101 research outputs found

    Keefektifan Paket Bimbingan Konsep Diri untuk Meningkatkan Self Disclosure Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Jombang.

    No full text
    ABSTRAK   Puspitasari, Selvy. 2012. Keefektifan Paket Bimbingan Konsep Diri untuk Meningkatkan Self Disclosure Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Jombang. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra.Hj. Ella Faridati Zen, M.Pd, (II) Drs. Djoko Budi Santoso   Kata kunci: paket bimbingan, konsep diri, self disclosure   Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan dengan menggunakan produk dari Rini Ratnaningsih (2010) yang berupa paket bimbingan konsep diri yang digunakan sebagai media pemberian informasi tentang konsep diri. Paket bimbingan konsep diri digunakan karena sudah menunjukkan tingkat kevalidan melalui uji ahli dan uji calon pengguna produk. Pada aspek kegunaan diperoleh criteria berguna, pada aspek kemudahan diperoleh criteria mudah, pada aspek ketepatan diperoleh criteria tepat, pada aspek kemenarikan diperoleh criteria menarik. Diharapkan dengan menggunakan paket bimbingan konsep diri ini dapat menambah pengetahuan bagi pengembangan materi-materi bimbingan pribadi yang sifatnya variatif dan penting untuk membangun konsep diri siswa untuk dapat digunakan sebagai pedoman bagi konselor untuk meningkatkan konsep diri siswa, sehingga siswa memiliki kemampuan self disclosure yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan paket bimbingan konsep diri untuk meningkatkan self disclosure siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Jombang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah eksperimen desain non randomized pre-test and post-test control group design. Rancangan penelitian ini dipilih atas pertimbangan memiliki keunggulan karena dapat mengetahui kemampuan awal setiap subyek sebelum dilakukan penelitian, sehingga kesimpulan yang diambil mengenai pengaruh variable bebas terhadap variable terikatnya lebih meyakinkan disbanding static group design. Rancangan penelitian ini juga memiliki kelemahan yaitu peneliti kurang memiliki kendali atas kondisi-kondisi yang memungkinkan terjadi dalam eksperimen semu, dan juga tidak mungkin untuk mengawasi keseluruhan elemen/variable kecuali beberapa variable saja. Subyek penelitian adalah Kelas VIII F sebagai kelompok eksperimen sebanyak 26 siswa dan kelas VIII C sebagai kelompok control sebanyak 27 siswa. Perlakuan yang diberikan kepada subyek kelompok eksperimen berupa layanan bimbingan dengan menggunakan media paket bimbingan konsep diri produk dari Rini Ratnaningsih (2010) yang dilakukan dalam rentang waktu dua bulan dengan lima kali pertemuan. Data yang dianalisis adalah self disclosure dengan menggunakan skala self disclosure produk dari Mariana (2010). Teknikanalisis data menggunakan Independent sample t-test (uji-t sampel bebas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan nilai rata-rata pretest antara kelompok control dan kelompok eksperimen, sehingga dapat dikatakan bahwa sebelum adanya pemberian treatmen, antara kelompok control dan kelompok eksperimen memiliki self disclosure yang setara. Sedangkan pada hasil post test terdapat perbedaan nilai rata-rata post test antara kelompok control dan kelompok eksperimen, sehingga dapat dikatakan bahwa setelah diberikan treatmen, antara kelompok control dan kelompok eksperimen memiliki self disclosure yang berbeda Sedangkan hasil nilai pretest dan post test kelompok eksperimen menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai rata-rata self disclosure sebelum pemberian treatmen dan setelah pemberian treatmen pada kelompok eksperimen, sehingga dapat dikatakan bahwa self disclosure sebelum pemberian treatmen berbeda dengan self disclosure setelah pemberian treatmen. Sedangkan hasil setelah diberikan treatmen, antara kelompok control dan kelompok eksperimen memiliki self disclosure yang berbeda. nilai rata-rata perubahan (gain score) self disclosure siswa kelompok eksperimen lebih tinggi daripada siswa kelompok eksperimen. Selain itu hasil analisis uji-t terbukti signifikan, sehingga terbukti bahwa paket bimbingan konsep diri efektif untuk meningkatkan self disclosure siswa.   Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada pihak sekolah sebagai bahan masukan agar dapat merancang layanan bimbingan dan konseling yang bertujuan agar peserta didik mampu melakukan pengungkapan diri dengan lebih baik. Bagi konselor, penelitian ini dapat memberikan informasi bagi para konselor sekolah, khususnya konselor SMPN 2 Jombang bahwa pengungkapan diri dapat ditingkatkan dengan menggunakan paket bimbingan konsep diri. Bagi peneliti, penelitian ini sebagai alternatif yang dapat diterapkan dalam bimbingan dan konseling bahwa konsep diri dapat diubah melalui proses belajar dan pengungkapan diri dapat ditingkatkan. Bagi siswa, khususnya siswa SMPN 2 Jombang penelitian ini dapat menjadi pengetahuan dan diimplementasikan dalam kehidupan pribadi dan sosial, bahwa konsep diri yang positif dapat meningkatkan pengungkapan diri yang lebih baik pula. Selain itu siswa juga dapat mengetahui apakah dirinya memiliki pengungkapan diri yang rendah atau sebaliknya, yang dapat berfungsi sebagai koreksi dan memahami diri.

    Anisa Puspitasari Tradisi Kupatan Dalam Ritual Rebo Wakasan Perspektif Living Qur'an

    No full text
    This writing aims to find out how the process of the kupatan tradition in the Rebo Wakasan ritual and also the author tries to examine the kupatan tradition in the Rebo Wakasan ritual from the perspective of living qur'an in Cikalahang Village, Pabuaran Village. This research uses a qualitative research method with a case study approach that relies on collecting secondar and primary data sources. Secondary data obtained through literature studies, such as journals or articles, books and other reading materials and primary data sources include observations and interviews. The results of this study show that in the perspective of living qur'an, the Rebo Wakasan ritual is seen as a community response to the Qur'an. Phenomena contained in the Rebo Wakasan ritual in Cikalahang village such as: Prayers, dhikr, praying, giving alms and reading surahs of the Qur'an together are the result of the interpretation of the Cikalahang village community on the function of the Qur'an which according to them can protect from various disasters by the will of Allah SWTPenulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses tradisi kupatan dalam ritual Rebo Wakasan dan juga penulis berusaha mengkaji tradisi kupatan dalam ritual Rebo Wakasan dilihat dari perspektif living qur’an di Kampung Cikalahang Desa Pabuaran. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif pendekatan studi kasus yang mengandalkan pengumpulan sumber data sekunder dan primer. Data sekunder yang diperoleh melalui studi literatur, seperti jurnal atau artikel, buku dan bahan bacaan lainnya dan sumber data primer meliputi observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam perspektif living qur’an, ritual Rebo Wakasan dipandang sebagai respons masyarakat terhadap Al-qur’an. Fenomena yang terdapat dalam ritual rebo wakasan di kampung cikalahang seperti : Sholat, berdzikir, berdo’a, bersedekah dan pembacaan surah-surah al-qur’an secara bersama merupakan hasil dari interpretasi masyarakat kampung Cikalahang atas fungsi al-qur’an yang menurut mereka bisa melindungi dari berbagai bala musibah atas kehendak Allah SWT.&nbsp

    SISTEM INFORMASI EKSEKUTIF PEMASARAN PADA PT LEMAHABANG PERKASA

    Get PDF
    SISTEM INFORMASI EKSEKUTIF PEMASARAN PADA PT LEMAHABANG PERKAS

    Implementasi Pernikahan Usia Minimal 19 Tahun Berdasarkan UU No. 16 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas UU No. 1 Tahun 1974

    Get PDF
    Perkawinan menurut Undang-Undang Nomor 16 tahun 2019 perubahan atas Undang- Undang Nomor 1 tahun 1974 ialah Perkawinan hanya diizinkan apabila pria dan wanita sudah mencapai umur 19 (sembilan belas) tahun pada pasal 7 ayat (1). Perkawinan adalah salah satu budaya yang beraturan yang mengikuti perkembangan budaya manusia dalam kehidupan masyarakat. Untuk mengetahui penerapan Implementasi Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perkawinan di Kabupaten Bekasi sudah sesuai dengan penempaanya dan Untuk mengetahui upaya pencegahan dan perlindungan anak dibawah umur yang dilakukan secara nikah siri di sekitar Kabupaten Bekasi. Metode penelitian yang digunakan penulis adalah yuridis normatif dan yuridis empiris. Terdapat banyak faktorfaktor yang mendorong terjadinya perkawinan dibawah umur, faktor internal diantaranya keinginan si anak, hamil diluar nikah, serta pendidikan. Adapun faktor eksternal yaitu : keinginan orangtua, ekonomi, menghindari zina, tradisi, namun ada pula karena kecanduan menonton video porno. Dengan adanya Undang-Undang yang mengatur batas umur untuk menikah agar terciptanya tujuan dari pernikahan itu sendiri yakni, menciptakan keluarga yang harmonis kekal dan berdasarkan ketuhanan yang Maha Esa. Pernikahan di bawah umur lebih banyak memberi dampak negatif dibandingkan dampak positif terhadap keharmonisan dalam rumah tangga, maka dari itu dengan adanya batasan umur dalam menikah bisa menjadi indikator dalam membina rumah tangga dengan kesiapan secara mental dan siap secara ekonomi untuk keluarga yang harmoni

    PELAKSANAAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 242/PMK.03/2014 TENTANG TATA CARA PEMBAYARAN DAN PENYETORAN PAJAK (Studi di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Pamekasan)

    No full text
    Yuni Puspitasari, Agus Yulianto, S.H., M.H., Bahrul Ulum Annafi, SH., M.H. Fakultas Hukum, Universitas Brawijaya [email protected]  ABSTRAK Dalam penulisan skripsi ini penulis membahas mengenai pelaksanaan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 242/PMK.03/2014 Tentang Tata Cara Pembayaran dan Penyetoran Pajak yang dilakukan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Pamekasan dimana untuk mengetahui hambatan  dalam pelaksanaan peraturan menteri keuangan dan memberikan solusi dalam mengatasi hambatan tersebut. Hal ini dilatarbelakangi dengan diberlakukannya sistem pembayaran dan penyetoran pajak secara elektronik dengan menggunakan e-biling. Mengingat  dalam pelaksanaannya diharapkan untuk memudahkan wajib pajak dalam melakukan pembayaran dan penyetoran pajak.  namun pada kenyataannya dalam pelaksanaan ini masih terdapat beberapa wajib pajak yang masih belum memahami akan penggunaan e-billing. Sehingga permasalahan terkait pelaksanaan pembayaran pajak secara elektronik dapat dianggap ringan apabila terdapat sosialisasi dari instansi tersebut terhadap wajib pajak terdaftar mengenai pemahaman dan penggunaan e-billing dalam melakukan pembayaran dan penyetoran pajak secara elektronik. Kata Kunci : pelaksanaan, wajib pajak, e_billing  ABSTRACT In writing of this thesis, the author discusses about the implementation of Minister of Finance Regulation Number 242/PMK.03/ 2014 concerning Procedures of Payment and Tax Deposit conducted at Pratama Pamekasan Tax Service Office which aimed to understand obstacles in the implementation of Minister of Finance Regulation and its solution to overcome those obstacles.  It was motivated by the enactment of payment and deposit system using e-billing. Considering that the implementation was expected to facilitate taxpayers in making payment and deposit of taxes.  In reality, however, this implementation shows that some taxpayers still did not understand how to use e-billing. Therefore, the obstacles related to the implementation of tax payment electronically can be understandable if there is a socialization from the institution towards registered tax payers related to understanding and using e-billing in order to handle payment and deposit of taxes electronically. Keywords: implementation, taxpayer, e-billin

    Perbandingan Kekasaran Permukaan Resin Komposit Nanofiller pada Perendaman Saliva pH Asam

    Get PDF
    Nanofiller resin composite is a material used for dental restoration which will be in oral cavity so that interacted with the saliva. Saliva pH changes influenced by several factors, including bacteria in the oral cavity, enzymes, hormones and diet. Acid saliva can cause degradation in the composite, this degradation affects the surface roughness of resin composite. The purpose of this study is to compare surface roughness of nanofiller resins composite for 7 and 10 days of immersion in acid saliva.The samples used in this study were cylindrical mould dimension of diameter 5mm x 2mm, then polymerized with a visible light curing unit for 20s. Specimens immersed in acid artificial saliva (pH ± 4) for 7 and 10 days(4 specimens each group)and then stored in incubator at the temperature of 37ºC. The instrument used to measure surface roughness of resin composite was Surface Roughness Measuring Instrument (Surfcom 120A) that expressed in units of µm.Data were   analyzedand the result obtainedwas p = 0.263 (p> 0.05), which mean there were no significant differences in the mean roughness of nanofillerresins compositesurface that were immersed in acidic pH for 7 and 10 days. The conclusion of this study was thatthe surface roughness of nanofiller resins composite immersed in acid saliva for 10 days is not rougher than which immersed for 7days

    Marketing communication strategy of national indie movies: a case study of Yogyakarta indie movies

    No full text
    Independent films or more familiarly referred to indie films in general are films produced outside major label or company/production house (PH). Since it is not marketed through a commercial distributor line, indie film practitioners or indie filmmakers must be smart and intuitive in searching for opportunities to promote their work to a wide audience. Although there have been many indie films by Indonesian filmmakers who won numerous awards both nationally, regionally and internationally, but the funding problem often hindered their efforts to market their works, so only a handful of spectators who enjoyed the indie film. This problem was attracted the author to do research on the marketing communication strategy of national indie movies. In this article, the authors use qualitative research methods, precisely descriptive-qualitative research methods. Interview techniques, observation, library study and Focus Group Discussion (FGD) are used to collect all of research data. Data analysis using case study method. The author has conducted interviews and FGDs with two young producers who are also indie practitioners in Indonesia, namely Ifa Isfansyah (Fourcolours Films) and Ismail Basbeth (Hide Project Films). The research results show that indie filmmakers in Indonesia, especially in Yogyakarta, make film festivals (both national and international) as the main marketing medium for their works. In addition to using film festivals as a promotional event, indie filmmakers in Indonesia also use some media/other ways, through social media (Twitter, Facebook, Instagram, Path, and Youtube), websites that market alternative films (Layaria, ID Film Center, Kineria, VidSee, Buttonijo, nonton.com) and through press screening

    Towards high resolution operando electron microscopy of a working catalyst

    No full text
    The objectives of this PhD project are to address the challenges of in-situ TEM and introduce a new generation of in-situ TEM equipment. In Chapter 2 the in-situ TEM facilities are introduced, focusing on the nanoreactor that has gone through quite some development stages during this project. Several types of in-situ TEM nanoreactors were fabricated using Microelectromechanical Systems (MEMS) technology, which enables miniaturisation of the complete catalytic reactor (reactor column, heating system and gas system). The different generations of nanoreactors are the glued nanoreactor (GNR), the wafer bonde

    PENGARUH RELIABILITY, ASSURANCE, RESPONSIVENESS, EMPATY DAN TANGIBLE TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA NASI GORENG 69 DI LIPPO MALL SIDOARJO

    No full text
    ABSTRAKSI Indra Devi Puspitasari. 2018. Pengaruh Reliability, Assurance, Responsiveness, Empaty dan Tangible Terhadap Kepuasan Konsumen Pada Nasi Goreng 69 Di Sidoarjo. Skripsi ini telah dipublikasikan Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Pada era globalisasi sekarang ini dunia bisnis memiliki persaingan yang semakin ketat, apalagi perusahan dalam bidang industri kuliner. Pada dasarnya manusia memilik kebutuhan yang sama, tetapi karena budaya maka ebutuhan ikut berbeda. Kebutuan manusia yaitu kebutuhan fisiologis atau dasar, kebutuhan akan rasa aman dan tentram, kebutuhan untuk dicintai dan disayangi,kebutuhan untuk dihargai. Kebutuhan fisiologis adalah kebutuhan yang paling mendasar, dimana kebutuhan tersebut adalah kebutuhan yang paling kuat dan yang paling jelas untuk mempertahankan hidup secara fisik. Salah satu dari kebutuhan fisiologis tersebut adalah kebutuhan akan makanan. Tujuan sebuah bisnis adalah menciptakan konsumen, dengan melakukan kualitas layanan yang erat dengan kepuasan konsumen. Membangun kepuasan konsumen adalah inti dari pencapaian profitabilitas jangka panjang. Obyek dalam penelitian ini adalah konsumen yang membeli Nasi Goreng 69 Di Sidoarjo. Dengan teknik pengambilan sampel Nonprobability Sampling yaitu semua elemen dalam populasi tidak memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih menjadi sampel. Dengan metode pengambilan sampel Accidental sampling. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Teknik pengujian instrumen atau data dalam penelitian adalah uji validitas dan uji reliabilitas. Uji hipotesis yang berupa uji T dan uji F, dan untuk uji asumsi klasik yang berupa normalitas, multikolinesritas, autokorelasi, heterokedastsiitas, linieritas. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh reliability, assurance, responsiveness, empaty dan tangible terhadap kepuasan konsumen. Hasil penelitian yang diperoleh berdasarkan uji validitas dan reliabilitas menunjukkan semua pertanyaan dalam kuisioner dinyatakan valid dengaan hasil bahwa semua item variabel X1 X2 X3 X4 X5 dan Y adalah valid. Karena nilai korelasi (Pearson Correlation) lebih besar dari nilai r tabel. Dan untuk uji reliabilitas dari semua variabel adalah reliabel dengan diperoleh nilai Cronbach Alpha X1 X2 X3X4 X5 dan Y lebih besar dari nilai r tabel. Dan untuk uji hipotesis yang digunakan uji F diketahui ada pengaruh simultan dengan niali F hitung lebih besar dari nilai F tabel dan uji t diketahui ada pengaruh parsial dengan nilai t hitung yang lebih besar dari t tabel. Berdasarkan keterangan diatas penulis dapat menarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh reliability, assurance, responsiveness, empaty dan tangible terhadap kepuasan konsumen Pada Nasi Goreng 69 Di Sidoarjo. Kata-kata kunci : reliability, assurance, responsiveness, empaty, tangible, kepuasan konsumen.  ABSTRAKSI Indra devi puspitasari. 2018. Effect of Reliability, Assurance, Responsiveness, Empaty and Tangible on Consumer Satisfaction At Fried Rice 69 In Sidoarjo. This thesis has been published by the Faculty of Economics, University of Muhammadiyah Sidoarjo. In this era of globalization today the business world has increasingly fierce competition, let alone companies in the field of culinary industry. Basically humans have the same needs, but because of the culture then the need to participate differently. Human needs are the physiological or basic needs, the need for security and peace, the need to be loved and loved, the need to be respected. Physiological needs are the most basic needs, where they are the strongest and most obvious need for physical survival. One of the physiological needs is the need for food. The goal of a business is to create consumers, by doing a close quality of service with customer satisfaction. Building customer satisfaction is at the core of achieving long-term profitability. Object in this research is consumer who bought Nasi Goreng 69 In Sidoarjo. With Nonprobability Sampling sampling technique that all elements in the population do not have the same opportunity to be selected to be sampled. By the sampling method Accidental sampling. This type of research is quantitative research. Technique testing instrument or data in research is test of validity and reliability test. Hypothesis test in the form of T test and F test, and for classical assumption test in the form of normality, multicolinesritas, autocorrelation, heterokedastsiitas, linearity. The purpose of this research is to know the influence of reliability, assurance, responsiveness, empathy and tangible to customer satisfaction. The results obtained based on the validity and reliability test show all questions in the questionnaire otherwise valid with the result that all items X1 X2 X3 X4 X5 and Y are valid. Because the correlation value (Pearson Correlation) is greater than r table value. And to test the reliability of all variables is reliable with the value obtained Cronbach Alpha X1 X2 X3X4 X5 and Y larger than the value of r table. And to test the hypothesis used F test known to have a simultaneous influence with niali F arithmetic greater than the value of F table and t test is known there is partial influence with the value of t arithmetic is greater than t table. Based on the above information the author can draw the conclusion that there is influence of reliability, assurance, responsiveness, empathy and tangible to customer satisfaction At Fried Rice 69 In Sidoarjo. Keywords: reliability, assurance, responsiveness, empathy, tangible, consumer satisfaction
    corecore