1,797 research outputs found

    ANALISIS ORIENTASI MANAJEMEN PEMBELAJARAN PASCAPANDEMI COVID-19 DI MA SALUBANGA

    No full text
    ABSTRAK Samsu Alam, 2022. “Analisis Orientasi Manajemen Pembelajaran Pascapandemi Covid-19 di MA Salubanga”. Skripsi Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Palopo. Dibimbing oleh Firman dan Rosdiana. Skripsi ini membahas tentang Analisis Orientasi Manajemen Pembelajaran Pascapandemi Covid-19 di MA Salubanga. Penelitian ini bertujuan: Untuk mengetahui Penerapan Manajemen pembelajaran Pascapandemi Covid-19 di MA Salubanga melalui proses perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, evaluasi dan penilaian hasil pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian ini yaitu Guru dan Kepala Madrasah MA Salubanga. Teknik analisis pada penelitian ini yaitu menggunakan ATLAS.ti 22. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Manajemen pembelajaran pada masa Pandemi Covid-19 dimulai dengan menetapkan perencanaan pembelajaran, kemudian menetapkan pelaksanaan pembelajaran pembelajaran, dan diakhiri dengan menentukan evaluasi dan penilaian hasil pembelajaran namun tidak terlaksana secara maksimal. 2) Perencanaan pembelajaran Pascapandemi Covid-19 dimulai dengan menetapkan perangkat pembelajaran, menetapkan pendekatan dan metode belajar, langkah-langkah kegiatan pembelajaran diakhiri dengan menetapkan alat dan sumber belajar. 3) Pelaksanaan pembelajaran Pascapandemi Covid-19 dimulai dengan pengelolaan kelas kemudian dilakukan pengelolaan siswa dan diakhiri dengan pengelolaan kegiatan pembelajaran. 4) Evaluasi dan Penilaian Hasil Pembelajaran Pascapandemi Covid-19 dimulai dengan menentukan perencanaan evaluasi dan penilaian hasil belajar kemudian menentukan pelaksanaan evaluasi dan diakhiri dengan pengolahan data hasil evaluasi dan penilaian pembelajaran. Kata kunci: Orientasi, Manajemen Pembelajaran, MA Salubang

    SIFAT FISIK LAHAN RAWA DAERAH PASANG SURUT YANG ALIHFUNGSI TANAM PADI KE TANAMAN SAWIT DI DESA KEMPAS JAYA KECAMATAN KEMPAS KABUPATEN INDRAGIRI HILIR

    No full text
    SIFAT FISIK LAHAN RAWA DAERAH PASANG SURUT YANG ALIHFUNGSI TANAM PADI KE TANAMAN SAWIT DI DESA KEMPAS JAYA KECAMATAN KEMPAS KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Samsu Alam (11582103864) Di bawah bimbingan Irwan Taslapratama dan Ervina Aryanti INTISARI Lahan rawa pasang surut merupakan salah satu tipe agroekologi yang mempunyai potensi cukup luas bagi pembangunan pertanian tanaman pangan. Pemanfaatan lahan rawa pasang surut untuk budidaya tanaman pangan, khususnya padi menghadapi beberapa masalah yaitu kesuburan tanah yang rendah dalam pengembangan tanaman pangan di lahan pasang surut. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui perubahan sifat fisik lahan rawa daerah pasang surut yang alihfungsi tanam padi ke sawit. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode purposive sampling yaitu pengambilan sampel pada lahan rawa daerah pasang surut yang alihfungsi tanam padi ke sawit. Parameter yang diamati adalah tekstur, warna, bobot isi dan kadar air. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai dengan September 2019 di lahan milik masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan warna tanah pada lahan padi berwarna abu-abu gelap hingga warna abu-abu muda setelah dialihfungsikan ke sawit warna tanah berwarna coklat kuning tua hingga warna coklat abu-abuan. Berdasarkan analisis fisik di laboratorium tekstur tanah pada lahan padi dan sawit termasuk kelas tekstur liat berdebu. Bulk Density pada lahan padi setelah dialihfungsikan ke sawit mengalami penurunan yaitu kedalaman 0-30 cm sebesar 0.08 % sama halnya kedalaman 31-60 cm yaitu 0.08 %. Kadar air pada lahan padi setelah dialihfungsikan ke sawit mengalami peningkatan yaitu kedalaman 0-30 cm 1.46 % dan kedalaman 31-60 cm yaitu 1.38 %. Sifat fisik tanah pada lahan padi setelah dialihfungsikan ke sawit tersebut masih layak digunakan untuk tanaman padi namun perlu pengolahan yang ekstra. Kata kunci: Sifat Fisik, Lahan Rawa, Alihfungsi, Tanam Padi ke Sawit

    Rancang Bangun Sewa Kontrak Kios Pasar Dempo Permai Kota Pagar Alam Berbasis Web

    No full text
    Currently the progress of Information and Communication Technology has been adapted by various government agencies or private, one of the technology that can be used is web, government have used this technology for e-government. The Office of Industry, Trade and SME of Kota Pagar Alam that runs the Market through the Technical Implementation Unit of the Service gives the right to rent at Pasar Dempo Pagar Alam. During this time if there is an empty kiosk, prospective tenants come to the clerk for confirmation and lease submission process. To simplify the management and lease submission process, an application is needed that can facilitate the officer and prospective tenants to interact, while the application will be built is web-based. The purpose of this study design application in the sense of translating the results of the analysis into the form of software packages later Create the system or improve the existing system. To make the proposed system the author uses the steps of Customer Communication, planning, modeling, construction and deployment

    A Sustainable Campus for Higher Education Institutions in the US

    No full text
    The green and sustainable campus as a concept is not something new to the US However, well organized and coherent activities to effectively "green" campues are not that common, and efforts are minor in comparison tothe potential of these universities (green and tompson, 2005)This poster was presented by Alam, Md Imtiajul A Sustainable Campus for Higher Education Institutions in the US. at the 5th Graduate and Professional Student Research Conference April 11, 2018, Memorial Union, Iowa State University, Ames, Iowa. Posted with permission

    Pengaruh Jenis Kelamin terhadap Bagian Karkas Kualitas Dua Kambing Kacang yang Dipelihara Secara Intensif

    No full text
    2014SAMSU ALAM RAB (I 111 10 253). Pengaruh Jenis Kelamin Terhadap Bagian \ud Karkas Kualitas Dua Kambing Kacang yang Dipelihara secara Intensif. Dibawah \ud bimbingan Basit Wello sebagai Pembimbing Utama dan Sudirman Baco \ud Pembimbing Anggota. \ud Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh jenis \ud kelamin terhadap karkas kualitas dua kambing Kacang yang dipelihara secara \ud intensif. Dalam penelitian ini, digunakan kambing Kacang sebanyak 8 ekor, yang \ud terdiri dari 4 jantan dan 4 betina. Data yang diperoleh dianalisis dengan \ud menggunakan uji banding, yaitu uji t (t-test Independent sample) dan parameter \ud yang diukur meliputi bobot potong, berat karkas, persentase karkas, persentase neck, \ud persentase shoulder, persentase rack, persentase breast, persentase flank, dan persentase \ud shank. Berdasarkan analisis statistik menunjukkan bahwa rata-rata berat karkas \ud kambing kacang jantan sekitar 5593,5??380,07 g dan betina 4565,50??878,28 g, \ud sedangkan rata-rata persentase jantan 41,09??0,87 % dan betina 38,47??3,11%. Hal \ud ini menunjukkan bahwa jenis kelamin tidak berpengaruh nyata terhadap \ud persentase karkas kambing Kacang. \ud \ud Kata Kunci : Karkas, Kambing Kacang, Jenis kelami

    Teacher Candidates' opinions about Augmented Reality(AR) as a supplemental educational tool

    No full text
    This poster was presented by Alam, I., Teacher Candidates' opinions about Augmented Reality(AR) as a supplemental educational tool. Presented at 10th Annual Graduate and Professional Student Conference, held at Memorial Union, Ames, IA, April 6 2022. Posted with permission.In recent years, augmented reality (AR) technology has been widely proposed as innovative technology. AR technology superimposes digitally simulated information on the physical environment, which can be a unique element for learning experiences. Despite the potential of AR, there has been relatively little integration of AR into the classroom. The purpose of this pilot study is to examine the acceptance and intentional use of AR technology by teacher candidates and their opinions of AR as a supplemental educational tool. The study has utilized a phenomenological design that is comprised of System Usability Scale survey and interview questions. Based on the participants' answers, research data has been analyzed and discussed

    Simulation of microbial growth based on Euler’s method / Siti Humaira Mohd Jasni, Zaihar Yaacob and Zainatul `Asyiqin Samsu

    No full text
    Microorganisms such as bacteria, fungi and yeast produce valuable metabolites when they are grown in suitable culture conditions. The cultivation condition affects the cell growth, metabolism, and product production in a sophisticated and nonlinear way. Therefore, in this research, the growth of Lactococcus lactis NZ9000 in response to the growth conditions was simulated using different growth models. The objective was to simulate the effect of temperature, agitation speed, carbon and nitrogen sources, on the cell growth using the exponential model, logistic, and Monod equations. All equations were solved according to the Euler’s method using MATLAB R2021a for simulation. The experimental data used for the simulation were from literature. The accuracy of the model was expressed as percentage relative error between the maximum value of experimental and simulated data. Simulation results show that the optimum conditions for cell growth was achieved at temperature 27 °C, agitation speed of 100 rpm with glucose and peptone as the carbon and nitrogen sources, respectively. The logistic equation’s maximum cell concentration yields the lowest percentage error of 0.33% for the effects of agitation and 6.40% for temperature. While Monod equation give the closest accuracy of 1.84% and 7.11% for carbon and nitrogen sources, respectively. Thus, it was shown that the complexity of the microorganism growth was able to be simulated using suitable model such as logistic equation with the lowest relative error

    Lingkungan Hidup Dan Pengelolaan Sumberdaya Alam Dalam Perspektif Islam

    No full text
    This paper discusses the environment and natural resource management in an Islamic perspective from the author\u27s perspective based on the limited amount of Islamic literature that the author knows. The discussion starts from defining the environment, analyzing human behavior towards the environment, human behavior and environmental destruction, human efforts in environmental conservation. It also discussed ethics and the environment, and finally religious views, especially Islam on the environment and natural resource management as well as environmental conservation orders, both recorded in the holy book as well as in history and hadith. Information was collected based on a literature review of research results and previous records as well as the results of observations of the environment itself.Tulisan ini membahas tentang lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam dalam perspektif Islam dari kacamata penulis berdasarkan sejumlah terbatas literatur Islam yang penulis ketahui. Pembahasan dimulai dari pendefinisian lingkungan, analisis perilaku manusia terhadap lingkungan, perilaku manusia dan pengrusakan lingkungan, usaha manusia dalam pelestarian lingkungan hidup. Dibahas juga tentang etika dan lingkungan hidup, dan terakhir pandangan agama, khususnya Islam terhadap lingkungan hidup dan pengelolaan sumberdaya alam serta perintah pelestarian lingkungan, baik yang tercatat dalam kitab suci maupun dalam riwayat dan hadits. Informasi dikumpulkan berdasarkan kajian literatur hasil penelitian dan catatan sebelumnya serta hasil pengamtan terhadap lingkungan itu sendiri

    Bencana Dan Pelestarian Lingkungan: Pandangan Etnik Jawa Dan Madura Di Wilayah Ujung Timur Jawa

    No full text
    Info lebih lanjut hub: Lembaga Penelitian Universitas Jember Jl. Kalimantan No.37 Jember telp. 0331-339385 Fax. 0331-337818Bencana dan pelestarian lingkungan merupakan isu yang sangat urgen dalam masyarakat Indonesia. Harapan memiliki lingkungan alam yang lestari dan kehidupan bebas dari bencana alam ternyata sulit diwujudkan. Serangkaian bencana alam dan kerusakan lingkungan terus menghantui perjalanan bangsa. Berbagai kajian memang telah dihasilkan mengenai berbagai aspek dan isu lingkungan khususnya pada masa kontemporer. Selain lemah akan wawasan historis karena fokusnya pada realitas masa belakangan ini, kajian-kajian tersebut masih terpusat pada elemen tertentu dari lingkungan khususnya hutan dan lebih penting lagi menekankan konsepsi dan pandangan pemerintah serta organisasi dan aktivis gerakan lingkungan. Belum ada kajian yang mengungkap secara sistematis dan komprehensif bagaimana sebenarnya pandangan kultural masyarakat mengenai bencana alam dan pelestarian lingkungan. Kelangkaan karya semacam ini menciptakan kesan bahwa masyarakat kebanyakan tidak mempunyai kesadaran lingkungan dan tidak antisipatif mencari solusi atas bencana alam yang terus mendera. Kesan ini diperparah dengan indikasi bahwa proyek-proyek konservasi lingkungan sering mengalami gangguan dan perusakan dari sebagaian unsur masyarakat. Diabaikannya konsepsi kultural masyarakat dan pemberdayaan masyarakat dalam mengatasi bencana dan kerusakan lingkungan alam bukan saja membuat sebagaian masyarakat acuh-tak acuh terhadap isu pelestarian lingkungan, bahkan tidak jarang menempatkan mereka pada posisi berseberangan dengan upaya-upaya tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pandangan, pengetahuan, dan kepercayaan, kebiasaan, dan makna yang terkait dengan bencana alam dan pelestarian lingkungan di kalangan etnik Jawa dan Madura kini dan di masa lalu. Melalui penelitian ini ditargetkan akan dapat diidentifikasi hambatan-hambatan sosio-kultural yang menghalangi keterlibatan masyarakat dalam rangka mengurangi resiko bencana alam dan pemberdayaan mereka dalam gerakan pelestarian lingkungan. Penelitian ini akan menggabungkan metode historis dan antropologis. Metode historis digunakan untuk melacak akar-akar pandangan masyarakat bencana alam, lingkungan alam dan pelestariannya. Metode antropologis di sini khususnya adalah perspektif etnografi emik, yang memandang fenomena alam dan sosial budaya dari sudut pandang masyarakat yang menjadi subyek penelitian. Kata Kunci : Bencana alam; pelestarian lingkungan; pandangan kultural; etnik Jawa, etnik MaduraDP2M-201
    corecore