7,866 research outputs found

    Eksplorasi Etnomatematika dan Analisis Aktivitas Fundamental Bishop pada Masjid Sultan Suriansyah Banjarmasin

    No full text
    Etnomatematika adalah kajian yang menghubungkan antara matematika dan budaya yang mengaitkan kearifan budaya lokal pada masyarakat dalam pembelajaran matematika. Salah satu yang termasuk dalam kajian etnomatematika yaitu masjid. kegiatan matematika yang dapat digunakan untuk mengamati aspek�aspek matematika, yaitu aktivitas fundamental matematis menurut Bishop menghitung, penentuan lokasi, mengukur, merancang, bermain, dan menjelaskan. Masjid Sultan Suriansyah Banjarmasin adalah salah satu masjid bersejarah di kota Banjarmasin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah dan filosofi Masjid Sultan Suriansyah, mengetahui aspek Etnomatematika yang terdapat pada Masjid Sultan Suriansyah, mendeskripsikan aktivitas fundamental matematis menurut bishop yang ada di Masjid Sultan Suriansyah Banjarmasin, mengetahui materi dalam pembelajaran matematika yang relevan dengan aspek matematis pada Masjid Sultan Suriansyah. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data peneliti menggunakan metode observasi, dokumentasi dan wawancara dengan beberapa ahli bidangnya. Subjek penelitian ini 3 narasumber diantara ialah ketua harian, humas, dan ketua pembangunan Masjid Sultan Suriansyah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aspek sejarah terbangunya Masjid Sultan Suriansyah yaitu sebagai bentuk keseriusan Pangeran Sultan Suriansyah memeluk agama islam. Aspek filosofi yaitu toleransi, keagamaan, pendidikan, sakral, kesucian dan cinta, ketenangan, keberanian, cantik dan enak dipandang, kesejukan, menabur keharuman, terbuka, kekuatan, perlindungan, kuat dan bersih. Terdapat 30 aspek-aspek etnomatematika pada bangunan Masjid Sultan Suriansyah Banjarmasin. Aktivitas fundamental matematis menurut Bishop pada Masjid Sultan Suriansyah yaitu menghitung, menetukan lokasi, mengukur, merancang, bermain dan menjelaskan. Hasil eksplorasi etnomatematika pada bangunan Masjid Sultan Suriansyah terdapat materi pembelajaran matematika garis dan sudut, bangun datar, bangun ruang, transformasi, kesebangunan dan kongrue

    Pioneers of Library Movement in Pakistan

    No full text
    The paper aims to describe in brief the contribution of seven leaders of Pakistan librarianship, viz. K.B. Khalifa M. Asadullah, Prof. Dr. Abdul Moid, Dr. Abdus Subuh Qasimi, Muhammad Shafi, Fazal Elahi, Khawaja Nur Elahi and S. V. Hussain. The early library developments are given for better understanding of the role of these leaders

    IMPLEMENTASI FRAUD CONTROL PLAN PADA RSUD SULTAN SURIANSYAH BANJARMASIN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengetahui implementasi dan tantangan Fraud Control Plan pada RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin dalam upaya pencegahan dan pengendalian fraud. Penerapan Fraud Control Plan menjadi langkah penting dalam membangun sistem pengendalian yang efektif untuk mencegah dan mengendalikan fraud di lingkungan rumah sakit. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi terhadap pelaksanaan sepuluh atribut Fraud Control Plan. Penelitian ini terdari 6 informan dari RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin dan 1 informan BPKP Kalimantan Selatan sebagai informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Fraud Control Plan di RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin telah menunjukkan komitmen awal yang positif. Telah diwujudkan melalui beberapa strategi di antaranya seperti penerapan sistem pelaporan, sosialisasi, dan upaya penguatan kembali pengawasan internal. Beberapa tantangan masih ditemukan di antaranya yaitu pelaksanaan atribut-atribut tersebut masih belum merata, belum sepenuhnya terdokumentasi dalam bentuk kebijakan dan SOP, belum terdapat tim anti-fraud yang menangani fraud secara menyeluruh, serta masih terdapat keterbatasan dalam pelatihan teknis terkait fraud

    The Complete Muhammad Ali

    No full text
    Including material and photographs not included in most of the 100 other books about the champion, Ishmael Reed's The Complete Muhammad Ali is more than just a biography-it is a fascinating portrait of the 20th century and the beginning of the 21st. An honest, balanced portrayal of Ali, the book includes voices that have been omitted from other books. It charts Ali's evolution from Black Nationalism to a universalism, but does not discount the Nation of Islam and Black Nationalism's important influence on his intellectual development. Filipino American author Emil Guillermo speaks about how "The Thrilla' In Manila" brought the Philippines into the 20th century. Fans of Muhammad Ali, boxing fans, and those interested in modern African American history and the Nation of Islam will be fascinated by this biography by an accomplished American author.Intro -- DEDICATION -- INTRODUCTION -- The Curious History of an Icon -- CHAPTER 1 -- CHAPTER 2 -- CHAPTER 3 -- CHAPTER 4 -- CHAPTER 5 -- CHAPTER 6 -- CHAPTER 7 -- Did the Secret Government Fear a U.S. Muslim/Overseas Muslim Alliance? -- CHAPTER 8 -- CHAPTER 9 -- The Break Between the Prophet and his Disciple -- CHAPTER 10 -- CHAPTER 11 -- CHAPTER 12 -- The GOAT (Greatest Of All Time): Ali or Louis? -- CHAPTER 13 -- The Nation of Islam, the Mob, Showdowns in Canada and Sonny Liston -- CHAPTER 14 -- CHAPTER 15 -- The Taunts: Marketing or Racism? -- CHAPTER 16 -- CHAPTER 17 -- CHAPTER 18 -- CHAPTER 19 -- Boxing and the Brain -- CHAPTER 20 -- Ali's Feet -- CHAPTER 21 -- Mr. Dick -- CHAPTER 22 -- CHAPTER 23 -- The Opening Ceremonies, November 2005 -- CHAPTER 24 -- December 2005, Las Vegas -- CHAPTER 25 -- CHAPTER 26 -- June 16, 2004 -- CHAPTER 27 -- CHAPTER 28 -- CHAPTER 29 -- Aix-en-Provence -- CHAPTER 30 -- Ali as a Black Nationalist -- San Francisco, January 2004 Black Liberation Book Fair -- CHAPTER 31 -- January 31, 2004 -- CHAPTER 32 -- October 2005, Chicago -- CHAPTER 33 -- Why Ali remained with Elijah instead of following Malcolm -- CHAPTER 34 -- CHAPTER 35 -- February 4, 2006, Oakland, California -- CHAPTER 36 -- Like Zeus Descending from Mount Olympus -- CHAPTER 37 -- CHAPTER 38 -- Tuesday, February 28, 2006, New York -- CHAPTER 39 -- Bigger Than Boxing -- CHAPTER 40 -- Tribes Gallery, New York, April 2006 -- CHAPTER 41 -- June 2006, Louisville, Kentucky -- CHAPTER 42 -- CHAPTER 43 -- CHAPTER 45 -- Bad Company -- CHAPTER 46 -- Coxson, A Very Charming Rogue -- CHAPTER 47 -- Ali and the largest embezzlement scheme in Wells Fargo history -- CHAPTER 48 -- CHAPTER 49 -- "Lonnie is a stabilizing force."-Harry Belafonte -- October 29, 2006 -- CHAPTER 50 -- Abdul Rahman -- CHAPTER 51 -- CHAPTER 52 -- CHAPTER 53How Will Ali Be Remembered? New York, January 8, 2005 -- CHAPTER 54 -- CONCLUSION -- AFTERWORD -- Boxers' Rights? -- BIBLIOGRAPHY -- MUHAMMAD ALI -- ISLAM AND NATION OF ISLAM -- BOXING -- RELATED SUBJECTS -- ALSO AVAILABLE FROM BARAKA BOOKSIncluding material and photographs not included in most of the 100 other books about the champion, Ishmael Reed's The Complete Muhammad Ali is more than just a biography-it is a fascinating portrait of the 20th century and the beginning of the 21st. An honest, balanced portrayal of Ali, the book includes voices that have been omitted from other books. It charts Ali's evolution from Black Nationalism to a universalism, but does not discount the Nation of Islam and Black Nationalism's important influence on his intellectual development. Filipino American author Emil Guillermo speaks about how "The Thrilla' In Manila" brought the Philippines into the 20th century. Fans of Muhammad Ali, boxing fans, and those interested in modern African American history and the Nation of Islam will be fascinated by this biography by an accomplished American author.Description based on publisher supplied metadata and other sources.Electronic reproduction. Ann Arbor, Michigan : ProQuest Ebook Central, YYYY. Available via World Wide Web. Access may be limited to ProQuest Ebook Central affiliated libraries

    Pengembangan Pariwisata Halal : Analisis Potensi di Destinasi Wisata Makam Sultan Suriansyah Banjarmasin

    No full text
    Pariwisata halal merupakan bentuk layanan pariwisata yang mengakomodasi kebutuhan wisatawan Muslim, baik dari sisi spiritual maupun gaya hidup. Makam Sultan Suriansyah di Banjarmasin merupakan salah satu destinasi wisata religi yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai wisata halal. Namun, sejauh mana destinasi ini memenuhi unsur-unsur wisata halal, serta bagaimana tantangan dan strategi pengembangannya, masih menjadi persoalan yang belum banyak diteliti. Oleh karena itu, penelitian ini dirancang untuk merumuskan bagaimana implementasi konsep pariwisata halal di Makam Sultan Suriansyah dilihat dari standar Global Muslim Travel Index (GMTI), serta menganalisis potensi dan hambatan yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan berdasarkan empat indikator Global Muslim Travel Index (GMTI), yaitu akses, lingkungan, layanan, dan komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Makam Sultan Suriansyah telah memenuhi sebagian besar aspek layanan wisata halal, seperti ketersediaan makanan halal, fasilitas ibadah, sanitasi yang layak, serta tidak adanya kegiatan yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Namun, masih terdapat sejumlah tantangan seperti kurangnya infrastruktur pendukung, keterbatasan sumber daya manusia yang terlatih, Oleh karena itu, diperlukan penguatan kolaborasi dan peningkatan kapasitas layanan agar destinasi ini dapat berfungsi secara optimal sebagai wisata halal yang berdaya sain

    Pengembangan Pariwisata Halal : Analisis Potensi di Destinasi Wisata Makam Sultan Suriansyah Banjarmasin

    No full text
    Pariwisata halal merupakan bentuk layanan pariwisata yang mengakomodasi kebutuhan wisatawan Muslim, baik dari sisi spiritual maupun gaya hidup. Makam Sultan Suriansyah di Banjarmasin merupakan salah satu destinasi wisata religi yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai wisata halal. Namun, sejauh mana destinasi ini memenuhi unsur-unsur wisata halal, serta bagaimana tantangan dan strategi pengembangannya, masih menjadi persoalan yang belum banyak diteliti. Oleh karena itu, penelitian ini dirancang untuk merumuskan bagaimana implementasi konsep pariwisata halal di Makam Sultan Suriansyah dilihat dari standar Global Muslim Travel Index (GMTI), serta menganalisis potensi dan hambatan yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan berdasarkan empat indikator Global Muslim Travel Index (GMTI), yaitu akses, lingkungan, layanan, dan komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Makam Sultan Suriansyah telah memenuhi sebagian besar aspek layanan wisata halal, seperti ketersediaan makanan halal, fasilitas ibadah, sanitasi yang layak, serta tidak adanya kegiatan yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Namun, masih terdapat sejumlah tantangan seperti kurangnya infrastruktur pendukung, keterbatasan sumber daya manusia yang terlatih, Oleh karena itu, diperlukan penguatan kolaborasi dan peningkatan kapasitas layanan agar destinasi ini dapat berfungsi secara optimal sebagai wisata halal yang berdaya sain

    KEGIATAN EKONOMI DI WISATA MAKAM SULTAN SURIANSYAH SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN IPS

    No full text
    Kegiatan ekonomi adalah semua kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kegiatan ekonom yang terjadi di wisata makam sultan suriansyah yang merupakan satu diantara wisata religi yang ada di Banjarmasin. Kegiatan ekomoni terjadi karena adanya pengunjung yang dating untunk berziatah, setiap pengungunjung memiliki kebutuhan primer mapun sekunder yang harus segera dipenuhi untuk itu pengelola dan masyarakat setempat (kuin) menyediakan pasilitas tersebut dari pedagang kaki lima sampai toko klontong yang ada dipinggiran jalan. Sebagai sumber belajar IPS kegiatan ekonomi di wisata makam sultan surianyah haruslah kompleks agar dapat di pelajari ecara kompleks. Baik dilihat dari segi produksi, distribusi dan komsumsi suatu barang

    BENDA - BENDA HASIL KEBUDAYAAN DI MUSEUM SULTAN SURIANSYAH SEBAGAI SUMBER BELAJAR IPS

    No full text
    Each teacher certainly has a strategy, approach and especially regarding learning resources by utilizing the surrounding environment, for example objects in the Sultan Suriansyah museum, which can be used as social studies learning resources. Learning resources are not only limited to textbooks but also from local history, local culture and the surrounding environment. In this discussion, the research used uses literature review research by looking for theoretical references that are relevant to the case or problem found and supported by secondary data through documentation by the researcher. The objects in the Sultan Suriansyah Museum can be used as potential learning resources, especially Social Studies Learning because there are related to history - history and cultural culture related to relics from the Islamic Kingdom during the Banjar Sultanate. This is of course clearly related to the social studies material in 7th grade junior high school regarding the material on the theme of Indonesian Community Life in the Pre-literate Period, Hindu Buddhism, and Islam in which there are sub-themes of the spread of Islam in Indonesia and the forms of culture therein. So that this becomes a reference as a place for social studies laboratory learning in order to improve attitudes, knowledge, skills and also to achieve the objectives of social studies learning. So, it can be used as a Social Studies Learning Resource

    Nilai Pendidikan Karakter Dalam Kitab Washaya Al-Aba’ Li Al-Abna Karya Muhammad Syakir Al-Iskandari

    No full text
    This research aims to identify the character education values ​​contained in the book Washaya al-Aba' li al-Abna Muhammad Syakir and the role of his opinion on the richness of character education values. It is hoped that this research can be used as a source or reference in efforts to develop education and character as a whole, especially character education according to Islam. It can also be used as a reference to facilitate understanding of character education and as a reference for relevant research in the future. This research method is qualitative and uses a narrative biography method. By using a descriptive presentation approach, this autobiography of the character's thoughts combines the ideas of character education from his work. Library research, or library research, is a research method that involves books, articles, notes and electronic media. with primary sources from the book Washaya al Aba Li al-Abna and secondary sources from study books. In this research, data collection was carried out through the documentation method, which includes searching for data through variables such as notes, books, and articles, among others. The author used a content analysis study to analyze the data; they analyzed the data textually based on the contents of the book. The research results show that the book Washaya al Aba Li al-Abna contains 17 educational character values, divided into two categories: 10 character values ​​fall into the moral category and 7 character values ​​fall into the performance category. Faith and piety, love and obedience to the Messenger of Allah, respect for parents, respect for teachers, truth or honesty, nobility or self-respect, patience, sincerity and a simple life are moral characters. Performance characteristics also include trust, discipline, hard work, never giving up, love of the country, interest in reading or literacy knowledge, and concern for the environment

    Biography of Muhammad Baba

    No full text
    Ce manuscrit est une biographie du savant islamique Muhammad Baba du village de Doumga, au Sénégal. Elle fait partie d'une série de biographies que l'auteur a écrites sur les dirigeants islamiques en Afrique de l'Ouest.This manuscript is a biography of Islamic scholarMuhammad Baba of the village of Doumga, in Senegal. It is one of a series of biographies that the author has written about Islamic leaders in West Africa
    corecore