1,956 research outputs found
Life as an early career researcher: interview with Minhaj Sirajuddin
Minhaj Sirajuddin talks to Francesca Lake, Head of Open Access Publishing. Minhaj Sirajuddin is currently an Assistant Investigator at the Institute for Stem Cell Biology and Regenerative Medicine (InStem), Bangalore, India. His lab works on understanding biological motility mediated by cytoskeleton elements using biophysics and cell biology. Previously his tenures were at UCSF (CA, USA) for his postdoctoral work and the Max Planck Institute (Dortmund, Germany) for his PhD. Minhaj is a recipient of Wellcome Trust – DBT India Alliance Intermediate Fellowship and the EMBO Young Investigator Award. He was also a finalist in the inaugural Future Science Early Career Research Award. </jats:p
Peranan Tour Leader Dalam Memberikan Pelayanan Kepada Wisatawan Selama Perjalanan Wisata di Nuansa Wisata Prima Nusantara Tours& Travel Jember
Peranan Tour Leader bagi Biro Perjalanan Wisata Nuasa Wisata meliputi: perencanaan tur (tour planning)penyusunan paket wisata,pemasaran paket wisata mendampingi dan melayani wisatawan selama program tur berjalan,sebagai pengatur perjalanan wisata dan sebagai ujung tombak perusahaan dalam pelaksanaan perjalanan wisata
EKSISTENSI SANGGAR SENI SIRAJUDDIN DALAM PELATIHAN TARI DI KABUPATEN GOWA.
Penelitian ini bertujuan untuk, (1) Mendeskripsikan Keberadaan Sanggar Seni
Sirajuddin di Kabupaten Gowa. (2) Mengetahui bentuk pelatihan tari di Sanggar
Seni Sirajuddin Kabupaten Gowa. Pada dasarnya penelitian ini merupakan
penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang menggambarkan
permasalahan apa adanya. Penelitian ini dilaksanakan di Sanggar Seni Sirajuddin
yang berlokasi di Jl. Kacong Daeng Lalang, Lorong 1, Desa Tombolo,
Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan pada
bulan September sampai dengan November 2023. Data dianalisis dengan teknik
deskriptif kualitatif. Keabsahan data diperoleh melalui teknik triangulasi sumber.
Teknik pengumpulan datanya adalah teknik observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Objek penelitian khususnya pembina/pengurus sanggar terkait
dengan keberadaan sanggar seni sirajuddin dalam pelatihan tari di Kabupaten
Gowa. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa keberadaan sanggar seni sirajuddin
bermanfaat untuk kegiatan positif anak-anak di Kabupaten Gowa, siswa (anggota)
mempunyai kegiatan yang dapat mengasah keterampilan mereka. Sehingga
Kabupaten Gowa lebih maju dengan adanya sanggar seni sirajuddin. Hal ini dapat
dilihat dari bentuk pelatihan tari sanggar seni sirajuddin, dalam bentuk pelatihan
tari dilakukan dengan proses latihan. Dalam proses latihan, pelatih memberikan
gerakan serta arahan kepada siswa (anggota) agar siswa (anggota) dapat melakukan
dengan baik dan benar. Kegiatan pelatihan menjadi faktor pendukung dalam
pelaksanaan pelatihan. Berdasarkan hasil penelitian keberadaan sanggar seni
sirajuddin dapat dilihat dari banyaknya karya-karya yang dibuat oleh sanggar serta
banyaknya keikutsertaan sanggar seni sirajuddin dalam event baik Nasional
maupun Internasional.
Kata kunci: Eksistensi, Pelatihan, Tar
HABITUASI LATSAR SIRAJUDDIN
Vidio ini adalah gambaran mengenai aktualisasi kegiatan pada latihan dasar calon pegawai negeri sipil UIN Alauddin Makassa
Badal haji menurut Sirajuddin Abbas dan Ahmad Hassan
Badal Haji adalah melaksanakan ibadah haji untuk orang lain karena yang bersangkutan telah meninggal dunia atau karena sudah lanjut usia dan juga orang terkena udzur atau sakit yang lama untuk sembuh atau tidak ada harapan untuk kembali sembuh. Dikalangan ulama ada kontroversi mengenai hukum melaksanakan badal haji antara Sirajuddin Abbas dan Ahmad Hassan.
Penelitian ini bertujuan untuk menanalisis: 1) Pendapat Sirajuddin Abbas tentang Hukum Pelaksanaan Badal Haji 2) Pendapat Ahmad Hassan tentang Hukum Pelaksanaan Badal Haji, dan 3) Análisis Perbandingan Perbedaan Pendapat Sirajuddin Abbas dan Ahmad Hassan mengenai Hukum Pelaksanaan Badal Haji.Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori ikhtilaf, yaitu perbedaan pendapat dikalangan ulama karena adanya perbedaan dalil dan método yang digunakan, perbedaan faham, tingkat pengetahuan serta keyakinan boleh atau tidaknya suatu dalil digunakan. Hal ini berkaitan dengan pendapat Sirajuddin Abbas dan Ahmad Hassan yang berbeda dalam memahami nash mengenai badal haji. Penelitian ini menggunakan métode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis dimana data pustaka akan dideskripsikan secara detail dan sistematis sebelum dianalisis dan disajikan dalam bentuk perbandingan.Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa : 1) Sirajuddin Abbas berpendapat bahwa Badal Haji itu boleh karena sesuai dengan hadis-hadis Nabi SAW. 2) Ahmad Hassan berpendapat bahwa Badal Haji itu tidak di syariatkan karena hadits tersebut bertentangan dengan ayat Al-Qur’an yaitu surat An-Najm ayat 39 yang didalamnya menjelaskan pahala atau dosa yang diterima seseorang itu tergantung kepada usahanya pada saat masih hidup. 3) Perbedaan pendapat antara Sirajuddin abbas dengan Ahmad hassan menilai shahih atau tidaknya, mutawatir atau ahad nya suatu hadits yang digunakan sebagai dalil. Sirajuddin abbas menghukumi masalah tersebut menggunakan hadis sebagai dasar hukumnya dan mengkaji dalil-dalil yang berhubungan dengan permasalahan badal haji. Sedangkan Ahmad Hassan menggunakan ayat al-Qur’an. Dimana kandungan ayat al-Qur’an tersebut bertentangan dengan hadis. Yaitu Q.S An-Najm ayat 39 yang menjelaskan bahwa seseorang itu tidak akan mendapatkan balasan terhadap apa yang ia tidak kerjakan.
Kata Kunci: Badal, Haji, Huku
ANALISIS KEMAMPUAN MEWARNAI MENGGUNAKAN PASTEL PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK SIRAJUDDIN
Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis kemampuan anak dalam mewarnai. Penelitian ini dilakukan di kelompok B3 TK Sirajuddin Pontianak Barat dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan bersifat deskriptif. Subyek dalam penelitian ini adalah anak di kelompok B3 yang berjumlah 25 orang anak usia 5-6 tahun dan satu orang guru di kelompok B3 TK Sirajuddin Pontianak Barat. Proses pelaksanaan pembelajaran meliputi proses kegiatan awal, kegiatan inti, istirahat dan kegiatan akhir. Kreativitas guru sangat diperlukan dalam mengembangkan media yang digunakan dalam pembelajaran. Berbagai teknik dalam menggunakan media pastel sangat mempengaruhi hasil dari perwarnaan. Kemampuan anak usia 5-6 tahun di TK Sirajuddin Pontianak Barat dalam mewarnai adalah memvariasikan warna lebih dominan dalam kategori berkembang sesuai harapan. Kata Kunci : Kemampuan Mewarnai, Pembelajaran Mewarnai,Media Pastel Abstract: The purpose of research is to analyze the ability of children in coloring. The research was conducted in group B3 TK Sirajuddin West Pontianak using a qualitative approach and descriptive nature. The subjects in this study were children in the B3 group numbering 25 children aged 5-6 years and one teacher in kindergarten B3 group Sirajuddin West Pontianak. Learning implementation process includes the initial activities, core activities, breaks and weekend activities. Teacher creativity is needed in developing media used in learning. Various techniques in using the media greatly influence the outcome of pastel coloring. The ability of children aged 5-6 years in kindergarten Sirajuddin West Pontianak in varying colors coloring is more dominant in the category of developing as expected. Keywords: Ability Coloring, Colouring Lesson, Pastel Medi
Majlis perasmian Canseleri Tuanku Syed Sirajuddin
Pada 18 November 2006 bertempat di tapak perasmian berhadapan air terjun, SPB Tuanku Canselor telah merasmikan Bangunan Canseleri UiTM dan bagi mengenang jasa baik Baginda, Bangunan Canseleri ini dinamakan Canseleri Tuanku Syed Sirajuddin. Dengan itu, segala maklumat bersejarah university tidak lagi hanya tersimpan, malah kini boleh dipamerkan untuk orang ramai agar mereka dapat menghayati pembangunan bangsa yang penuh dengan cabaran
- …
