1,721,003 research outputs found

    SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS INDUSTRI DI KABUPATEN KUDUS

    Full text link
    Saat ini perkembangan industri sangat penting disamping penyerapan tenaga kerja dalam jumlah besar, juga penghasilan dalam hal pajak untuk negara. Di kabupaten kudus sendiri ada banyak industri yang belum terpublikasi khususnya melalui bidang Sistem Informasi Geografi sehingga banyak yang belum mengetahui tentang keberadaan dan perkembangan industri yang ada di Kabupaten Kudus itu sendiri karena minimnya informasi dan sarana publikasi dari pemerintah setempat. Untuk itu perlu suatu media yang bisa menyajikan informasi seputar perkembangan industri di Kabupaten Kudus baik lokasi, bidang usaha, kebutuhan tenaga kerja, hingga penyerapan permodalan yang dibutuhkan GIS bertujuan untuk menghasilkan suatu sistem yang dapat membantu mengetahui titik letak industri di kabupaten Kudus. GIS ini dirancang dengan menggunakan pemodelan dengan UML Sedangkan pemrograman yang digunakan adalah Quatum GIS dan Map Server dan menghasilkan GIS untuk Mengetahui lokasi industri di Kabupaten Kudus Kata kunci : SIG, Industr

    Sistem Informasi Geografis Obyek Wisata di Kabupaten Kudus

    No full text
    Laporan penelitian dengan judul “Sistem Informasi Geografis Obyek Wisata Di Kabupaten Kudus” telah dilaksanakan dengan menghasilkan suatu sistem yang dapat membantu mengetahui titik letak obyek wisata beserta prasarana di kabupaten Kudus. Sistem Informasi Geografis ini dirancang dengan menggunakan pemodelan dengan UML Sedangkan bahasa pemrograman yang digunakan adalah Quatum GIS 1.5.0 dan Map Server Dari hasil perancangan yang telah dilakukan menghasilkan suatu sistem Informasi Geografis, yaitu Sistem Informasi Geografis Mengetahui Tata Letak Obyek Wisata di Kabupaten Kudus

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Analisa Dan Perancangan Ecommerce Kerajinan Pisau Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus

    Full text link
    Kerajinan pisau adalah salah satu produk industri kebanggaan yang dihasilkan oleh masyarakat kudus khususnya Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo, salah satu produk unggulan yang sudah menjadi ciri khas ini sangat membantu perkembangan perekonomian masyarakat desa Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo kabupaten Kudus. Analisa Dan Perancangan E Commerce Kerajinan Pisau Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus berbasis web adalah bentuk pengembangan sistem sistem informasi berbasis teknologi informasi menggunakkan metode pemodelan waterfall. Penelitian ini menghasilkan menganalisis dan merancang suatu sistem informasi E Commerce berbasis web untuk Kerajinan Pisau Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus

    Portal Kerajinan Tas Untuk UMKM Di Kabupaten Kudus

    No full text
    Pengrajin Tas merupakan salah satu produk yang banyak di produksi oleh masyarakat terutama di Kabupaten Kudus dan merupakan salah satu produk unggulan, dengan adanya kerajinan tas di Kabupaten Kudus kehidupan perekonomian masyarakat menjadi meningkat. Pamor Kudus sebagai sentra kerajinan tas hanya sebatas di lingkungan pedagang. Tidak banyak yang mengetahui di Kabupaten Kudus ini sebagai sentra kerajinan tas, terdapat lebih dari 50 perajin yang tergabung dalam kelompok usaha. Oleh karena itu Usaha Dagang yang bergerak di bidang Kerajinan tas akan lebih baik jika menggunakan sistem informasi guna mempermudah dalam proses pemasaran agar masyarakat luas dapat mengenal produknya, dalam hal ini adalah di fokuskan pada sistem penjualan. Permasalahan yang di hadapi para pengarajin adalah pemasaran akan produk mereka karena hanya sebatas area kudus dan sekitarnya, Perancangan dalam penelitian ini menggunakan pemodelan berorientasi object (Object oriented design) Analisa Dan Perancangan sistem portal Kerajinan Tas yang berada di Kabupaten Kudus dibangun menggunakan web sebagai basisnya dan hal ini merupakan pengembangan dari sistem informasi berbasis web dengan pengembangan teknologi informasi menggunakkan metode pemodelan Object oriented design. Kami bertujuan menganalisa, merancang dan membangun sistem portal kerajinan tas yang berbasis web dengan software as a services (SAAS) sehingga bisa bermanfaat membatu membuat wadah bagi pengusaha kerajinan Tas dalam sebuah situs sehingga memudahkan memasarkan produknya menggunakan teknologi informasi

    APPLYING AHP FOR THE DETECTION OF THE BRIDGE CONDITION IN KUDUS

    No full text
    The Storing methods which use paper, so far brings the Dinas Pekerjaan Umum ofKudus regency to the problems of determining the bridge destructions priority dueto the fact that unintegrated data, and there are no detail statistical information's.One of the methods that could integrate technical aspect of the location selectionsefficiently and accurately is AHP (Analytic Hierarchy Process)Research uses statistical method by using AHP since it is able to simplify thecomplicated material. Therefore, the hierarchy method of decision making would beefficiently. In addition, it shows a comparison grade of each criteria to determinethe value, bridge detector designed by using AHP method used by DPU of Kudusregency to rank the bridge condition

    KLASTERING INDUSTRI DI KABUPATEN KUDUS MENGGUNAKAN FUZZY C-MEANS

    No full text
    Penelitian ini dibuat dengan tujuan untuk membuat sistem aplikasi berbasis fuzzy yangdapat melakukan klastering industri di Kabupaten Kudus, menggunakan metodeklastering Fuzzy C-Means (FCM).Sistem aplikasi ini digunakan untuk mengolah dataindustri sehingga menghasilkan informasi klastering industri di Kabupaten Kudus.Informasi yang dihasilkan adalah kelompok skala industri dari industri kecil,menengah dan besar di Kabupaten Kudus. Langkah-langkah yang digunakan dalammetode FCM adalah sebagai berikut : input parameter data, input variabel awal,tentukan bilangan random, hitung pusat klaster, hitung fungsi obyektif, hitungperubahan matriks partisi U, dan proses iterasi sampai maksimal iterasi. Yangkemudian perumusan dan perhitungannya disajikan kedalam sistem.Dalam penelitianini disimpulkan bahwa dari pengujian sistem yang dilakukan diperoleh klaster ideal,yaitu klaster yang mempunyai sebaran jarak antar klaster kecil (Vmin), dan sebaranjarak antar klaster besar (Vmax) dan setelah diimplementasikan ke data asli terbentukkelompok industri berdasar skala yaitu besar, menengah dan kecil
    corecore