1,722,011 research outputs found

    Variation of morphology, karyotype and protein band pattern of adenium (Adenium obesum) varieties

    Full text link
    Abstrak. Hastuti D, Suranto, Setyono P. 2009. Variasi morfologi, karyotipe dan pola pita protein pada berbagai varietas kamboja jepang (Adenium obesum). Nusantara Bioscience 1: 78-83. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi Adenium obesum dari enam varietas yaitu obesum, cery, red lucas, red fanta , white bigben, dan harry potter berdasarkan sifat morfologi, karyotipe, serta pola pita protein. Preparat kromosom dibuat dengan metode squash semi permanen dengan bahan ujung akar tanaman dan pola pita protein dilakukan dengan metode SDS-PAGE. Data kualitatif meliputi bentuk dan warna daun dan bunga dari masing-masing varietas. Data morfometri antara varietas dianalisis dengan analisis sidaik ragam (ANAVA), dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan (DMRT), pada taraf 5% terbukti terdapat beda nyata antar varietas. Pola pita protein akar, batang, daun serta semua organ dianalisis secara kualitatif menggunakan analisis kelompok hierarkhis Average Linkage (between Groups) dalam program SPSS 10.0. Hasilnya menunjukkan bahwa keenam varietas memiliki karakter morfologi yang bervariasi, yaitu warna daun hijau muda sampai hijau tua, tidak berbulu, tulang daun polos, sedangkan warna mahkota merah muda sampai merah tua, walaupun ada yang putih dan kuning. Jumlah kromosom semua sama yaitu n =22, dimana panjang absolut kromosom berkisar antara 2,56-5,13 μm. Pola pita protein yang terbentuk secara kualitatif terdapat variasi ketebalan di antara keenam varietas, yang menunjukkan adanya perbedaan kandungan proteinnya. Kata kunci: Adenium, morfologi, karyotipe, elektroforesis

    Terapi madu/ Suranto

    No full text
    iv,148 hal,; ilus,; 23 c

    Komunikasi sosial budaya/ Suranto AW

    No full text
    x, 263 hal.: tab.; 23 cm

    UPAYA PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN SEJARAH MELALUI PENERAPAN PEMBELAJARAN ISU KONTROVERSIAL

    No full text
    Permasalahan dalam penelitian ini adalah pembelajaran sejarah yang didominasi oleh pendidik. Pendidik masih menggunakan pembelajaran padarigma lama yang mengakibatkan peserta didik pasif sehingga aktivitas dan hasil belajar peserta didik rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran sejarah dengan menerapkan pembelajaran isu kontroversial pada peserta didik kelas XI IPS 2 SMAN 1 Tanggul. Pelaksanaan penelitian dimulai dari bulan Agustus sampai bulan September 2014. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPS 2 SMAN 1 Tanggul dengan jumlah 30 peserta didik. Indikator yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah aktivitas dan hasil belajar sejarah peserta didik. Aktivtitas belajar siswa meningkat pada setiap siklusnya. Pada siklus 1 hasil belajar kognitif memperoleh persentase sebesar 70,79, meningkat 8,85% dari pra siklus, pada siklus 2 meningkat 7,47% menjadi 76,23, pada siklus 3 meningkat 4,02% menjadi 79,3.  Berdasarkan penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran isu kontroversial dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar sejarah peserta didik kelas XI IPS 1 SMAN 1 Tanggu

    SISTEM PEMERINTAHAN ISLAM DI BAWAH KEPEMIMPINAN KHALIFAH UTSMAN

    No full text
    Islam adalah agama penuntun bagi kehidupan umat manusia yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Perkembangan agama Islam pada masa Nabi Muhammad SAW dijalankan dengan bentuk pemerintahan yang berpedoman pada prinsip dan norma-norma ajaran agama. Pasca meninggalnya Rasulullah SAW, umat Islam dipimpin oleh Khulafaur Rasyidin. Kepemimpinan Utsman bin Affan yang berjalan selama 12 tahun memiliki peran penting dalam kemajuan umat Islam. Bidang pemerintahan pada masa Utsman dijalankan secara baik, hal tersebut bisa dilihat dari kejayaan pemerintahan Islam. Masa Pemerintahan Utsman Bin Affan memiliki peran dalam mengembangkan kekuasaan Islam. Politik ekspansi dilaksanakan Utsman ke daerah-daerah seperti Azerbaijan (24 H/645 M), Ar-Ray (24 H/645 M), Alexandria (25 H/646 M), Tunisia (25 H/646 M), Tabaristan (30 H/651 M), dan Cyprus (27 H). Daerah tersebut menjadi kekuasaan Islam pada masa Khalifah Utsman bin Affan dan memperlihatkan kejayaan Islam. Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1. bagaimana latar belakang terpilihnya Utsman bin Affan sebagai khalifah?; 2. bagaimanakah sistem pemerintahan khalifah Utsman bin Affan?. Tujuan yang ingin dicapai oleh penulisa adalah: 1. untuk mengkaji latar belakang terpilihnya Utsman bin Affan sebagai khalifah.; 2. untuk mengkaji sistem pemerintahan khalifah Utsman bin Affan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah. Metode sejarah adalah proses menguji dan menganalisis secara kritis rekaman dan peninggalan masa lampau. Kesimpulan penelitian latar belakang terpilihnya Utsman bin Affan sebagai khalifah adalah dilihat dari peran Utsman bin Affan dalam pemerintahan Abu Bakar As-Shiddiq dan Umar bin Khattab. Hasil dari pemerintahan Khalifah Utsman bin Affan pada bidang politik meluaskan wilayah kekuasaan Islam dengan melakukan ekspedisi, dan juga menyebarkan agama Islam

    PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING DENGAN PERFORMANCE ASSESSMENT

    No full text
    Pembelajaran sejarah memiliki tujuan agar peserta didik memiliki beberapa kemampuan, kemampuan tersebut salah satunya adalah peserta didik mampu mengembangkan kemampuan berpikir historis (historical thinking) yang menjadi dasar untuk kemampuan berpikir logis, kreatif, inspiratif, dan inovatif. Berdasarkan salah satu tujuan tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran sejarah diharapkan dapat mengembangkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa mata pelajaran sejarah sampai sekarang masih kurang mengembangkan ide-ide kreatif peserta didik. Permasalahan ini terjadi karena metode yang digunakan dalam pembelajaran masih menggunakan ceramah, sehingga kurang mengasah kreativitas peserta didik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dapat dilakukan dengan penerapan metode pembelajaran yang mengasah kreativitas peserta didik yakni dengan metode Project Based Learning. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peningkatan kreativitas dan hasil belajar sejarah peserta didik kelas XI IPS 1 SMA Negeri Rambipuji dengan menerapkan Project Based Learning dengan Performance Assessment. Pelaksanaan penelitian dilakukan dari bulan Maret sampai bulan Mei 2015. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPS 1 SMA Negeri Rambipuji yang berjumlah 30 peserta didik.. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, tes, dan studi dokumen. Indikator yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah kreativitas dan hasil belajar mata pelajaran sejarah peserta didik. Kreativitas peserta didik secara klasikal pada siklus 1 memperoleh presentase sebesar 61,11% dengan kategori cukup kreatif, dan mengalami peningkatan pada siklus 2 sebesar 14,54% menjadi 70% dengan kategori kreatif pada siklus 3 juga mengalami peningkatan sebesar 11,1% sehingga menjadi 77,77% dengan kategori kreatif. Hasil belajar aspek psikomotor pada siklus 1 yaitu sebesar 57,77% dan mengalami peningkatan pada siklus 2 sebesar 20,06% sehingga menjadi 69,38% pada siklus 3 juga mengalami peningkatan sebesar 12,58% sehingga menjadi 78,09%. Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Project Based Learning dengan Performance Assessment dapat meningkatkan kreativitas dan hasil belajar sejarah peserta didik kelas XI IPS 1 SMA Negeri Rambipuj

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PORTOFOLIO

    No full text
    Permasalahan yang terjadi adalah pada proses pembelajaran pendidik masih menggunakan metode konvensional yaitu ceramah dan tanya jawab mengakibatkan peserta didik kurang maksimal dalam melatih kemampuan kreativitasnya. Selain itu penilaian dalam pembelajaran sejarah masih mengacu pada penilaian yang hanya mengukur ranah kognitif sehingga peserta didik cenderung pasif dan kurang merangsang kreativitas peserta didik, sehingga hasil pembelajaran tidak maksimal, untuk mengatasi permasalahan tersebut dapat dilakukan perubahan model pembelajaran dengan berbasis portofolio. Portofolio sebagai alat penilaian merupakan sarana untuk mendokumentasikan dan meningkatkan pembelajaran peserta didik. Hasil dari produk portofolio kemudian dapat mengukur prestasi peserta didik, tekanannya pada analisis, sinstesis, dan evaluasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kreativitas dan hasil belajar sejarah dengan model pembelajaran berbasis portofolio pada mata pelajaran sejarah peserta didik kelas X 7 SMA Negeri Kalisat. Pelaksanaan penelitian dimulai dari bulan Maret sampai bulan Mei 2015. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X 7 SMA Negeri Kalisat dengan jumlah 38 orang. Indikator yang akan diteliti adalah kreativitas belajar dan hasil belajar sejarah peserta didik. Kreativitas belajar peserta didik pada siklus 1, 2, dan 3 menunjukkan peningkatan. Hasil belajar kognitif pada siklus 1 memperoleh persentase sebesar 71,05%, pada siklus 2 memperoleh 78,94% dengan peningkatan 11,11%, pada siklus 3 meningkat 3,33% menjadi 86,84%. Berdasarkan penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis portofolio pada mata pelajaran sejarah dapat meningkatkan kreativitas dan hasil belajar sejarah peserta didik kelas X 7 SMA Negeri Kalisat

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Studi Kasus Pada Sektor Consumer Goods Yang Terdaftar Di Bei Periode 2013

    Full text link
    Erni Rizkyta Suranto - NPM : C10100104 ; Pembimbing : Dwi Puryati, SE., Msi., Ak.Secara umum tujuan dari setiap perusahaan adalah untuk mencapai laba yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh biaya produksi terhadap penjualan dan laba operasi pada perusahaan manufaktur sektor consumer goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013. Metode yang digunakan dalam peneltian ini adalah metode deskriptif verifikatif. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 36 perusahaan dan sampel dalam penelitian ini yaitu 24 perusahaan. Teknik dalam pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik purposive sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah variabel bebas (biaya produksi) dan variabel terikat (penjualan dan laba operasi). Metode analisis data menggunakan regresi sederhana dan uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Biaya Produksi memiliki pengaruh signifikan terhadap Penjualan dengan arah yang positif. (2) Biaya Produksi mempunyai pengaruh signifikan terhadap laba operasi dengan arah hubungan yang positif. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan perusahaan dapat menjaga dan meningkatkan efisiensi biaya produksi sehingga penjualan dan laba perusahaan meningkat
    corecore