1,721,142 research outputs found

    Strategi Komunikasi Dakwah KH. Sofiyan Hadi Dalam Meningkatkan Akhlak Remaja di Lingkungan Pondok Pesantren Al-Mawaddah Kudus Jawa Tengah

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi dakwah KH. Sofiyan Hadi dalam meningkatkan akhlak remaja di lingkungan pondok pesantren Al-Mawaddah Kudus Jawa Tengah dan juga mengtahui apa saja hambatan yang dihadapi KH. Sofiyan Hadi dalam melaksanakan dakwahnya . Jenis penelitian yang digunakan peneliti yaitu penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif dan sumber data diperoleh dari berbagai narasumber. Adapun teknik pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik wawancara, observasi/pengamatan, dokumentasi yang didapatkan dari berbagai sumber yang relevan. Data ini diperoleh melalui interview dengan pengasuh ponpes ( KH. Sofiyan Hadi ), ketua ponpes (Saiful Anam), remaja santri (Hafiz Maulana dan M.Khoirul Niam), remaja lingkungan (Riska Maharani dan Siti Andriyani). Penelitian memperoleh temuan bahwa :1) KH. Sofiyan Hadi telah memberikan kontribusinya dalam memberikan berbagai pelatihan dan bekal bagi remaja, sehingga memberikan efek positif dan meningkatkan akhlak remaja di era sekarang ini. Dengan pendidikan entrepreneur yang beliau terapkan diantaranya seperti pelatihan BLK ( Balai Latihan Kompetensi ) yang mana dipelatihan tersebut, para remaja diberi pelatihan-pelatihan dalam berkreasi membuat makanan ringan yang memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia kemudian dikemas dengan baik sehingga mempunyai nilai jual yang tinggi. Ada juga kajian agama yang diajarkan oleh KH. Sofiyan Hadi yaitu wisata rohani yang berisikan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan dengan tafsir yang dihadiri para jama’ah di lingkungan pondok pesantren. 2) Kemudian hambatan yang dihadapi oleh KH. Sofiyan Hadi antara lain : anggapan masyarakat yang masih kurang berkembang dan perlunya sosialisasi, adanya sikap acuh tak acuh dikalangan remaja dan masyarakat, keterbatasan waktu, dan minat remaja dalam belajar ilmu agama yang semakin rendah. Adanya hambatan tersebut KH. Sofiyan Hadi menyikapi dengan baik akan hambatan yang di hadapinya. Beliau mengetahui bahwa tanpa adanya hambatan dan kritik dari masyarakat seseorang tidak akan mengalami kemajuan dalam dirinya

    Strategi Kiai Sofiyan Hadi dalam Membentuk Kemandirian Santri Di Pondok Pesantren Al-Mawaddah Honggosoco Jekulo Kudus

    No full text
    Penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian lapangan (field research) dimana dalam penelitian ini peneliti menggali informasi secara langsung di Pondok Pesantren Al-Mawaddah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subyek penelitian pengasuh pondok (Kiai Sofiyan Hadi), ustadz, santri, alumni sebagai data primernya, dan masyarakat serta literatur buku atau web-web pesantren maupun skripsi terdahulu sebagai data sekundernya. Dalam penyusunannya, penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan metode observasi partisipatif, wawancara semiterstruktur, dan dokumentasi. Uji keabsahan data untuk mengetahui strategi Kiai Sofiyan Hadi dalam membentuk kemandirian santri dengan melakukan triangulasi kemudian menginterpretasikan kedalam karya tulis. Sedangkan teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Penelitian ini memperoleh berbagai hasil temuan diantaranya bahwa: Pondok Pesantren Al-Mawaddah telah memandirikan para santri dan memiliki keunikan diantaranya belajar ilmu agama dan kewirausahaan (entrepreneurship) yang tidak terlepas dari Kiai Sofiyan Hadi. Kiai Sofiyan Hadi menggunakan berbagai strategi khusus berupa strategi keteladanan Nabi Muhammad SAW yang terwujud kedalam prinsip 5M (meyakinkan, menggalang, menggerakkan, mengevaluasi, melindungi) dan Strategi Gusjigang (gus artinya bagus budi pekerti, sopan santun) Ji (motivasi atau ngaji) dan Gang (kewirausahaan) yang ditujukan kepada para santrinya. Sehingga muncul 3 prinsip diantaranya strategi percontohan, strategi praktik langsung, strategi pelatihan bertahap. Selain itu juga terdapat berbagai faktor pendukung (suri tauladan Nabi Muhammad SAW, budaya Gusjigang, adanya cita-cita atau dorongan pribadi, keinginan untuk sukses dan berbagai fasilitas dalam pesantren) maupun faktor penghambat (berasal dari masing-masing santri diantaranya sulit bagi waktu, rasa tidak nyaman dengan aturan, baru pertama kali berbisnis). Pesantren ini mencerminkan upaya pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh pengasuhnya, hal itu dapat dilihat dari berbagai aktifitas yang dilakukan oleh para santri dilingkungan pesantren

    MANAJEMEN LEMBAGA KEBIJAKAN PUBLIK DALAM MENSUKSESKAN PERILAKU BERSIH DAN SEHAT DI KOTA TANGERANG (STUDI KASUS KAMPUNG BEKELIR KOTA TANGERANG)

    No full text
    Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 5 dimensi manajemen lembaga kebijakan publik (LKP) dalam membina program perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di Kota Tangerang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian menunjukan Manajemen LKP dalam Mensukseskan (PHBS) Di Kota Tangerang yaitu: (1) Perencanaan LKP pertama yaitu dengan memetakan dahulu wilayah yang ingin dibangun, lalu dikaji dan menjadikan bapak alm H.Abu Sofiyan untuk melakukan pembinaan Program PHBS di Kampung Bekelir. (2) Pengorganisasian LKP dengan cara membuat kepanitiaan pembanguan Kampung Bekelir dan menjadikan bapak alm H. Abu Sofiyan untuk fokus dalam Program PHBS dengan melakukan pembinaan terhadap masyarakat untuk melaksanakan 10 program PHBS dalam setiap aspek kehidupan (3) Implementasi LKP melakukan pengecatan rumah warga dan melakukan pembinaan kepada masyarakat (4) Pengawasan LKP melalui laporan berjejang dari para seniman, para Kader Posyandu dan Kader PKK Rw di Kampung Bekelir serta melakukan pengawasan secara langsung.(5) Evaluasi LKP mengevaluasi setiap pekerjaan secara berkala apabila ada fasilitas yang dinilai kurang, rusak ataupun mengalami kendala. Kata Kunci: Manajemen, Lembaga Kebijakan Publik (LKP), PHBS

    Transport of bed load sediment in the presence of stable clast / Mohd Sofiyan Sulaiman

    Get PDF
    Surface bedform in the form of stable clast is deduced to be presence at micro-scale. Stable clast is believed to modify the flow field and provide sink and source for incoming sediment particles. The dynamics of flow pattern and bed load rate in the presence of stable clast are always puzzling due to wide range of particle size and presence of roughness elements. Thus, this issue can be treated using two methodological approaches namely local scale and reach scale solutions. Incorporating the flow fields and turbulence statistics at a very local scale leads to the prediction of occurrence of bed load transport using probability approach. The binary model of dimensionless velocities for ejection and local bed shear using TKEw’ gave better prediction among other models. Almost 80% of the bed load mechanism (whether occur or not) can be predicted by this proposed model. Understanding transport occurrence at finer scale is vital for in-stream rehabilitation, river restoration and installation of sediment sampler on river beds. However, treating the dynamics of flow and bed load at reach scale is significantly differed from local scale approach

    Sediment transport equation development for highland rivers in Malaysia / Mohd Sofiyan Sulaiman

    Get PDF
    The phenomenon of sediment transport had been studied for the last 100 years and always given special attention by the researchers and engineers. The human activities severely affected by the sedimentation problem such as flooding, deposition, damaging the hydraulic structure and much more. Various studies had been conducted to quantify sediment transport pattern in Malaysia. However the studies which are focussed on highland rivers are still lacking. Further more, there is no specific equation to predict the total bed material load transport for highland rivers in Malaysia. Thus, the present study set as a pilot project to derive such an equation. A comprehensive field sampling and laboratory analysis were carried out to obtain the sediment database. The governing parameter that has high influence on sediment transport was selected based on literature survey and field data. These parameters were checked for its correlation with field data before developing the equation. The equation is developed by fitting the selected influential parameters into SPSS program. The Multiple Linear Regression Analyses (MLR) was employed to derive the equation. The multicollinearity effects were avoided which may reduce the efficiency of transport prediction. The performance of the existing equation was tested and validated using existing field data from rivers in Malaysia

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Standard JKR practice in RC Bridge Abutment Design / Mohd Sofiyan Sulaiman

    Get PDF
    In Malaysia, Public Work Department (JKR) had release a standard of RC Bridge Design where it had considered some factors for the bridge designing works. The parameters are including local topography, transportation behavior vehicle load, bridge components and so on. Unfortunately, most of the software are not fulfilling the JKR requirement when deal with the bridge designing jobs. This final year project is proposed to study the JKR standard in RC Bridge Abutment Design and compile it into a simple worksheet. With this simplification, we can save the time and cost to learn and familiar with the bridge requirement. Some limitations are found in this area of study. The bridge type is only limited to simply supported bridge and the bridge beam which produce by HUME Industries Bhd is referred. Finally, the worksheet will help to calculate the loads on bridge abutment & determine the number of pile that required for the abutment as well

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
    corecore