1,740,743 research outputs found

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN AKSEPTOR KB SUNTIK KOMBINASI PADA MASA PANDEMI COVID 19 DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN SUSANTI

    Get PDF
    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN AKSEPTOR KB SUNTIK KOMBINASI PADA MASA PANDEMI COVID 19 DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN SUSANTI Susanti1, Heni Puji Wahyuningsih. 2, Yuliasti Eka Purnamaningrum.3 1,2,3 Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Jl. Mangkuyudan MJ III/304 Yogyakarta Email : [email protected] ABSTRAK Latar Belakang: : Pelayanan KB di masa Covid-19 terhambat akibat akses ke fasilitas pelayanan kesehatan sangat terbatas dan penduduk mungkin menghindari mencari fasilitas pelayanan yang tersedia karena kekhawatiran bahwa mereka akan terkontaminasi COVID-19. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan akseptor KB suntik kombinasi di Praktik Mandiri Bidan Susanti. Metode: Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasinya adalah seluruh akseptor lama KB suntik kombinasi yang melakukan kunjungan ulang pada masa pandemi COVID-19 di PMB Susanti dengan sampel penelitian sebanyak 150 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Tidak ada hubungan faktor pendidikan (p=0,790), pekerjaan (p=0,454), dukungan suami (p=0,285), dan jarak akses ke pelayanan kesehatan (p=0,790) dengan tingkat kepatuhan kunjungan ulang KB suntik kombinasi di Praktik Mandiri Bidan Susanti. Ada hubungan zona tempat tinggal (p=0,000) dan kecemasan ibu (p=0,000) dengan tingkat kepatuhan kunjungan ulang KB suntik kombinasi di Praktik Mandiri Bidan Susanti. Kesimpulan: Ada hubungan zona tempat tinggal dan tingkat kepatuhan dengan kecemasan kunjungan ulang KB suntik kombinasi pada masa pandemi COVID-19. Kata kunci: Kecemasan, Kepatuhan, KB Suntik Kombinasi, COVID-1

    PENGARUH PENDAPATAN PENGRAJIN KERANG TERHADAP PEMENUHAN KEBUTUHAN KELUARGA DI DESA PASIR PUTIH KECAMATAN BUNGATAN KABUPATEN SITUBONDO

    No full text
    Pengaruh Pendapatan Pengrajin Kerang Terhadap Pemenuhan Kebutuhan di Desa Pasir Putih Kecamatan Bungatan Kabupaten Situbondo; Yulia Ayu Resti Susanti, 100210301101; 2010; 112 halaman; Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember. Pendapatan merupakan suatu unsur kondisi sosial ekonomi yang merupakan taraf hidup dan sangat menentukan dalam hal pemenuhan kebutuhan. Kebutuhan pokok merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi untuk kelangsungan hidup manusia seperti kebutuhan pangan, sandang, papan, pendidikan, dan kesehatan. Ada setiap keluarga mempunyai penghasilan yang cukup besar sehingga dapat memenuhi semua kebutuhan hidupnya. Sehingga berapapun besarnya pendapatan keluarga akan selalu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan yang ada. kebutuhan para pengrajin kerang belum semua tercukupi karena pendapatan dari usaha kerajinan kerang berbeda pada setiap pengrajin. Selain itu, pekerjaan sebagai pengrajin kerang merupakan pekerjaan utama bagi penduduk Desa Pasir Putih. Penghasilan atau pendapatan pengrajin kerang diperoleh dari hasil penjualan produk kerajinan kerang. pengrajin melakukan usaha lainnya sebagai pekerjaan sampingan seperti berjualan makanan, montir, tukang sol, kuli bangunan, buruh tani, menjadi pelayan rumah makan dalam upaya memperoleh penghasilan tambahan disamping menjadi pengrajin kerang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif yang berhubungan dengan data dan kuantitatif atau dengan dilambangkan dengan simbol matematik angka – angka. Penentuan lokasi penelitian menggunakan metode purposive area, yaitu Desa Pasir Putih Kecamatan Bungatan Situbondo. Sedangkan penentuan responden menggunakan cluster sampling sebanyak 57 responden. Metode untuk pengumpulan data yang digunakan terdiri dari metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Teknik pengolahan data yang digunakan adalah editing, xi skoring, dan tabulasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji validitas, uji reabilitas dan analisis infrensial dengan rumus analisis regresi linear sederhana, analisis varian garis regresi uji F, dan efektifitas garis regresi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pada uji F variabel bebas (pendapatan pengrajin kerang) mempengaruhi variabel terikat (pemenuhan kebutuhan keluarga). Dibuktikan dengan hasil perhitungan uji F yaitu F xii hitung = 269,894 > F = 4,016 dengan tingkat signifikansi F = 0,000 < a = 0,05. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa pendapatan pengrajin kerang mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan keluarga di Desa Pasir Putih Kecamatan Bungatan Kabupaten Situbondo. Berdasarkan analisis koefisien determinasi (R ) besarnya pengaruh tersebut adalah sebesar 83,1%. sedangkan sisanya yaitu 16,9% dipengaruhi variabel bebas lainnya yang tidak diteliti, seperti kemajuan teknologi informasi, lingkungan sosial, dan lain-lain

    Proses produksi garam beryodium di PT. Susanti Megah Surabaya

    Get PDF
    PT. Susanti Megah merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri pengolahan garam beryodium di Surabaya yang berdiri sejak 1978. PT. Susanti Megah telah menerima berbagai sertifikasi dan penghargaan nasional dan internasional. Lokasi pabrik berada di Jalan Dupak, Surabaya dengan total pekerja sebanyak 886 orang. Bahan baku yang digunakan oleh PT. Susanti Megah adalah garam kasar, sedangkan bahan pembantu yaitu KIO3 dan air. Produk garam konsumsi yang diproduksi PT. Susanti Megah yaitu Garam Cap Kapal, Garam Cap Jempol, Garami, dan Garam OEM, sedangkan garam industri yang diproduksi yaitu Jumbo, K1 Cyclone, dan K1PS. Produk dijual dan didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia. Proses produksi garam di PT. Susanti Megah meliputi proses sortasi, penggilingan, pencucian, pengeringan awal, pencampuran dengan larutan KIO3, pengeringan akhir, pengayakan dan pengemasan. PT. Susanti Megah dapat memproduksi 90-100 ton / hari untuk garam konsumsi dan 120-190 ton / hari untuk garam industri, dengan menggunakan sistem batch production. PT. Susanti Megah memiliki dua jenis kemasan, yaitu plastik inner dan kardus. Sumber daya yang digunakan oleh PT. Susanti Megah meliputi sumber daya air, manusia, dan listrik. PT. Susanti Megah telah melakukan SSOP untuk sanitasi area pabrik, sanitasi mesin dan peralatan, dan sanitasi pekerja dengan baik. PT. Susanti Megah telah melakukan pengendalian mutu mulai dari bahan baku hingga produk jadi dengan baik. PT. Susanti Megah telah melakukan pengolahan limbah cair sesuai dengan standar baku mutu air limbah dengan baik

    SUSI SUSANTI ATLET BULUTANGKIS PUTRI INDONESIA TAHUN 1988-1998

    Get PDF
    Abstrak Bulutangkis merupakan cabang olahraga yang banyak berjasa dalam mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah olahraga internasional. Salah satu yang berpengaruh dalam sejarah perbulutangkisan Indonesia melalui berbagai prestasinya adalah Susi Susanti. Kemunculan Susi Susanti menjadi pendorong bagi kemajuan perbulutangkisan Indonesia, khususnya pada sektor putri yang selama ini mengalami keterpurukan. Dominasi Susi Susanti cukup kuat selama dia mengabdikan diri dalam mengharumkan nama bangsa Indonesia dengan prestasinya. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa Susi Susanti menekuni olahraga bulutangkis berawal dari motivasi keluarga yang mencintai olahraga tersebut. Perjalanan kehidupan dan karir Susi Susanti untuk mencapai puncak kejayaan selama tahun 1988-1998 bukan hal yang mudah. Susi Susanti harus berjuang dan mengorbankan banyak hal untuk mendapatkan semua itu. Susi Susanti merupakan pribadi yang rendah hati dan mempunyai jiwa nasionalisme yang tinggi terhadap bangsa Indonesia, dibuktikan dengan berbagai prestasi yang dia raih diforum nasional maupun internasional. Berbagai penghargaan nasional maupun internasional dia raih karena dedikasinya yang begitu tinggi terhadap dunia bulutangkis seperti Bintang Jasa Utama 1992, Herbert of Scheele 2002 dan The Badminton Hall of Fame 2004. Kata kunci: Atlet, Bulutangkis

    Konsep Diri Pengusaha Muda (Studi Pada Elda Susanti Stick Mozarella Pku By.el’s)

    Get PDF
    Elda Susanti is a young entrepreneur engaged in the culinary business. Starting a business since she was in college, Elda Susanti has succeeded in becoming an entrepreneur, one of the millennial favorite snacks, Stick mozzarella pku by.el's. The first attempt called Stick Mozzarella Pku by. el's already has 4 branch outlets in Pekanbaru. This prompted the author to conduct research on the self-concept of young entrepreneurs in carrying out three identities at the same time being an entrepreneur, being a child, and being a student. This study discusses the selfconcept that focuses on the self-concept of young entrepreneurs Elda Susanti stick mozzarella pku by.el's. In this study using a qualitative approach with interviews, observation and documentation. The results of the study indicate that the selfconcept possessed by young entrepreneurs is an independent attitude, never gives up, always innovates, is able to see business opportunities in the future or in the long term, and always maintains communication between business owners and employees

    Susanti mahasiswa jurusan biologi

    No full text
    Kuliah kerja lapang plus (KKLP) merupakan salah satu kegiatan perkuliahan yang bersifat intra kurikuler dalam bentuk pengabdian pada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa dalam jangka waktu tertentu.oleh karena sifatnya intra kurikuler sehingga setiap mahasiswa yang akan menyelesaikan studi di perguruan tinggi pada suatu program strata satu (S1) harus mengikuti KKL
    corecore