135 research outputs found

    UPAYA PENYELAMATAN DAN PENYELESAIAN KREDIT MACET PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA (Persero)Tbk UNIT SOEKARNO HATTA

    No full text
    The main activity of banking is providing credit. Credit disbursed to the community needs to have a security system that is implemented according to company standards because there are customers who do not perform well. Before the creditor provides a loan, an analysis needs to be carried out to assess the capabilities of the debtor. Another thing that needs to be considered is how banks will deal with problems if bad credit occurs. The formulation of the problem in this research is how banks take rescue and settlement action if a bad credit occurs, in this case especially at the BRI Bank Unit Soekarnoe Hatta Malang Branch. The aim of the author in taking this research is to understand how to rescue and resolve bad credit at the BRI Bank Unit Soekarnoe Hatta Malang Branch. The research method used by the author is descriptive qualitative, namely the method used to explain and describe something based on the results of observations and interviews. The results of the research that the author obtained while carrying out a 3 month street work period at the BRI Soekarno Hatta Malang Unit. The author found that the efforts made by BRI were in accordance with procedures in rescuing and resolving bad credit. The obstacles that occur are factors caused by the customer himself not having good faith or the debtor's business failing. The solution that can be done is that the banking sector must carry out proper analysis

    PELEMBAGAAN POLITIK PDIP JATENG

    No full text
    TITLE :INSTITUZIONALIZING POLITICAL of CENTRAL JAVA INDONESIAN DEMOCRATIC PARTY of STRUGGLE (PDI-P) NAME :BUDI PRAYITNO NIM :D4B 007013 ABSTRACT Political parties are an important instrument for democracy. Party plays a very strategic link between the processes of government by citizens. In fact, political parties actually determines democracy. Finally, the party is a very important institution for the enhanced degree of institutionalization in democracy. Indonesian Democratic Party of Struggle (PDIP) is one political party which has a long pursuit in the history of parties in Indonesia. But many vote said that the Indonesian Democratic Party of Stuggle yet institutionalized. This assessment set out from the large influence of the Chairman of the PDIP Megawati Sukarnoputri. Relying on this condition, this study aims to determine the degree of political institutionalization Indonesian Democratic Party of Struggle. In this study, the author uses PDIP of Central Java which diverge in the region as an object of research. In assessing the degree of political institutionalization PDIP Central Java, the author uses five parameters, namely (1) Systemness (2) Value infusion (3) decisional autonomy (4) reification (5) age of the organization. This study using qualitative methods through interviews of political elites in Central Java PDIP. This interview was conducted against the elites who are considered competent to answer the question in this study. Meanwhile, to measure the degree of public knowledge of Java PDIP, the author also conducted a sample survey with nonprobability sampling methods. This survey conducted on 100 respondents spread over seven districts / cities in Central Java that includes, Semarang, District Kendal, Demak, Semarang District, Magelang District, Kudus, Purwodadi. Respondents used in this research is people who are considered eligible to participate in the survey, those who already have the right to vote in the election with a variety of professional backgrounds. The results showed that the political institutionalization of Central Java Indonesian Democratic Party of Struggle still in a low degree of institutionalization. This conclusion is drawn from the assessment of research results in each parameter used. This condition occurs due to the dominance of main political elite of Indonesian Democratic Party of Struggle which always intervention in determining all political decisions in the area. DPD PDIP Java as the representative of the local party acted only as an object of the patient from the decision issued by the central elite of PDIP. Keywords : intitutionalizing politics, PDI-P, degree of political intitutionalization JUDUL : PELEMBAGAAN POLITIK PDIP JATENG NAMA : BUDI PRAYITNO NIM : D4B 007013 ABSTRAKSI Partai politik adalah instrumen penting bagi demokrasi. Partai memainkan peran penghubung yang sangat strategis antara proses-proses pemerintahan dengan warga negara. Bahkan partai politiklah yang sebetulnya menentukan demokrasi. Sebagai pilar demokrasi, partai merupakan lembaga yang sangat penting untuk diperkuat derajat pelembagaannya. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merupakan salah satu partai politik yang memiliki kiprah cukup lama dalam sejarah kepartaian di Indonesia. Meski demikian, PDIP secara organisasi banyak dinilai belum terlembaga. Penilaian ini berangkat dari besarnya pengaruh Ketua Umum PDIP yang saat ini dijabat oleh Megawati Soekarnoputri. Dengan berpijak pada hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui derajat pelembagaan politik PDIP. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan DPD PDIP Jateng yang merupakan kepanjangan partai di daerah sebagai objek penelitian. Dalam menaksir derajat pelembagaan politik PDIP Jateng, penulis menggunakan lima parameter yakni (1) derajat kesisteman (2) derajat identitas nilai (3) derajat otonomi (4) derajat pengetahuan atau citra publik (5) usia organisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui metode wawancara terhadap elite-elite politik PDIP Jateng. Wawancara ini dilakukan terhadap elite-elite yang dianggap memiliki kompetensi untuk menjawab persoalan dalam penelitian ini. Sementara untuk mengukur derajat pengetahuan publik terhadap PDIP Jateng, penulis juga melakukan survey sampel dengan metode non probabilitas sampling. Survey ini dilakukan terhadap 100 orang responden yang tersebar di tujuh wilayah kabupaten/kota di Jateng yang meliputi Kota Semarang, Kabupaten Kendal, Demak, Kabupaten Semarang, Kabupaten Magelang, Kudus, Purwodadi. Responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah masyarakat yang dianggap memenuhi syarat untuk turut serta dalam survey, yakni mereka yang telah memiliki hak pilih dalam pemilu dengan beragam latar belakang profesi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelembagaan politik PDIP Jateng masih dalam derajat pelembagaan yang rendah. Kesimpulan ini diambil dari penaksiran terhadap hasil penelitian pada setiap parameter yang digunakan. Kondisi ini terjadi akibat dominannya porsi yang diambil DPP PDIP dalam menentukan segala keputusan politik di daerah. DPD PDIP Jateng sebagai kepanjangan tangan partai di daerah hanya diperankan sebagai objek penderita dari keputusan yang dikeluarkan oleh DPP PDIP. Kata kunci : pelembagaan politik, PDI-P, derajat pelembagaan politi

    Study on the Productivity of Grass Forage as a Feed Source for Sambar Deer (Cervus unicolor) in Deer Captivity of PT. Gunung Madu Plantations

    No full text
    Sambar deer (Cervus unicolor) is one of the protected animals. However now the existence of sambar deer is increasingly threatened. Therefore, there is need for ex-situ conservation activities, one of the mis deer captivity in PT. Gunung Madu Plantations. An important component in the management of wildlife in captivity is the availability of food plants that need to be observed that aims to determine the productivity of forage as feed for sambar deer. The research method used a castle method by making the sample plots of grass. The results showed that there are two types of grass that feed the sambar deer in captivity. This type of feed consists pait grass (Axonopus compressus) and elephant grass (Pennnisetum purpureum). Pait grass (Axonopus compressus) has a productivity of 10,02 kg/m2/day, larger than the elephant grass (Pennnisetum purpureum) with a productivity of 3,94 kg/m2/day. Keywords: Cervus unicolor, grass, productivity of grass forage, PT. Gunung Madu Plantations

    FORMULASI SEDIAAN MOUTWASH EKSTRAK KULIT BUAH PINANG (ARECA CATECHU L.) SEBAGAI ANTIBAKTERI STREPTOCOCCUS MUTANS

    No full text
    Kulit buah pinang (Areca catechu L.) merupakan salah satu jenis limbah dan sampah organik yang belum dimanfaatkan dengan baik. Kulit buah pinang dapat digunakan dalam banyak hal khususnya di bidang kesehatan. Kandungan pada kulit buah pinang memiliki senyawa kimia berupa tannin, flavonoid dan alkaloid, yang pada dasarnya merupakan senyawa yang berperan dalam menghambat pertumbuhan berbagai jenis bakteri.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memformulasikan sediaan mouthwash ekstrak kulit buah pinang (Areca catechu L.) dan untuk ngetahui aktivitas sediaan berdasarkan aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans, formulasi terdiri dari kontrol negatif (K-), kontrol positif (K+) dan sampel ekstrak kulit buah pinang (Areca catechu L.) dengan masing-masing konsentrasi 5%,10% dan 15% adapun parameter yang diamati pada penelitian ini antara lain uji pH, uji viskositas, cycling test, dan uji aktivitas sediaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kulit buah pinang stabil secara organoleptik karena tidak mengalami perubahan warna, aroma, bentuk dan kejernihan serta memiliki daya hambat sebesar 9,1 mm (F1), 10,5 mm (F2), 12,4 mm (F3). Kesimpulan bahwa ekstrak kulit buah pinang (Areca catechu L.) dapat diformulasikan menjadi sediaan mouthwash yang stabil secara fisika dan kimia, serta sediaan mouthwash dari ekstrak kulit buah pinang (Areca catechu L.) memiliki aktivitas antibakteri dalam menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans

    Analisis Dampak Program Perlindungan Sosial Terhadap Pendapatan Rumah Tangga Miskin Di Jawa Timur

    No full text
    Provinsi Jawa Timur merupakan provinsi yang paling tinggi menyumbangkan angka kemiskinan nasional Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat efektivitas program perlindungan sosial dalam mengurangi tingkat kemiskinan Di jawa timur yang diukur melalui dampak Bantuan Sosial, dan Jaminan Sosial terhadap kapasitas dasar rumah tangga miskin, dampak kapasitas dasar dan Intervensi Pasar Tenaga Kerja terhadap kapasitas usaha rumah tangga miskin dan Mengetahui Program perlindungan sosial yang berpengaruh kuat terhadap pendapatan rumah tangga miskin di Jawa Timur Penelitian ini menggunakan pendekatan yang bersifat kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis persamaan simultan metode three stage least square (3sls) pada data sekunder cross section Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2015. Hasil analisa menunjukkan bahwa program perlindungan sosial telah efektif dalam mengurangi kemiskinan Di Jawa Timur, hal ini diindikasikan dari program bantuan sosial berpengaruh positif terhadap kapasitas dasar. Kapasitas dasar dan intervensi pasar tenaga kerja berpengaruh positif pada kapasitas usaha. Program intervensi pasar tenaga kerja yang diberikan dalam bentuk tunai dapat meningkatkan pendapatan melalui kapasitas usaha merupakan program perlindungan sosial yang paling berpengaruh terhadap pendapatan rumah tangga miskin di Jawa Timur. Sedangkan jaminan sosial, sesuai dengan sifatnya, hanya menjaga agar rumah tangga miskin tidak menjadi lebih miskin, tetapi tidak berpengaruh terhadap peningkatan pendapatan rumah tangga miskin

    Analisa perilaku dan tingkat kepuasan penghuni ruko komplek Manyar Mega Indah Plaza Surabaya

    No full text
    Industri properti, khususnya ruko di Surabaya, mulai pulih setelah terjadi kelesuan akibat krisis ekonomi Asia 1997. Untuk menarik minat para konsumen agar membeli/menyewa ruko, perlu diketahui perilaku konsumen yang paling menentukan sebelum membeli/menyewa ruko dan tingkat kepuasan mereka setelah menghuni ruko. Perilaku konsumen dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yakni strategi pemasaran, pengaruh lingkungan dan perbedaan individu. Sedangkan faktor pengukur kepuasan konsumen ada tiga, yakni harapan dan ideal, janji-janji pemasar, dan pesaing. Lokasi penelitian berada di ruko Manyar Megah Indah Plaza Surabaya. Penelitian dilakukan terhadap 85 penghuni ruko, terbagi dalam tiga responden utama berdasarkan bidang usaha yang dilakukan, yakni responden perkantoran, pertokoan (toko, gudang, apotik, rumah-tangga), lain-lain (sekolah, tempat hiburan, usaha-jasa, rumah-makan). Analisa dilakukan dengan analisa distribusi frekuensi, mean, peringkat dan Anova untuk kuesioner bagian I. Kuesioner bagian II dilakukan dengan analisa distribusi frekuensi, mean, peringkat, analisa uji t dan analisa importance performance. Hasil analisa kuesioner bagian I menunjukkan, bahwa perilaku yang paling menentukan bagi seluruh responden sebelum membeli/menyewa ruko Manyar Megah Indah Plaza, yakni prasarana ruko (5,247). Hasil analisa kuesioner bagian II menunjukkan bahwa tingkat kepuasan penghuni ruko belum tercapai. Prioritas utama yang seharusnya dilakukan pengembang ruko Manyar Megah Indah Plaza untuk meningkatkan kepuasan penghuni yakni prasarana ruko (selisih mean 2,139

    The influence concentration gel agent propolis combination of mulberry leaf on the growth of the bacteria Propionibacterium acnes

    No full text
    This research was carried out with the aim of determining the inhibitory power of the combination gel of propolis extract and mulberry leaf extract against Propionibacterium acnes bacteria and determining the concentration of propolis extract that provided the greatest inhibitory power against the test bacteria. The research method includes the extraction of mulberry leaves by maceration using 70% ethanol as a solvent and the propolis extract used is a ready-to-use extract. The formulations were designed with various concentrations of propolis (0.5%, 1%, 1.5%) and 0.5% mulberry leaf concentration. Testing the antimicrobial activity of propolis extract in combination with mulberry extract in gel preparations against the growth of Propionibacterium acnes bacteria was carried out using the agar diffusion method. The results showed that the average diameter of the inhibition area at 0.5% concentration was 36.87 mm, at 1% concentration was 44.557 mm and at 1.5% concentration was 45.97 mm, positive control was 49.21 mm. Based on the data obtained, it is concluded that the gel formula with a propolis concentration of 1.5% is the preparation with the largest zone of inhibition

    Perancangan Dashboard Sistem Informasi Untuk Agile Manajemen Proyek dengan Menggunakan JIRA – Studi Kasus di PT. FLASHiZ Indonesia

    No full text
    Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi internet dan kemudahan dalam akses untuk penggunaan teknologi tersebut saat ini, memunculkan gagasan untuk pemanfaatannya dalam membantu manajer proyek yang dalam hal mewakili pemilik proyek (owner) agar bisa melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap proyek-proyek yang berada dibawah naungannya. Dalam hal waktu kerja, manajer proyek mempunyai keterbatasan, terutama untuk melakukan pengawasan dan pengendalian dikarenakan proyek yang tangani seringkali lebih dari 1 (satu), yang waktu kegiatannya berjalan secara bersamaan. Agar sistem informasi yang ada dapat disimpan dan mudah diakses kapan saja oleh pemilik proyek (owner), maka diperlukan sebuah web server yang dapat menampung data dan informasi yang telah dikerjakan. Informasi dalam database yang ada selain diperuntukkan bagi pemilik proyek (owner) juga dapat diakses oleh pihak-pihak lainnya yang memiliki kepentingan tertentu dalam proyek. Tersedianya sistem laporan kinerja proyek dan informasi status pengerjaan proyek yang terintegrasi, dapat memudahkan dan mempercepat proses pelaporan kepada pemilik proyek (owner). Pengembangan sistem informasi manajemen proyek terbaru dengan menggunakan Metode Agile, yang merupakan salah satu metode didalam proyek manajemen yang banyak digunakan khususnya bagi perusahaan-perusahaan yang bergerak dibidang pengembangan perangkat lunak. Salah satu aplikasi sudah yang banyak dipakai adalah JIRA. Aplikasi ini bisa memberikan data atau informasi secara real-time melalui halaman Dashboard yang disediakan oleh pengelola. Semua history kegiatan baik masalah dan solusi selama pelaksanaan proyek terekam dalam aplikasi ini melalui laporan-laporan yang disediakan, sehingga dapat menjadi acuan bagi perencanaan dan pelaksanaan proyekproyek yang serupa nantinya
    corecore