472 research outputs found
Agustina Anny Mathilda. 2011. Pola Disiplin Orang Tua Pada Siswa yang Mengalami Masalah Belajar di Sekolah Menengah Pertama Kristen Setia Budi Malang. Skripsi,
ABSTRAK Nadapdap, Agustina Anny Mathilda. 2011. Pola Disiplin Orang Tua Pada Siswa yang Mengalami Masalah Belajar di Sekolah Menengah Pertama Kristen Setia Budi Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Fattah Hidayat, S.Psi., S.E., M.Si., (II) Nur Eva, S.Psi, M.Psi. Kata kunci: pola disiplin, orang tua Sekolah Menengah Pertama Kristen Setia Budi adalah salah satu Menengah Pertama yang ada di Kota Malang. Di sekolah ini terdapat beberapa siswa kelas IX yang mengalami masalah belajar, sementara sekolah ini akan menyelenggarakan Ujian Akhir Nasional. Salah satu hal yang menarik untuk diteliti yaitu bagaimana pola disiplin orang tua pada siswa yang mengalami masalah belajar di Sekolah Menengah Pertama Kristen Setia Budi Malang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pola disiplin orang tua pada siswa yang mengalami masalah belajar di Sekolah Menengah Pertama Kristen Setia Budi Malang. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yaitu jenis studi kasus. Lokasi penelitian adalah di rumah orang tua siswa kelas IX Sekolah Menengah Pertama Kristen Setia Budi di Kota Malang. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam dan observasi non partisipan. Keseluruhan data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan metode reduksi data, melaksanakan display data, dan mengambil kesimpulan. Kemudian untuk menguji keabsahan data yang ditemukan yaitu dengan menggunakan metode ketekunan pengamatan dan triangulasi data, dengan mewawancarai pihak kepala sekolah, wali kelas dan guru bimbingan konseling di Sekolah Menengah Pertama Kristen Setia Budi Malang. Berdasarkan penelitian ini diketahui hasilnya yaitu adanya 1) Kontrol orang tua, 2) Inisiatif belajar anak. 3) Pola disiplin orang tua. Ditemukan ada 3 pola disiplin orang tua yaitu; 1) kontrol ayah tinggi, kontrol ibu rendah dan inisiatif belajar anak cukup tinggi, 2) kontrol ayah rendah, kontrol ibu rendah dan inisiatif belajar anak rendah, dan yang ke-3) kontrol ayah tinggi, kontrol ibu rendah dan inisiatif belajar anak rendah. Berdasarkan hasil penelitian disarankan 1) Bagi orang tua hendaknya lebih meningkatkan kontrol terhadap belajar anak, dan memacu inisiatif belajar dari anak, 2) Bagi anak hendaknya tidak selalu menunggu instuksi dari orang tua untuk belajar serta memiliki inisiatif pribadi untuk belajar, 3) Bagi guru hendaknya para guru di sekolah juga membantu menstimulus minat belajar siswa, 4) Bagi peneliti Selanjutnya Hendaknya lebih dapat memahami kehidupan orang tua yang diteliti sehingga dapat mempermudah proses pengumpulan data. Penelitian kali ini sampelnya pada siswa laki-laki. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat mencoba meneliti pola disiplin orang tua terhadap siswa perempuan.
Agustina Setia's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Agustina Setia's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Agustina Setia's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Pengaruh Kepemimpinan, Beban Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Bank Bukopin KCP Setia Budi Medan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh
kepemimpinan terhadap kinerja pegawai pada Bank Bukopin KCP Setia Budi
Medan, untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh beban kerja terhadap
kinerja pegawai pada Bank Bukopin KCP Setia Budi Medan, untuk menetahui
dan menganalisis pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pada Bank
Bukopin KCP Setia Budi Medan dan untuk mengetahui dan menganalisis
pengaruh kepemimpinan, beban kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai
pada Bank Bukopin KCP Setia Budi Medan. Dalam penelitian ini, penulis
menggunakan pendekatan kuantitatif dan asosiatif. Dimana dilihat dari jenis
datanya maka penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, namun juga apabila
dilihat dari cara penjelasannya maka penelitian menggunakan pendekatan
asosiatif. Penelitian ini dilakukan di Bank Bukopin KCP Setia Budi Medan. Yang
bertempat di Jl. Setia Budi No. 161 Medan. Adapun waktu penelitian ini
dilaksanakan pada bulan Juni 2018 sampai dengan bulan Oktober 2018. Target
populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Bank Bukopin KCP Setia
Budi Medan yang berjumlah 106 Orang. Sampel dalam penelitian ini adalah 42
Orang karyawan dengan menggunakan teknik slovin.
Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa
kepemimpinan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai
Bank Bukopin KCP Setia Budi Medan. Kepemimpinan memiliki pengaruh positif
dan signifikan terhadap kinerja pegawai Bank Bukopin KCP SetiaBudi Medan.
Beban kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai
Bank Bukopin KCP Setia Budi Medan. Motivasi kerja memiliki pengaruh positif
dan signifikan terhadap kinerja pegawai Bank Bukopin KCP Setia Budi Medan
Data for: The non-democratic roots of mass education: Evidence from 200 years
This is an Annotation for Transparent Inquiry (ATI) data project. The annotated article can be viewed on the publisher's website.
Project Summary
This project assesses the impact of democratization on primary school enrollment rates using quantitative data from 1820 to 2010 to estimate difference-in-differences and interrupted time series models of the impact of democratization. It finds that, on average, there is little evidence to support the claim that democratization led to the expansion of primary schooling. The study then unpacks this average result to explain what lies behind the null effect. It finds that democracy can lead to the expansion of primary schooling, but the key condition under which it does—when a majority of the population lacked access to primary schooling before democratization—rarely holds. Indeed, the study documents that, among countries that experienced democratization, the average primary school enrollment rate was already 70% before transitioning to democracy. Although the project does not seek to provide a conclusive answer to why there was so much provision of primary education under non-democracies, the section titled “Primary School Systems Under Non-Democracies” explores several possible answers to help readers entertain the possibility that the provision of primary education may have been high under non-democracies—because this is a counterintuitive finding given the previous literature in political science and economics. With that modest goal in mind, this section surveys existing research in history, sociology, political science, and economics to parse out four common arguments for the provision of primary schooling under non-democratic regimes; provides exploratory quantitative tests for these arguments; and, using online annotations, provides qualitative evidence that illustrates these arguments.
Data Generation and Analysis
The gathering of qualitative evidence focused on either the founding period of primary education systems or the period of fastest expansion of primary schooling in six non-democratic regimes chosen to have variation across space and over time: Prussia (1750s and 1760s), France (1830s), Chile (1860s), Argentina (1880s), USSR (1930s), and China (1950s). For each case, the author gathered primary and secondary sources in English, Spanish, or French that provided evidence about the rationales used by non-democratic regimes to expand access to primary education. On average five sources per country were analyzed, including: speech transcripts by presidents, ministers of education, and congressmen from parliamentary debates; newspaper and magazines articles, letters, books, memoirs, and other documents written by politicians who participated in education debates; reports written by official government missions from foreign countries that traveled to learn about the selected education systems; official education laws and regulations; books and PhD dissertations specializing on the history of education of these cases. All sources analyzed were obtained from Stanford Libraries, UCSD Libraries, HathiTrust, the Biblioteca Nacional del Maestro in Argentina, or the Biblioteca Nacional de Chile. Language limitations implied a greater ability to consult primary sources from Argentina, Chile, and France than from Prussia, the USSR, and China, where reliance on secondary sources was greater.
For each source, the author extracted citations that provided evidence of the rationales espoused by non-democratic regimes to provide primary education. Each citation was classified using a common coding scheme based on the type of argument being made for the provision of primary education: molding political values and behaviors, industrialization, military strength, promoting the social mobility of the lower classes, responding to parental demand, staying in vogue with global ideas, or other reasons. A set of 45 citations (out of 150) were identified as “strong” evidence for three types of common arguments for primary education provision under non-democratic regimes: molding political values and behaviors, industrialization, and military strength. The other theorized arguments appeared less often and either lacked strong evidence in the sampled sources (staying in vogue with global ideas, promoting social mobility) or had strong evidence against them (responding to parental demand).
Logic of Annotation
Online annotations were used to illustrate those arguments for which strong qualitative evidence was found. The citations included in the annotations were chosen so as to provide as clear an illustration of a theoretical argument as possible within a relatively short amount of space (i.e., without requiring readers to read an entire book or parliamentary debate transcript). Analytic notes were used in almost all annotations to offer additional context about a source and its author, and to specify the interpretations made from a citation or set of citations.</p
Pengaruh Jenis Media Substrat Organik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tomat Secara Hidrponik
PENGARUH JENIS MEDIA SUBSTRAT ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASILTOMAT SECARA HIDROPONIK Agustina Anci Putri(1), Setia Budi(2), Agus Hariyanti(2)(1)Mahasiswa Fakultas Pertanian dan (2) Dosen Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendapatkan media substrat organik yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tomat secara hidroponik. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 5 Mei sampai 15 Agustus 2019 di kecamatan sungai raya, kabupaten kubu raya. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari satu faktor, 4 perlakuan dan 6 ulangan. Setiap perlakuan terdiri dari 4 tanaman sampel dengan total jumlah tanaman 92 tanaman. Variabel pengamatan yang diamati yaitu tinggi tanaman (cm), berat kering tanaman (g), jumlah bunga per tangkai (bunga), jumlah buah per tanaman (g), berat buah per tanaman (g), berat buah per buah (g), dan presentase buah jadi (%). Pengamatan juga dilakukan terhadap kondisi lingkungan penelitian, yaitu suhu udara dan kelembapan udara. Hasil penelitian menunjukan media cocopeat dan arang sekam dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tomat secara hidroponik. Kata kunci :Hidroponik, Media Substrat, Toma
Analisis Penerapan Akuntansi Pada Kud Setia Tani Desa Makmur Sejahtera Kecamatan Gunung Sahilan Kabupaten Kampar
This research was conducted at the Village Unit Cooperative (KUD) Setia Tani in the Village Makmur Sejahtera Gunung Sahilan District Kampar District. As for the purpose of this study is to find out "whether the application of accounting on Village Unit Cooperative (KUD) Setia Tani Makmur Sejahtera Village District Gunung Sahilan Kampar Regency is in accordance with Applicable Accounting Principles General". This research method uses primary and secondary data. Technique Data collection used in this study is a method interviews, documentation, and analysis. Data collected was analyzed by comparing data that has been collected with the standard financial accounting and then a conclusion is drawn. From the results of research conducted by the author, it was found that the cooperative has not yet presented the cash flow statement and the statement of changes in net assets should have been reported at the end of the accounting and cooperative period yet separating member receivables from non-members. Application of accounting to This cooperative is not in accordance with the Generally Accepted Accounting Treatment
PENGARUH ABU KAYU DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MELON DI TANAH GAMBUT
PENGARUH ABU KAYU DAN PUPUK NPK TERHADAPPERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MELONDI TANAH GAMBUTWalkis (1, Setia Budi (2, Agustina Listiawati (31) Mahasiswa Fakultas Pertanian, dan 2) Staf Pengajar Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpua Pontianake-mail :[email protected] ABSTRAKBudidaya melon di tanah gambut dihadapkan pada kendala, salah satunya seperti pH dan ketersediaan unsur hara yang rendah. Abu kayu dapat dijadikan alternatif untuk meningkatkan pH dan memperbaiki kesuburan tanah, sedangkan pupuk majemuk mengandung unsur N, P, dan K yang bermanfaat untuk hasil tanaman. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh interaksi antara abu kayu dan pupuk NPK pada tanaman melon di tanah gambut. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari dua faktor yaitu faktor abu kayu (k) dengan 3 perlakuan yaitu k1 = 14,07 ton/ha, k2 = 18,70 ton/ha, k3 = 23,32 ton/h dan faktor pupuk NPK dengan 3 perlakuan yaitu a1 = 200 kg/ha, a2 = 300 kg/ha, a3 = 400 kg/ha. Variabel pengamatan meliputi, klorofil daun, volume akar, berat kering tanaman, jumlah buah, berat buah per tanaman, berat buah per petak dan kadar gula. Hasil penelitian penunjukkan bahwa pemberian abu kayu 14,07 ton/ha dan pupuk NPK 400 kg/ha merupakan dosis terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman melon di tanah gambut, namun tidak terjadi interaksi antara abu kayu dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman melon di tanah gambut. Kata kunci: Abu Kayu, Pupuk NPK, Tanah Gambut, Tanaman Melon
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS LHANG KECAMATAN SETIA KABUPATEN ACEH BARAT DAYA
Pelayanan kesehatan merupakan salah satu komponen dalam sistem kesehatan nasional yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kualitas pelayanan kesehatan perlu ditingkatkan karena kebutuhan masyarakat atau perorangan terhadap kesehatan yang sesuai dengan standar dan memuaskan sesuai dengan norma dan etika yang baik sehingga masyarakat merasakan puas terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Lhang Kecamatan Setia Kabupaten Aceh Barat Daya Tahun 2024. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini seluruh pasien rawat jalan di Puskesmas Lhang Kecamatan Setia Kabupaten Aceh Barat Daya. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dan diperoleh sampel sebanyak 99 orang responden. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 03 - 26 Januari Tahun 2024. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara menggunakan angket sebagai instrumen penelitian, selanjutnya dilakukan analisis data dengan uji chi-square menggunakan SPSS. Dari hasil uji chi-square diketahui bahwa ada hubungan antara umur (p-value 0,036), pendidikan (p- value=0,030), pekerjaan (p-value=0,004), jenis kelamin (p-value=0,020), mutu pelayanan kesehatan (p- value=0,007), waktu tunggu puskesmas (p-value=0,008), frekuensi kunjungan (p-value=0,039), lama menderita penyakit (p-value=0,005) dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Lhang Kecamatan Setia Kabupaten Aceh Barat Daya Tahun 2024. semua variabel yang diteliti memiliki hubungan yang signifikan dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Lhang. Disarankan kepada Pihak Puskesmas agar lebih memperhatikan kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat, agar kepuasaan masyarakat terhadap palayanan yang diberikan oleh Puskesmas Lhang dapat meningkat
- …
