1,721,009 research outputs found
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA BIOLOGI MELALUI BLENDED LEARNING MENGGUNAKAN ENSIKLOPEDIA DIGITAL (Pokok Bahasan Keanekaragaman Hayati Kelas X IPA 04 MAN 02 Jember )
Shiddiq, Muhammad Amin. (2019
). Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis dan
Hasil Belajar Siswa Melalui Blended Learning Menggunakan
Ensiklopedia Digital
(Pokok Bahasan Keanekaragaman Hayati Kelas X
IPA 04 MAN 02 Jember
). Skripsi, Program Studi Pendidikan Biologi
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah
Jember.
Pembimbing: (1)Dra. Sawitri Komarayanti, M.S.
(2) Dr. Agus Prasetyo
Utomo, S.Si. M.Pd.
Kata Kunci : Kemampuan Berpikir Kritis, Hasil Belajar, Blended
Learning, Ensiklopedia Digital.
Memiliki kemampuan berpikir kritis yang baik dan terampil dalam
menggunakan TIK merupakan modal dasar yang harus dimiliki oleh peserta didik
untuk menghadapi persaingan di era globalisasi sesuai dengan paradigma tujuan
pendidikan nasional abad 21. Namun pada kenyataannya, kemampuan siswa
Indonesia masih berada pada level kognitif yang rendah dilihat dari hasil
keikutsertaannya pada PISA 2015 dengan skor 30% pada Level 2 kategori
Students’ Proficiency in Science. Hal tersebut juga terindikasi pada pembelajaran
Biologi yang dilakukan di MAN 02 Jember. Hasil penelusuran melalui
wawancara dengan guru kelas, wali kelas dan juga waka kurikulum didapatkan
bahwa penggunaan media belajar berbasis digital dan referensi sumber belajar
yang masih minim turut mempengaruhi tingkat kemampuan berpikir kritis, hasil
belajar serta keterampilan dalam hal ICT yang masih rendah pada siswa kelas X
IPA 04 selama proses pembelajaran.
Adanya permasalahan tersebut mendorong peneliti untuk memberikan
solusi alternatif yang dirasa efektif yaitu dengan menerapkan pembelajaran
biologi berbasis Blended Learning menggunakan Ensiklopedia Digital Buah dan
Sayur Lokal. Tujuannya agar siswa kelas X IPA 04 tersebut dapat meningkat
dalam hal kemampuan berpikir kritis dan hasil belajanya baik pada ranah kognitif
maupun psikomotoriknya pada pokok bahasan Keanekaragaman Hayati.
Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK
),
dilakukan sebanyak 2 siklus dengan 4 kali pertemuan. Penelitian ini dilaksanakan
di kelas X IPA 04 MAN 02 Jember, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember.
Penelitian ini berlangsung dari bulan April-Mei tahun 2019. Teknik pengumpulan
datanya melalui observasi, dokumentasi, wawancara, pemberian post-test, dan
angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu triangulasi data. Data tersebut
dianalisis secara persentase kuantitatif, lalu dibahas secara deskriptif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Implementasi
Model Pembelajaran Blended Learning menggunakan Ensiklopedia Digital dapat
meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan hasil belajar Siswa Kelas X IPA
04. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya peningkatan berpikir kritis siswa dari
36,11% pada prasiklus menjadi 55,83% pada siklus I dan pada siklus II mencapai
72,04%. Begitu juga pada hasil belajar kognitif yang awalnya di siklus I hanya
memperoleh persentase sebesar 42% kemudian pada siklus II menjadi sebesar
72%. Dan yang terakhir pada hasil belajar psikomotorik yang memperoleh
persentase sebesar 57,92% pada siklus I lalu meningkat menjadi 72,22% pada siklus II
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Student Teams Achievement Division Dalam Mata Pelajaran IPS Siswa Kelas V SD 3 Karangbener Kudus.
Shiddiq, Muhammad Jauhar. 2014. Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Student Teams Achievement Division Dalam Mata Pelajaran IPS Siswa Kelas V SD 3 Karangbener Kudus. Skripsi. Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Muria Kudus. Pembimbing: (i) Drs. Moh. Kanzunnudin, M.Pd., (ii) Aisyah Nur Sayidatun Nisa’, S.Pd, M.Pd.
Kata kunci: Hasil Belajar, IPS, Model Pembelajaran Student Teams Achievement Division
Hasil pengamatan pada siswa SD 3 Karangbener Kecamatan Bae Kabupaten Kudus, menunjukkan bahwa hasil belajar IPS rendah dikarenakan pembelajaran yang digunakan bersifat berpusat pada guru. Untuk meningkatkan hasil belajar diperlukan model pembelajaran yang tepat, salah satunya dengan menerapkan model pembelajaran Student Teams Achievement Division. Tujuan penelitian ini yakni untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V Semester I SD 3 Karangbener pada materi menceritakan tokoh-tokoh sejarah pada masa Hindu, Budha, dan Islam di Indonesia dengan menggunakan model pembelajaran Student Teams Achievement Divison.
Model pembelajaran Student Teams Achievement Division merupakan salah satu tipe model pembelajaran kooperatif dengan menggunakan kelompok-kelompok kecil yang jumlah anggota tiap kelompoknya 4-5 orang siswa secara heterogen. Student Teams Achievement Division terdiri atas lima komponen (1) presentasi kelas, (2) tim, (3) kuis, (4) skor kemajuan individual, dan (5) rekognisi tim.
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini mengacu pada model Kemmis dan Mc Taggart. Langkah PTK ini meliputi dua siklus, setiap siklus terdiri empat tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian meliputi guru dan 22 siswa. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif.
Hasil penelitian menggunakan model pembelajaran Student Teams Achievement Division menunjukkan bahwa ketuntasan hasil belajar klasikal siswa dari prasiklus 59,10%, dan siklus I sebesar 72,72% siklus II mencapai 95,45%. Keterampilan guru dan Aktivitas siswa juga mengalami peningkatan dalam proses pembelajaran. Keterampilan guru pada siklus I memperoleh persentase 69,7% dan siklus II persentase 81,03% terjadi peningkatan sebesar 11,33%, dengan kategori baik. Aktivitas belajar siswa siklus I memperoleh persentase 69,7% dan siklus II 78,9% dengan kriteria baik, terjadi peningkatan sebesar 9,2%.
Simpulan dari hasil penelitian yakni hasil belajar IPS materi menceritakan tokoh-tokoh sejarah pada masa Hindu, Budha, dan Islam di Indonesia di SD 3 Karangbener menggunakan model Student Teams Achievement Division dapat meningkatkan hasil belajar. Peneliti menyarankan bagi guru-guru Sekolah Dasar dalam melaksanakan pembelajaran sebaiknya menggunakan model pembelajaran yang sesuai agar siswa lebih paham dan pembelajaran lebih efektif, menyenangkan, dan siswa pun menjadi tidak cepat bosan sehingga hasil belajar yang diperoleh bisa maksimal. Dan bagi peneliti lain diharapkan mampu memicu berkembangnya penelitian-penelitian lain yang lebih kreatif dan inovatif, khususnya terhadap pembelajaran IPS
Pengaruh Model Pembelajaran Circuit Learning Berbantu Media Interaktif Pada Terhadap Hasl Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Smp Rahmat Islamiyah Medan
Masalah dalam penelitian ini adalah masih rendahnya hasil belajar siswa Pada
Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di SMP Rahmat Islamiyah Medan.
Sedangkan tujuan penelitian untuk mengetahui proses penerapan model
pembelajaran Circuit Learning pada mata pelajaran pendidikan Agama Islam di
SMP Rahmat Islamiyah Medan, untuk mengetahui hasil belajar siswa sebelum
dan sesudah menggunakan model pembelajaran Circuit Learning pada mata
pelajaran pendidikan Agama Islam di SMP Rahmat Islamiyah Medan. Penelitian
ini termasuk jenis penelitian kuantitatif.Metode yang digunakan dalam penelitian
yaitu metode quasi eksperimen.Populasi dalam penelitian ini,adalah seluruh
siswa/i kelas VIII di Smp Rahmat Islamiyah Medan yang merupakan objek atau
sasaran dari penelitian ini.Subjek yang akan dipilih dalam penelitian ini
melibatkan satu kelas VIII-C yang berjumlah 32. Penelitian ini dilakukan
menggunakan beberapa teknik pengumpulan data yaitu Tes dan Observasi,
menggunakan Pree Test dan Post Test.Hasil penelitian berdasarkan perhitungan
uji hipotesis diperoleh 16,357 dan bila di konsultasikan dengan
nilai pada taraf signifikan 0,05 dan df = N-1, 32-1=31, maka
.Dengan membandingkan antara dengan dengan
kriteria 16,357 > 1,695) sehingga ditolak dan diterima.
Dengan kata lain terdapat pengaruh model pembelajaran Circuit Learning
berbantu media interaktif terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran
Agama Islam kelas kelas VIII-C SMP Rahmat Islamiyah Meda tahun
Pembelajaran 2020/202
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
- …
