluk Masjid Kec. Sungai Apit Kab. Siak antara lain : adanya kelancarkan distribusi barang dan jasa, terciptakan lapangan usaha baru, adanya peningkatkan pendapatan masyarakat. Hasil penelitian ini adalah benar ada kontribusi pembangunan jembatan Sultan Abdul Jalil Rahmad Syah dalam meningkatan Kesejahteraan Masyarakat Kampung Teluk Masjid Kec. Sungai Apit Kab. Siak. Berdasarkan indikator adanya kelancaran distribusi barang dan jasa, terciptanya lapangan usaha baru, dan adanya peningkatan pendapatan masyarakat. Kata kunci : Kontribusi, Pembangunan, Kesejahteraan Masyaraka

    Pola Komunikasi Sultan Syaibun Abdul Jalil Rahmad Syah Dalam Mengembangkan Islam Di Kerajaan Asahan Tahun 1933-1980

    Get PDF
    Dalam kehidupan di lingkungan kerajaan, komunikasi yang dilakukan oleh seorang Sultan/raja yang sedang berkuasa haruslah mampu disesuaikan dengan kondisi politik, sosial, ekonomi dan kebudayaan yang sedang berjalan di wilayah tersebut. Seorang sultan dituntut untuk mampu berkomunikasi dengan baik kepada rakyatnya terutama dalam mengembangkan pola pemerintahan yang harus ia sesuaikan dengan zaman ketika memimpin. Penelitian ini membahas bagaimana pola komunikasi yang dilakukan oleh Sultan Syaibun Abdul Jalil Rahmad Syah di Kesultanan Asahan dalam mengembangkan Islam di wilayahnya. Komunikasi itu juga menggunakan beberapa media yang menghasilkan efek ketika ia memimpin sebagai seorang sultan. Penelitian kualitatif dan dengan berbagai bahan-bahan literatur dan wawancara dari berbagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunkasi Sultan Syaibun Abdul Jalil Rahmad Syah dalam mengembangkan Islam di Kerajaan Asahan Tahun 1933- 1980 adalah Pola Komunkasi Primer, Sekunder dan Linear. Selain menggunakan Pola Komunikasi tersebut Sultan juga menggunakan beberapa media serta keberhasilan dalam mengembangkan Islam di Kesultanan/Kerajaan Asahan

    Rahmad Syah's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    Pengaruh Penggunaan Strategi Hot Seat dalam Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa di SMA Taruna Mandiri Pekanbaru.

    Get PDF
    ABSTRAK Seroja Rahmad Syah, (2019): Pengaruh Penggunaan Strategi Hot Seat dalam Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa di SMA Taruna Mandiri Pekanbaru. Penelitian ini dilakukan berdasarkan masalah siswa dalam berbicara. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki apakah ada pengaruh yang signifikan dari menggunakan Strategi Hot Seat dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Penelitian ini memiliki dua variabel, Strategi Hot Seat sebagai variabel independen dan keterampilan berbicara siswa sebagai variabel dependen. Penelitian ini adalah penelitian quasi-experiment. Peneliti memilih dua kelas dari populasi dengan menggunakan teknik cluster random sampling; kelas eksperimen dan kelas kontrol. Ada 65 siswa sebagai sampel dari 76 siswa. Dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan tes berbicara. Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan statistik deskriptif dan formula t-test sampel independen dihitung dengan menggunakan versi SPSS 23 dilanjutkan dengan menggunakan rumus eta square. Hasil analisis data menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan menggunakan strategi Hot Seat pada keterampilan berbicara siswa, dimana Sig. (2-tailed) 0,035 memiliki nilai kurang dari 0,05. Dengan demikian, Ha diterima dan Ho ditolak. Selain itu, ada efek signifikan menggunakan Strategi Hot Seat dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa di SMA Taruna Mandiri Pekanbaru, di mana hasil eta square adalah 0,07. Kata kunci: Strategi Hot Seat, Keterampilan Berbicar

    ANALISIS KOMPARATIF KINERJA SAHAM AKTIF DAN SAHAM TIDAK AKTIF (SEBUAH STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2017-2020)

    Get PDF
    ABSTRAK “ANALISIS KOMPARATIF KINERJA SAHAM AKTIF DAN SAHAM TIDAK AKTIF (SEBUAH STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2017-2020)” OLEH: RAHMAD SYAH PUTRA NIM: 11673101448 Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk menguji apakah ada perbedaan kinerja antara perusahaan saham aktif dan perusahaan saham tidak aktif. Penelitian ini menggunakan Profitabilitas, Leverage, Price Earning Ratio (PER) dan Market Value Added (MVA) untuk menilai kinerja perusahaan. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 40 perusahaan dengan metode penarikan sampel menggunakan metode purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berupa laporan keuangan tahunan. Metode analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan uji hipotesis menggunakan uji Mann Whitney U-test. Hasil analisis uji Mann Whitney U-test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai profitabilitas dan Market Value Added (MVA) antara saham aktif dan saham tidak aktif. Sedangkan nilai leverage dan Price Earning Ratio (PER) antara saham aktif dan saham tidak aktif tidak terdapat perbedaan. Kata Kunci : Saham Aktif, Saham Tidak Aktif, Profitabilitas, Leverage, Price Earning Ratio(PER) dan Market Value Added (MVA

    STRATEGI PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN PADA SMA NEGERI 3 MEULABOH KECAMATAN JOHAN PAHLAWAN KABUPATEN ACEH BARAT

    No full text
    STRATEGI PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN PADASMA NEGERI 3 MEULABOH KECAMATAN JOHAN PAHLAWAN KABUPATEN ACEH BARATOleh: Rahmad Syah PutraNIM: 1409200050039Komisi Pembimbing:1. Prof. Dr. Murniati AR, M. Pd.2. Dr. Bahrun, M. Pd.ABSTRAKPeningkatan mutu pendidikan merupakan salah satu keharusan untuk memenuhi kebutuhan sekolah dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: perencanaan, implementasi, pengawasan dan evaluasi program peningkatan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data: observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Ketua MGMP, Komite Sekolah dan Pengawas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Peren-canaan peningkatan mutu pendidikan dilaksanakan oleh Kepala Sekolah dengan menyusun program sekolah sesuai dengan visi dan misi sekolah. Program yang disusun berupa penambahan jam pelajaran, peningkatan mutu guru melalui penataran, pelatihan guru, pelaksanaan supervisi, dan pendidikan lanjutan bagi guru. Sedangkan program perencanaan peningkatan mutu bagi siswa meliputi peningkatan pendidikan siswa melalui program kegiatan kokurikuler seperti: praktik ibadah, pramuka, latihan kepemimpinan, pembinaan bakat minat yang difokuskan kepada empat bidang kegiatan yang meliputi: bidang keagamaan, ilmu pengetahuan dan teknologi, olah raga, serta bidang kesenian; (2) Implementasi program peningkatan mutu dilakukan dengan melaksanakan program sekolah yang telah direncanakan seperti: pemberian tugas dalam kegiatan kurikuler dan kokurikuler, memberi dukungan dan motivasi bagi guru yang melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, pemantapan UAS dan UAN, mendatangkan narasumber, mengadakan rapat rutin, serta memberdayakan Komite Sekolah. (3) Pengawasan program peningkatan mutu pendidikan dilaksanakan oleh Kepala Sekolah pada personil pada awal dan akhir semester untuk mengetahui tingkat ketercapaian kurikulum yang diterapkan. (4) Evaluasi program peningkatan mutu pendidikan dilakukan oleh Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah dengan mengacu pada program pengendalian mutu dan pedoman evaluasi pendidikan dilengkapi dengan instrumennya, dengan mencakup evaluasi hasil, proses pelaksanaan, dan faktor-faktor manajerial pendukung proses pendidikan.Kata kunci: Strategi, Peningkatan Mutu, dan Pendidika

    Design Hotel Resort Lingga Village, Karo Regency With Vernacular Architecture Theme

    No full text
    73 HalLingga adalah salah satu desa yang menjadi daerah tujuan wisata di kabupaten karo sumatera utara yang terletak di ketinggian sekitar 1.200 m dari permukaan laut, lebih kurang 15 km dari berastagi. Lingga is one of the villages that has become a tourist destination in Karo Regency, North Sumatra, which is located at an altitude of about 1,200 m above sea level, approximately 15 km from Berastagi

    Partisipasi Masyarakat Terhadap Penanggulangan Narkoba Pada Remaja Di Desa Bandar Khalifah Kecematan Percut Sei Tuan

    No full text
    Narkoba atau napza, pada awalnya merupakan zat-zat yang digunakan untuk tujuan medis atau zat-zat yang sering digunakan di bidang kesehatan (kedokteran). Narkoba atau napza di bidang kesehatan digunakan untuk menghilangkan rasa sakit, misalnya heroin. Akan tetapi dalam perkembangannya, narkoba menjadi musuh bersama dalam masyarakat karena narkoba disalahgunakan manfaatnya oleh sekolompok penggunanya. Penyalah gunaan narkoba ini kemudian mengakibatkan kemunculan tindakan penyimpangan sosial dalam masyarakat. Oleh karena itu, selain lembaga terkait yang mempunyai kewenangan terhadap pencegahan peredaran dan pencegahan narkoba seperti Badan Narkotika Nasional, maka para pihak mulai dari masyarakat, lembaga desa, dan forum kemitraan polisi masyarakat harus saling bekerjasama dalam upaya penanggulangan narkoba. Akan tetapi pada kenyataannya kerjasama para pihak khususnya seperti lembaga desa dan forum kemitraan polisi masyarakat tidak dapat berjalan dengan baik. Selama ini kegiatan yang dilakukan dalam upaya pencegahan hanya sebatas inisiasi dari masyarakat dan program-program desa yang diintegrasikan dalam kegiatan yang sudah dilaksanakan dan menjadi bagian dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat. Tujuan penelitian ini yang pertama adalah untuk mengetahui kegiatankegiatan yang diikuti oleh masyarakat terkait penanggulangan narkoba di lembaga-lembaga terkait. Yang kedua adalah untuk mendeskripsikan bentukbentuk tindakan masyarakat dalam upaya tanggap terhadap penanggulangan narkoba. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualititif. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara dan dokumentasi. Teknikanalisis data dilakukan dengan menelaah seluruh data yang tersedia dari berbagai sumberdaya yang terkumpul, mempelajarai data, menelaah, menyusunnya dalam satuan-satuan yang kemudian dikategorikan dan dianalisis. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa partsipasi masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan narkoba di Desa Bandar Khalifah Kecamatan PercutSei Tuan meliputi beberapa hal, yaitu dalam bidang keagamaan, bidang olah raga dan bidang sosial laiinya seperti gotongroyong, rapat desa, pembentukan panitia kegiatan kemasyarakatan dan lain-lain. Sedangkan bentuk-bentuk tindakan dalam upaya tanggap terhadap penanggulangan narkoba adalah meliputi sosialisasi dalam mimbar dakwah, memberi laporan jika terdapat tindakan penyalahgunaan narkoba, mendukung serta membantu segala program-program kerja dari pihak penegak hukum dan pemerintah, bekerja sama antar pemuda, mengawasi dan memantau para remajanya

    Application of Fuzzy C-Means Clustering for Human Resource Development Data Clustering

    No full text
    58 HalamanData mining adalah proses untuk medapatkan informasi yang berguna dari basis data yang besar dan perlu diekstraksi agar menjadi informasi baru dan dapat membantu dalam pengambilan keputusan. Sebagai bidang ilmu yang relative baru Data mining menjadi salah satu pusat perhatian para akademis maupun praktisi. Dan salah satu tekniknya yaitu clustering sebuah metode pengelompokkan data. Clustering sebuah proses untuk mengelompokkan data ke dalam beberapa cluster atau kelompok sehingga dalam satu cluster memiliki tingkat kemiripan yang maksimum dan data antar cluster memilki kemiripan. Fuzzy C-Means adalah suatu algoritma pengklasteran data yang mana keberadaan tiap-tiap titik data dalam suatu cluster ditentukan oleh derajat keanggotaannya. Untuk data hrd yang digunakan adalah suatu data pegawai yang mengajukan pensiun, data pegawai yang memiliki jabatan, lama waktu bekerja perlu di kelompokkan agar dapat menentukan kelompok data berdsarkan jabatan, lama jabatan, untuk dilakukan prioritas dalam mengajukan berkas pegawai. Oleh karena itu penilitian ini merumuskan masalah yaitu bagaimana menerapkan algoritma Fuzzy C-Means kedalam suatu sistem untuk menggelompokkan pegawai yang mengajukan pensiun. penulis memiliki tujuan untuk membangun sebuah sistem dan menerapkan metode dalam sistem agar mempermudah dalam pengurusan berkas pensiun pegawai. Pengujian dengan data berjumlah 1303 data Human Resource Development dengan jumlah cluster 1 dengan masing-masing iterasi sebanyak 3 dan minimum error 0.7 mendapatkan hasil Silhouette Index (SI) 0.95504618735587, untuk cluster 2 mendapatkan hasil Silhouette Index (SI) 1. Silhouette Coefficient (SC) pada clustering Human Resource Development dengan menggunakan meode Fuzzy C-Means mendapatkan hasil 0.97254424443181 pada jumlah cluster 2 dengan kode C0008, yang artinya struktur clustering bagus. Data mining is the process of obtaining useful information from a large database and needs to be extracted so that it becomes new information and can assist in decision making. As a relatively new field of science, data mining has become a center of attention for both academics and practitioners. Clustering is a process of grouping data into several clusters or groups so that one cluster has the maximumlevel of similarity and the data between clusters have similarities. Fuzzy C-Means is a data clustering algorithm in which the existence of each data point in a cluster is determined by its membership degree. For HRD data used is employee data applying for retirement, employee data with positions, length of time working needsto be grouped so that data groups can be determined based on position, length of office, to be prioritized in submitting employee files. Therefore, this research formulates a problem, namely how to apply the fuzzy cmeans algorithm into a system to classify employees applying for retirement. the author has a goal to build a system and apply methods in the system to make it easier to manage employee retirement files. Testing with data totaling 1303 Human Resource Development data with the number of clusters 1 with each iteration of 3 and a minimum error of 0.7 obtained the results of the Silhouette Index (SI) 0.95504618735587, for cluster2 the results of the Silhouette Index (SI) 1. Silhouette Coefficient (SC) in Human Resource Development clustering using the Fuzzy C-Means method, the results are 0.97254424443181 in the number of clusters 2 with code C0008, which means a good clustering structure

    Comparison of Resnet-50 and Inceptionv3 Architecture in Classification of Covid 19 Based on X Ray Image

    No full text
    39 HalamanPenyakit yang akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat masyarakat di seluruh dunia ditemukan pertama kali pada kota Wuhan, Provinsi Hubei, China yang kemudian dilaporkan ke Organisasi Kesehatan Dunia yaitu WHO(World Health Organization) pada 31 Desember 2019 merupakan wabah penyakit yang menginfeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus yang disebut dengan istilah Severe Acute Respiratory Syndrome Corona Virus 2 (SARS-CoV-2). Convolutional Neural Network (CNN) dapat dimanfaatkan untuk mendeteksi paru-paru terinfeksi COVID-19 melalui citra x-ray. Model deep learning yang digunakan pada penelitian ini adalah arsitektur resnet-50 dan inception v3. Penelitian ini menggunakan beberapa parameter yaitu epoch, batch size dan optimizer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arsitektur resnet-50 maupun inception v-3 mempunyai epoch yang paling baik adalah epoch yang berjumlah 25, dengan batch yang paling baik adalah 200 dan optimizer yang paling baik adalah adam. Secara keseluruhan hyperparameter yang paling optimal pada kondisi epoch 25, batch 200 optimizer adam dengan akurasi berjumlah 99% dimana waktu komputasi dimana inception v-3 membutuhkan total waktu 6 jam sedangkan resnet-50 9 jam 21 menit. Arsitektur inception v3 adalah arsitektur yang paling optimal dalam klasifikasi covid-19 berdasarkan citra x-ray. The disease, which has recently become a hot topic of conversation among people around the world, was first discovered in the city of Wuhan, Hubei Province, China, which was later reported to the World Health Organization, namely the WHO (World Health Organization) on December 31, 2019 as an outbreak of a disease that infects the respiratory tract. It is caused by a virus known as Severe Acute Respiratory Syndrome Corona Virus 2 (SARS-CoV-2). Convolutional Neural Network (CNN) can be used to detect COVID-19-infected lungs through x-ray images. The deep learning model used in this research is the resnet-50 architecture and inception v3. This study uses several parameters, namely epoch, batch size and optimizer. The results showed that the resnet-50 and inception v-3 architectures had the best epochs of 25, with the best batch being 200 and the best optimizer being adam. Overall, the most optimal hyperparameter is in epoch 25, batch 200 optimizer adam with 99% accuracy where the computation time where Inception v-3 takes a total of 6 hours while resnet-50 is 9 hours 21 minutes. Inception v-3 architecture is the most optimal architecture in the classification of covid-19 based on x-ray images
    corecore