1,722,501 research outputs found
Tari Berthema"Pembebasan Kang Mowo Dahuru"
Tari Berthema"Pembebasan Kang Mowo Dahuru"
Karya: Tatik Anggreini, Kanti Sayekti, Ujian penyajian Tari ISI Surakart
Ajaran akhlak dalam film “Sayekti dan Hanafi” karya Hanung Bramantyo (studi materi dakwah)
Skripsi ini berjudul Ajaran Akhlak dalam Film “Sayekti dan Hanafi” Karya Hanung Bramantyo (Studi Materi Dakwah).
Jenis penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian kualitatif. Prosedur penelitian ini menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis. Sedangkan spesifikasi penelitian ini adalah deskriptif analitik. Data primer adalah visual compact disk (VCD) yang berisi film “Sayekti dan Hanafi”. Data sekunder adalah data yang diperoleh dari sumber lain sebagai penunjang. Penelitian ini menggunakan juga teknik dokumentasi yaitu teknik pengumpulan data berupa sumber data tertulis dengan peng-codingan secara sistematis dikelompokkan dalam unit-unit isi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi. Analisis isi yaitu suatu prosedur sistematika yang disusun untuk mengkaji isi informasi terekam.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam film “Sayekti dan Hanafi” terdapat ajaran akhlak yaitu (1) kasih sayang, (2) persahabatan, (3) kesabaran. Kategorisasi kekeluargaan tergambar sequence dua,sepuluh, tujuh, tujuh belas, di mana seorang istri setia pada pasangan hidup, dan perhatian pada pasangan, kasih sayang sebagai orang tua. Kategorisasi persahabatan tergambar sequence dua, tujuh, sembilan, dua belas, empat.Di mana teman-teman Sayekti dan Hanafi merasa iba dengan cobaan yang dihadapi oleh mereka.Dengan saling pengertian, perhatian, melindungi dan memberi yang diberikan teman-teman untuk Sayekti dan Hanafi.Kategorisasi kesabaran tergambar sequence tujuh, dua belas. Sayakti dan Hanafi mendapatkan cobaan dan mereka berusaha untuk sabar dan berfikiran positif
ANALISIS PERKEMBANGAN DAN USAHA KREATIF YANG DILAKUKAN BADAN USAHA MILIK DESA DALAM UPAYA MENGEMBANGKAN USAHANYA (Studi Kasus BUMDes Tunggul Sayekti Desa Tunggulsari Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung)
Skripsi dengan judul “Analisis Perkembangan dan Usaha Kreatif Yang Di Lakukan Badan Usaha Milik Desa Dalam Upaya Mengembangkan Usahanya (Studi Kasus BUMDes Tunggul Sayekti Desa Tunggulsari Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung)” ini ditulis oleh Desi Ratnasari, NIM.12402173377 pembimbing, Dr. Ngainun Naim, M.HI.
Desa merupakan pencipta kemandirian bangsa dengan kemandirian ekonominya. Setiap desa pasti mempunyai potensi. Untuk itu potensi desa berbasis ekonomi perlu untuk digali dan dikaji untuk mengetahui potensi yang di miliki oleh desa. upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, sesuai dengan Permendes, No. 4 Tahun 2015, Pasal 1 ayat 2 yang menyatakan bahwa Pemerintah Desa dapat mendirikan Badan Usaha Milik Desa disingkat BUMDes dengan modal yang berasal dari seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh desa. Namun BUMDes yang dirancang sebagai ujung tombak dalam pembangunan ekonomi desa masih banyak yang mati sebelum berperang, sehingga keberadaan BUMDes masih belum berjalan efektif dan mampu memberikan kontribusi positif bagi pelaksanaan pembangunan
Untuk itu penelitian ini mengambil permasalahan yang kemudian dirumuskan dalam 2 pertanyaan yaitu sebagai berikut: (1) Bagaimana dinamika perkembangan BUMDes Tunggul Sayekti (2) Usaha-usaha kreatif apa saja yang dilakukan BUMDes Tunggul Sayekti dalam meningkatkan pendapatan asli desa dan perekonomian desa. Dengan tujuan penelitian yaitu (1) Untuk mengetahui dinamika perkembangan BUMDes Tunggul Sayekti (2) Untuk mengetahui usaha kreatif yang di lakukan BUMDes Tunggul Sayketi dalam mengembangkan usahanya
Penelitian ini menggunakan metode penelitian yang bersifat kualitatif dengan metode penelitian deskriptif yang digambarkan dengan kata-kata. Data yang diperoleh berasal dari hasil olahan dokumen Desa Tunggulsari, BUMDes Tunggul Sayekti, observasi, studi dokumentasi serta wawancara bersama narasumber yang terdiri dari ketua, sekretaris BUMDes Tunggul Sayekti dan perangkat Desa Tunggulsari. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data adalah menggunakan reduksi data, penyajian data kemudian penarikan kesimpulan dan verifikasi.
Hasil dari penelitian yang diperoleh adalah (1) Dinamika perkembangan BUMDes Tunggul Sayekti yaitu Dalam tahap ini BUMDes Tunggul Sayekti termasuk ke dalam tahap memulai (starup) dimana BUMDes Tunggul Sayekti belum mempunyai pendapatan yang stabil dan pendapatannya kurang dari Rp. 1 Miliar per bulan. (2) Usaha-usaha Kreatif BUMDes Tunggul Sayekti dalam mengembangkan usahanya diantaranya yaitu unit pariwisata sedang dalam proses pembangunan, kerjasama dengan mitra POS, melengkapi perlengkapan Gedung sewa-menyewa, menyediakan sembako dengan harga terjangkau, dan juga koperasi.
Kata Kunci: Analisis, BUMDes, Perkembangan, Usaha Kreati
Faktor yang Mempengaruhi Penawaran Output pada Industri Pisang Aroma KPK Mawar di Desa Gesing Kecamatan Kandangan Kabupaten Temanggung
SAYEKTI The Factory That Influence Oput Supply of "Aroma" banana at "KPK Mawar" industry in Gesing Village, Kandangan sub district, Temanggung Regency. Supervised by This research aim to 1). Analyze the factor that influence output apply of "Aroma" Banana at "KPK Mawar" Industry 2). Know the constraint that faced by "KPK Mawar" Industry. The method that used is case study method Location determination method performed purposively, the kind of data are primary data and secondary data, data source are "Aroma" banana KPK Mawar Industry related stine and literature books. The data collection by observation interview and recording Analysis result show the factor that influence to output supply of troma banana "KPK Mawar industry are banana price and Aroma banana price While the constraint thar faced are capital limitedness, the increase of raw maerial transportation, and production tools. The most prices important constraint is capital limitedness.Keyword: Output supply, Input supply, Output price
Pertanggungjawaban Hukum Terhadap Korban Kecelakaan Lalu Lintas Yang Diakibatkan Rusaknya Fasilitas Jalan (Contoh Kasus Zeera Yang Terjatuh Dan Tertabrak Busway Transjakarta Di Jalan S. Parman Slipi -Jakarta Barat)/ oleh Prahara Sayekti
abstrak (A)Nama : PRAHARA SAYEKTI; NIM: 205050141 (B)Judul Skripsi: Pertanggungjawaban Hukum Terhadap Korban Kecelakaan Lalu Lintas Yang Diakibatkan Rusaknya Fasilitas Jalan (Contoh Kasus Zeera Yang Terjatuh Dan Tertabrak Busway Transjakarta Di Jalan S. Parman Slipi -Jakarta Barat) (C)Halaman : viii + 82 + 4 daftar pustaka + lampiran; 2011 (D)Kata Kunci : Pertanggungjawaban hukum, korban kecelakaan lalu lintas (E)Isi : Lalu lintas di jalan merupakan bagian dari akivitas keseharian masyarakat. Sebagian masyarakat melakukan kegiatan berlalu lintas untuk menuju ketempat beraktifitas seperti kantor, sekolah, pasar, obyek wisata dan sebagainya. Kondisi jalan yang rusak (berlubang) dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas apalagi tidak berhati-hati dalam berkendara. Sebagaimana dalam kasus Zeera, dimana kecelakaan terjadi akibat kendaraan yang ditumpanginya oleng saat menghindari lubang dan korban terjatuh di jalur busway. Pada saat yang bersamaan melaju busway TransJakarta dari arah Pluit menuju Pinang Ranti hingga akhirnya korban meninggal. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pertanggungjawaban hukum terhadap pengendara motor yang menderita kerugian akibat terjadi kecelakaan lalu lintas di jalan raya korban kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan oleh rusaknya jalan dalam kasus Zeera? dan siapakah yang dapat dikenakan pertanggungjawaban pidana terhadap kecelakaan yang diakibatkan faktor jalan yang rusak dan proses penyelesaiannya? Metode penelitian dalam penulisan ini yaitu metode penelitian hukum normatif dengan didukung wawancara. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa pihak yang dipersalahkan dalam kasus ini adalah supir busway meskipun secara kausalitas terjatuhnya korban akibat menghindari lubang jalan yang rusak. Supir busway dipidana atas kelalaian yang berakibat orang lain kehilangan nyawa harus dipertanggungjawabkan secara pidana, sebagaimana diatur dalam Pasal 359 KUHP, barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mati, dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun. Seharusnya ada pihak-pihak lain yang dapat dimintakan pertanggungan jawab terhadap kondisi jalan yang rusak seperti manajer sarana dan prasarana TransJakarta karena adanya proyek TransJakarta tersebut kewenangan pengurusan jalan busway merupakan kewenangannya. Bagi pengendara motor lebih berhati-hati dengan menggunakan fasilitas lalu lintas yang ada, hal ini bertujuan untuk menghindari kecelakaan lalu lintas, dan juga Perlu adanya rambu-rambu yang jelas di sepanjang jalur Busway TransJakarta yang dinilai rawan terhadap kecelakaan. (F)Daftar acuan : 42 (1972-2011) (G)Dosen Pembimbing:Soetan Budhi S.Sjamsoeddin, S.H., M.H. (H) Penulis : Prahara Sayekt
ANALISIS MORFOFONEMIK PADA NOVEL BERDAMAI DENGAN DIRI SENDIRI KARYA MUTHIA SAYEKTI
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses morfofonemik pada novel Berdamai dengan Diri Sendiri karya Muthia Sayekti. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif serta menggunakan metode yang fokus pada pengamatan yang mendalam. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah proses morfofonemik dalam novel Berdamai dengan Diri Sendiri karya Muthia Sayekti.Teknik yang digunakan adalah teknik simak dan teknik catat. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan yaitu terdapat 5 proses perubahan afiks pada alomorf novel Berdamai Dengan Diri Sendiri karya Muthia Sayekti yaitu Afiks Me- dengan alomorf meng-,menge-,men-,mem-,dan menye-. Afiks Pe- dengan alomorf pen-,pem,dan peng-. Afiks Ber-dengan alomorf be-,ber-,dan bel-. Afiks Ter-dengan alomorf ter-dan tel-. Afiks Di- dengan alomorf di-
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
- …
