194 research outputs found
FAKTOR DETERMINAN HIPERTENSI DI POS PEMBINAAN TERPADU PTM WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTO KATIK KOTA PADANG PANJANG TAHUN 2014
Tujuan
Hipertensi atau tekanan darah tinggi menjadi salah satu faktor risiko PTM yang
menjadi masalah kesehatan yang sangat serius dan merupakan gangguan kesehatan
mematikan. Kasus hipertensi di Puskesmas Koto Katik Kota Padang Panjang Tahun
2014 ditemukan sebanyak 180 kasus (18,5%). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui faktor determinan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Koto Katik
Kota Padang Panjang Tahun 2014.
Metode
Penelitian ini menggunakan desain case control berpasangan, dilakukan bulan
November 2014 hingga Mei tahun 2015. Populasi dalam penelitian ini adalah
pengunjung Posbindu PTM Puskesmas Koto Katik Kota Padang Panjang Tahun
2014. Sampel terdiri dari 46 kasus dan 46 kontrol dengan matching umur dan jenis
kelamin. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling.
Hasil
Hasil penelitian secara bivariat diperoleh hasil, obesitas general (p=0,005; OR=3,66),
obesitas sentral (p=0,02; OR=2,62), aktifitas fisik (p=0,006; OR=3,28), stres
(p=0,08), perilaku merokok (p=0,11) dan diabetes melitus (p=0,05). Hasil uji
statistik regresi logistik didapatkan hasil, obesitas general (p=0,00; OR=7,91). Hasil
analisis stratafikasi didapatkan aktifitas fisik (ΔOR=22,4) dan stres (ΔOR=29,7)
merupakan confounding.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian variabel yang paling berhubungan dengan hipertensi di
wilayah kerja Puskesmas Koto Katik Kota Padang Panjang Tahun 2014 adalah
obesitas general. Untuk itu, disarankan kepada Puskesmas Koto Katik untuk
melakukan penyuluhan kepada masyarakat tentang pola makan yang sehat dan rutin
mengukur berat badan agar tidak obesitas dan terkena hipertensi.
Daftar Pustaka : 45 (2003-2014)
Kata Kunci : Hipertensi, determinan, berpasangan, interaksi
KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DENGAN DIALISIS DI ASIA TENGGARA : A SYSTEMATIC REVIEW
Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan masalah kesehatan dunia. Pasien yang mengalami gagal ginjal biasanya akan melakukan terapi penggantian ginjal yang akan memiliki efek terhadap kualitas hidup pasien. Beberapa studi menunjukkan bahwa pasien gagal ginjal kronik yang menjalani dialisis akan mengalami penurunan kualitas hidup. Oleh karena itu penting untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani dialisis. Peneliti melakukan telaah sistematis terhadap kualitas hidup pasien gagal ginjal yang menjalani dialisis. Peneliti melakukan penelusuran terhadap beberapa database yaitu ProQuest, PubMed dan Science direct dan telaah terhadap beberapa studi yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eklusi. Berdasarkan hasil telaah sistematis diketahui bahwa status sociodemografi seperti umur, pendidikan, status pekerjaan dan etnis berhubungan dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal. Selain itu status klinis dan gangguan psikologis juga berhubungan dengan kualitas hidup pasien. Jenis terapi dialisis juga berhubungan dengan kualitas hidup dimana beberapa studi menemukan bahwa pasien yang menjalani terapi dialisis dengan dialisis peritoneal memiliki kualitas hidup yang lebih baik dibandingkan pasien yang menjalani terapi hemodialisis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas hidup pasien GGK yaitu faktor sosiodemorafi, status klinis dan gangguan psikologis serta jenis terapi dialis yang digunakan.
Analisis Struktur Dan Nilai Moral Dalam Seri Cerita Rakyat Riau Karya Maria Rosa Anggraini, S.s.
Rakyak story is one of the fictional literary works in which there are elements that build the story and contain values that can be applied in human life. The lack of interest of teenagers today to read a folk tale due to the times, they chose to play gadgets and games. Though there are so many lessons and values in life that can be obtained in folklore. After reading the book collection of the Riau Folklore Series by Maria Rosa Anggraini, S.S. The author discovers the existence of structures and moral values in these literary works. Literary works in this contain the structure of the story that is in the form of themes, flow, background, figure, character and mandate, as well as moral values related to responsibility, conscience and obligation. This is what makes the writer interested in researching the collection of Riau Folklore Series by Maria Rosa Anggraini, S.S. Problems in this study 1) What is the structure contained in the collection of Riau Folklore Series compiled by Maria Rosa Anggraini, S.S.? 2.) What is the moral value contained in the collection of the Riau Folk Story Series compiled by Maria Rosa Anggraini, S.S. the scope of the study of literature, especially literary criticism that examines structure and moral values. The theory used to analyze the problem of this study is Priyatni (2012). Nurgiantoro (2013) and supporting theories such as Suroto (1990). Hamidy (2012). The method used in this research is descriptive method with a qualitative approach. The techniques used in this study are documentation techniques and hermeneutical techniques. The data analysis technique is the presentation technique referred to by Hamidy, uu (2003). The results of this study suggest the elements of inter-national and moral values contained in the Riau Folklore Series by Maria Rosa Anggraini, S.S. Interinsic elements include 1) theme, 2) plot, 3) background, 4) character and character, 5) mandate. Whereas moral values include 1) moral values related to responsibility, 2) moral values related to conscience, 3) moral values related to obligations
GAMBARAN IMPLEMENTASI PENATALAKSANAAN PENYAKIT DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS SINDANG BARANG KOTA BOGOR TAHUN 2019-2020
Berdasarkan profil Dinas Kesehatan Kota Bogor Tahun 2018, data kasus penyakit Diabetes Melitus (DM) tertinggi berada di Puskesmas Sindang Barang Kecamatan Bogor Barat yaitu sebanyak 1.775 orang, namun tahun 2018 jumlah cakupan yang dilakukan pemeriksaan DM belum mencapai target. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran implementasi penatalaksanaan penyakit diabetes melitus di Puskesmas Sindang Barang Kota Bogor Tahun 2019-2020. Metode penelitian ini adalah kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Informan dalam penelitian ini adalah petugas Puskesmas, kader, dan pasien DM. Variabel penelitian ini terdiri dari variabel input, proses, dan output. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel input belum meratanya SDM karena wilayah yang luas, dana bersumber dari BOK dan JKN dan keuangan saat ini cukup baik, sarana dan prasana belum merata di Posbindu, serta masih ada perbedaan antara teori dengan praktik. Variabel proses masih ditemukan pasien yang tidak jujur ketika diwawancara, saat pendataan warga tidak ada di tempat, masih terdapat pasien yang tidak disiplin terhadap kesehatan tubuhnya, proses rujukan terkadang terjadi antrian, belum meratanya kader untuk mengikuti pelatihan, terkadang Dinkes kehabisan stok penyediaan obat, pencatatan dan pelaporan belum tepat waktu, dan belum terdapat jadwal untuk Dinkes berkunjung ke PKM, serta untuk output masih belum mencapai target 100% karena banyaknya jumlah sasaran. Kesimpulan penelitian ini adalah penatalaksanaan penyakit DM di Puskesmas Sindang Barang berjalan cukup baik, namun belum maksimal masih ada perbaikan. Maka sebaiknya Puskesmas lebih fokus terhadap proses penatalaksanaan DM agar mencapai target yang ditentukan
IMPLEMENTASI PROGRAM SATGAS KELUARGA COVID-19 DI RT 01 RW 07 DESA SITU UDIK
Transmisi COVID-19 mulai ancam unit sosial terkecil yaitu keluarga. Klaster keluarga terjadi saat salah satu anggota keluarga terinfeksi virus, lalu menularkan ke anggota keluarga lainnya sehingga satu rumah tangga tertular Covid-19 saat berada di rumah sendiri. Kasus yang berasal dari klaster keluarga di Indonesia setiap harinya terus bertambah, tindakan pencegahan merupakan kunci utama untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengimplementasikan program satgas keluarga COVID- 19 di RT 01 RW 07 Desa Situ Udik. penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode Pre Experimental Design dengan pendekatan One Group Pretest- Posttest design. Populasinya adalah warga di RT 01 RW 07 Desa Situ Udik. dengan sampel sebanyak 25 kepala keluarga. Pengolahan data menggunakan statistic deskriptif dengan uji-T dependent. Dengan hasil p= 0,000, maka dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah pengeimplementasian program satgas keluarga COVID-19 pada warga RT 01 RW 07 Desa Situ Udik
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA REMAJA DI SMK PASUNDAN CIKALONKUGLON KABUPATEN CIANJUR TAHUN 2021
Perilaku seksual adalah segala tingkahlaku yang didorong oleh hasrat seksual, baik dengan lawan jenis maupun dengan sesama jenis. Perilaku ini bisa dilakukan sebelum menikah atau dilakukan pada saat pacaran maka disebut dengan perilaku seksual pranikah. Perilaku seksual merupakan perilaku yang didasari oleh dorongan seksual atau kegiatan untuk mendapatkan kesenangan organ seksual melalui berbagai perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual pranikah pada remaja di SMK Pasundan Cikalongkulon. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional study. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 80 orang yang merupakan siswa aktif SMK Pasundan Cikalongkulon. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling, analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara sikap (P-value=0,000) (OR=8,816), religiusitas (P-value=0,000) (OR=6,136), media massa (P-value=0,004)(OR= 4,456), peran orang tua (P-value=0,004)( OR=4,339), serta tidak ada hubungan antara pengetahuan (P-value=0,185) (OR 2,046) dan peran teman sebaya (P-value=0,075)(OR=0,401)
PENGARUH ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) DAN MARKET VALUE ADDED (MVA) TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI LQ 45 PERIODE FEBRUARI 2015 – AGUSTUS 2015
RIA ANGGRAINI. The Influence of Economic Value Added (EVA) and Market
Value Added (MVA) to Stock Price in Companies that Listed on LQ 45 in term on
February - August 2015. Script, Department Economics and Administration,
Faculty of Economics, State University of Jakarta. 2014.
This study aims at finding out if The Influence of Economic Value Added (EVA)
and Market Value Added (MVA) to Stock Price in Companies that Listed on LQ
45 in term on February - August 2015. The hypothesis of this study is : There is
Influence of Economic Value Added (EVA) and Market Value Added (MVA) to
Stock Price in Companies that Listed on LQ 45 in term on February - August
2015. The method used is the author of the survey method with a quantitative
approach. This study population is the entire companies that listed on LQ 45 in
term on February – August 2015 this sampling technique is simple random
sampling as many 31 samples. Hypothesis states that either simultaneous or
partially independent variable affect the dependent variable of the study. Based
on the finding regression coefficient test simultaneous, the value of (4.338>3.34)
with a sig 0.023 it can be conclude that simultaneous EVA and MVA effect on
stock price. While the finding of the partial regression coefficient test, EVA 0.520
< Ttabel 2.04841and sig. 0.607 can be conclude that EVA no significant effect on
stock price, for MVA 2.910>2.04841 and sig. 0.007 it can be conclude that MVA
significant effect on stock price. Hypothesis states that either simultaneously or
partially one of the independent variable affect the dependent variable of the
study. While one independent variable do not affect dependent variable of the
study
ADVERBIA ZEHI DAN ZETTAI DALAM KALIMAT BAHASA JEPANG 日本語における副詞「是非」と「絶対」
ABSTRACT
Widyaningrum, Farizka Anggraini. 2019. “The Adverb Zehi and Zettai in Japanese Sentence”. Undergraduate Thesis, Japanese Language and Culture Department, Faculty of Humanities, Diponegoro University. The Advisor: Lina Rosliana, S.S., M.Hum.
In this writing thesis, the writer discussed ‘The Adverb Zehi and Zettai in Japanese Sentence’. The aim of these research are to describe the structure and the meaning of Japanese adverb such as zehi and zettai.
The writer obtained the data from anime and Japanese website. Those data were collected using note taking technique. Then, to analyze the structure and the meaning of adverb zehi and zettai, distributional methods applied. Whereas to explain the results of data analysis, the author uses informal methods.
Based on data analysis, it can be concluded that adverb zehi and zettai can explain nouns, adjectives, and verbs. But, adverb zehi cannot explain negative form words or sentences. Adverb Zehi has the meaning to show desire; strong intentions, requests, indicating definite meaning, and showing necessity. While zettai adverb has the meaning to show will, command; prohibition, denial, and show strong opinions.
Keywords: adverb, zehi, zetta
HUBUNGAN FATHERLESS DAN SOCIAL COMPARISON DENGAN SELF ESTEEM PADA REMAJA PEREMPUAN
ABSTRAK
Hubungan Fatherless dan Social Comparison dengan Self Esteem
Pada Remaja Perempuan
Oleh :
Mutiara Anggraini
Rendahnya self-esteem pada remaja perempuan menjadi
permasalahan penting pada masa perkembangan karena dapat
berdampak memunculkan perasaan merasa kurang percaya diri, merasa
tidak cukup baik, ketidakpuasan terhadap diri sendiri, dan keraguan
yang berkelanjutan. kondisi tersebut sering kali muncul akibat adanya
faktor yang mempengaruhi self-esteem salah satunya yaitu fatherless
dan social comparison. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
apakah ada hubungan fatherless dan social comparison dengan self
esteem pada remaja perempuan.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik
purposive sampling yang melibatkan sampel sebanyak 100 remaja
perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan skala Self
esteem(α = 0.822), skala Fatherless (α = 0.961), dan skala Social
Comparison (α = 0.856). Teknik analisis data yang digunakan adalah
analisis regresi berganda dengan bantuan software JASP versi 0.16.4.0
for windows.
Hasil analisis data menunjukkan nilai koefisien korelasi (r)
0.585 dengan F hitung 25.230 dan signifikansi 0.001 (p < 0.01), artinya
secara bersama-sama fatherless dan social comparison memiliki
hubungan terhadap self-esteem. Selain itu didapatkan nilai koefisien
korelasi (r) -0.120 dengan signifikansi 0.001 (p < 0.01) dan sumbangan
efektif 5,1%. Artinya terdapat hubungan negatif yang signifikan antara
fatherless dengan self-esteem. Nilai koesifien korelasi (r) -0.449 dengan
signifikansi 0.001 (p < 0.01) dan sumbangan efektif 29,1%. Artinya
terdapat hubungan negatif signifikan antara social comparison dengan
self-esteem.
Kata Kunci : Self-Esteem, Fatherless, Social Comparison. ABSTRACT
The Relationship between Fatherless and Social Comparison with
Self Esteem in Adolescent Girls
Author :
Mutiara Anggraini
Low self-esteem in adolescent girls is a significant issue during
this developmental stage because it can lead to feelings of self-doubt,
dissatisfaction with oneself, and persistent uncertainty. This condition
doesn't just appear out of nowhere, but is influenced by various factors,
including the absence of a father figure and the tendency to engage in
social comparison.This study aims to determine whether there is a
relationship between fatherlessness and social comparison with self
esteem in female adolescents.
This study is a quantitative study using purposive sampling
techniques, involving a sample of 100 female adolescent. Data
collection techniques used the Self-esteem scale (α = 0.822), the
Fatherless scale (α = 0.961), and the Social Comparison scale (α =
0.856). The data analysis technique used was multiple regression
analysis with the assistance of JASP software version 0.16.4.0 for
Windows.
The data analysis results showed a correlation coefficient (r)
value of 0.585 with an F-statistic of 25.230 and a significance of 0.001
(p < 0.01), meaning that fatherless and social comparison together
have a relationship with self-esteem. Additionally, the correlation
coefficient (r) value was -0.120 with a significance of 0.001 (p < 0.01)
and an effective contribution of 5.1%. This means there is a significant
negative relationship between fatherless and self-esteem. The
correlation coefficient (r) value was -0.449 with a significance of 0.001
(p < 0.01) and an effective contribution of 29.1%. This means there is
a significant negative relationship between social comparison and self
esteem.
Keywords: Self-Esteem, Fatherless, Social Comparison
- …
