1,721,863 research outputs found

    ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS JASA PADA SHERINA MAKEUP ARTIST

    Full text link
    Pada era modern saat ini terdapat banyak perubahan dan kemajuan yang terjadi. Perkembangan digital salah satunya yang menjadikan pelaku bisnis melakukan inovasi untuk dapat menarik perhatian masyarakat terhadap produk maupun jasa yang ditawarkan. Pada penelitian ini akan melakukan analisa terkait faktor internal seperti kekuatan, kelemahan dan faktor eksternal seperti peluang, dan ancaman yang sedang dihadapi oleh Sherina Makeup Artist dengan strategi-strategi alternatif yang mungkin dapat diterapkan oleh Sherina Makeup Artist untuk melakukan pengembangan bisnisnya dengan menggunakan matriks SWOT, dan QSPM sebagai alat dalam pengambilan keputusan terkait strategi yang akan digunakan. Berdasarkan matriks SWOT akan menghasilkan strategi SO, WO, ST, dan WTsebagai alternative strategi untuk melakukan pengembangan bisnis jasa Sherina Makeup Artist. Berdasarkan hasil QSPM strategi alternative prioritas utama yang terpilih dengan bobot penilaian paling tinggi yaitu Memperkuat ciri khas riasan yang dimiliki Sherina Makeup Artist dengan hasil riasan soft and glam yang mengutamakan kerapian dan ketelitian sehingga dapat memperkuat branding dan lebih mudah melekat dalam benak masyarakat yang akan memberikan keunggulan bersaing

    Pemeranan Tokoh Sherina dalam Drama Musikal Petualang Sherina-2 Karya Riri Riza

    Full text link
    Drama Musikal “Petualangan Sherina 2” karya Riri Riza merupakan alih wahana dari film “Petualangan Sherina 2”. Drama musikal memaparkan tentang aksi heroik terhadap kepedulian lingkungan melalui tokoh Sherina. Teori yang dipakai dalam memerankan tokoh Sherina adalah acting in musical. Acting in musical merupakan penggabungan antara akting, tari, dan nyanyian. Ini yang menjadi tantangan bagi aktor, di mana harus menyeimbangkan ketiga unsur tersebut. Metode akting yang dipakai dalam memerankan tokoh Sherina adalah metode akting presentasi. Metode akting presentasi aktor berusaha mengidentifikasi perilaku dan intelektual dirinya sendiri dan juga tokoh yang akan diperankan. Oleh karena itu, capaian aktor bukan kapasitas menjadi ‘orang lain’ namun merupakan ‘penyesuaian’ terhadap situasi dan kondisi baru, melalui tabungan- tabungan emosi yang dimiliki penulis secara pribadi. Kata kunci: Sherina, Drama musikal, Presentasi AbstractPlaying the Character of Sherina in the Musical Drama "Petualang Sherina-2" by Riri Riza. Drama Musical “The Adventure of Sherina 2” is an adaptation of the movie “The Adventure of Sherina 2”. The drama musical describes the heroic action towards environmental awareness through the character Sherina. The theory used in portraying Sherina's character is acting in musical. Acting in musical is a combination of acting, dance, and singing. This is a challenge for actors, who must balance these three elements. The acting method used in playing the character Sherina is the presentation acting method. Presentation acting method actors try to identify the behavior and intellect of themselves and also the character they will play. So that the actor's achievement is not the capacity to become 'someone else' but is an 'adjustment' to new situations and conditions, through the emotional savings that the author personally has. Keywords: Sherina, Drama Musical, Presentatio

    Pemeranan Tokoh Sherina dalam Drama Musikal “Petualangan Sherina 2” Karya Riri Riza

    Full text link
    Drama Musikal “Petualangan Sherina 2” karya Riri Riza merupakan alih wahana dari film “Petualangan Sherina 2”. Drama musikal memaparkan tentang aksi heroik terhadap kepedulian lingkungan melalui tokoh Sherina. Teori yang dipakai dalam memerankan tokoh Sherina adalah acting in musical. Acting in musical merupakan penggabungan antara akting, tari, dan nyanyian. Ini yang menjadi tantangan bagi aktor, di mana harus menyeimbangkan ketiga unsur tersebut. Metode akting yang dipakai dalam memerankan tokoh Sherina adalah metode akting presentasi. Metode akting presentasi aktor berusaha mengidentifikasi perilaku dan intelektual dirinya sendiri dan juga tokoh yang akan diperankan. Oleh karena itu, capaian aktor bukan kapasitas menjadi ‘orang lain’ namun merupakan ‘penyesuaian’ terhadap situasi dan kondisi baru, melalui tabungan-tabungan emosi yang dimiliki penulis secara pribadi

    Pemeranan Tokoh Sherina dalam Drama Musikal “Petualangan Sherina 2” Karya Riri Riza

    No full text
    Drama Musikal “Petualangan Sherina 2” karya Riri Riza merupakan alih wahana dari film “Petualangan Sherina 2”. Drama musikal memaparkan tentang aksi heroik terhadap kepedulian lingkungan melalui tokoh Sherina. Teori yang dipakai dalam memerankan tokoh Sherina adalah acting in musical. Acting in musical merupakan penggabungan antara akting, tari, dan nyanyian. Ini yang menjadi tantangan bagi aktor, di mana harus menyeimbangkan ketiga unsur tersebut. Metode akting yang dipakai dalam memerankan tokoh Sherina adalah metode akting presentasi. Metode akting presentasi aktor berusaha mengidentifikasi perilaku dan intelektual dirinya sendiri dan juga tokoh yang akan diperankan. Oleh karena itu, capaian aktor bukan kapasitas menjadi ‘orang lain’ namun merupakan ‘penyesuaian’ terhadap situasi dan kondisi baru, melalui tabungan-tabungan emosi yang dimiliki penulis secara pribadi

    Analisis Set dan Properti Pendukung Karakter Utama Film Petualangan Sherina

    Full text link
    Sebuah karakter terbangun karena didukung oleh set dan properti. Oleh karena itu, penulis menulis skripsi yang berjudul “Analisis Set dan Properti Pendukung Karakter Utama Film Petualangan Sherina”. Petualangan Sherina bercerita tentang petualangan yang dialami Sherina dan temannya, Sadam selama liburan yang menjadi korban penculikan. Melalui penulisan ini, penulis akan menganalisa bagaimana set dan properti mendukung visualisasi karakter utama, yaitu Sherina dalam film Petualangan Sherina

    Pesan Moral Dalam Film Petualangan Sherina 2 Analisis Semiotika Roland Barthes

    Full text link
    Film Petualangan Sherina 2 yang di rilis tahun 2023 merupakan kelanjutan dari film Petualangan Sherina pada tahun 2000. Film ini disutradarai oleh Riri Riza dan diproduseri oleh Mira Lesmana. Ceritanya mengisahkan petualangan Sherina, seorang anak perempuan cerdas dan pemberani yang sudah beranjak dewasa. Sherina yang bekerja menjadi seorang jurnalis bermimpi dapat meliput acara World Economic Forum yang digelar di Swiss. Seharusnya berangkat ke Swiss, Sherina di minta bosnya pindah tugas ke Kalimantan untuk meliput konservasi orang utan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pesan moral dalam film The Platform. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan teori analisis semiotika Roland Barthes. Hasil dari penelitian ini yaitu bentuk pesan moral film Petualangan Sherina 2 ada berbentuk moral baik dan moral buruk. Moral baik yang terdapat dalam film Petualangan Sherina 2 adalah kepedulian terhadap konservasi orang utan. Moral buruk yang terdapat dalam film adalah adanya pencurian orang utan, merusak ekosistem alam, serta komunikasi yang buruk antara sahabat

    Sherina Agus' Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    Sherina Agus' Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    Sherina Agus' Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    AN ANALYSIS OF CODE SWITCHING FOUND IN SINNA SHERINA MUNAF’S INSTAGRAM CAPTION

    Full text link
    ABSTRACT By: KHAIRUNNISA AZ’ZAHRA This research focuses on the types and functions of code-switching performed in the written form of Sinna Sherina Munaf’s Instagram Caption. this researchis aimed to answer the following problem: (1) what were the types of code switching found on Sinna Sherina Munaf’s Instagram Captions? and (2) what were the types of code switching found on Sinna Sherina Munaf’s Instagram Captions? This research is qualitative descriptive research that used documentation in collecting the data. The instrument of this research are documents, field notes, the theory of code switching types Tom Mc Arthur and the code switching function by Elizabeth Marasigan, and the researcher herself. Finally, the researcher used investigator triangulation to validate the data analysis result. The total data were 50 unit data. From the data 19 captions of Code�Switching, the researcher was able to split the data into 50 unit data to be analyzed both of types and the function. The types showed that there were 39 intersentential switching, 8 intrasentential switching, 1 tag switching and 2 Intra-word switching used to perform code�switching. Based on the data, Sherina commonly used intersentential switching because Sherina usually switched from one language to other language at the level of clauses or sentences, where each clause or sentence is in one language or the other. The function which performed were 2 quotations, 6 addressee spesifications, 6 interjection, 0 repetitions, 8 message qualifications, 21 personalization and objectivizations, and 7 facility of expressions. Based of the data the common function to be used is personalization and objectivization because Sherina switched the code mostly to reflects her personal opinion, feeling or knowledge. Keyword: Types, Functions, Code-Switchin
    corecore