912 research outputs found
FAST-EDI
# Fast Event-based Double Integral for Real-time Robotics (Academic Use Only)
## [Paper](https://arxiv.org/abs/2305.05925) | [Video: Youtube](https://www.youtube.com/watch?v=xzrHNA97wls) | [Video: Bilibili](https://www.bilibili.com/video/BV1qL411X7hc/?share_source=copy_web&vd_source=2483c9488f1bd3f3478cf69bfca4d49e)
Motion deblurring is a critical ill-posed problem that is important in many vision-based robotics applications. The recently proposed event-based double integral (EDI) provides a theoretical framework for solving the deblurring problem with the event camera and generating clear images at high frame-rate. However, the original EDI is mainly designed for offline computation and does not support real-time requirement in many robotics applications. In this paper, we propose the fast EDI, an efficient implementation of EDI that can achieve real-time online computation on single-core CPU devices, which is common for physical robotic platforms used in practice. In experiments, our method can handle event rates at as high as 13 million event per second in a wide variety of challenging lighting conditions. Its benefit has been demonstrated on multiple downstream real-time applications, including localization, visual tag detection, and feature matching.
## Understanding the hardware bias of event camera
[Tutorial of the bias](https://gitlab.com/inivation/inivation-docs/blob/master/Advanced configurations/User_guide_-_Biasing.md)
## Checking the hardware bias using the jAER
One can use the jAER project to get a roughly estimated contrast from the bias currents that are estimated to be generated by the on-chip bias generator bias current ratios:[jAER homepage](https://github.com/SensorsINI/jaer)
Discussion regarding the bias estimation:[discussion](https://groups.google.com/g/davis-users/c/68gp0zxTMUk/m/SpweyJKrDgAJ)
and the physical model that build to estimate the threshold:[Paper](https://ieeexplore.ieee.org/document/7962235/)
## Usage
Test env:
```
ubuntu 18.04
dv-runtime 1.6.1
dv-gui 1.6.0
```
1. download the DV and install it following the tutorial [DV install guide](https://inivation.gitlab.io/dv/dv-docs/docs/getting-started.html)
2. download the fast EDI code
```
git clone https://github.com/eleboss/fast_EDI
```
3. compile the fast EDI module
```
cd ./dv-module/fast-edi
cmake ./
make
```
then you will see the `fedi_FEDI.so`, this is the file you need to add to the dv-gui.
4. configure the DV-GUI search path
```
dv-gui
```
find the `structure - add modules - modify module search path - add path` (this path leads to `fedi_FEDI.so`, for me is `/home/eleboss/Documents/fast_EDI/dv-module/fast-edi`). Then you can add the fast edi modules to the dv-gui and wires it in this way:

5. download the test data [dataset](www.google.com), and play it.
Performance tips: You can tune the contrast or use the jAER to estimate, or use EDI to optimize an accurate contrast.
## Citation
```
@article{lin2023fast,
title={Fast Event-based Double Integral for Real-time Robotics},
author={Lin, Shijie and Zhang, Yingqiang and Huang, Dongyue and Zhou, Bin and Luo, Xiaowei and Pan, Jia},
booktitle={international conference on robotics and automation (ICRA)},
year={2023},
organization={IEEE}
}
```
</p
UJI EFEKTIVITAS ACTINOMYCETES spp. DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN Ganoderma orbiforme SECARA IN VITRO
UJI EFEKTIVITAS Actinomycetes spp. DALAM MENGHAMBAT
PERTUMBUHAN Ganoderma orbiforme SECARA IN VITRO
Edi Saputra (11880211873)
Dibawah bimbingan Mokhamad Irfan dan Zulfahmi
INTISARI
Penggunaan Actinomycetes sebagai agen hayati dapat digunakan dalam
menghambat pertumbuhan G. orbiforme. Penelitian ini bertujuan untuk
mendapatkan isolat Actinomycetes yang efektif dalam menghambat pertumbuhan
Ganoderma orbiforme Secara In Vitro. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari
sampai Februari 2023 di Laboratorium Patologi, Entomologi, Mikrobiologi dan
ilmu tanah (PEMTA) Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Islam Negeri
Sultan Syarif Kasim Riau. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap
(RAL) dengan 7 perlakuan dan 4 ulangan, sehingga terdapat 28 satuan percobaan.
Parameter pengamatan meliputi karakteristik makroskopis, laju pertumbuhan
(cm/hari) dan daya hambat (%) Actinomycetes terhadap Ganoderma orbiforme.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Actinomycetes mengandung senyawa
antifungi yang mampu menghambat pertumbuhan jamur Ganoderma orbiforme.
Actinomycetes sp2 memiliki rata-rata tertinggi dalam menghambat jamur
Ganoderma orbiforme dengan daya hambat 86,81% dan laju pertumbuhan 0,13
cm/hari.
Kata kunci: Actinomycetes, agen hayati, patoge
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP ZAKAT PROFESI DI PERUMAHAN PERMATA ANDALAN KECAMATAN PANGKALAN KERINCI KABUPATEN PELALAWAN RIAU
ABSTRAK
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP ZAKT PROFESI DI PERUMAHAN PERMATA ANDALAN KECAMATAN
PANGKALAN KERINCI KABUPATEN
PELALAWAN RIAU
Oleh : Edi Saputra
Penelitian ini dilatar belakangi oleh ketidak tahuan masyarakat terhadap zakat profesi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap zakat profesi di perumahan Permata Andalan Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Perumahan Permata Andalan yang memiliki gaji sebanyak 5 juta ke atas yaitu berjumlah 60 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah dengan menggunakan observasi, Angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif kuantitatif dengan persentase. Adapun hasil dalam penelitian ini yang pertama rekapitulasi pada aspek kognitif yaitu 67,8% di kategorikan baik. Kemudian aspek afektif sebesar 79,8% di kategorikan baik dan aspek konatif sebesar 70% dikategorikan baik. Sedangkan hasil rekapitulasi jawaban mengenai Persepsi Masyarakat terhadap Zakat profesi di Perumahan Permata Andalan Kec. Pangkalan Kerinci Kab. Pelalawan adalah 72,5% berada pada kategori baik.
Kata Kunci : Persepsi, Masyarakat, Zakat profes
ANALISIS PENDAPATAN USAHA TERNAK KAMBING RAKYAT ( Studi Kasus : Usaha Peternakan Kambing Pak Edi Di Kelurahan Seberang Padang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang )
ANALISIS PENDAPATAN USAHA TERNAK KAMBING RAKYAT
( Studi Kasus : Usaha Peternakan Kambing Pak Edi Di Kelurahan Seberang Padang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang )
Tri Saputra di bawah bimbingan
Dr. Nurhayati, S.Pt, MM dan Ida Indrayani, S.Pt, M.Si
Program Studi Peternakan Fakultas Peternakan
Universitas Andalas Padang
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek teknis serta aspek ekonomi dari usaha ternak kambing kacang Pak Edi di Kelurahan Seberang Padang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang selama tahun 2017. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Desember 2017 sampai dengan Januari 2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus (case study). Variabel yang diamati terdiri dari pemilihan bibit, pakan, tatalaksana pemeliharaan, kandang, pengendalian penyakit, biaya produksi, penerimaan, pendapatan, serta ratio R/C. Analisis data dengan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Dari hasil penelitian aspek teknis pada usaha petenakan kambing kacang Pak Edi menunjukkan bahwa jenis kambing yang diternakan adalah kambing kacang. Tatalaksana pemeliharaan menggunakan sistem semi intensif dimana siang hari ternak dibiarkan merumput di padang penggembalaan dan sore hari ternak dikandangkan sehingga frekuensi pakan yang dikonsumsi ternak tidak diketahui oleh peternak. Model kandang yang digunakan yaitu kandang koloni dengan kontruksi kandang semi permanen. Pengendalian penyakit dengan cara membersihkan kandang sekali sehari dan pengobatan penyakit dengan pemberian obat tradisional. Dalam pemasaran pembeli atau toke langsung datang ke kandang. Aspek ekonomi pada usaha peternakan kambing kacang Pak Edi selama tahun 2017 dengan total penerimaan sebesar Rp 29.800.000 dengan total biaya produksi yang dikeluarkan sebesar Rp 12.910.500 sehingga memperoleh pendapatan Rp 16.889.500 atau pendapatan per bulan sebesar Rp 1.407.458. Perbandingan antara total penerimaan dengan total pengeluaran (R/C Ratio) sebesar 2,3. Hal ini menunjukan bahwa usaha ini layak untuk diteruskan.
Kata kunci : aspek ekonomi, aspek teknis, dan tingkat keuntungan R/C Rati
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN MOTIVASI KELOMPOK KONTAK UNTUK MENGIKUTI TERAPI PENCEGAHAN TBC di Poli TBC Rumah Sakit Islam Siti Aisyah Madiun
ABSTRAK
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN MOTIVASI KELOMPOK KONTAK
UNTUK MENGIKUTI TERAPI
PENCEGAHAN TBC
di Poli TBC Rumah Sakit Islam Siti Aisyah Madiun
Muhammad Yusuf Edi Saputra
Penyakit TBC sampai dengan saat ini merupakan salah satu masalah
kesehatan masyarakat dunia termasuk di Indonesia. Tuberculosis adalah suatu
penyakit kronik menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium
Tuberculosis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada
hubungan pengetahuan dan motivasi kelompok kontak untuk mengikuti terapi
pencegahan TBC.
Dalam penelitian ini peneliti menggunakan desain penelitian correlational
dengan pendekatan cross-sectional. Pada penelitian ini responden yang berjumlah
93 orang merupakan Sebagian keluarga pasien poli TB RSI Siti Aisyah Madiun.
Dengan teknik purposive sampling, di analisis menggunakan Uji Chi-Square
Asymp.sig <0,05.
Hasil penelitian tingkat pengetahuan responden diketahui bahwa mayoritas
responden berada pada kategori pengetahuan cukup sebanyak 51 orang atau
sebesar 54,84%. diketahui bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat
motivasi dalam kategori cukup, yaitu sebanyak 70 orang (75,27%). Dari total 93
responden, hasil tabulasi silang tingkat pengetahuan dengan tingkat motivasi
sebanyak 70 responden (75%) memiliki motivasi cukup.
Hasil uji statistic yang digunakan Chi-Square yaitu antara hubungan
pengetahuan dan motivasi kelompok kontak untuk mengikuti terapi pencegahan
TBC nilai α =< 0,008 berarti ada hubungan pengetahuan dan motivasi kelompok
kontak untuk mengikuti terapi pencegahan TBC.
Diskusi penelitian ini ubungan pengetahuan dan motivasi kelompok kontak
untuk mengikuti terapi pencegahan TBC dapat meningkatkan pengetahuan
keluarga dalam pencegahan TBC.
Kata Kunci : Tingkat Pengetahuan, motivasi, investigasi kontak TBC, Terapi
Pencegahan TB
Pengaruh Model PembelajaranKooperatifTipeGroup Investigation DenganPenguatanSelf Assessment Dan minat Belajar Terhadap Hasi lBelajar Fisik aPeserta Didik Kelas XI SMANegeri 1 Watubangga Kabupaten Kolaka
ABSTRAK
I GedePurwana Edi Saputra.2016. Pengaruh Model PembelajaranKooperatifTipeGroup Investigation DenganPenguatanSelf Assessment Dan MinatBelajarTerhadapHasilBelajarFisikaPesertaDidikKelas XI SMANegeri 1 WatubanggaKabupatenKolaka.(DibimbingolehSidin Ali danKaharuddin Arafah)
Tujuanpenelitianiniadalahuntukmengetahui: (1)perbedaansecarakesuluruhanterhadaphasilbelajarfisikaantarapesertadidik yang diajarmelalui model pembelajarankooperatiftipegroup investigation yang diberipenguatanself assessment(GISA) denganpesertadidik yang diajarmelaluipembelajarankonvensional di kelas XI SMA Negeri 1 Watubangga. (2)perbedaanhasilbelajarfisikaantarapesertadidik yang diajarmelalui model pembelajaranGISAdengan yang diajarmelaluipembelajarankonvensionalpadapesertadidik yang memilikiminatbelajartinggi; (3) perbedaanhasilbelajarfisikaantarapesertadidik yang diajarmelalui model pembelajaranGISAdenganpesertadidik yang diajarmelaluipembelajarankonvensionalpadapesertadidik yang memilikiminatbelajarrendah; (4) pengaruhinteraksiantara model pembelajarandanminatbelajarterhadaphasilbelajarfisikapesertadidik.Jenispenelitian yang dipilihadalahpenelitaneksperimendengandesainfactorial 2x2.Penelitianinimenggunakanduakelasyaitukelaseksperimen yangdiajardengan model pembelajaranGISAdankelaskontroldenganpembelajarankonvensional. Populasidalampenelitianiniadalahseluruhpesertadidikkelas XI SMA Negeri 1 Watubangga, terdiri ataslima kelas dengan jumlah keseluruhan peserta didik 176 orang, sedangkansampelnyadipilih 4 kelassecara randomyakniXI.IPA.A dan XI.IPA.BsebagaikelaseksperimendanKelasXI.IPA.C danKelas XI.IPA.Dsebagaikelaskontroldenganjumlahsampelmasing-masingterdiridari70pesertadidik.Hasilpenelitianmenunjukkan:(1) Secara keseluruhan,terdapat perbedaan hasil belajar fisika peserta didik antara yang diajar melalui model pembelajaran GISA dengan peserta didik yang diajar secara konvensional di kelas XI SMA Negeri 1 Watubangga; (2) Untukkelompokpesertadidik yang memilikiminatbelajartinggi, terdapatperbedaanhasilbelajarfisikaantara yang diajarmelalui model pembelajaranGISA dengan yang diajarmelaluipembelajarankonvensional; (3) Untukkelompokpesertadidik yang memilikiminatbelajarrendah, terdapatperbedaanhasilbelajarfisikaantara yang diajarmelalui model pembelajaranGISA dengan yang diajarmelaluipembelajarankonvensional; (4) Tidakterdapatinteraksiantara model pembelajarandanminatbelajarterhadaphasilbelajarfisikapesertadidik.
Kata kunci: group investigationdenganpenguatanself assessment (GISA), konvensional,minatbelajar, danhasilbelajarfisika
Wisnu Edi Saputra's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Wisnu Edi Saputra's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
ANALISIS TEKS LAGU RELIGI“BILA TIBA” BAND UNGU (Studi Analisis Wacana Kritis Model Van Dijk Tentang Nilai Religiusitas Band Ungu Pada Lagu “Bila Tiba”)
Edi Saputra, Studi Analisis Wacana Kritis Model Van Dijk Tentang Nilai Religiusitas Band Ungu Pada Lagu Bila Tiba. Hakikatnya pada sebuah lagu terdapat suatu nilai-nilai tertentu yang akan menempatkan lagu tersebut dikalangan penikmatnya. Nilai-nilai tersebut tertuang dalam kata-kata yang didendangkan dalam irama didalamnya. Melalui dasar itu peneliti mencoba mengupas kaitan lagu Bila Tiba dengan Nilai Religitas Band Ungu. Tentunya dengan mengacu pada aspek-aspek lainnya seperti riwayat, biografi, serta pemberitaan publik dari Band Ungu itu sendiri. Nilai religius pada lirik atau teks lagu Bila Tiba tersebut akan serta merta menjadi acuan tingkat religius pengarang dengan dikuatkan oleh aspek lain yang telah tersebut diatas. Dalam penelitian ini dimana peneliti menggunakan metode model wacana kritis milik van Dijk, tujuannya adalah menarik kesimpulan dari Band Ungu melalui analisa teks dari lirik atau teks lagu Bila Tiba, analisa kognisi sosial masing-masing personil dari lirik teks lagu Bila Tiba dengan acuan biografi dan riwayat hidup mereka, dan analisa konteks dimana melihat citra Band Ungu dimata masyarakat melalui pemberitaan publik yang dikemas oleh media. Sehingga melalui ketiga dimensi tersebut akan terlihat dimana Band Ungu ini merupakan Band Religi atau bukan. Melalui analisa teks nanti akan dikupas makna dari teks atau lirik lagu Bila Tiba dengan berdasarkan referensi dan literatur sehingga dapat diketahui makna keseluruhan dari teks atau lirik lagu Bila Tiba tersebut mengacu pada nilai religius ataupun tidak. Sedangkan dari analisa kognisi sosial akan digali pemikiran dalam penciptaan lagu Bila Tiba ini melalui biografi pencipta, riwayatnya juga melalui pemberitaan publik sehingga ideologi dalam penciptaan lagu Bila Tiba ini bisa diungkap. Kemudian dari analisa konteks sosial yaitu dimana Ungu dalam pandangan masyarakat ini dilihat dari penampilan, pemberitaan, juga segala sapek yang dapat diketahui oleh masyarakat secara luas tentang Band Ungu ini. Dari analisa-analisa tersebut akan dapat disimpulkan secara keseluruhan identitas dan karakter Band Ungu yang tentunya dilihat dari aspek-aspek personilnya apakah band tersebut merupakan band yang religius atau sekedar band yang komersil. Atau bahkan Band Ungu ini merupakan band yang komersil akan tetapi masih memakai pemahaman religius dalam penciptaan lagu-lagu mereka.
Kata Kunci : Analisis Wacana; Religiusitas; Lag
Penerapan Cooperative Learning Model Two Stay Two Stray untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IXG di SMPN 7 Malang pada Materi Unsur-Unsur Fisik dan Sosial Kawasan Asia Tenggara
ABSTRAK Saputra, Eri Edi. 2012. Penerapan Cooperative Learning Model Two Stay Two Stray untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IXG di SMPN 7 Malang pada Materi Unsur-Unsur Fisik dan Sosial Kawasan Asia Tenggara. Skripsi, Jurusan Pendidikan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Dwiyono Hari Utomo, M. Pd, M. Si, (II) Drs. Johanis Paluin Buranda, M. Si. Kata kunci: model TSTS, hasil belajar siswa Berdasarkan hasil observasi pada tanggal 15 November 2011 di kelas IXG SMP Negeri 7 Malang diketahui bahwa 27 siswa masih kurang aktif di dalam proses pembelajaran, dikarenakan kurang termotivasi dalam belajar. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru matapelajaran IPS di SMPN 7 Malang diketahui bahwa nilai hasil belajar masih rendah dimana dari SKM yang ditetapkan, hanya 13 siswa yang memperoleh nilai lebih dari sama dengan 75 dan 19 siswa lainnya mendapat nilai kurang dari 75. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Pengambilan data dilaksanakan dengan observasi dan tes tulis. Penelitian dilaksanakan di kelas IXG SMPN 7 Malang dengan jumlah 32 siswa, pada materi: Unsur-Unsur Fisik dan Sosial Kawasan Asia Tenggara. Dalam penelitian ini data yang diperoleh berupa aktivitas dan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa terjadi peningkatan aktivitas siswa pada rata-rata persentase aktivitas kelas sebesar 37,03% pada siklus I meningkat menjadi 28,07% pada siklus II. Hasil penelitian tentang hasil belajar siswa kelas IXG SMPN 7 Malang juga mengalami peningkatan. Peningkatan nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 5,34% meningkat menjadi 13,11% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa (1) pelaksanaan model TSTS di SMPN 7 Malang sudah terlaksana dengan baik yakni pada siklus I dan siklus II dengan seluruh sintak-sintak pembelajaran model TSTS sudah dilakukan, (2) pembelajaran dengan model TSTS mampu meningkatkan pengetahuan dan interaksi siswa, (3) penerapan model pembelajaran TSTS di kelas IXG SMPN 7 Malang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Saran yang diberikan yaitu: (1) guru harus melakukan pengelolaan kelas yang baik dengan menguasai kondisi kelas sehingga sintak dalam pembelajaran berjalan lancar dan terkendali, (2) guru harus bersikap tegas dalam menegur siswa yang gaduh dan memberi pertanyaan atau perlakuan khusus lain untuk siswa yang tidak aktif dalam pembelajaran sehingga pembelajaran TSTS dapat mencapai tujuan pembelajaran, (3) soal test akhir siklus perlu diberi variasi agar dalam pelaksanaan test siswa tidak saling bertukar jawaban dan bekerjasama, (4) guru harus melakukan managemen waktu dalam pembelajaran TSTS agar setiap sintak dalam pembelajaran dapat berjalan optimal.
- …
