1,720,974 research outputs found

    Penerapan Metode Resitasi Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Pembelajaran PAI di SMAN 14 Pekanbaru

    Full text link
    A recitation method is one method to improve critical thinking ability. Based on previous observation, there were some facts indicating that the students’ critical thinking ability at SMAN 14 Pekanbaru is still low, which is proved by some signs of low critical thinking ability, namely students are not able to draw conclusions, students are not able to identify irrelevance and relevance, students are not able to find differences, and students are not able to interpret what is observed. The problem formulation of this study is whether the application of recitation method can improve students’ critical thinking ability in learning Islamic studies in class XI Science 1 of SMAN 14 Pekanbaru ?. The aim of this study is to investigate the improvement of critical thinking ability by applying recitation method in class XI Science 1 of SMAN 14 Pekanbaru. This is a classroom action research (CAR), and some tests are used to measure students' critical thinking ability. The data analysis technique used in this study is descriptive statistics by comparing the percentages of students’ test results. The results of this study show that before applying the recitation method in pre-cycle, students’ critical thinking ability is in the category of very low (32%). After applying the recitation method in cycle 1, students’ critical thinking ability increased by (79%) with the category of sufficient. And after applying the recitation method in cycle 2, students’ critical thinking ability increased by (93%) with the category of very high. In conclusion, the application of recitation method can improve students’ critical thinking ability in learning Islamic studies in class XI Science 1 of SMAN 14 Pekanbaru

    Analisis Kewajiban Anak Terhadap Orangtua Yang Bertempat Tinggal Di Panti Jompo

    Full text link
    ABSTRACT Marriage is a legal act that will have legal consequences, namely the existence of rights and obligations. These rights and obligations usually occur between parents and children. One of the obligations that must be fulfilled is the obligation of a child to care for and provide for the parents. The obligation of children to parents is regulated in positive law through Law No.1 of 1974 concerning Marriage, Article 46 paragraph 2 and Islamic Law. The focus of this research is how to analyze children's obligations towards parents who live in nursing homes and what are the factor of children leaving their parents in the nursing home. This research is a type of Sociological legal research and is descriptive analytical in nature. This research will be conducted by interviewing elderly parents who are entrusted by their children at UPT PSTW Khusnul Khotimah Pekanbaru. For data collection obtained from observations and interviews. Sources of data used in this study came from primary and secondary data. Data analysis using observation methods obtained from interviews and draw conclusions in a deductive way. The results of the research on the analysis of children's obligations towards parents who live in nursing homes are that according to the Marriage Law and Islamic law it requires a child to care for and provide a living to both parents. But if there are children who leave their parents in a nursing home, the child does not fulfill their obligations as stated in positive law and Islamic law. Because basically the obligations of children towards their parents must be fulfilled directly by their children. The factor for the children entrusting their parents to the nursing home are: First, because the children are busy with work. Second, because of economic factors and limited housing. All children who leave their parents in nursing homes never visit their parents

    Kerentanan Rumahtangga Petani Padi terhadap Bencana Banjir (Studi Kasus: Desa Buni Bakti, Kabupaten Bekasi).

    No full text
    Sektor pertanian merupakan salah satu sektor penting dalam pertumbuhan dan pembangunan ekonomi Indonesia. Namun, pentingnya sektor pertanian diiringi dengan kerentanannya terhadap variabilitas iklim dan bencana alam. Salah satu isu utama perubahan iklim bagi sektor pertanian adalah tingginya tingkat curah hujan yang dapat menyebabkan bencana banjir. Komoditas padi sebagai sumber pangan utama dan penyedia lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia turut mengalami ancaman, sehingga rumahtangga petani padi akan mengalami penurunan kesejahteraan akibat kerugian yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi terhadap karakteristik dan dampak banjir, mengestimasi perubahan pendapatan akibat banjir, menganalisis kerentanan terhadap banjir, dan menganalisis strategi dalam menghadapi banjir pada rumahtangga petani padi di Desa Buni Bakti, Kabupaten Bekasi. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif, Loss of Earnings (LoE), pendekatan perubahan produktivitas, pendekatan biaya perbaikan, dan Livelihood Vulnerability Index (LVI). Hasil penelitian menunjukkan rumahtangga petani padi merasakan adanya dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan, dengan sebagian besar dampak tersebut memberikan kerugian. Berdasarkan hasil compounding ke dalam nilai uang tahun 2018, total kerugian seluruh responden rumahtangga petani padi sebesar Rp -446.656.101 dalam satu tahun. Hasil perhitungan nilai LVI sebesar 0,432, yang menunjukkan bahwa adanya kerentanan yang cukup tinggi terhadap bencana banjir. Strategi dominan yang dilakukan adalah mengganti waktu tanam yang disesuaikan dengan kondisi iklim setempat. Strategi yang dilakukan masih tergolong pada tingkat cukup, karena 68% rumahtangga petani padi hanya melakukan 1-3 tindakan

    Pengaruh Penerapan PP 46 Yahun 2013, Pelayanan Aparat Pajak, Persepsi Wajib Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi : Studi Kasus di KPP Pratama Sidoarjo Barat

    Full text link
    Pengaruh Penerapan PP 46 tahun 2013, Pelayanan Aparat Pajak, Presepsi Wajib Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sidoarjo Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan PP 46 tahun 2013,pelayanan Aparat Pajak,presepsi Wajib Pajak terhadap kepatuhan Wajib Pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sidoarjo Barat. Data penelitian ini diperoleh dari kuesioner (Primer) dengan pihak terkait di KPP Pratama Sidoarjo Barat. Kuesioner dalam penelitian ini dibagikan ke wajib pajak orang pribadi dengan metode sampling. Analisis data yang digunakan yaitu Uji Reabilitas,Uji Validitas,Uji asumsi Klasik yang terdiri dari Uji normalitas,Uji Multikolineoritas,Uji Autokorelasi,Uji Heteroditas,Uji Regresi Linier,Uji T, dan Uji F Hasil dari penelitian ini adalah Penerapan PP 46 tahun 2013, pelayanan Aparat Pajak, presepsi Wajib Pajak berpengaruh terhadap kepatuhan. Namun jika di uji secara parsial penerapan PP 46 tahun 2013 sendiri tidak mempengaruhi kepatuhan Wajib Pajak

    ANALISIS PERGERAKAN ARM ROBOT SEBAGAI ALAT PEMILAH BUAH TOMAT BERDASARKAN CITRA WARNA (RGB) MENGGUNAKAN SENSOR PIXY CMUCAM5

    Full text link
    Tomat dalam klasifikasi botani termasuk kategori buah-buahan, dimasyarakat Indonesia kebutuhan akan buah tomat sangat lah banyak, permasalahan yang timbul dalam bidang pertanian Indonesia ialah masih banyak pemilahan hasil panen menggunakan tenaga manusia sehingga kerap kali mengalami kekeliruhan dalam tingkat kematangan maupun kualitas buah tomat itu sendiri, maka dari itu saya membuat dan meneliti alat pemilah buah tomat, agar dapat menjadi referensi bagi para petani maupun masyarakat luas untuk mengembangkan alat ini menuju smart farming 4.0 serta tujuan lain saya ialah sebagai salah satu syarat kelengkapan kelulusan di politeknik negeri sriwijaya. Alat pemilah buah tomat terdiri dari beberapa komponen utama yang meliputi; Arm robot sebagai pengganti lengan serta jari manusia untuk memindahkan buah tomat dari satu tempat ketempat lainnya, Sensor Pixy Cmucam5 sebagai pengganti mata manusia untuk mendeteksi tingkat kematangan buah tomat berdasarkan warna dan Mikrokontroller sebagai pengganti otak manusia yang memberikan respon ke komponen lain agar proses pemilahan berjalan sesuai dengan yang diinginkan. Hal khusus yang dibahas pada laporan tugas akhir ini ialah pengolahan citra oleh pixy cmucam5, yang terbagi menjadi 3 tahapan saat sensor mendeteksi objek maka sistem akan membaca nilai RGB dari citra yang ditangkap, lalu memproses nya menjadi citra HSV untuk memperoleh nilai derajat dan tingkatan persen warna pada objek yang dideteksi. Hasil citra HSV yang diperoleh diubah ke citra Biner yang berfungsi untuk mengurangi noise dan menghilangkan benda lain yang bukan sasaran objek, citra biner menyimpan tiap piksel dalam bit tunggal dengan mengubahnya menjadi warna hitam bernilai 0 dan putih bernilai 1. Saat data pengolahan citra diperoleh, kemudian data tersebut akan dikirim ke Arduino untuk dihubungkan pada Arm robot menjadi gerakan mekanik yang memindahkan objek sesuai dengan tingkat kematangan nya. Gerakan pada setiap joint arm robot menggunakan metode forward kinematic, dengan memasukkan sudut yang telah ditentukan dan menghasilkan nilai x,y,z. Data diperoleh melalui proses perhitungan matriks serta data dari sistem itu sendiri

    HUBUNGAN ANTARA ASFIKSIA NEONATORUM DENGAN PERKEMBANGAN BAYI USIA 3-6 BULAN - Studi Observasional Analitik di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang Periode Juli – Oktober 2013

    No full text
    Asfiksia neonatorum merupakan keadaan dimana bayi baru lahir tidak segera bernafas secara spontan dan teratur. Salah satu dampak jangka panjang yang mungkin disebabkan oleh asfiksia adalah gangguan perkembangan. Deteksi dini pada masalah ini sangat penting. Sejauh ini belum ada penelitian mengenai hubungan antara asfiksia neonatorum dengan perkembangan bayi usia 3-6 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asfiksia neonatorum dengan perkembangan bayi usia 3-6 bulan di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang Periode Juli-Oktober 2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan rancangan penelitian case control, dimana data responden diperoleh dari rekam medik Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Total responden dalam penelitian sebanyak 50 bayi dengan usia 3-6 bulan. Instrumen yang digunakan untuk mengukur perkembangan bayi adalah Kuesioner Pra Skrinning Perkembangan. Analisis statistik menggunakan analisis bivariat dengan uji statistik koefisien kontingensi. Hasil uji koefisien kontingensi menunjukkan bahwa ada hubungan antara bayi asfiksia neonatorum dengan perkembangan bayi usia 3-6 bulan dengan keeratan hubungan sedang (p<0,05 dan r=0,470). Pada 25 bayi dengan riwayat asfiksia neonatorum, didapatkan 14 bayi dengan perkembangan menyimpang. Sebanyak 64,28% diantaranya merupakan bayi dengan riwayat asfiksia berat. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara asfiksia neonatorum dengan perkembangan bayi usia 3-6 bulan. Kata kunci : Asfiksia neonatorum, perkembangan, Kuesioner Pra Skrinning Perkembangan

    Studi kuantitatif deskriptif tentang pengaruh retailer awareness, retailer association, retailer perceived quality dan retailer loyalty terhadap repurchase intention di H&M Pakuwon Mall Surabaya

    Full text link
    Peningkatan jumlah ritel modern dipengaruhi oleh masuknya peritel asing ke Indonesia. Seiring dengan perkembangannya, pengelolaan ritel modern sangat membutuhkan dukungan teknologi khususnya bidang informasi . Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Retailer Awareness, Retailer Association, Retailer Perceived Quality dan Retailer Loyalty Terhadap Repurchase Intention di H&M Pakuwon Mall Surabaya. Dalam penelitian ini, kelima variabel tersebut dianalisis menggunakan analisis SEM LISREL 8.70. Objek penelitian ini adalah H&M Pakuwon Mall Surabaya. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 150 responden dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang dibangun dapat memprediksi perilaku konsumen tentang repurchase intention. Secara terperinci hasil penelitian menunjukkan bahwa retailer awareness, retailer association dan retailer perceived quality berpengaruh positif terhadap retailer loyalty. Dan juga hasil penelitian ini menunjukkan bahwa retailer loyalty berpengaruh positif terhadap repurchase intention

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
    corecore