1,721,424 research outputs found
Respon Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Ubi Jalar (Ipomea Batatas L.) Terhadap Pemberian Pupuk Bokashi Dan Pupuk Kcl
Supriono “Respon Produksi Tanaman Ubi Jalar (Ipomea batatas L.) Terhadap Pemberian Pupuk Bokashi dan Pupuk KCl”. Dibimbing oleh : Ir. Mukhtar Iskandar Pinem, M. Agr. Sebagai ketua komisi pembimbing dan Aisar Novita, S.P., M.P. sebagai anggota komisi pembimbing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh respon produksi tanaman ubi jalar (Ipomea batatas L.) terhadap pemberian pupuk bokashi dan pupuk kcl. Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Kesuma, Metereologi Raya, pada bulan November 2018 sampai Januari 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial terdiri dari 2 faktor yang di teliti yaitu, Faktor pemberian pupuk bokashi dengan taraf, yaitu: B1: (1 kg/plot), B2: (2 kg/plot) dan B3: (3 kg/plot). Faktor pemberian pupuk KCl dengan taraf, yaitu : K1: (Tanpa Pemberian/kontrol), K2: (30 g/plot) dan K3: (60 g/plot). Terdapat 9 kombinasi perlakuan yang di ulang 3 kali menghasilkan 27 plot percobaan, Jumlah tanaman sampel 5 tanaman, Jumlah tanaman per plot 10 tanaman, Jumlah tanaman seluruhnya 270 tanaman. Parameter yang diamati yaitu jumlah umbi per tanaman sampel, jumlah umbi per plot, bobot umbi per tanaman sampel, bobot umbi per plot, lingkar umbi dan kadar gula.
Hasil penelitian ada pengaruh penggunaan pupuk bokashi terhadap parameter yang dihitung yaitu, jumlah umbi per tanaman sampel dan jumlah umbi per plot. Ada pengaruh pupuk kcl terhadap parameter yang dihitung yaitu, bobot umbi per tanaman sampel, bobot umbi per plot dan lingkar umbi. Tidak ada pengaruh antara pupuk bokashi dan pupuk kcl terhadap produksi tanaman ubi jalar pada semua parameter yang diamati
Pola Komunikasi Akomodasi Dikalangan Suku Duano Dengan Masyarakat Umum Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi.
ABSTRAK Supriono, S221405018. 2015. Pola komunikasi akomodasi dikalangan Suku Duano dengan masyarakat umum Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi. Tesis, Program studi ilmu komunikasi, program pascasarjana. Universitas Sebelas Maret Surakarta. Tujuan penelitian tesis ini adalah untuk menjawab (1).Bagaimana pola komunikasi akomodasi yang dibangun Masyarakat nelayan suku duano dengan masyarakat umum yang berada di kampung Nelayan. (2). Untuk mengkaji apakah ada faktor- faktor yang mempermudah masyarakat Suku duano dalam proses akomodasi. Baik faktor yang ada di dalam Suku tersebut ( internal ) maupun faktor dari luar ( eksternal ). Penelitian ini merupakan sebuah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus, penelitian ini juga berkembang dari paradigma interpretivism. Adapun teori yang dipakai untuk membedahnya adalah teori akomodasi yang cakupanya berada pada komunikasi interpersonal. Penelitian ini mengambil lokasi penelitian di kelurahan Kampung Nelayan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi. Sumber data yang diambil merupakan data yang berkaitan dengan kehidupan sosial masyarakat kampung nelayan yang masuk kedalam proses adaptasi seperti; budaya yang meliputi bahasa, sistem pengetahuan, sumber daya manusia, sistem mata pencaharian, fungsi keagamaan, dan tradisi. Proses pengumpulan data di lapangan dilaksanakan berdasarkan surat izin yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah yaitu sejak tanggal 9 maret sampai dengan 9 mei 2017. Hasil penelitian ini mengungkapkan beberapa fakta bahwasannya proses akomodasi yang terjadi antara suku duano dan masyarakat Umum/ lokal di kelurahan kampung nelayan terjadi akibat dari kondisi ekonomi sosial masyarakat yang secara langsung berhubungan dengan keberlangsungan hidup bermasyarakat. Terjadinya proses komunikasi akomodasi ini di sebabkan oleh dua jalan; pertama adanya kegiatan mobilitas sosial tradisi yang berkaitan dengan aktivitas melaut, kemudian yang kedua dengan adanya sistem kerja patron- klien antara para nelayan dengan tokeh. Sebenarnya proses akomodasi yang terjadi dan berkembang, yakni berada pada tataran fisik, serta nilai yang berkaitan dengan keyakinan dan kebiasaan dari Suku Duano terhadap masyarakat lain. Kata Kunci : Pola Komunikasi, Akomodasi, Suku Duan
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
PATRONASE POLITIK PEMILIHAN KEPALA DAERAH BANYUASIN 2013 (STUDI KASUS KEMENANGAN YAN ANTON - S.A SUPRIONO)
Patronase politik adalah hubungan tidak seimbang karena hubungan saling
membutuhkan, berdasarkan pertukaran kepentingan sehingga terjadi politik balas
budi antara patron dan klien. Patronase sebagai salah satu strategi politik yang
bisa digunakan paslon untuk bersaing dalam pemilu atau pilkada. Paslon Yan
Anton-S.A Supriono adalah paslon yang menggunakan patronase sebagai dasar
strateginya dan terbukti berhasil dengan baik menggunakannya pada Pilkada
Banyuasin 2013. Karena itulah patronase politik oleh Paslon tersebut menjadi
permasalahan dalam penelitian ini. tujuannya untuk mengetahui patronase yang
dilakukan dan dampaknya terhadap proses kemenangan mereka, dan bermanfaat
sebagai perluasan ilmu mengenai patronase politik dan cara mengantisipasinya.
Teori yang digunakan Teori Patronase oleh James C Scott, bahwa
patronase sebagai hubungan tidak seimbang terbentuk dari hubungan saling
membutuhkan dengan berlandaskan pertukaran kepentingan dan terjadiah politik
balas budi. Sehingga penelitian ini dijelaskan melalui tiga tahap; pendekatan
terhadap klien, bentuk-bentuk patronase dan dampaknya terhadap proses
kemenangan.Tipe Penelitian Deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan metode
studi kasus. Sumber data ialah data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan
data dengan wawancara mendalam dan dianalisa melalui reduksi data, penyajian
data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan patronase berhasil dilakukan, diawali
pemanfaatan hubungan kepada elemen masyarakat untuk mendekati masyarakat
dengan memberikan berbagai keuntungan, sehingga terbentuklah hubungan saling
membutuhkan, yang melahirkan pertukaran kepentingan, dan berakhir dengan
politik balas budi untuk memilih Yan Anton-S.A Supriono. Sehingga mereka
berhasil menduduki kursi Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin periode 2013-2018
saat itu.
Kata Kunci: Patronase, Politik, Pilkad
KAMIYATI LENGGER DARI BANJARWARU KABUPATEN CILACAP (1970-2014)
viii
ABSTRAK
KAMIYATI
LENGGER
DARI BANJARWARU KABUPATEN
CILACAP (1970-2014), (YULI SUPRIONO, 201
4
),
jumlah halaman
lembar).
Skripsi S-
1, Jurusan Tari Fakultas Seni Pertunjukan,
Institut Seni
Indonesia (ISI) Surakarta.
Objek penelitian ini adalah
Kamiyati seorang seniman
lengger
dari
desa Banjarwaru, Cilacap.
Penelitian ini mengkaji
proses berkesenian
Kamiyati mulai dari latar belakang keluarga, pengaruh lingkungan,
tahapan menja
di seniman
lengger
, wujud garap sajian, sampai dengan
pandangan dan pengaruhnya bagi daerahnya dan bagi eksistensi kesenian
lengger
pada umumnya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan
historis
terkait
masalah kesenimanan dan ekspresi kreatifnya dalam duni
a
lengger
.
Analis
a
dilakukan
untuk membedah
latar belakang
lingkungan, sarana,
ketrampilan
dan
identitas
pribadi
, orisinalitas, dan apresiasi
. Dengan
sistem analisis ini dapat diuraikan
latar belakang seniman, proses
berkesenian,
garap
sajian elemen
-elemen penyusun koreografi berupa
gerak, kostum,
iringan
,
serta pengaruh dan pandangan terhadap kesenian
lengger
. Kesemuanya itu bertujuan untuk mengetahui ide, maksud dan
gagasan yang mendasarinya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa
kesenim
anan Kam
iyati
terbentuk dari berbagai unsur terkait latar
belakang keluarga dan lingkungan serta tahapan proses menjadi seorang
lengger
. Kreatifitas garap sajiannya pada dasarnya merupakan sebuah
bentuk usaha untuk menegaskan eksistensi diri sebagai seoran
g
lengger
.
Kata kunci:
historis, Kamiyati,
lengge
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
