164 research outputs found
PENINGKATAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA POKOK BAHASAN MENULIS OPINI DALAM ARTIKEL DENGAN MEDIA INFOGRAFIS PADA SISWA KELAS XII IPA 2 MAN IC PASER TAHUN PELAJARAN 2021-2022
Student learning outcomes in XII IPA 2 class for the 2021-2022 learning year for the competence to write opinions in articles are still low.Students have difficulty in developing their ideas. This is caused by many factors, including the use of media and learning activities that are less varied, causing students' interest and enthusiasm in learning to be less and the results achieved are not optimal. With media in the form ofinfographicswill make it easier for students to express their ideas, when compared without the mediain the form of infographics.Therefore, the purpose of this research is to improve the skills of writing opinions in the articles of XII IPA 2 class of MAN Insan Cendekia Paser students by using infographic media.Infographic media is one of the media used in learning to write opinions in articles. This infographic media can stimulate students in expressing ideas creatively in writing opinions. The type of research used is Classroom Action Research (CAR). The subjects of this study were students of XII IPA 2 class of MAN Insan Cendekia Paser, as many as 24 students with details of 9 male students and 15 female students.The results showed that the ability to write opinions in articles based on infographics media can improve the opinion writing skills of XII class students of MAN Insan Cendekia in the 2021-2022 academic year
MODEL HLS DALAM PEMBELAJARAN TEKS CERITA SEJARAH
Implement the learning process for the Basic Competency of writing historical story texts by paying attention to the structure and language of story texts including; 1) If the learning process in class follows the flow contained in the lesson plans, then we will be able to carry out more meaningful learning. 2) The HLS learning model can increase students' motivation and learning achievement in studying personal history story text material. 3) Student Worksheets can assist teachers in carrying out learning and students more easily understand the concept of writing HLS models for personal history story text material. 4) So that learning is more understandable students are equipped with various media and learning resources. 5) Giving rewards to students can increase motivation and achievement in learning Indonesian
Upaya Meningkatkan Kecerdasan Naturalis Anak Usia 3-4 Tahun Melalui Bermain Kreatif Berbasis Area
This study aims to determine the naturalist intelligence of children aged 3-4 years in Amanah Family Planning Guwo Tlogowungu Pati 2016/2017 academic year. 2) and to determine the increase in naturalist intelligence of children aged 3-4 years in Amanah Guwo KB Tlogowungu Pati 2016/2017 school year through area-based creative play. This research method uses a type of classroom action research. This research was conducted in two stages, namely cycle I and cycle II. The subjects of this study were students of Amanah Play Group aged 3-4 years Guwo Tlogowungu Pati as many as 20 students. The results of this study indicate that area-based creative play to improve children\u27s naturalist intelligence is carried out with two cycles, the first cycle is carried out by opening 4 areas. The second cycle is done by opening 5 game areas. The results of data analysis and observation through area-based creative play showed an increase from the pre-cycle of 35% of children who completed their naturalist intelligence, increasing in the first cycle to 61%. That is, an increase of 30%. In cycle II it increased to 80% and there was an increase of 85%. The results achieved in the second cycle had fulfilled the intended completeness target, namely 80% of all children scored with a complete category of 85. This increase in the average value proved the success of area-based creative play to improve children\u27s naturalist intelligence
The Relationship of Stress Level with The Fair Production of Breast Milk on Nurses Who are Breastfeeding at Panti Waluyo Hospital Malang
The nursing profession has an important role in providing health services in every health institution. Demands for professional services provide a workload that can increase stress on nurses, one of which can have an impact on breast milk production for nursing mothers. This study aims to determine the relationship between stress levels and the smooth production of breast milk in nursing nurses at Panti Waluya Hospital, Malang. This type of research is pre-experimmental with a cross sectional approach. The research sample used a simple random sampling technique with a total sample of 44 respondents. The research was conducted at Panti Waluya Hospital. Most of the 28 respondents (63.7%) had moderate stress levels, most of the respondents (61.3%) had non-fluent milk production. Based on the results of the Chi Square test, p-value + (0.036)<(0.05) is obtained so that Ho is rejected, meaning that there is a relationship between stress levels and the smooth production of breast milk for nurses at Panti Waluya Hospital, Malang. Nurses are expected to increase milk production by using stress coping and increasing nutritional intake
Konsumsi Susu Kedelai Dengan Air Rebusan Kelor Terhadap Penurunan Dismenore Primer Pada Remaja Putri
A common health problem in adolescent girls is dysmenorrhea. Dysmenorrhea or also known as menstrual pain is one of the complaints that can be experienced by women during menstruation. The study's purpose was to determine the difference between the consumption of soy milk and boiled water of Moringa on primary dysmenorrhea in adolescents. The type of research used is quantitative research using a quasi experiment design with pre and post-tests without control. The purposive sampling method used recruited 19 participant who experienced primary dysmenorrhea on TlogoSurya Rt 02/Rw 02 street, Tlogomas, Malang city. The HARS instrument used for assess the pain scale. Data were analyzed using the independent t-test and paired t-test. Results showed a significant difference in the decrease of primary dysmenorrhea pain level after giving a combination of soy milk and Moringa boiled water in adolescent girls (p-value = 0.003), where there was a decreasing in primary dysmenorrhoea pain scale in the Moringa boiled water group. The study concluded that there was a significant difference in the decrease of the pain scale of primary dysmenorrhea after giving soy milk and Moringa boiled water. It also found that the decrease of the pain scale of primary dysmenorrhea was high in the group given Moringa boiled water.Â
HUBUNGAN KEPATUHAN ORANG TUA TERHADAP PROTOKOL KESEHATAN DENGAN STATUS KESEHATAN PADA BALITA
  Pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak awal 2019, mengakibatkan banyak perubahan hampir semua tatanan kebiasaan di antaranya dalam hal kesehatan. Kepatuhan dalam melaksanakan Protokol Kesehatan menjadi sangat penting di lakukan untuk menghentikan pandemi tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kepatuhan orang tua terhadap protokol kesehatan dengan status kesehatan pada balita. Desain penelitian ini menggunakan deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 30 orang dengan tehnik pengambilan sampling adalah total sampling, penelitian ini di lakukan di klinik mandiri perawat Desa Sukodadi Kecamatan Wagir. Berdasarkan uji statistik Spearmen didapatkan hasil nilai α 0,05 (0.000), dengan nilai Correlation Coefficient 0. 641 artinya ada hubungan kuat antara tingkat kepatuhan orang tua terhadap protokol kesehatan dengan status kesehatan pada balita. Bagi perawat sebagai educator  harapannya dapat memberikan edukasi tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan sebagai upaya pengendalian dan pencegahan penyebaran virus Covid-19.   Â
KOLABORASI PELATIHAN ASI EKSKLUSIF DALAM MEWUJUDKAN DESENSI (DESA PENDUKUNG ASI EKSKLUSIF)
ASI eksklusif sangat dibutuhkan dalam masa pertumbuhan bayi agar kebutuhan gizinya tercukupi. Berdasarkan wawancara awal tahun 2021 hampir tidak ada ibu menyusui secara eksklusif di Desa Air Satan. Pelatihan ASI eksklusif sangat penting untuk dilakukan dalam upaya meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kesadaran dan kepatuhan terhadap pelaksanaan ASI Eksklusif. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan para ibu menyusui, ibu hamil, keluarga, kader dan pemerintah desa tentang upaya mempertahankan ASI eksklusif. Tujuan lainnya adalah menciptakan dukungan Desa terhadap program ASI Eksklusif. Sebelum dan sesudah pelatihan peserta akan diberikan soal pre dan posttest untuk mengetahui pengetahuan dan sikap tentang ASI Eksklusif serta keterampilan tentang Pijat Oksitosin dan perawatan payudara. Hasil yang diperoleh adalah terjadi peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan ASI Eksklusif setelah diberikan pelatihan. Desa Air Satan ikut mendukung program ASI Eksklusif dengan cara memfasilitasi warga untuk konsultasi jika terjadi hambatan dalam pelaksanaan ASI Eksklusif. Saran untuk pengabdian masyarakat selanjutnya adalah pendampingan personal pelatihan ASI Eksklusif dan menciptakan buku khusus yang diberikan kepada ibu hamil dan menyusui untuk monitoring ASI Eksklusif.
Hubungan Pemakaian Alat Kontrasepsi Implan Dengan Gangguan Siklus Menstruasi Pada Wanita Usia Subur Di Kelurahan Jodipan
Terganggunya menstruasi dalam hal siklus yang bermasalah penyebabnya adalah penurunan hormone estrogen dan progesterone yang mempengaruhi gangguan pada fungsi hormon estrogen, salah satunya penggunaan alat kontrasepsi implant. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan pemakaian alat kontrasepsi implant dengan gangguan siklus menstruasi pada wanita usia subur. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita usia subur di Jodipan dengan jumlah 70 orang. Instrumen penelitian menggunakan Kuesioner untuk pemakaian alat kontrasepsi implant dan lembar observasi gangguan siklus menstruasi. Analisis data menggunakan fisher exact, hasil penelitian mendapatkan bahwa sebagian besar responden dikategorikan memakai alat kontrasepsi implant yaitu sebanyak 39 orang (61,9%), dan sebagian besar mengalami gangguan siklus menstruasi tidak normal yaitu sebanyak 47 orang (74%). Hasil analisis didapatkan pvalue (0,000) < (0,05 ) yang berarti data H? diterima dan Ho ditolak, artinya ada hubungan pemakaian alat kontrasepsi implant dengan gangguan siklus menstruasi pada wanita usia subur di Jodipan. Dengan demikian diharapkan kepada ibu dapat menambah pengetahuan terkait efek samping pemakaian alat kontrasepsi implant dan dapat menghindari faktor?faktor yang mempengaruhi gangguan siklus menstruasi pada wanita usia subur. Kepada peneliti selanjutnya dapat mempertimbangkan faktor status gizi, aktivitas fisik, frekuensi olahraga dan gaya hidup dalam meneliti gangguan siklus menstruasi pada pemakaian kontrasepsi implant.Yayasan Bina Patria Nusantar
IMPLEMENTASI PENGGUNAAN KARTU TUMBUH KEMBANG PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS USIA DINI
Periode keemasan merupakan masa penting bagi tumbuh kembang anak, sehingga pada masa ini pemantauan diperlukan untuk mendeteksi adanya keterlambatan. Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) usia dini berpotensi mengalami hambatan dalam perkembangannya. Oleh karena itu, identifikasi sedini mungkin pada ABK di usia keemasannya juga perlu dilakukan agar dapat dilakukan intervensi sesegera mungkin. Aspek keterlambatan dapat diidentifikasi dengan menggunakan media kartu tumbuh kembang. Kartu ini dapat digunakan untuk mengkaji gangguan pada aspek perkembangan, sehingga dapat diberikan stimulasi yang tepat. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah melakukan skrining tumbuh kembang anak menggunakan kartu tumbuh kembang pada ABK usia dini, sehingga dapat diketahui sektor keterlambatan anak. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di PAUD Uswatun Hasanah Kota Lubuklinggau. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan praktik penggunaan kartu tumbuh kembang langsung kepada ABK usia dini. Total peserta sebanyak 25 anak (7 ABK dan 18 anak kelas reguler). Evaluasi kegiatan adalah penilaian gambaran perkembangan anak menggunakan kartu tumbuh kembang sebelum dan sesudah diberikan stimulasi dengan menggunakan alat permainan edukatif. Ada peningkatan kemampuan perkembangan anak dari 25,6% menjadi 41,5% dengan kategori Mulai Berkembang (kelompok ABK), dan 47,5% menjadi 50,3% dengan kategori Berkembang Sesuai Harapan (kelompok kelas reguler). Kegiatan ini memberikan efek baik terhadap peningkatan kemampuan perkembangan anak. Oleh sebab itu, pemantauan tumbuh kembang ABK usia dini penting dilakukan sejak dini untuk mengetahui tahapan perkembangan milestone anak
- …
