1,721,764 research outputs found
Eksplorasi etnomatematika pada museum Soesilo Soedarman di kabupaten Cilacap
Museum Soesilo Soedarman di Kabupaten Cilacap merupakan museum untuk menyimpan koleksi benda-benda bersejarah milik Jenderal (purn) Soesilo Soedarman. Museum di jadikan tempat belajar oleh para siswa untuk meningkatkan pengetahuannya akan benda-benda bersejarah. Tujuan penelitian ini adalah menggali objek-objek matematika dan nilai-nilai filosofisnya yang terkandung dalam Museum Soesilo Soedarman. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengambilan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat konsep matematika yaitu kesebangunan dan geometri pada objek-objek di dalam Museum Soesilo Soedarman di Kabupaten Cilacap
Analisa Pengawasan Kualitas Produk Pada Perusahaan Beton Srie di Klaten
Skripsi ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan pada Perusahaan Tegel Loster Beton Srie di Klaten, yang berjudul “Analisa Pengawasan Kulitas Produk pada Perusahaan Tegel Loster Beton Srie di Klaten“. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah “Bagaimana pengamatan kualitas produk akhir yang dijalankan oleh manajemen perusahaan Loster Beton
Srie di Klaten?” Dari perumusan masalah tersebut, maka hipotesis yang telah diajukan adalah “Bahan pengawasan kualitas produk akhir telah berjalan efektif sehingga kualitas produk akhir perusahaan Tegel Beton Srie sesuai dengan standar yang telah ditetapkan“. Untuk menguji benar tidaknya hipotesis yang telah diajukan, maka penyusun
menggunakan diagram proporsi P. Dari hasil perhitungan dengan diagram proporsi P dapat diketahui bahwa rata-rata jumlah produk rusak sudah berada didalam batas atas dan batas bawah. Hal ini berarti pengawasan kualitas pada perusahaan Tegel Beton Srie sudah berjalan dengan baik.
Untuk masing-masing hasil produk perusahaan Tegel Beton Srie, variasi tingkat kerusakannya adalah sebagai berikut: tegel abu-abu, proporsi kerusakannya antara 1,83% sampai 4,04%, tegel kembang, proporsi kerusakannya 1,89% sampai
2,94% dan tegel teraso, proporsi kerusakannya 2,05% sampai 3,75%
Menerjemahkan Teks Deskripsi Benda-benda Bersejarah Pada Museum Soesilo Soedarman Cilacap
Museum adalah salah satu sektor tempat wisata unggulan di Indonesia, karena sektor ini memiliki efek yang mempengaruhi perkembangan sektor ekonomi, penyediaan lapangan kerja, serta sektor-sektor produktif lainnya. Laporan Tugas Akhir yang berjudul “Menerjemahkan Teks Deskripsi Benda-Benda Bersejarah Pada Museum Soesilo Soedarman Cilacap”, ditulis berdasarkan praktik kerja yang telah dilaksanakan pada tanggal 28 Januari - 28 Februari 2019 di Museum Soesilo Soedarman Cilacap. Tujuan diadakannya praktik kerja ini adalah untuk mempraktikkan kemampuan penerjemahan yang dimiliki oleh penulis dengan cara menerjemahkan teks deskripsi koleksi foto benda-benda bersejarah pada Museum Soesilo Soedarman. Dalam proses penerjemahan, ada 4 tahap yang dilakukan, yaitu tahap analisis dan pemahaman, tahap transfer, tahap restrukturisasi, dan tahap evaluasi dan revisi. Disamping tahapan tersebut, ditemukan beberapa kendala saat menerjemahkan, diantaranya yaitu kurangnya wawasan penulis akan bahasa sasaran dan objek yang dideskripsikan, kesulitan dalam memahami struktur penulisan teks bahasa sumber, serta kesulitan dalam pemilihan padanan kata. Kendala-kendala tersebut diatasi dengan membaca referensi tentang bahasa sasaran, melakukan perbandingan deskripsi objek yang terdapat di media promosi lainnya, dan mencari informasi padanan kata yang tepat dengan bantuan kamus elektronik maupun cetak, dan internet. Dari penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kegiatan penerjemahan teks deskripsi benda bersejarah di Museum Soesilo Soedarman dapat meningkatkan keterampilan penulis, khusunya dalam bidang penerjemahan. Selain itu, penggunaan solusi yang tepat dapat memudahkan
PENERAPAN UPAH HARIAN DENGAN UPAH BORONGAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PADA PERUSAHAAN TEGEL BETON SRIE KLATEN
Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui perbedaan antara penerapan
upah harian dengan upah borongan sebagai peningkatan produktivitas pada
perusahaan Tegel Beton Srie Klaten, (2) Untuk mengetahui variable mana yang
paling baik dalam peningkatan produktivitas pada Perusahaan Tegel Beton Srie
Klaten.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian
ini adalah data upah harian, upah borongan dan volume produksi pada Parusahaan
Tegel Beton Srie Klaten tahun 2003 – 2005, dengan tidak menggunakan sample
karena yang diteliti merupakan keseluruhan populasi. Metode pengumpulan data
menggunakan metode dokumentasi, observasi dan wawancara. Teknik analisis data
yang digunakan adalah uji t.
Dari hasil analisis diperoleh hasil sebagai berikut : (1) Ada perbedaan
antara penerapan upah harian dengan upah borongan sebagai upaya peningkatan
produktivitas pada perusahaan Tegel Beton Srie Klaten. Terbukti dari hasil regresi
yang memperoleh thitung < -ttabel yaitu – 103,236 < -1,96 pada taraf signifikansi 5% (2)
Upah borongan lebih baik dalam peningkatan produktivitas. Hal ini terbukti dari rata
– rata produksi upah borongan lebih besar dari rata – rata upah harian yaitu 62729,72
> 39979,31
Analisis Pengendalian Kualitas Produk Benih Padi Dengan Pendekatan Model SQC (Statistical Quality Control) Pada UD. Mayang Srie – Mayang Kabupaten Jember
Perusahaan yang tidak memperhatikan pengendalian kualitas pada produk
yang akan di pasarkan, dalam jangka pendek perusahaan tidak perlu
mengeluarkan biaya tambahan terkait pengawasan kualitas, akan tetapi dalam
jangka panjang perusahaan sulit memasarkan produk dikarenakan tersaingi
perusahaan sejenis yang kualitas produknya lebih baik. Jadi peranan pengendalian
kualitas produk sangat penting dan berguna bagi perusahaan.
Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui apakah ada produk rusak di
UD. Mayang Srie dengan menerapkan sistem pengendalian kualitas. Untuk
mengetahui apakah jumlah kerusakan produk yang terjadi di UD. Mayang Srie
Jember masih berada pada batas toleransi. Untuk mendiskripsikan faktor - faktor
apa saja yang menyebabkan kerusakan pada produk yang diproduksi oleh UD.
Mayang Srie Jember. Penelitian ini berbasis deskriptif kuantitatif dengan
mengambil populasi hasil produksi benih padi selama bulan Oktober, November,
Desember 2017 dan sampel penelitian adalah produksi setiap minggu pada bulan
Oktober sampai Desember 2017.
Analisis yang digunakan adalah (Statistical Quality Control) SQC. Dari
hasil analisis menunjukkan Jumlah produksi benih padi UD. Mayang Srie pada
bulan Oktober, November, Desember pada tahun 2017 adalah sebanyak 81.968
kg, dengan jumlah produk rusak 3.699,78 kg. Berdasarkan hasil analisis dengan
menggunakan alat bantu statistik peta kendali P (P-Chart) dalam pengendalian
kualitas produk benih padi diketahui bahwa produk yang mengalami kerusakan
masih diluar batas kendali, meskipun kerusakan yang terjadi masih berada di
presentase rendah akan tetapi bila dibiarkan akan menimbulkan kerugian oleh
UD. Mayang Srie. Dimana 1 titik masih berada dalam batas kendali dan titik-titik
origin lain masih berfluktuasi diluar batas kendali atas (UCL) yaitu 0,0528 dan
batas kendali bawah (LCL) yaitu 0,0374 yang artinya dapat beresiko bagi
perusahaan terkait. Oleh sebab itu diperlukan analisis lebih lanjut untuk
mengetahui faktor penyebab dari penyimpangan ini dengan menggunakan
diagram sebab akibat yang kemudian dari hasil diagram sebab akibat akan dibuat
rekomondasi perbaikan sebagai bahan pertimbangan untuk produksi benih padi
UD. Mayang Srie dimasa yang akan datang guna untuk terus meningkatkan
kualitas produksi dan meminimalkan timbulnya kerusakan yang sama yang terjadi
di UD. Mayang Srie. Hasil analisis menggunakan diagram sebab akibat diketahui
faktor-faktor penyebab kerusakan dalam proses produksi benih padi adalah
manusia (Man), lingkungan kerja (Environment), metode (Method), mesin
UAS ilmu negara Srie arini wahyu ningsih(2010003600133)
Nama:Srie arini wahyu ningsih Nim:2010003600133 (1H1
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
sj-pdf-1-trr-10.1177_03611981231211525 – Supplemental material for Drivers’ Decision-Making When Experiencing a Traffic Conflict: A Scoping Review
Supplemental material, sj-pdf-1-trr-10.1177_03611981231211525 for Drivers’ Decision-Making When Experiencing a Traffic Conflict: A Scoping Review by Naomi Srie Kusumastutie, Bhina Patria, Sri Kusrohmaniah and Thomas Dicky Hastjarjo in Transportation Research Record</p
- …
