1,722,842 research outputs found
Evicted from its own home: Modelling habitat suitability for the endemic Bali Starling (Leucopsar rothschildi)
Video of the AIPSSA 3MT Finalist 2017, Sutomo, Edith Cowan University, Evicted from its own HOME: Modelling Habitat Suitability for the Endemic Bali Starlin
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS DI SDN GUGUS dr. SUTOMO KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN
Masalah yang ditemukan yaitu tingkat perhatian orang tua siswa kurang
terhadap pendidikan anak, banyak orang tua yang hanya sibuk dengan
pekerjaannya sehingga tidak memberikan perhatian dan pengarahan kepada
anaknya dalam bidang sekolah. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu, (1)
Seberapa tinggi tingkat pendidikan orang tua siswa di SDN Gugus dr. Sutomo
Kajen Kabupaten Pekalongan? (2) Seberapa tinggi tingkat hasil belajar IPS siswa
di SDN Gugus dr. Sutomo Kajen Kabupaten Pekalongan? (3) Bagaimanakah
Pengaruh tingkat pendidikan orang tua terhadap hasil belajar IPS di SDN Gugus
dr. Sutomo Kajen Kabupaten Pekalongan?. Penelitian ini bertujuan untuk (1)
Mendiskripsikan tingkat pendidikan orang tua siswa di SDN Gugus dr. Sutomo
Kajen Kabupaten Pekalongan. (2) Mendiskripsikan tingkat Hasil Belajar mata
pelajaran IPS siswa di SDN Gugus dr. Sutomo Kajen Kabupaten Pekalongan. (3)
Menguji pengaruh tingkat pendidikan orang tua terhadap Hasil Belajar IPS kelas
III SDN Gugus dr. Sutomo Kajen Kabupaten Pekalongan.
Penelitian menggunakan metode korelasi. Lokasi penelitian di SDN Gugus
dr. Sutomo Kajen Kabupaten Pekalongan. Populasi penelitian ini yaitu terdapat
145 siswa kelas III SDN Gugus dr. Sutomo Kajen Kabupaten Pekalongan.
Pengambilan sampel dengan menggunakan proporsi atau proportional sampling
diperoleh 58 siswa. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi,
dokumentasi, angket dan tes. Analisis data awal atau uji prasyarat dengan
menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan linieritas. Sedangkan analisis data
akhir yang dipakai untuk menguji hipotesis adalah dengan teknik analisis regresi
sederhana.
Hasil penelitian ini adalah: Terdapat Pengaruh positif Tingkat Pendidikan
Orang Tua terhadap Hasil Belajar IPS yang ditunjukkan dengan nilai koefisien
korelasi sebesar 0,686 dan koefisien determinasi sebesar 0,470 yang artinya
sebesar 47% variabel Tingkat Pendidikan Orang Tua mempengaruhi Hasil
Belajar IPS.
Berdasarkan hasil pembahasan analisis di atas dapat disimpulkan tingkat
pendidikan orang tua siswa kelas III di SDN Gugus dr. Sutomo Kajen Kabupaten
Pekalongan dalam kategori menengah. Hasil belajar IPS siswa kelas III di SDN
Gugus dr. Sutomo Kajen Kabupaten Pekalongan dalam kategori tuntas. Sebagai
orang tua sebaiknya menempuh pendidikan semaksimal mungkin agar dapat
membimbing anak-anaknya untuk berprestasi
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN MOTIVASI KARYAWAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN BANK MANDIRI CABANG JAMBI DR SUTOMO
Penelitian ini ini bertujuan Pengujian untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional terhadap kinerja karyawan Bank Mandiri Cabang Jambi Dr Sutomo, untuk menganalisis pengaruh motivasi karyawan terhadap kinerja karyawan Bank Mandiri Cabang Jambi Dr Sutomo dan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional dan motivasi karyawan secara bersama-sama terhadap kinerja karyawan Bank Mandiri Cabang Jambi Dr Sutomo. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari survey dengan menggunakan kuisioner. Jumlah Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 56 karyawan Bank Mandiri Cabang Jambi Dr Sutomo. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Total skor variabel kecerdasan emosional karyawan Bank Mandiri Cabang Jambi Dr Sutomo adalah sebesar 1348 yang pada tingkatan yang cukup baik, sementara tanggapan responden motivasi kerja karyawan Bank Mandiri Cabang Jambi Dr Sutomo masih berada pada tingkatan yang cukup baik, dengan nilai total skor sebesar 1564, hal yang sama juga terjadi pada variabel Kinerja dengan nilai total skor 1561 yang pada tingkatan yang cukup baik. 2) Secara bersama-sama kecerdasan emosional dan motivasi kerja mampu mempengaruhi kinerja karyawan sebesar 0,409 atau sebesar 40,9 persen, sementara sisanya sebesar 59,1 persen dipengaruhi variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dengan koefisien korelasi sebesar 0,639 menunjukkan bahwa hubungan antara kecerdasan emosional dan motivasi kerja secara langsung sangat kuat
Potret Perjuangan Sutomo dalam Upaya Melestarikan Pembuatan Keris Melalui Film Dokumenter "Tempa Warisan Majapahit"
Keris merupakan senjata tikam berbentuk asimetris dengan ujung runcing dan tajam pada kedua sisinya sebagai warisan budaya asli Indonesia. Penggunaannya pada zaman dahulu, tepatnya zaman kerajaan Majapahit sebagai sebuah senjata untuk berperang atau sebagai pelengkap ritual. Namun pada saat ini keris telah berubah fungsi. Dari senjata tikam dan pelengkap ritual, keris kemudian berkembang menjadi simbol status sosial dan simbol untuk menunjukkan kekuasaan maupun harapan dari pemiliknya. Penerapan genre potret dimaksudkan mengupas aspek human interest individu atau kelompok. Biasanya mereka adalah orang dengan pengalaman unik, menarik atau dapat mengedukasi penonton. Pada film dokumeter “Tempa Warisan Majapahit”, genre potret menonjolkan sisi human interest berupa gagasan dan kegiatan dari sosok Sutomo dalam upaya melestarikan keris. Keunggulan penerapan genre potret ialah mengemas aspek human interest sosok Sutomo sebagai informasi inspiratif sekaligus memberi wawasan kepada penoton. Aspek human interest pada sosok Sutomo ialah perjuangan dan gagasannya dalam upaya mengedukasi mahasiswa dan wisatawan. Hal itu Sutomo lakukan karena masih ada saja masyarakat menjauhi keris karena takut. Dengan upayanya, Sutomo berharap keris dapat lebih berkembang dan pelestariannya bukan dari dirinya saja
Pengaruh Kepuasan Kerja Karawan Terhadap Komitmet Organisasi Pada PT. Agung Automall Sutomo Cabang Pekanbaru
this resesrch was conduted to find out and analyze employee job satifaction and origanizational commitment at pt. agung automall sutomo pekanbaru branch and its influence. this research was conducted with quantitative descriptive methods using primary data and secondary data obtained through interview or interview and research questionnaries. respondents taken ware 37 employees of marketing devision as research samples. from the results of the study note that job satisfaction affects the organizational commitment variabel at pt. agung automall sutomo pekanbaru branch
Analisis Pengaruh Hambatan Samping Terhadap Tingkat Pelayanan Jalan Sutomo di Kota Medan
Jalan Sutomo di Kota Medan memiliki tingkat pergerakan kendaraan yang tinggi sehingga sering terjadinya kemacetan lalu lintas. Selain itu banyak ditemukan hambatan samping yang menyebabkan pergerakan kendaraan menjadi terganggu. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis pengaruh hambatan samping terhadap tingkat pelayanan Jalan Sutomo di Kota Medan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kondisi eksisting dan pengaruh hambatan samping terhadap tingkat pelayanan Jalan Sutomo di Kota Medan. Metode yang digunakan adalah survey secara langsung ke lapangan. Lokasi penelitian berada pada STA 0+050 sampai STA 0+450 yang terbagi dalam 2 segmen yaitu segmen A dan segmen B. Survey dilakukan selama 2 hari pada Jumat (weekday) dan Sabtu (weekend) dengan durasi 2 jam per periode waktu yaitu periode pagi, siang, dan sore. Acuan yang digunakan adalah Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI 1997). Data sekunder berupa jumlah penduduk Kota Medan tahun 2022 dan STA jalan. Data primer berupa data geometrik jalan, volume lalu lintas, dan hambatan samping. Jalan Sutomo adalah jalan dengan tipe 4/1 UD (tak terbagi) dan lebar 15,7 meter. Hasil analisis volume lalu lintas yang terpadat pada hari Jumat segmen A adalah 2796 kend/jam, sedangkan segmen B adalah 4272 kend/jam. Total hambatan samping paling banyak pada segmen A adalah 1401 kejadian/200m/jam, sedangkan segmen B adalah 1295 kejadian/200m/jam. Jumlah volume lalu lintas yang terpadat pada Sabtu segmen A adalah 2800 kend/jam, sedangkan pada segmen B adalah 5151 kend/jam. Jumlah hambatan samping yang paling banyak terjadi pada segmen A adalah 1442 kejadian/200m/jam, sedangkan segmen B adalah 1361 kejadian/200m/jam. Hasil analisis menunjukkan bahwa kondisi eksisting hambatan samping pada ruas Jalan Sutomo adalah hambatan samping dengan kelas sangat tinggi (VH). Hambatan samping yang terjadi pada lokasi penelitian adalah pejalan kaki, kendaraan bergerak lambat, kendaraan keluar/masuk, dan kendaraan berhenti/parkir. Pejalan kaki dan kendaran yang berhenti/parkir merupakan hambatan samping yang paling dominan terjadi pada lokasi penelitian. Hasil analisis derajat kejenuhan pada ruas Jalan Sutomo adalah 1,230 segmen A dan 1,852 segmen B pada hari Jumat, sedangkan pada hari Sabtu adalah 1,151 segmen A dan 2,419 segmen B. Berdasarkan hasil dari nilai derajat kejenuhan yang lebih dari 1 maka nilai tingkat pelayanan Jalan Sutomo di Kota Medan adalah F. Nilai tingkat pelayanan jalan F merupakan jalan yang memiliki arus lalu lintas terhambat/macet dan kecepatan kendaraan yang rendah
DISTRIBUSI ORAL SQUAMOUS CELL CARCINOMA DI RSUD DR. SUTOMO PERIODE 2010 - 2015
Latar belakang: Oral squamous cell carcinoma (OSCC) merupakan salah satu tumor rongga mulut yang paling sering terjadi. Kasus Oral Squamous Cell Carcinoma banyak ditemukan di negara berkembang seperti Indonesia dan disebabkan oleh beberapa faktor resiko yaitu kondisi geografis, rokok dan alkohol. Pemeriksaan diagnostik yang dilakukan meliputi FNAB, HPA dan Scrapping. Tujuan: Untuk mengetahui distribusi kasus Oral Squamous Cell Carcinoma di RSUD Dr. Sutomo periode 2010-2015. Metode: Analisa data dengan menggunakan diagnosa klinis penderita di Instalasi Gigi dan Mulut RSUD Dr. Sutomo serta konfirmasi hasil pemeriksaan histopatologis penderita Oral Squamous Cell Carcinoma di Instalasi Patologi Anatomi. Hasil:Didapatkan distribusi kasus Oral Squamous Cell Carcinoma di RSUD Dr. Sutomo Surabaya melalui analisa diagnosa klinis serta konfirmasi hasil pemeriksaan histopatologis. Simpulan: Distribusi kasus Oral Squamous Cell Carcinoma periode 2010-2015 cukup fluktuatif disebabkan oleh beberapa faktor. Dari periode 2010-2015, angka kejadian tertinggi dari kasus Oral Squamous Cell Carcinoma terjadi pada tahun 2011 dan terbanyak pada usia 53 tahun
- …
