45,481 research outputs found
PENGARUH PERSEPSI STORE NAME , PERSEPSI STORE BRAND, DAN PERSEPSI STORE ATHMOSPHERE TERHADAP MINAT BELI DI SETIAWAN FROZEN GROUP STORE
Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui persepsi store name berpengaruh terhadap minat beli di Setiawan Frozen Group Store, 2) untuk mengetahui persepsi store brand berpengaruh terhadap minat beli di Setiawan Frozen Group Store, 3) untuk mengetahui persepsi store atmospere berpengaruh terhadap minat beli di Setiawan Frozen Group Store, 4) untuk mengetahui apakah persepsi store name, persepsi store brand dan persepsi store atmospere berpengaruh secara simultan terhadap minat beli di Setiawan Frozen Group Store,
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan secara kuantitatif. Data yang digunakan adalah data primer dengan cara menyebarkan kuesioner secara langsung. Populasi dalam penelitian ini adalah pengunjung yang membeli di Setiawan Frozen Group Store. Sampel yang digunakan sebanyak 140 responden dan diambil dengan cara nonprobability sampling dengan teknik accidental sampling. Analisis yang digunakan uji t, uji f, analisis determinasi, regresi linear berganda.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa (1) persepsi store name berpengaruh terhadap minat beli, (2) persepsi store brand berpengaruh terhadap minat beli, (3) persepsi store atmosphere tidak berpengaruh terhadap minat beli, (4) secara simultan persepsi store name, persepsi store brand dan persepsi store atmosphere berpengaruh positif terhadap minat beli.
Dari hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa Setiawan Frozen Group Store perlu meningkatkan energi positif terhadap tokonya, dalam peningkatan tokonya sesering mungkin melakukan inovasi produk seperti lebih lengkap khususnya produk dari Frozen, disisi lain agar konsumen betah berbelanja maka diberikan kenyamanan dalam berbelanja seperti tidak ada musik di ruangan, memperlengkap pemajangan produk yang tertata rapi dan memberikan dekorasi pemikat toko atau gambar-gambar produk yang ditawarkan
Silsilah Keluarga Adib Rifqi Setiawan & Wahyu Eka Saputri (16 Generasi)
Silsilah Keluarga Adib Rifqi Setiawan & Wahyu Eka Saputri (16 Generasi
KOMPOSISI KARYA FOTOGRAFI LANDSCAPE TUNGGUL SETIAWAN
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komposisi yang terdapat dalam fotografi landscape karya Tunggul Setiawan.
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data diperoleh dengan metode wawancara dan dokumentasi. Objek terhadap penelitian adalah 9 karya fotografi landscape Tunggul Setiawan. Instrument penelitian dirancang berdasarkan pedoman wawancara serta dokumentasi, dan dikembangkan berdasarkan situasi yang terjadi di lapangan. Peneliti melakukan wawancara kepada narasumber untuk memperoleh data yang diperlukan. Analisis data dilakukan pada masing-masing karya diawali dengan mendeskripsikan karya, menjabarkan elemen visual yang terdapat pada karya. Langkah selanjutnya adalah menjelaskna mengenai komposisi pada masing-masing karya. Untuk validasi data digunakan triangulasi, dengan uji silang dengan pendapat dengan pakar fotografi yaitu Pitri Ermawati, M. Sn., dan Irwandi, M.Sn.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari karya fotografi landscape karya Tunggul Setiawan, terdapat elemen-elemen visual seperti garis, bentuk, tekstur, bidang, ruang, dan warna. Format karya Tunggul Setiawan bervariasi. Tunggul Setiawan menggunakan format horizontal, vertikal, maupun square yang pemilihannya disesuaikan dengan alur cerita dan kesan yang ingin ditampilkan. Karya fotografi landscape Tunggul Setiawan didominasi dengan penggunaan komposisi 1/3 bidang dan komposisi diagonal. Mayoritas karya fotografi landscape Tunggul Setiawa juga terdapat foreground yang menampilkan latar depan. Pada karya fotografi landscape Tunggul Setiawan yang diteliti terdapat garis cakrawala atau garis imajiner yang terletak antara langit dan bumi
Alumni Spotlight: Kezia Setiawan
Kezia Setiawan published an article in volume 9 (2019) of the Journal of Purdue Undergraduate Research during her time spent completing her baccalaureate degree
studi tentang karya seni grafis Setiawan Sabana
Teknik etsa aquatin merupakan teknik yang dipilih oleh Setiawan Sabang dalam mengilhami karya-karya grafisnya. Teknik lainnya yang masih termasuk teknik cetak dalam (intaglio) seperti drypint, mezzotin serta teknik cetak datar, cetak tinggi dan cetak saring. Pada umumnya pernah dicobanya tetapi masih kurang memberikan pengalaman eksploratif dibanding dengan teknik etsa aquatin. Unsur elemen estetis berhasil diambil esensinya atau disederhanakan oleh Setiawan Sabana
Hegemoni Kelas Berkuasa dalam Naskah Drama Kidung Senyap Seorang Perempuan Karya Ikhwan Setiawan
The purpose of this study is to reveal the hegemony of the ruling class in the drama script Kidung Senyap Seorang Perempuan by Ikhwan Setiawan. The hegemony of the ruling class is one of the areas of study of Gramsci's hegemony theory. The theme of power is always exotic to study, interesting to explore, put forward, and actualized throughout human life. The issue of power will give birth to the ruling classes—which at first are neutral but on the way they turn, take sides. In the analysis, the researcher uses Antonio Gramsci's theory of hegemony as a knife to the hegemony of the ruling class. This research method uses descriptive qualitative. The object of the research is the drama script of Kidung Senyap Seorang Perempuan by Ikhwan Setiawan. Based on the results of the analysis, the hegemony of the ruling class is born in various forms, including: i) getting rid of those who disagree, (ii) oppression of the lower classes, (iii) physical and psychological violence, (iv) sexual harassment, and (v) making unilateral regulations
KAJIAN ASPEK IDEASIONAL DAN INTERPRETASI BIOGRAFIS KARYA FOTO STEPHANUS SETIAWAN
Penelitian ini mengkaji aspek ideasional dan interpretasi biografis karya foto Stephanus Setiawan. Aspek ideasional adalah bagaimana seorang fotografer menyikapi fenomena alam dengan menemukan ‘sesuatu’ dan mengungkapkannya dalam berbagai bentuk konsep, teori, dan wacana. Adapun interpretasi biografis adalah cara untuk mencari jawaban sebab-akibat mengapa fotografer menghasilkan karya dengan ciri tertentu dengan mempertimbangkan latar belakang kepribadiannya. Dengan demikian bentuk tampilan sebuah foto sesungguhnya berkaitan dengan latar belakang kehidupan pembuatnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan peranan proses kehidupan Stephanus Setiawan dalam perwujudan karya-karya fotonya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan bentuk penyajian deskriptif atas fakta-fakta yang ditemukan. Setelah melalui proses observasi, wawancara dan penentuan sampel, karya-karya foto Stephanus Setiawan diteliti dengan pendekatan metode biografis. Pendekatan metode biografis berguna dalam menganalisis proses perkembangan Stephanus Setiawan untuk menemukan fakta-fakta yang memengaruhi proses penciptaan karya fotonya sehingga terlihat hubungan antara proses perkembangan karir Stephanus Setiawan dengan ide karya fotonya. Kata kunci: aspek ideasional, interpretasi biografis, karya foto
Composite plate mechanical characterisation through dynamic tests
A reliable and efficient method for characterising the mechanical properties of composite plates has been developed. The effective mechanical properties of the composite plate are estimated from its natural frequencies, which are measured experimentally. Initially, the possibility of applying various combinations of boundary conditions is explored through the use of knife-edge supports in the context of a multi-step characterisation approach. Since the simulation of simple support conditions requires significant time and effort to achieve accuracy and repeatability, the totally free-edge condition is adopted, which is commonly accepted as simple and reliable. The characterisation approach based on free plate vibration experiments is designed for applications involving a large number of specimens with identical geometry. While it is feasible to expand it so that it would be applicable to a more complicated specimen geometry, the method has been demonstrated with plate specimens.
The characterisation procedure is based upon iterative minimisation of the sum of the squared differences between the measured natural frequencies and those corresponding to the updated material prediction. Similar approaches reported in the literature use a full-scale dynamic analysis in order to predict frequencies, resulting in a time consuming characterisation process. The application of such an approach to a large number of specimens with a complicated geometry would require finite element analysis, thus lengthening further the characterisation process. This thesis addresses this issue by making use of metamodelling for approximating the relationship between the material properties and the corresponding natural frequencies. This results in a much quicker in-situ characterisation process. The metamodels are based on radial basis functions, with the training data selected using a forward subset selection method. The procedure is applied to characterising four epoxy/glass composite specimens and the results are compared with those from static tests. Inaccuracies in both dynamic and static test measurements as well as in metamodelling are considered as potential sources of error in material properties prediction. A further refinement of the strategy also accounts for mode shape information whereby the error minimisation is carried out over the frequencies belonging to similar modes. The strategy has been demonstrated successfully through simulated data with most of the properties predicted with a high degree of accuracy and in short characterisation time.
The discussion on scope for further enhancement of the proposed strategy is primarily focused on possible refinements of metamodelling and on improvements in experimental techniques and apparatus in order to achieve even higher accuracy in frequency predictions and measurements, respectively
Akibat hukum bagi notaris di wilayah Jakarta Utara yang mengiklankan dirinya melalui website (contoh kasus www.batubata.com) / oleh Freddy Setiawan Halim
abstrak A. Nama : Freddy Setiawan Halim (205050065). B. Judul Skripsi : Akibat Hukum Bagi Notaris Di Wilayah Jakarta Utara Yang Mengiklankan Dirinya Melalui Website (Contoh Kasus www.batubata.com). C. Halaman : x + 108 + Lampiran + 2009. D. Kata Kunci : Kenotarisan. E. Isi Abstrak : Notaris merupakan pejabat umum yang diangkat oleh negara dan bekerja untuk pelayanan kepentingan umum, dalam menjalankan tugasnya Notaris berpegang teguh pada peraturan perundang-undangan kenotarisan yang berlaku di Indonesia saat ini. Dalam Kode Etik Notaris dan Keputusan Mentri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor: M-01.HT.03.01 Tahun 2003 ada ketentuan melarang seorang Notaris melakukan promosi diri di media elektronik. Apakah yang menjadi akibat hukum bagi Notaris yang mengiklankan diri melalui website khususnya www.batubata.com berdasarkan peraturan perundang-undangan kenotarisan yang berlaku saat ini di Indonesia? Penulis meneliti masalah tersebut dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif yang ditunjang dengan wawancara pada beberapa pihak yang terkait, yaitu beberapa orang Notaris yang berdomisili di Jakarta Utara, Jakarta Barat dan Organisasi I.N.I. Terdapat beberapa Notaris yang namanya tercantum di website www.batubata.com. Apabila perbuatan promosi dilakukan oleh Notaris itu sendiri, maka kepada Notaris tersebut akan dikenakan sanksi sebagaimana yang diatur di dalam Pasal 6 Ayat (1) Kode Etik Notaris dan Pasal 18 Ayat (4) Keputusan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor: M-01.HT.03.01 Tahun 2003. Dalam kasus ini beberapa Notaris tersebut tidak dapat disalahkan, karena bukan dari tindakan mereka yang mencantumkan namanya di dalam website tersebut. Sebaiknya Pemerintah lebih menyaring lagi mengenai segala macam bentuk iklan di website sebelum dipublikasikan dan menciptakan peraturan yang lebih konkrit mengatur masalah iklan dan promosi Notaris dalam website, pihak pengelola (Administrator) untuk menghapus iklan-iklan penawaran jasa Notaris, Notaris yang namanya tercantum untuk menghubungi pihak website untuk minta dihapuskan namanya, I.N.I lebih mengawasi website-website pemasaran. F. Daftar Acuan : 24 (1847-2009). G. Dosen Pembimbing Ibu Christine S.T. Kansil, S.H, M.H. H. Penulis Freddy Setiawan Halim
KONSTRUKSI PEMIKIRAN POLITIK ISLAM KEN SETIAWAN
ABSTRAK
Penelitian ini membahas konstruksi pemikiran politik Islam
Ken Setiawan, seorang mantan aktivis Negara Islam Indonesia (NII)
yang kemudian bertransformasi menjadi pembela Negara Kesatuan
Republik Indonesia (NKRI) melalui pendirian NII Crisis Center.
Fokus utama penelitian ini adalah menelusuri perjalanan perubahan
ideologis Ken Setiawan dari seorang pendukung gerakan politik Islam
radikal menuju sosok yang mendukung integrasi nilai-nilai Islam
dengan prinsip-prinsip kebangsaan Indonesia.
Hasil penelitian menunjukkan dua hal penting. Pertama,
pemikiran awal Ken Setiawan dipengaruhi oleh gagasan teokrasi
Islam dalam konteks gerakan NII yang memperjuangkan pendirian
negara berdasarkan syariat. Namun, setelah masa penahanan, ia
mengalami refleksi mendalam dan perubahan paradigma, sehingga
memilih untuk membina mantan simpatisan NII melalui pendekatan
moderat dan edukatif. Kedua, Ken Setiawan akhirnya menerima
Pancasila sebagai falsafah hidup berbangsa yang tidak bertentangan
dengan ajaran Islam. Ia memandang Pancasila sebagai dasar ideologis
yang sejalan dengan nilai-nilai keislaman dan relevan untuk
pembangunan karakter bangsa.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan
pendekatan studi pustaka, yakni dengan menelaah karya-karya Ken
Setiawan serta literatur yang relevan. Data dianalisis secara deskriptif
dan hermeneutik guna memahami makna-makna yang terkandung
dalam transformasi pemikirannya.
Temuan ini menunjukkan bahwa perubahan pemikiran Ken
Setiawan menjadi studi penting dalam memahami dinamika hubungan
antara Islam dan politik, serta relevansi Pancasila dalam merangkul
keberagaman ideologi di Indonesia.
Kata Kunci: Konstruksi, Pemikiran, Politik Islam, Ken Setiawan
ii
iii
ABSTRACT
This study examines the construction of the Islamic political
thought of Ken Setiawan, a former activist of the Islamic State of
Indonesia (NII) who later transformed into a defender of the Unitary
State of the Republic of Indonesia (NKRI) through the establishment of
the NII Crisis Center.The primary focus of this study is to trace Ken
Setiawan's ideological transformation from a supporter of radical
Islamic political movements to a supporter of the integration of
Islamic values with the principles of Indonesian nationalism.
The results reveal two important points.First, Ken Setiawan's
initial thinking was influenced by the idea of Islamic theocracy within
the context of the NII movement, which advocated for the
establishment of a state based on sharia.However, after his
imprisonment, he underwent profound reflection and a paradigm shift,
choosing to mentor former NII sympathizers through a moderate and
educational approach.Second, Ken Setiawan ultimately accepted
Pancasila as a national philosophy that does not conflict with Islamic
teachings.He views Pancasila as an ideological foundation that aligns
with Islamic values and is relevant for developing national character.
This research uses a qualitative method with a literature review
approach, namely by examining Ken Setiawan's works and relevant
literature.The data were analyzed descriptively and hermeneutically to
understand the meanings contained in the transformation of his
thinking.
These findings demonstrate that Ken Setiawan's transformation
in thought is an important study in understanding the dynamics of the
relationship between Islam and politics, as well as the relevance of
Pancasila in embracing ideological diversity in Indonesia.
Keywords: Construction, Thought, Islamic Politics, Ken Setiawa
- …
