323,281 research outputs found
PENGARUH ALTMAN Z-SCORE DAN SPRINGATE S-SCORE TERHADAP HARGA SAHAM PERUSAHAAN BATUBARA
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh Altman Z-Score sebagai alat prediksi potensi kebangkrutan terhadap Harga Saham, (2) Pengaruh Springate S-Score sebagai alat prediksi potensi kebangkrutan terhadap Harga Saham, (3) Pengaruh Altman Z-Score dan Springate S-Score sebagai alat prediksi kebangkrutan terhadap Harga Saham. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentansi dan literatur yang dipublikasikan oleh perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Altman Z-Score berpengaruh positif signifikan terhadap Harga Saham sebesar 50% dengan nilai thitung 7,077 2,00065 ttabel, (2) Springate S-Score berpengaruh positif signifikan terhadap Harga Saham sebesar 20% dan nilai thitung 3,516 2,00065 ttabel, (3) Altman Z-Score dan Springate S-Score secara simultan berpengaruh terhadap Harga Saham dengan Fhitung sebesar 27,472 Ftabel 3,18. Untuk hasil perhitungan Altman Z-Score tahun 2015 terdapat 27% bangkrut, 22% grey area, dan 50% kategori aman lalu Springate S-Score terdapat 67% bangkrut dan 33% aman.Kata Kunci: Laporan Keuangan, Altman Z-Score, Springate S-Score, Harga Saham, Prediksi potensi kebangkruta
PENGARUH ALTMAN Z-SCORE DAN SPRINGATE S-SCORE SEBAGAI ALAT PREDIKSI KEBANGKRUTAN TERHADAP RESPON INVESTOR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode prediksi kebangkrutan Altman Z-Score dan Springate S-Score terhadap respon investor yang diproksikan dengan harga saham pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2018- 2020. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 198 perusahaaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Pengambilan menggunakan metode purposive sampling menghasilkan sampel sejumlah 20 perusahaan. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif yang menggunakan teknik analisis regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh Altman Z-Score dan Springate S-Score terhadap respon investor yang diproksikan dengan harga saham. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Altman Z-Score berpengaruh positif terhadap respon investor yang berarti bahwa semakin besar nilai Z yang didapatkan maka harga saham ikut naik, dan sebaliknya jika nilai Z yang didapatkan kecil maka harga saham akan turun. Sedangkan variabel Springate S-Score tidak memiliki pengaruh terhadap respon investor yang berarti bahwa besar kecilnya nilai S yang dihasilkan tidak diikuti dengan kenaikan harga saham ataupun penurunan saha
Analisis Springate S-Score Dalam Memprediksi Potensi Kebangkrutan PT Super Energy Tbk
Potensi kebangkrutan merupakan suatu kondisi dimana keuangan perusahaan sedang dalam keadaan tidak sehat karena kegagalan dalam menjalankan operasional perusahaannya disebabkan utang usaha yang dimiliki lebih besar dibandingkan dengan keuntungan yang telah diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil dalam meprediksi potensi kebangkrutan perusahaan dengan metode Springate S-Score pada PT Super Energy Tbk periode 2018-2022.Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa analisis dengan menggunakan metode Springate S-Score pada PT Super Energy Tbk periode 2018-2022 menghasilkan nilai S ˂ 0,862 dimana hasil tersebut menunjukkan perusahaan berada dalam kondisi tidak sehat dan berpotensi kebangkrutan
Dataset for Mapping the complete reaction coordinate of a complex chemical reaction
Data associated with paper:
Mapping the complete reaction path of a complex photochemical reaction. / Smith, Adam D.; Warne, Emily M.; Bellshaw, Darren; Horke, Daniel; Tudorovskya, Maria; Springate, Emma; Jones, Alfred; Cacho, Cephise; Chapman, Richard T.; Kirrander, Adam; Minns, Russell S.
In: Physical Review Letters, 120(18), 1-6. [183003].
DOI: 10.1103/PhysRevLett.120.183003</span
ANALISIS KEBANGKRUTAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SPRINGATE (S-SCORE) PADA PERUSAHAAN ASURANSI PERIODE 2014-2019
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kebangkrutan dengan menggunakan metode Springate (S-SCORE). Metode Springate digunakan untuk meneliti apakah perusahaan itu mengalami penurunan pendapaatan (financial distress) yang dapat dilihat dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Objek penelitian ini adalah sub sektor asuransi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2014-2019. Populasi penelitian ini terdiri dari 16 (enam belas) perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2014-2019 dengan metode penarikan sampel yaitu metode purposive sampling sehingga dapat diambil 11 (sebelas) perusahaan yang menjadi bagian dari sampel penelitian. Berdasarkan penelitian menggunakan metode Springate pada 11 (sebelas) perusahaan asuransi, menemukan bahwa ada 2 (dua) perusahaan yang sedang mengalami financial distris yaitu pada perusahaan PT.Asuransi Harta Aman Pratama Tbk pada tahun 2017-2019 dan PT.Asuransi Mitra Maparya Tbk pada tahun 2014. Dan 9 (Sembilan) perusahaan lainnya tidak mengalami penurunan pendapatan atau non- financail distress
Testing the bankruptcy model Gordon L.V. Springate
Práce se zabývá analýzou bankrotního modelu Springate a jeho dostupných modifikací s cílem provést testy vypovídacích schopností modelů Springate na vybraných podnicích z ČR. V teoretické části je vypracován přehled všech dostupných verzí modelu včetně popisu použitých poměrových ukazatelů a modelů, které jsou použity pro srovnávací finanční analýzu. V praktické části je vypracována finanční analýza zahrnující vícerozměrnou analýzu a benchmarking. Výsledky všech verzí modelu jsou porovnány s výstupem finanční analýzy a použitými bankrotními a bonitními modely.ObhájenoThis thesis deals with an analysis of the Springate bankruptcy model and its available modifications with the goal of conducting tests regarding the abilities of the Springate models on selected companies from the Czech Republic. The theoretical part encompasses an overview of all of the available versions of the model, including a detail of the used financial ratios and models, which were used for a comparative financial analysis. The practical part embodies a financial analysis with a multivariate classification and benchmarking. The results of all of the versions of the models are compared with the output of the financial analysis and the used bankruptcy and creditworthy models
Analisis Financial Distress Menggunakan Rasio pada Model Altman (Z-Score), Springate (S-Score), Grover (G-Score) Pada Perusahaan Manufaktur
One of the manufacturing companies, namely PT. Tri Banyan Tirta has closed and is no longer operating due to the global crisis and a decrease in orders, this has made PT. Tri Banyan Tirta suffered losses. The aims of this research is to determine the financial ratios in the Altman Z-Score, Springate S-Score, Grover G-Score models that can predict financial distress in manufacturing companies. The population in this study are manufacturing companies listed on the Indonesian Stock Exchange. The sampling method used a purposive sampling method, there were 151 companies with a total sample of 276 that met the criteria. The analysis technique used is logistic regression technique using SPSS 26. The results of this research show that: 1) The ratio in the Altman Z-Score model that can predict financial distress is the ratio of Earnings before interest and taxes to Total assets; 2) The ratios in the Grover G-Score model cannot predict; 3) The ratio in the Springate S-Score model that can predict financial distress is the ratio of Earnings before interest and taxes to Total assets; 4) The Altman model has an accuracy rate of 69.6%, the Grover model 68.5%, the Springate model 68.1%. So it can be concluded that the Altman model is the best predictive model in predicting financial distress for manufacturing companies listed on the IDX 2021-2022.
Keywords : Financial distress, Altman Z-Score, Springate S-Score, and Grover G-Scor
ANALISIS FINANCIAL DISTRESS PADA PT. INDOSAT TBK DENGAN MENGGUNAKAN METODE ALTMAN (Z-SCORE) DAN METODE SPRINGATE (S-SCORE)
The purpose of this study was to determine and analyze the prediction of financial difficulties at PT. Indosat Tbk, which is listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2010-2019 period, uses the Altman Z-score and Springate S-score methods. This study uses secondary data, namely the annual financial statements of the Indosat Tbk Company for the period 2010-2019 using document recording techniques and analyzed using the Altman Z-score and Springate S-score methods. The final results of this study indicate that the financial performance analyzed by the Altman Z-Score method at the Indosat Tbk Company for the 2010-2019 period is classified as not experiencing financial difficulties or experiencing no financial distress. The final results of this study indicate that the financial performance analyzed using the Springate S-score method at Indosat Tbk Company for the 2010-2019 period is classified as experiencing financial difficulties or experiencing financial distress.Keywords: financial distress, altman z-score, springate s-score metho
TA : Perbandingan Model Altman (Z-Score) dan Springate (S-Score) untuk Memprediksi Potensi Kebangkrutan pada Perusahaan Food and Beverage
Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemungkinan kebangkrutan dan kinerja keuangan pada perusahaan consumer good industry sub sektor food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2019. Penelitian ini menggunakan metode yang dikembangkan oleh Edward I. Altman (Altman Z-Score) dan Gordon L.V. Springate (Springate S-Score) yang diolah dengan menggunakan software excel. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengujian Normalitas, pengujian Hosmer and Lemeshow dan pengujian Paired Sample T Test yang dilakukan dengan memakai program SPSS. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan food and beverage tahun 2017-2019. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode Springate S-Score merupakan metode yang tepat untuk memprediksi perusahaan food and beverage dengan tingkat akurasi 67% dan metode Altman Z-Score dengan tingkat akurasi sebesar 57%
PENGARUH ALTMAN Z-SCORE DAN SPRINGATE S-SCORE SEBAGAI ALAT PREDIKSI POTENSI KEBANGKRUTAN TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN BATUBARA YANG LISTING DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2013-2015
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh Altman ZScore
sebagai alat prediksi potensi kebangkrutan terhadap Harga Saham, (2)
Pengaruh Springate S-Score sebagai alat prediksi potensi kebangkrutan terhadap
Harga Saham, (3) Pengaruh Altman Z-Score dan Springate S-Score sebagai alat
prediksi kebangkrutan terhadap Harga Saham. Metode pengumpulan data dalam
penelitian ini menggunakan teknik dokumentansi dan literatur yang dipublikasikan
oleh perusahaan.
Data Sampel menggunakan laporan keuangan perusahaan batubara yang
listing di Bursa Efek Indonesia 2013-2015 dengan menggunakan metode purposive
sampling. Terdapat 18 perusahaan yang telah memenuhi kriteria pengambilan sampel
penelitian. Metode penelitian ini menggunakan analisis kebangkrutan Altman ZScore
Modifikasi dan Springate S-Score. Rasio keuangan Altman Z-Score dan
Springate S-Score yang digunakan adalah working capital to total asset, retained
earning to total asset, earning before interest and taxes to total asset, book value of
equity to book value of total debt, net profit before taxes to current liabilities, dan
sales to total assets. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji
asumsi klasik, regresi linier berganda dan alat uji hipotesis lainnya.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Altman Z-Score berpengaruh
positif signifikan terhadap Harga Saham sebesar 50% dengan nilai thitung 7,077 >
2,00065 (0,05 signifikansi α) dari ttabel, (2) Springate S-Score berpengaruh positif
signifikan terhadap Harga Saham sebesar 20% dan nilai thitung 3,516 > 2,00065 (0,05
signifikansi α) dari ttabel, (3) Altman Z-Score dan Springate S-Score secara simultan
berpengaruh terhadap Harga Saham dengan Fhitung sebesar 27,472 > Ftabel 3,18. Untuk
hasil perhitungan Altman Z-Score tahun 2015 terdapat 27% dikondisikan bangkrut,
22% masuk grey area, dan 50% masuk kategori aman lalu Springate S-Score
terdapat 67% dikategorikan bangkrut dan 33% dikategorikan aman
- …
