1,720,957 research outputs found

    PENGGUNAAN BAHASA JAWA DI DAERAH TRANSMIGRASI UNIT I BLOK B DESA MEKAR SARI MAKMUR KECAMATAN SUNGAI BAHAR KABUPATEN MUARO JAMBI PROVINSI JAMBI (TINJAUAN SOSIOLINGUISTIK)

    Get PDF
    Penelititan mengenai Penggunaan Bahasa Jawa di Daerah Transmigrasi Unit I Blok B Desa Mekar Sari Makmur Kecamatan Sungai Bahar Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi (Tinjauan Sosiolinguistik) merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk dan fungsi alih kode, campur kode, interefensi, bentuk tingkat tutur penggunaan BJ di daerah transmigrasi yang berada di desa Mekar Sari Makmur Provinsi Jambi, bagaimana faktor dan fungsi yang melatarbelakangi penggunaan BJ didaerah transmigrasi tersebut. Tujuan yang dicapai yakni mendeskripsikan bentuk dan fungsi alih kode, campur kode, interferensi, dan tingkat tutur pada masyarakat transmigrasi di desa Mekar Sari Makmur, Provinsi Jambi, mendeskripsikan faktor dan fungsi penggunaan BJ oleh masyarakat transmigran tersebut. Data adalah data lisan yang dihasilkan oleh informan yang mengandung alih kode, campur kode, interferensi, dan tingkat tutur BJ. Sumber data berasal dari informan yang terpilih sebagai pengguna bahasa induk yaitu BJ. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik dasar sadap, dan metode cakap dengan teknik dasar pemancingan. Analisis data menggunakan metode distribusional dan metode padan. Metode distribusional digunakan untuk menganalisis bentuk alih kode, campur kode, interferensi, dan tingkat tutur. Metode padan dipergunakan untuk menganalisis fungsi dan faktor yang mempengaruhi penggunaan bahasa Jawa. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh tiga simpulan. Pertama, alih kode yaitu alih kode BJ ke dalam BI, alih kode BI ke dalam BJ, dan alih kode BI ke dalam BMJ, campur kode yang ditemukan yaitu CKK dengan ragam CKK BJ bercampur BI, CKK BI bercampur BJ, CKK BI bercampur BMJ, ragam CKF yaitu CKF BJ bercampur BI, CKF BI bercampur BJ, CKF BI bercampur BMJ, ragam CKR , ragam CKB, interferensi yang ditemukan yaitu, IF, IM, interferensi sintaksis, IL , dan pada interferensi semantik yaitu dengan ragam interferensi semantik eksparsif, dan interferensi semantik aditif, tingkat tutur yang ditemukan yaitu ragam ngoko, bentuk madya , dan bentuk krama.Kedua yaitu fungsi alih kode, campur kode, interferensi, dan tingkat tutur pada masyarakat transmigrasi dapat disimpulkan bahwa alih kode, campur kode, dan interferensi sering terjadi di dalam lingkungan yang multi lingual, bahasa yang membaur dan berintegrasi antar berbagai bahasa daerah, tingkat tutur yang terjadi di lingkungan transmigran berfungsi untuk menyesuaikan kepada siapakah penutur itu bicara, dan untuk menunjukkan rasa enggan dan menjaga kesopan santunan. Ketiga yaitu faktor dan fungsi penggunaan BJ oleh masyarakat transmigrasi yang berada di desa Mekar Sari Makmur dapat disimpulkan bahwa BJ digunakan dalam keseharian masyarakat untuk berkomunikasi dan untuk menunjukkan asal-usul pendatang transmigran tersebu

    SISTEM INFORMASI PEMETAAN SEKOLAH SMP-SMA SEDERAJAT TINGKAT KABUPATEN KUDUS BERBASIS OPENSOURCE

    Get PDF
    Laporan skripsi dengan judul “Sistem Informasi Pemetaan Sekolah SMP-SMA sederajat tingkat Kabupaten Kudus Berbasis OpenSource” telah dilaksanakan dengan tujuan untuk memudahkan para orang tua maupun masyarakat kabupaten kudus pada khususnya mencari lokasi sekolah yang diinginkan serta informasi dari seklolah tersebut, serta membantu Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga dalam program pemerataan sekolah Aplikasi ini dirancang dengan menggunakan pemodelan UML. Dengan bahasa pemrograman yang digunakan adalah Python sedangkan kerangka sistem aplikasi webnya menggunakan Geodjango, sebagai sistem databasenya menggunakan Postgres SQL. Aplikasi ini dirancang dengan layanan Google hybrid untuk memudahkan perelasian koordinat latitude dan longitude. Sesuai dengan keadaan yang sebenarnnya. Hasil dari perancangan sistem ini adalah memberikan informasi kepada orang tua wali murid atau masyarakat umum kudus mengenai data sekolah serta lokasi dari sekolah yang ada di kabupaten kudus

    Perbanyakan Bakteri Endofit Kitinolitik dan Bacillus thuringensis pada media air kelapa dan pengaruhnya terhadap mortalitas nyamuk Aedes aegypti L.

    No full text
    ABSTRAK Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Pemberantasan nyamuk A.aegypti umumnya masih mengandalkan penggunaan insektisida kimiwai yang memiliki dampak negatif berupa resistensi serangga, matinya organisme bukan sasaran dan pencemaran lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh bakteri endofit kitinolitik (Pseudomonas pseudomallei, Klebsiella ozaenae) dan Bacillus thuringiensis terhadap mortalitas dan perubahan morfologi nyamuk A.aegypti yang ditumbuhkan dan diperbanyak di media air kelapa. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor perlakuan yakni jenis bakteri (bakteri endofit kitinolitik dan B.thuringensis) dan konsentrasi suspensi bakteri yaitu 0 ml sebagai kontrol, 0,5 ml, 1 ml, dan 1,5ml. Masing-masing diberikan untuk 20 ekor larva uji instar III yang dipelihara dalam wadah yang berisi 150 ml air. Media pertumbuhan bakteri berupa air kelapa dan TSB sebagai media kontrol dan pembanding . Air kelapa sebanyak 300ml difiltrasi dengan kertas saring dan disterilisasi dengan autoclave. Pengamatan terhadap mortalitas larva diamati setiap 1x24 jam selama 10 hari. Daya hidup bakteri dihitung dengan metode TPC (Total Plate Count). Jumlah larva yang mati di analisis dengan program SPSS 17 Two Way Anova dan dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan. Nilai LC50 dianalisis dengan program Regressi Probit. Mortalitas dan kerusakan morfologi larva dan pupa pada kelompok perlakuan dibandingkan dengan larva dan pupa normal pada kontrol. Hasil pengamatan menunjukkan, air kelapa dapat dimanfaatkan sebagai media alternatif perbanyakan bakteri endofit kitinolitik (P.pseudomallei dan K. ozaenae) dan B.thuringiensis. Pada media air kelapa, daya hidup bakteri P.pseudomallei sebesar 3,76 x 108 cfu/ml, K. ozaenae sebesar 4,26 x 108 cfu/ml dan B.thuringensis sebesar 4,05 x 108 cfu/ml. Hasil pengamatan juga menunjukkan diantara variasi perlakuan, interaksi jenis bakteri Bacillus thuringensis pada konsentrasi 0,5ml, 1 ml, 1,5 ml dan kombinasi P.pseudomallei dan K.ozaenae pada konsentrasi 1,5ml memiliki pengaruh mortalitas terhadap larva paling tinggi dengan persentase sebesar 100% pada hari kesepuluh pengamatan. Ditemukan nilai LC50 yang efektif mematikan larva sebesar 50% dalam waktu 10 hari pengamatan. Hal ini menunjukkan penggunaan konsentrasi yang lebih tinggi akan mematikan larva A. aegypti dalam jumlah yang banyak. ABSTRACT Dengue hemorrhagic fever (DHF) is a disease transmitted by the Aedes aegypti mosquito. Eradication of Aedes aegypti mosquitoes generally still rely on the use of chemical insecticides that have a negative impact in the form of insect resistance , the death of non-target organisms and environmental pollution . The purpose of this study was to determine the effect of chitinolytic endophytic bacteria (Pseudomonas pseudomallei , Klebsiella ozaenae ) and B. thuringiensis on mortality and morphological changes in the mosquito A.aegypti which are grown and propagated in coconut water as the media . This type of research is experimental research with completely randomized design (RAL), which consists of two types of treatment factors for chitinolytic endophytic and B.thuringensis bacteria, and the concentration of 0 ml bacterial suspension as a control , 0.5 ml , 1 ml , and 1 , 5ml . Each one was given to 20 third instar larvae, and was maintained test in containers containing 150 ml of water. Bacterial growth media is in the form of coconut water and TSB as media control and comparison. 300ml coconut water is filtered with filter paper and sterilized by autoclave. Observations on larval mortality were observed for every hour in 1x24 hour within 10 days. Power is calculated by the method of bacterial life TPC (Total Plate Count). Numbers of dead larvae were analyzed by SPSS 16 Two Way ANOVA’s and Duncan followed with further testing. LC50 values were analyzed using Probit Regressi program. Mortality and damage morphology of larvae and pupae in the treatment group compared with normal larvae and pupae in control. The results showed, coconut water can be used as an alternative media propagation chitinolytic endophytic bacteria (P.pseudomallei and K.ozaenae) and B. thuringiensis . On coconut water medium , bacteria P.pseudomallei survival of 3.76 x 108 cfu / ml , K.ozaenae of 4.26 x 108 cfu / ml and B.thuringensis 4,05 x 108 cfu / ml . The observation also showed variation between treatments , the interaction of bacteria B.thuringensis at a concentration of 0.5 ml , 1 ml , 1.5 ml , and the combination of P.pseudomallei and K.ozaenae at 1.5 ml concentration has an influence on larval mortality with the highest percentage of 100 % on the tenth day of observation . LC50 value was found effective lethal larvae by 50 % within 10 days of observation. This suggests that the use of a higher concentration will kill the larvae of A.aegypti in large numbers

    Web media dakwah: studi deskriptife situs resmi PCNU Kota Surabaya

    Get PDF
    Pada Skripsi ini persoalan yang hendak dikaji adalah: Studi deskriptife pada Situs Resmi PCNU Kota Surabaya. Dalam mengkaji secara mendalam, penelitian ini menggunakan Instrumen pengumpulan data dan penemuan informan dengan menggunakan Pendekatan Interpretatif. Dalam proses Pengumpulan data dilakukan dengan beberapa teknik yaitu : Observasi, Wawancara mendalama secara umum, Teknik Analisis Data serta Teknik Keabsahan Data. Teknik Analisis yang dipakai yaitu Proses analisa berfikir induksi yakni dimulai dengan teori yang bersifat umum, kemudiian dari fakta atau data khusus berdasarkan pengamatan empiris data, fakta empiris disususn, diolah, dikaji untuk kemudian ditarik dalam bentuk penghayatan dan disimpulkan secara umum, kemudian untuk keabsahan data penulis menggunakan ketekunan dalam pengamatan, triangulasi, pemeriksaan teman sejawat, kecukupan referensi. Dalam penelitian ini diperoleh hasil bahwa dalam Studi Deskriptf Situs Resmi PCNU kota Surabaya, terdapat tiga kategori dalam penggalian Data Yaitu Pengelolaan Redaksi Situs Resmi PCNU Kota Surabaya yakni tentang konten dan proses peliputan dalam Situs Resmi PCNU Kota Surabaya. Sistem Kerja dalam Pengelolaan Situs Resmi PCNU Kota Surabaya yakni tentang tatanan kerja atau cara kerja anggota ataupun Masyarakat yang bergabung dalam Situs Resmi PCNU Kota Surabaya dan yang terahir adalah Motivasi, Tujuan Dalam Mengembangkan Situs Resmi PCNU Kota yakni tujuan dan motivasi para anggota dan masyarakat NU agar untuk dinikmati masyarakata NU Surabaya Secara khusus dan secara umumoleh masyarakat publik. Rekomendasi untuk Peneliti Selanjutnya Selanjutnya dapat memperdalam hasil penelitian ini, karena peneliti menyadari bahwa hasil dari penelitian ini masih jauh dari hasil yang sempurn

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Pengembangan Media Pembelajaran Moodle

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran dalam bentuk Moodle pada materi suhu dan kalor. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (RnD). Pengujian menggunakan angket untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran. Angket diberikan kepada ahli, praktisi dan responden. Hasil angket ahli media dan ahli materi diperoleh rata-rata persentase 84,5% dengan kategori sangat layak. Hasil angket praktisi diperoleh persentase 93% dengan kategori sangat layak. Hasil angket yang diberikan pada responden diperoleh persentase 85,27 %. Sehingga dapat disimpulkan berdasarkan hasil penilaian angket ahli, praktisi dan responden diperoleh skor rata-rata 86,8175% dengan kategori “sangat layak”. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran dalam bentukMoodle layak digunakan sebagai media pembelajaran fisika.Kata Kunci: Media Pembelajaran, Moodle, Suhu dan Kalor</jats:p

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods
    corecore