1,721,368 research outputs found
PENGARUH CARA MENGGOSOK GIGI TERHADAP STATUS KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA SISWA KELAS IV DAN V SDN 1 KARANGGAMBAS KABUPATEN PURBALINGGA
Supriyanti, 2019. Pengaruh Cara Menggosok Gigi Terhadap Status Kebersihan Gigi dan Mulut Pada Siswa Kelas IV dan V SN 1 Karanggambas Kabupaten Purbalingga. Karya Tulis Ilmiah, Jurusan Gigi Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang, Pembimbing : (1) Salikun, S.Pd., M.Kes. (2) Dr. dr. Supriyana., M.Pd.Salah satu faktor yang mempengaruhi kebersihan gigi dan mulut adalah cara menggosok gigi dengan baik dan benar. Usia sekolah dasar adalah kelompok yang rentan terhadap penyakit gtigi dan mulut teutama gigi berlubang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh cara menggosok gigi terhadap status kebersihan gigi dan mulut pada anak kelas IV dan V SDN 1 Karanggambas yang diukur dengan OHI-S (Oral Higiene Index Simlified).Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV dan V SDN 1 Karanggambas sejumlah 94 siswa dengan sampel penelitian total sampling. Variabel independent cara menggosok gigi dan variabel dependent status kebersihan gigi dan mulut. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan lembar OHI-S dan analisa data dilakukan dengan tabulating.Hasil penelitian menunjukkan siswa yang melakukan cara menggosok gigi yang baik memiliki status OHI-S baik lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang melakukan cara menggosok gigi sedang atau buruk.Kesimpulan, siswa lebih tinggi memiliki status OHI-S sedang pada kategori cara sikat gigi baik, sedang ataupun buruk. Siswa yang melakukan cara menggosok gigi yang baik memiliki status OHI-S baik lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang melakukan cara menggosok gigi sedang atau buruk
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
EFEKTIVITAS TEKNIK SELF MONITORING UNTUK MENINGKATKAN KETEPATAN WAKTU SALAT WAJIB SECARA RUTIN PESERTA DIDIK KELAS XI SMA BATIK 2 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2017/2018
Nurul Supriyanti. K3113053. EFEKTIVITAS TEKNIK SELF MONITORING UNTUK MENINGKATKAN NKETEPATAN WAKTU SALAT WAJIB SECARA RUTIN PESERTA DIDIK NKELAS XI SMA BATIK 2 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2017/2018. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juli 2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan teknik self monitoring untuk meningkatkan ketepatan waktu salat wajib secara rutin peserta didik kelas XI SMA Batik 2 Surakarta tahun ajaran 2017/2018. Penelitian ini menggunaan metode penelitian eksperimen yaitu single case experimental design dengan desain multiple baseline design accros subjek. Subjek penelitian adalah tiga peserta didik laki-laki kelas XI SMA Batik 2 Surakarta Tahun Ajaran 2017/2018. Teknik pengumpulan data dengan teknik instrumen observasi penundaan salat wajib. Validitas instrumen dalam penelitian single case diukur melalui perilaku yang diamati. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik teknik persentase dan analisis klinis yaitu metode evaluasi subjektif oleh significant other. Hasil analisis klinis oleh significsnt other menjelaskan bahwa ketepatan waktu salat wajib subjek penelitian ini meningkat secara signifikan. Hal ini dibuktikan dengan usaha ketiga subjek untuk bisa melaksanakan salat wajib tepat waktu. Senada dengan hasil analisis klinis tersebut perhitungan persentase juga menunjukkan perubahan yang signifikan. Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan persentase perubahan perilaku yaitu pada subjek pertama 62,2%, subjek kedua 51,9% dan subjek ketiga 51,9%. Hal itu dapat diartikan bahwa perilaku latensi pelaksanaan salat wajib yang dialami ketiga subjek telah mencapai keberhasilan yang signifikan. Senada dengan pendapat Goodwin dan Coates (1976:57) yang menyatakan bahwa “perubahan perilaku dapat dikatakan berubah secara signifikan apabila hasil perhitungan dengan rumus tersebut adalah ”. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa teknik self monitoring efektif untuk meningkatkan ketepatan waktu salat wajib secara rutin peserta didik kelas XI SMA Batik 2 Surakarta Tahun ajaran 2017/2018. Kata Kunci :self monitoring, ketepatan waktu salat waji
PENGARUH AKSESIBILITAS DAN PERSEPSI KUALITAS PELAYANAN TERHADAP MINAT MENABUNG DI PERBANKAN SYARIAH (Studi pada Anggota Difabel Blora Mustika)
Tufy Supriyanti (15240067), Pengaruh Aksesibilitas dan
Persepsi Kualitas Pelayanan Terhadap Minat Menabung di Perbankan
Syariah (Studi Pada Anggota Difabel Blora Mustika), Jurusan
Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas
Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh
aksesibilitas dan persepsi kualitas pelayanan sebagai variabel
independen terhadap minat menabung sebagai variabel dependen di
Perbankan Syariah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field
reseach) dengan menggunakan metode pendekatan kuantitatif.
Penelitian ini bersifat deskriptif analisis. Data yang diperoleh berasal
dari 40 kuesioner yang disebar kepada anggota aktif Difabel Blora
Mustika dengan teknik purposive sampling. Metode analisis yang
digunakan adalah uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik,
analisis regresi linear berganda, pengujian hipotesis melalui uji t dan uji
F, serta analisis koefisien determinasi (R2).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien determinasi R
square pada tabel Adjusted R Square menunjukkan angka 0,177. Hal
ini berarti bahwa variabel dependen (minat menabung) dipengaruhi
oleh variabel independen (aksesibilitas dan persepsi kualitas pelayanan)
sebesar 17,7% dan sebesar 82,3% (100% - 17,7%) dipengaruhi oleh
variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Berdasarkan
hasil uji F menunjukkan angka signifikansi 0,010 artinya variabel
dependen (minat menabung) secara bersama-sama dapat dijelaskan
oleh variabel independen (aksesibilitas dan persepsi kualitas
pelayanan). Secara parsial berdasarkan hasil uji T variabel aksesibilitas
tidak berpengaruh signifikan terhadap minat menabung, sedangkan
variabel persepsi kualitas pelayanan menunjukkan hasil yang positif
dan signifikan yang berarti berpengaruh signifikan terhadap minat
menabung
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
- …
