1,731,738 research outputs found

    USULAN PENDEKATAN METODE BALANCED SCORECARD UNTUK MENGUKUR KINERJA CV. SINTA LESTARI

    Full text link
    USULAN PENDEKATAN METODE BALANCED SCORECARD UNTUK MENGUKUR KINERJA CV. SINTA LESTAR

    Sinta

    No full text
    [ES] Definición del término Sinta en el diccionario Dicter.[EN] Definition of the word Sinta in the dictionary Dicter

    Analysis of the Accuracy and Completeness of SINTA Author Data Extraction

    Full text link
    The advancement of information technology has increased the use of web scraping for scientific data collection, including from the SINTA (Science and Technology Index) platform, which provides researcher profiles, affiliations, publications, and citation data. However, scraping SINTA poses challenges, particularly when multiple authors share identical scores that trigger changes in display order. This instability can lead to duplicated or missing entries when using a single-pass scraping approach. This study evaluates the accuracy and completeness of SINTA author data collection by implementing repeated scraping as a strategy to handle dynamic data ordering. Experiments were conducted on the Universitas Muslim Indonesia (UMI) affiliation, targeting 915 active authors. The methodology involved page-structure analysis, spider development using Python and Scrapy, sequential scraping through pagination, and validation of data completeness and uniqueness. A three-second delay between requests was applied to maintain responsible scraping practices. The results show that a single scraping attempt failed to retrieve all authors, capturing an average of only 877.2 authors (95.86%). Due to unstable ordering, repeated iterations were required. Through 4–8 scraping cycles per trial, all 915 authors were successfully collected without duplication. These findings indicate that for platforms with dynamic data structures such as SINTA, repeated scraping provides a more reliable method for ensuring data completeness and accuracy, supporting the development of stable and responsible publication-data automation systems.The advancement of information technology has increased the use of web scraping for scientific data collection, including from the SINTA (Science and Technology Index) platform, which provides researcher profiles, affiliations, publications, and citation data. However, scraping SINTA poses challenges, particularly when multiple authors share identical scores that trigger changes in display order. This instability can lead to duplicated or missing entries when using a single-pass scraping approach. This study evaluates the accuracy and completeness of SINTA author data collection by implementing repeated scraping as a strategy to handle dynamic data ordering. Experiments were conducted on the Universitas Muslim Indonesia (UMI) affiliation, targeting 915 active authors. The methodology involved page-structure analysis, spider development using Python and Scrapy, sequential scraping through pagination, and validation of data completeness and uniqueness. A three-second delay between requests was applied to maintain responsible scraping practices. The results show that a single scraping attempt failed to retrieve all authors, capturing an average of only 877.2 authors (95.86%). Due to unstable ordering, repeated iterations were required. Through 4–8 scraping cycles per trial, all 915 authors were successfully collected without duplication. These findings indicate that for platforms with dynamic data structures such as SINTA, repeated scraping provides a more reliable method for ensuring data completeness and accuracy, supporting the development of stable and responsible publication-data automation systems

    Sinta 4

    No full text
    Sinta

    DETEKSI OUTLIER PADA DATA AUTHOR SCIENCE AND TECHNOLOGY INDEX (SINTA) MENGGUNAKAN METODE REGRESI LINEAR

    Full text link
    Publikasi merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh para peneliti, tidak sedikit karya ilmiah yang dipublikasikan digunakan sebagai rujukan dalam banyak hal, baik untuk dalam hal akademis seperti menyelesaikan tugas akhir atau dalam pengembangan penelitian yang sudah ada. SINTA (Science and Technology Index) adalah merupakan portal yang berisi tentang pengukuran kinerja ilmu pengetahuan dan teknologi yang meliputi antara lain kinerja peneliti, penulis, author, kinerja jurnal dan kinerja institusi Iptek. Beberapa peneliti diportal sinta memiliki jumlah score yang cukup tinggi dalam kurun waktu yang singkat, peneliti yang mendapat score dengan cepat dicurigai melakukan tindakan anomaly. Oleh sebab itu dibuat sebuah system yang dapat mendeteksi data dari setiap peneliti berdasarkan jumlah score yang dimiliki menggunakan regresi linear. System akan ditampilkan berupa grafik scatter yang memiliki garis gradient, dari 500 data sampel didapatkan data peneliti bersih 496 dengan nilai regresi terendah 24,55 dan nilai tertinggi 111.23, untuk mengetahui peneliti melakukan tindakan anomaly atau tidak dengan nilai deviasi yaitu 8,94 ditambah nilai average yaitu 30,15. jika hasil nilai peneliti lebih besar dari nilai deviasi maka peneliti dicurigai melakukan tindakan anomaly, jika kurang atau sama dengan deviasi maka peneliti dianggap normal. Hasil akhir dari penelitian jumlah data yang dianggap anomaly sejumlah 4 author, sedangkan yang normal sejumlah 491 author. Kata kunci : Deteksi kecurangan, penetuan tindakan anomaly menggunakan regresi linear, standar deviasi

    Serba-serbi Sinta : Sosialisasi Pemanfaatan Jurnal Sinta

    Full text link
    Bagaimana cara memanfaatan database sinta secara optimal dan mengetahui bisa submit di datase sisnta ini

    ROSEDUR PENGELOLAAN KAS KECIL PADA PT GAJAH MADA SUKSES TRITUNGGAL

    Full text link
    This study aims to determine the petty cash management procedures at PT Gajah MadaSuksesTritunggal. The formulation of the problem is how to overcome the obstacles faced by the company in carrying out petty cash management at PT Gajah MadaSuksesTritunggal. This study uses a descriptive method where the author collects relevant data by interviewing directly the intended source in providing information to the author so that the author gets complete and in-depth data, as well as observation where the author makes observations directly to the object of research to see firsthand the activities carried out and Doing documentation and literature study where the author searches for and collects data about things in the form of notes and bookkeeping. Based on the results of data collection conducted at PT Gajah MadaSuksesTritunggal, it can be concluded that the term petty cash applied at PT Gajah MadaSuksesTritunggal uses a fluctuation system and has been running quite well, cash replenishment at PT Gajah Mada Sukses Tritunggal is in line with Prabowo opinion although there are a few constraint

    SINTA masa depan

    No full text
    This slide will be presented in SINTA talks 19.02.19 in Semarang. More updates will be available on my blog http://dasaptaerwin.net/wp/2019/02/membicarakan-sinta-19-feb-19.html#more-4101

    GAMBARAN TOKOH SINTA DALAM NOVEL SINTA OBONG KARYA ARDIAN KRESNA DAN CERITA RAMAYANA KARYA C. RAJAGOPALACHARI: Studi Sastra Bandingan

    Full text link
    Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimanakah gambaran tokoh Sinta dalam novel Sinta Obong karya Ardian Kresna dan cerita Ramayana karya C. Rajagopalachari? 2) Bagaimanakah perbedaan sudut pandang pengarang dalam novel Sinta Obong karya Ardian Kresna dengan cerita Ramayana karya C.Rajagopalachari? Tujuan Penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan gambaran tokoh Sinta dalam novel Sinta Obong karya Ardian Kresna dan cerita Ramayana karya C. Rajagopalachari (2) Mendeskripsikan perbedaan sudut pandang pengarang dalam novel Sinta Obong karya Ardian Kresna dengan cerita Ramayana karya C. Rajagopalachari Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode yang digunakan adalah deskriptif analisis. Sumber data pada penelitian ini yaitu berupa teks novel Sinta Obong karya Ardian Kresna dan cerita Ramyana karya C. Rajagopalachari. Data yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah frasa dan kalimat yang terdapat dalam novel Sinta Obong Karya Ardian Kresna dan cerita Ramayana karya C. Rajagopalachari. Penelitian ini menggunakan teori sastra bandingan dan pendekatan biografis sastra. Simpulan pada penelitian ini adalah. 1) Gambaran tokoh Sinta dalam novel Sinta Obong karya Ardian Kresna dan cerita Ramayana karya C. Rajagopalachari memiliki persamaan dan perbedaan. Persamaannya adalah Sinta sebagai perempuan istana terpancar dari wajahnya, Sinta sebagai gambaran dari perempuan timur, lambang kekokohan hati terhadap pendirian, Sinta memiliki sifat yang setia dan berbakti kepada suami, Sinta sebagai jelmaan dari Dewi, Sinta memiliki sifat hedonis. Perbedaannya adalah. Persahabatan Sinta dengan Trijata. Perbedaan motif Rahwana menculik Sinta, faktor Sinta membakar diri, Sinta yang tengah hamil bertemu dengan Resi Walmiki, dalam Sinta Obong diceritakan Sinta melahirkan Batlawa dan Ramakusya. 2) Perbedaan sudut pandang pengarang dalam novel Sinta Obong karya Ardian Kresna dengan cerita Ramayana karya C. Rajagopalachari menganggap Raja adalah Dewa, Kama digambarkan oleh C. Rajagopalachari pada tokoh Rahwana dengan nafsu birahi akhirnya menculik Sinta. Ardian Kresna sebagai orang Jawa menyisipkan konsep perempuan sebagai kanca wingking dan sigaran jiwa dalam tokoh Sinta

    Jurnal IJEBAR sinta 4

    Full text link
    Publikasi Jurnal sinta-
    corecore