1,720,964 research outputs found

    EFEKTIVITAS PEMBIASAAN MENYANYIKAN LAGU NASIONAL DALAM PEMBELAJARAN UNTUK MEMBENTUK SIKAP NASIONALISME SISWA SMA NEGERI 8 KOTA MALANG

    No full text
    ABSTRAK Suminar. 2017. Efektivitas Pembiasaan Menyanyikan Lagu Nasional dalam Pembelajaran Untuk Membentuk Sikap Nasionalisme Siswa di SMAN 8 Kota Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. H. A. Rosyid Al Atok, M. Pd, MH, (2) Dr. H. M. Yuhdi Batubara, SH, MH. Kata Kunci: efektivitas, pembiasaan, lagu nasional, sikap, nasionalismeEfektivitas merupakan kata yang menunjukkan keefektifan suatu indikator atau tujuan yang telah ditentukan, dalam hal ini kefektifan yang ingin diketahui adalah tentang pembiasaan menyanyikan lagu nasional dalam pembelajaran untuk membentuk sikap nasionalisme siswa SMA Negeri 8 Kota Malang. Pembiasaan (habituation) merupakan suatu kegiatan yang dilakukan berulang-ulang dan merupakan proses pembentukan sikap dan perilaku yang relatif menetap dan otomatis melalui proses pembelajaran yang berulang-ulang. Serangkaian pembiasaan yang dilakukan dalam pembelajaran di SMA Negeri 8 Kota Malang diantaranya adalah pembiasaan menyanyikan lagu nasional diawal kegiatan pembelajaran, pelaksanaan pembiasaan tersebut sesuai dengan Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti (PBP). Menyanyikan lagu nasional atau lagu kebangsaan Indonesi Raya dalam pembelajaran merupakan motivasi awal bagi siswa untuk menumbuhkan semangat sebelum memuali kegiatan belajar mengajar.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeksripsikan efektivitas pembiasaan menyanyikan lagu nasional dalam pembelajaran untuk menmbuhkan sikap nasionalisme siswa yang meliputi (1) wujud sikap nasionalisme siswa; (2) bentuk pelaksanaan pembiasaan menyanyikan lagu nasional dalam kegiatan pembelajaran; (3) wujud efektivitas pelaksanaan pembiasaan menyanyikan lagu nasional dalam kegiatan pembelajaran.Untuk mencapai tujuan tersebut peneliti menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dan jenis penelitian yaitu studi kasus, dalam mencari data dari informan yang terdiri dari Guru, Waka Kurikulum, Waka Kesiswaan, Waka Sarana dan Prasarana, Kepala Tata Usaha dan Staff nya serta siswa-siswi SMAN 8 Kota Malang. Pengumpulan data data tersebut dilakukan dengan 3 (tiga) metode yaitu: observasi atau pengamatan, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Untuk menjamin keabsahan data yang diperoleh, peneliti melakukan pengecekan keabsahan data dengan cara sebagai berikut: perpanjangan keikutsertaan, ketekunan/keajegan pengamatan, dan triangulasi.Berdasarakan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh tiga simpulan hasil penelitian sebagai berikut, yang pertama sikap nasioanalisme siswa SMA Negeri 8 Kota Malang yang sudah baik, sikap yang tercermin dari keasadaran dalam ikut serta dan melaksanakan kegiatan uapacara rutin hari senin dan hari-hari besar nasional lainnya dengan khidmat dan disiplin, aktif serta bersemangat dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar di dalam kelas.Kedua, upaya membentuk sikap nasionalisme siswa melalui pembiasaan dalam kegiatan pembelajaran yang dipraktekan dengan beberapa pembiasaan seperti, melalukan serangkaian pembiasaan di pagi hari sebelum memulai kegiatan pembelajaran yang di dalamnya terdapat kegiatan menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya, melaksanakan uapacara rutin satu bulan sekali pada hari senin minggu pertama, melaksanakan pembiasaan hari senin, melaksanakan “maaf, tolong, terimakasih” dalam lingkungan sekolah, serta pemberian sosialisasi dan motivasi terkait nasionalisme yang diberikan di awal pada masa orientasi siswa baru.Ketiga, efektivitas pembiasaan menyanyikan lagu nasional dalam pembelajaran untuk membentuk sikap nasionalisme siswa dicerminkan dalam sikap disiplin, aktif dan kritis, serta cinta tanah air. Ketiga sikap tersebut terlihat dalam pelaksanaan kegiatan yang melibatkan siswa baik di dalam kelas maupun diluar kelas di lingkungan SMA Negeri 8 Kota Malang. Saran peneliti setelah melakukan penelitian ini antaralain sebagai berikut: (1) Bagi sekolah SMA Negeri 8 Kota Malang, upaya yang harus dilakukan oleh pihak sekolah dalam membentuk sikap nasionalisme siswa yaitu dengan memaksimalkan fasilitas yang dibutuhkan dalam pelaksanaan serangkaian pembiasaan “menyanyikan lagu nasional” untuk membentuk sikap nasionalisme serta peran guru dalam mendampingi siswa di kelas untuk melaksanakan pembiasaan dengan baik, dan pembiasaan sebelum mengakhiri kegiatan pembelajaran bisa selalu dilaksanakan oleh setiap guru yang mengajar di kelas tersebut; (2) Bagi peneliti lain, hasil dari penelitian ini bisa digunakan sebagai salah satu bahan referensi bagi rekan-rekan mahasiswa yang ingin mengkaji dan melakukan penelitian lebih lanjut terkait tema yang sama dengan peneliti dikemudian hari

    PENGARUH JANGKAU SUDUT UKUR PADA HASIL ANALISIS DATA DIFRAKSI SINAR-X MENGGUNAKAN METODE RIETVELD: KASUS CAMPURAN MgO-Y2O3

    Get PDF
    Selection of Diffraction Measurement Range and Its Effect on X-ray Diffraction Rietveld Analysis Results: a MgO-Y2O3 Mixture Case. X-ray diffraction data analyses for a MgO-Y2O3 (30% Y2O3 by weight) ceramic composite have been done at various diffraction angle ranges to evaluate the effects to the analyses results. The study was performed as choosing the angle ranges correlates to data collection time and x-ray tube lasting. The analyses utilised Rietveld-based software Rietica. The ranges chosen were (A) 10-100, (B) 10-90, (C) 10-80, (D) 10-70 dan (E) 10-60 °2θ. Results showed that in general the errors of the refined parameters increased with narrower range. Phase composition analyses also showed significant bias when narrower range was used – with range 10-80 °2θ gave tolerable result. Moreover, narrowing diffraction angle in the analysis significantly biases the Lorentzian peak broadening component values particularly for phase with crystallite size estimate more than 100 nm. The study recommends how to choose the range

    PENGARUH JANGKAU SUDUT UKUR PADA HASIL ANALISIS DATA DIFRAKSI SINAR-X MENGGUNAKAN METODE RIETVELD: KASUS CAMPURAN MgO-Y2O3

    Get PDF
    Selection of Diffraction Measurement Range and Its Effect on X-ray Diffraction Rietveld Analysis Results: a MgO-Y2O3 Mixture Case. X-ray diffraction data analyses for a MgO-Y2O3 (30% Y2O3 by weight) ceramic composite have been done at various diffraction angle ranges to evaluate the effects to the analyses results. The study was performed as choosing the angle ranges correlates to data collection time and x-ray tube lasting. The analyses utilised Rietveld-based software Rietica. The ranges chosen were (A) 10-100, (B) 10-90, (C) 10-80, (D) 10-70 dan (E) 10-60 °2θ. Results showed that in general the errors of the refined parameters increased with narrower range. Phase composition analyses also showed significant bias when narrower range was used – with range 10-80 °2θ gave tolerable result. Moreover, narrowing diffraction angle in the analysis significantly biases the Lorentzian peak broadening component values particularly for phase with crystallite size estimate more than 100 nm. The study recommends how to choose the range

    Penerapan Fungsi Manajemen Pesantren dalam Proses Rekruitmen Santri: Penelitian di Pondok Pesantren Darul Inayah Cisarua Lembang Bandung Barat

    Get PDF
    Pondok pesantren Darul Inayah yang berlokasi di Jalan Cipeusing Rt 04 Rw 04 Desa Kertawangi Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat merupakan pondok pesantren khalafi yang memiliki program pendidikan gratis dari mulai TK/RA, Mts, MA dan Perguruan Tinggi (PT). Pesantren ini dikhususkan untuk anak yatim, piatu dan dhuafa. Tentunya pesantren sendiri dalam melakukan rekruitmen santri menggunakan manajemen yang baik agar tidak terjadi kesalahan arah dalam memilih calon santri. Penerapan manajemen yang baik akan menghasilkan santri yang berkualitas dan membangun kemajuan pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan manajemen yang dilakukan oleh Pondok Pesantren Darul Inayah dalam proses rekruitmen santri yang meliputi kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengendalian serta faktor pendukung dan penghambat yang dilakukan di Pondok Pesantren Darul Inayah. Landasan teori yang digunakan itu mengacu pada teori G.R. Terry yang mengungkapkan kegiatan dalam manajemen meliputi kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian. Karena pada dasarnya dengan menggunakan fungsi-fungsi manajemen yang baik dalam proses rekruitmen santri akan menjadi faktor pendukung keberhasilan kegiatan rekruitmen santri di pondok pesantren Darul Inayah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, analisis data dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan fungsi manajemen pesantren Darul Inayah dalam proses rekruitmen santri sudah cukup berhasil, melalui perencanaan yang meliputi konsep dan strategi yang matang, memiliki tujuan jelas yang akan dicapai, serta jelasnya program kegiatan yang akan dilaksanakan pada kegiatan rekruitmen. Pengorganisasian yang dilakukan meliputi pembagian divisi/kelompok, pembagian tugas dan pengelompokan kerja pada masing-masing panitia. Pengarahan yang dilakukan meliputi pemberian motivasi, pelatihan dan pengarahan kepada semua panitia. Pengawasan yang dilakukan meliputi pengawasan langsung ke lapangan yang dilakukan oleh para pengurus/ustadz dan pengawasan tidak langsung yang dilakukan dalam bentuk rapat evaluasi semua panitia rekruitmen santri. Faktor penunjangnya adalah adanya kerja sama tim yang bagus diantara para panitia, sedangkan faktor penghambatnya adalah dua kegiatan yang dilakukan secara bersamaan sehingga dinilai kurang kondusif. Adapun hasil dari pelaksanaan manajemen rekruitmen santri ini adalah memberikan peluang bagi anak yatim, piatu dan dhuafa untuk menempuh pendidikan keagamaan di pesantren dengan gratis

    PENGARUH JANGKAU SUDUT UKUR PADA HASIL ANALISIS DATA DIFRAKSI SINAR-X MENGGUNAKAN METODE RIETVELD: KASUS CAMPURAN MgO-Y2O3

    Get PDF
    Selection of Diffraction Measurement Range and Its Effect on X-ray Diffraction Rietveld Analysis Results: a MgO-Y2O3 Mixture Case. X-ray diffraction data analyses for a MgO-Y2O3 (30% Y2O3 by weight) ceramic composite have been done at various diffraction angle ranges to evaluate the effects to the analyses results. The study was performed as choosing the angle ranges correlates to data collection time and x-ray tube lasting. The analyses utilised Rietveld-based software Rietica. The ranges chosen were (A) 10-100, (B) 10-90, (C) 10-80, (D) 10-70 dan (E) 10-60 °2θ. Results showed that in general the errors of the refined parameters increased with narrower range. Phase composition analyses also showed significant bias when narrower range was used – with range 10-80 °2θ gave tolerable result. Moreover, narrowing diffraction angle in the analysis significantly biases the Lorentzian peak broadening component values particularly for phase with crystallite size estimate more than 100 nm. The study recommends how to choose the range

    ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY.M DENGAN PERILAU KEKERASAN AKIBAT SKIZOFRENIA PARANOID DI RUANG KEMUNING RSUD R.SYAMSUDIN, SH KOTA SUKABUMI

    Get PDF
    Menurut Dinsos Kota Sukabumi pada tahun 2018 jumlah ODGJ di Sukabumi sekitar 370 orang mengalami gangguan kejiwaan akut. Di RSUD R.Syamsudin SH. Dari data empiris yang penulis temukan dari 10 orang dengan gangguan jiwa 5 diantaranya dengan perilaku kekerasan. Tujuan penulisan karya Tulis ilmiah ini untuk melaksanakan asuhan keperawatan secara langsung pada klien dengan perilaku kekerasan secara komprehensif yang berbentuk studi kasus dengan mengguanakan pendekatan proses keperawatan. Skizoprenia adalah gangguan psikotik yang ditandai dengan gangguan utama dalam pikiran, emosi, dan perilaku. Perilaku kekerasan adalah Respon yang muncul akibat skizofrenia yaitu sensori : Halusinasi, HDR, Perialaku Kekerasan, Isolasi Sosial. Dari hasil pengkajian pada NY. M diagnosa keperawatan yang muncul pada klien akibat skizofrenia hebefrenik perilaku kekerasan, dalam intervensi di fokuskan diagnosa perilaku kekerasan, dan tindakan yang diberikan berdasarkan rencana keperawatan yang telah disusun sesuai proritas. Penulis menyimpulkan asuhan keperawatan yang dilakukan secara komprehensif serta tujuan tercapai sesuai kriteria

    PENGARUH NILAI TAKSIRAN MARHUN DAN MARHUN BIH DALAM PEMBIAYAAN RAHN TERHADAP LABA BERSIH PADA PT. PEGADAIAN (PERSERO) CABANG SYARIAH KEBONJATI SUKABUMI

    Get PDF
    Suminar (1530611038) University of Muhammadiyah Sukabumi. The Effect of Marhun and Marhun Bih Estimated Value in Rahn Financing on Net Profit at PT. Pegadaian (Persero) Kebonjati Syariah Branch Sukabumi (Advisor Mumu M. Fadjar, Drs., M.Ak and Dr. Sakti Alamsyah, M.Pd). Rahn is one of the financing products from Syariah Pawnshop that is in great demand by the public because the procedure in rahn financing is quite easy and simple, so that rahn financing can be the right solution when needing funds in a fast time. This study aims to determine the effect of the estimated value of marhun and marginally on net income partially and to determine the effect of estimated marhun and marhun bih value on net income simultaneously at PT. Pegadaian (Persero) Sukabumi Kebonjati Sharia Branch. The population and sample in this study are the estimated marhun value report, reports and reports on net income for the period 2015 to 2018. This research technique uses the classic assumption test, multiple linear regression analysis, hypothesis testing and coefficient of determination test. The collection technique uses the method of documentation and interviews. And after the data was collected, analysis of the tests in this study was carried out with the help of IBM SPSS 24 for Windows. The results of multiple linear regression analysis show that the equation Y = -74.721 + (- 10.466 X1) + 14,822 X2 means that the constant value of -74,721 is the amount of net income without considering the high and low value of estimated marrow and loan money. The amount of marhun estimated value with a regression coefficient marked negative is -10.466, it shows that each estimated value has increased by one unit, it will reduce net income by 10.466, while marhun bih has a positive coefficient of 14.822 which means that every year has a one unit increase, then profit and loss will increase by 14,822. Meanwhile, the results of t (partial) test can be seen that the estimated marhun value negatively affects net income by looking at t -2.083> ttable 2014, for the positive variable the effect on net income with a value of tcount 2.988> 2014 t table. Then simultaneously by looking at the results of the F test which shows Fcount 11.807> Ftable 3.204 it means the estimated value of marhun and marhun has an effect on the net profit of PT. Pegadaian (Persero) Sukabumi Kebonjati Syariah Branch

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
    corecore