1,721,465 research outputs found

    AKTIVITAS BERMAIN HALANG RINTANG UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK KELOMPOK B TK SALSABILAH SURABAYA

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mendeskripsikan penerapan permainan halang rintang untuk meningkatkan motorik kasar pada anak kelompok B TK Salsabilah 2) untuk mendeskripsikan peningkatan motorik kasar anak kelompok B TK Salsabilah Surabaya melalui permainan halang rintang. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan melalui metode pengumpulan data yang terdiri dari observasi aktivitas guru, aktivitas anak dan hasil peningkatan motorik kasar anak dengan tujuan untuk memperbaiki kinerja sebagai guru, sehingga hasil belajar anak meningkat dan dilaksanakan 2 siklus yang setiap siklusnya dilaksanakan melalui 3 kali pertemuan.Hasil penelitian pada siklus pertama peningkatan motorik kasar anak masih memperoleh persentase 49% dari jumlah semua anak, hal ini dikarenakan anak kurang memahami alur permainan dan kurang percaya diri dalam melaksanakan permainan sehingga kemampuan motorik kasar anak belum terlihat dan perlu dilanjutkan ke siklus berikutnya karena belum memenuhi target yang diharapkan 80%. Hasil penelitian pada siklus kedua menunjukkan kemampuan motorik kasar anak sudah meningkat menjadi 82%.Kata Kunci : Permainan Halang Rintang, Motorik KasarAbstractThe purposes of this research were; (1) to describe the use of hurdles game to improve gross motoric skill of B group children at Salsabilah kindergarten. (2). To describe the improvement of gross motoric of B group children as Salsabilah kindergarten by using hurdles game. This research was a classroom action research. The data collecting method were teachers’ activities observation, children’s activities, and the result of children’s gross motoric to improve teachers’ performance. It is expected that the student’s study result can be improved. This classroom action research was conducted in two cyclesat Salsabilah Surabaya kindergarten Every cycle had three meetings.The result of this research in the first cycle, the improvement of children’s gross motoric is 49% from the number of the children. It is because the children must understand the game rules and they need more confidence in doing the game. So, the children’s gross motoric still cannot be seen and needs to be continued to the next cycle, because they still cannot achieve the target, 80%. The result of the second cycle shows that children’s gross motoric has been improved and becomes 82%, so it does not need to be continued to the next cycle. It is because the result has achieved the target, 80%. It can be concluded that the use of hurdles game can improve children’s gross motoric of B group at Salsabilah kindergarten Surabaya.Keywords: hurdles game, gross motoric skil

    PENERAPAN SISTEM E-FILLING DAN E-FORM DALAM MELAPORKAN SPT TAHUNAN ORANG PRIBADI PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA KOTA PADANGSIDEMPUAN

    Full text link
    ABSTRAK PENERAPAN SISTEM E-FILLING DAN E-FORM DALAM MELAPORKAN SPT TAHUNAN ORANG PRIBADI PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA KOTA PADANGSIDEMPUAN Oleh : SALSABILAH 02170624931 Penelitian ini di lakukan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Padangsidempuan pada bulan Januari 2024 sampai bulan Februari 2024. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan sistem e-filling dan e-form membantu dalam melaporkan SPT tahunan Orang Pribadi di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Padangsidempuan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder yang diperoleh dari hasil wawancara dengan pekerja kantor pajak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Observasi, Wawancara, Dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan sistem e-filling dan e-form di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Padangsidempuan menggunakan Standar Operating Prosedure (SOP) yang telah ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pajak sebagai acuan pelaksanaan penerapan sistem e-filling dan e-form dalam melaporkan SPT tahunan orang pribadi. Namun dalam penerapan sistem ini kepada wajiib pajak sering kali terdapat hambatan, diantaranya, kurangnya kesadaran wajib pajak akan kewajiban pajak, wajib pajak lupa password akun, , lupa kode efin, tidak memiliki bukti potong, wajib pajak tidak mengetahui cara pelaporan secara elektronik, dan menganggap dokumen-dokumen pelaporan SPT rumit. Kata kunci : Melaporkan SPT, E-Filling, E-For

    ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUKSI BATU KUMBUNG MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS (Studi Kasus : CV. Salsabilah Group)

    Full text link
    CV. Salsabilah Group merupakan perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur pembuatan batu kumbung. Dalam melakukan pengendalian kualitas produksi batu kumbung di CV. Salsabilah Group masih terbilang jelek, dibuktikan dengan banyaknya produk cacat yang akan mengurangi kepercyaan konsumen. Untuk mengurang cacat produk perusahaan harus melakukan pengendalian kualitas. Pengendalian kualitas merupakan tindakan yang sangat penting yang harus dilakukan oleh perusahaan guna menjaga kualitas produk agar produk yang dihasilakan sesuai dengan standart kualitas perusahaan. Penelitian ini dilakukan untuk membantu perusahaan dalam melakukan pengendaian kualitas untuk mengurang cacat produksi batu kumbung. Untuk menyelesaikan masalah dalam penelitian ini menggunakan metode seven tools, metode ini memiliki 7 alat dalam pengendalian kualitas yaitu Check Sheet, Flow Chart, Control Chart, Cause and Effect Diagram, Pareto Diagram, Histogram, Scatter Diagram. Dari analisis menggunakan seven tools ditemukan cacat produksi batu kumbung yaitu retak sebanyak 8.667, porositas sebanyak 7.597 dan pecah sebanyak 5.331. Cacat retak adalah jenis cacat yang paling dominan. Dari hasil penelitian ini diketahui lima faktor penyebab kecacatan dan yang paling dominan adalah faktor mesin disebabkan karena kurangnya perawatan dan gergaji bengkok dan perusahaan harus selalu melakukan pemeliharaan mesin agar beroperasi secara maksimal

    Ancaman Keanggotaan Koperasi Persusuan Akibat Kehadiran Kolektor Susu

    Full text link
    This research was carried out in October 2023 using a literature study research method related to problems with dairy cooperative membership due to the presence of milk collectors. This article discusses several examples of cases related to institutional problems in dairy cooperatives caused by milk collectors with the aim of finding out how the presence of milk collectors can be a threat to dairy cooperative membership. Based on case studies from two studies related to the presence of milk collectors in cooperative membership, it can provide an illustration of how building member trust is very important in maintaining cooperative membership. Even though the service and price of milk provided between collectors and cooperatives is not much different, the trust of members greatly influences the institutional membership of cooperatives. Institutional dynamics or problems in external cooperatives can disrupt the stability of the cooperative and members' trust, thereby opening up gaps for external parties who can make members switch. Approach efforts from cooperatives to members are needed to restore members' trust, such as establishing good relationships and communication as well as regular evaluations by carrying out controls and visit

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    MAKNA PENAMAAN BAHASA ASING PADA TEMPAT USAHA DI KOTA PEKANBARU (STUDI KASUS : MEREK TOKO YANG BERBAHASA ASING DI KEC. BINA WIDYA KOTA PEKANBARU)

    Full text link
    ABSTRAK Nama : Wulan Salsabilah Jurusan : Ilmu Komunikasi Judul : Makna Penamaan Bahasa Asing Pada Tempat Usaha Di Kota Pekanbaru. (Studi Kasus : Merek Toko Yang Berbahasa Asing Di Kec. Bina Widya Kota Pekanbaru) Penelitian ini bertujuan untuk menentukan makna penamaan bahasa asing pada penamaan tempat usaha di Kota Pekanbaru. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis deskriptif. Data diperoleh melalui observasi langsung terhadap tempat-tempat usaha yang menggunakan penamaan bahasa asing, serta wawancara dengan pemilik atau pengelola tempat usaha tersebut. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi jenis-jenis penamaan bahasa asing yang digunakan, serta mengeksplorasi motif dan makna di balik penggunaan penamaan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penamaan bahasa asing pada tempat usaha di Kota Pekanbaru memiliki beragam makna. Makna penggunaan penamaan bahasa asing antara lain untuk meningkatkan citra atau status tempat usaha, menarik perhatian pelanggan, serta menunjukkan eksklusivitas atau keunikan. Makna di balik penggunaan bahasa asing juga bervariasi, mulai dari asosiasi dengan nilai-nilai tertentu, hingga upaya untuk menciptakan identitas global atau kosmopolitan. Selain itu, ditemukan juga beberapa faktor eksternal dan internal yang memengaruhi keputusan pemilik atau pengelola tempat usaha dalam menggunakan penamaan bahasa asing. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang fenomena penamaan bahasa asing pada tempat usaha di Kota Pekanbaru, serta implikasinya terhadap budaya lokal dan identitas kota. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemangku kepentingan terkait dalam mengembangkan kebijakan atau strategi pemasaran yang lebih tepat sesuai dengan konteks budaya dan sosial masyarakat setempat. Kata Kunci : Makna, Penamaan Bahasa Asing, Tempat Usah

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    INOVASI PRODUK BERONDONG MENGGUNAKAN BAHAN: BERAS PUTIH, BERAS MERAH, BERAS HITAM BERBASIS DAYA TERIMA KONSUMEN

    Full text link
    ABSTRAK Adisti Salsabilah (NIM 1500143), dengan judul skripsi “Inovasi Produk Berondong Menggunakan Bahan: Beras Putih, Beras Merah, Beras Hitam Berbasis Daya Terima Konsumen”. Dibawah bimbingan Woro Priatini S.Pd., M.Si., sebagai pembimbing pertama dan Christian H. Rumayar, S.Sos., MM.Par. sebagai pembimbing kedua. Penelitian ini dilatarbelakangi dengan trend camilan makanan lokal yang sedang banyak disukai masyarakat. Salah satu camilan yang memiliki daya tarik Indonesia adalah Teng-teng atau Jipang yang terbuat dari bahan beras yang di buat menjadi berondong. Inovasi yang di lakukan adalah dengan mengganti bahan utama yang biasanya menggunakan bahan beras putih, namun sekarang di ganti menjadi beras merah dan beras hitam selain itu, dengan menambahkan bahan isian yang akan membuat berondong menjadi camilan yang kaya dengan gizi. Bahan isian yang di gunakan juga menggunakan bahan baku yang menjadi ciri khas Indonesia. Formulasi ini akan diujikan pada 15 panelis ahli yang akan menentukan bahan beras mana yang paling disukai. Formulasi bahan beras hitam adalah yang paling disukai. Tujuan di lakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui uji daya terima konsumen terhadap produk berondong. Kata kunci: Inovasi Produk, berondong, beras putih, beras merah, beras hitam, daya terima konsumen
    corecore