3,240 research outputs found
Pioneers of Library Movement in Pakistan
The paper aims to describe in brief the contribution of seven leaders of Pakistan librarianship, viz. K.B. Khalifa M. Asadullah, Prof. Dr. Abdul Moid, Dr. Abdus Subuh Qasimi, Muhammad Shafi, Fazal Elahi, Khawaja Nur Elahi and S. V. Hussain. The early library developments are given for better understanding of the role of these leaders
Book Talk with Author: Puan Faza Fayza Mohd Fawzy
Penerbit UiTM dengan kerjasama Perpustakaan Tun Abdul Razak (PTAR) menjemput seluruh warga kampus dan masyarakat untuk menyertai secara langsung program Book Talk with Author, sebuah inisiatif kolaboratif dalam usaha membudayakan ilmu melalui pembacaan dan perbincangan buku
Usaha Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Disiplin Guru Di Sekolah Dasar Negeri Anjir Serapat Baru 2 Kecamatan Anjir Muara Kabupaten Barito Kuala
Abdul Sahid. 2011. Usaha Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Disiplin Guru Di Sekolah Dasar Negeri Anjir Serapat Baru 2 Kecamatan Anjir Muara Kabupaten Barito Kuala. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam. Fakultas Tarbiyah. Pembimbing (I) Prof. Dr. H. Syaifuddin Sabda, M.Ag, (II) Drs. H. Suriagiri, M.Pd.
Skripsi ini mengemukakan tentang usaha kepala sekolah dalam meningkatkan disiplin guru dengan mengambil tempat pada Sekolah Dasar Negeri Anjir Serapat Baru 2 Kecamatan Anjir Muara Kabupaten Barito Kuala.
Pokok masalah dalam penelitian ini adalah tentang usaha-usaha yang dilakukan kepala sekolah sebagai pemimpin, administrator, dan supervisor dalam meningkatkan disiplin guru, yang bertujuan untuk mengetahui apa saja usaha-usaha kepala sekolah dalam meningkatkan disiplin guru pada sekolah tersebut.
Data dalam penelitian ini adalah tentang kepemimpinan kepala sekolah dalam usahanya meningkatkan disiplin guru dan tentang tinggi rendahnya tingkat disiplin guru pada sekolah tersebut. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, para guru, siswa, staf tata usaha, dan dokumen sekolah yang berhubungan dengan kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan disiplin guru. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumenter. Analisa data yang digunakan secara kualitatif dengan metode penarikan kesimpulan melalui induktif dan deduktif serta bersifat deskriptif.
Usaha- usaha kepala sekolah dalam meningkatkan disiplin guru diusahakan dalam bentuk: membuat jadwal rapat dan program kerja, mengadakan bimbingan kepada dewan guru, memberikan sangsi dan ganjaran, memeriksa satuan pelajaran guru, mengadakan rapat, dan penegakan peraturan dan tata tertib sekolah. Sedangkan tinggi rendahnya tingkat disiplin guru dapat diketahui melalui kepatuhan guru terhadap disiplin sekolah meliputi: disiplin datang, disiplin mengajar, disiplin pulang, dan disiplin pada peraturan dan tata tertib sekolah.
Sebagai tindak lanjut dari hasil penelitian ini dapat dijadikan tolak ukur keberhasilan dalam proses pendidikan secara umu
Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMK Sahid Bogor
This research is motivated by the importance of implementing the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) in a vocational education environment as part of the Merdeka Curriculum. The purpose of this study is to describe in depth the process of implementing P5 at Sahid Vocational High School (SMK), especially in the aspects of implementation management and school community involvement. This research uses a qualitative approach with a case study method, which allows researchers to explore in detail the phenomena that occur at one research location within a certain period. Data were collected through interviews, observations, and documentation of informants such as the head of curriculum, head of student affairs, and student activity coaches. The results showed that Sahid Vocational High School has implemented the P5 program in a systematic and structured manner, supported by good school management, adequate infrastructure, and active collaboration between school parties. The conclusion of this study shows that the implementation of P5 at Sahid Vocational High School can be an effective implementation model in developing student character in accordance with the values of Pancasila.
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di lingkungan pendidikan kejuruan sebagai bagian dari Kurikulum Merdeka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan secara mendalam proses pelaksanaan P5 di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Sahid, khususnya dalam aspek manajemen pelaksanaan dan keterlibatan warga sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang memungkinkan peneliti menggali secara rinci fenomena yang terjadi di satu lokasi penelitian dalam periode tertentu. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap informan seperti waka kurikulum, waka kesiswaan, dan pembina kegiatan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMK Sahid telah melaksanakan program P5 secara sistematis dan terstruktur, didukung oleh manajemen sekolah yang baik, sarana prasarana yang memadai, dan kolaborasi aktif antar pihak sekolah. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan P5 di SMK Sahid dapat menjadi model pelaksanaan yang efektif dalam mengembangkan karakter siswa sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.This research is motivated by the importance of implementing the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) in a vocational education environment as part of the Merdeka Curriculum. The purpose of this study is to describe in depth the process of implementing P5 at Sahid Vocational High School (SMK), especially in the aspects of implementation management and school community involvement. This research uses a qualitative approach with a case study method, which allows researchers to explore in detail the phenomena that occur at one research location within a certain period. Data were collected through interviews, observations, and documentation of informants such as the head of curriculum, head of student affairs, and student activity coaches. The results showed that Sahid Vocational High School has implemented the P5 program in a systematic and structured manner, supported by good school management, adequate infrastructure, and active collaboration between school parties. The conclusion of this study shows that the implementation of P5 at Sahid Vocational High School can be an effective implementation model in developing student character in accordance with the values of Pancasila.
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di lingkungan pendidikan kejuruan sebagai bagian dari Kurikulum Merdeka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan secara mendalam proses pelaksanaan P5 di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Sahid, khususnya dalam aspek manajemen pelaksanaan dan keterlibatan warga sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang memungkinkan peneliti menggali secara rinci fenomena yang terjadi di satu lokasi penelitian dalam periode tertentu. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap informan seperti waka kurikulum, waka kesiswaan, dan pembina kegiatan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMK Sahid telah melaksanakan program P5 secara sistematis dan terstruktur, didukung oleh manajemen sekolah yang baik, sarana prasarana yang memadai, dan kolaborasi aktif antar pihak sekolah. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan P5 di SMK Sahid dapat menjadi model pelaksanaan yang efektif dalam mengembangkan karakter siswa sesuai dengan nilai-nilai Pancasila
Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Ilmu Pengatahuan Alam Materi Bumi dan Alam Semesta dengan Menggunakan Media Gambar pada Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Negeri Telang Kabupaten Hulu Sungai Tengah
Abdul Sahid. 2014. Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Ilmu Pengatahuan Alam Materi Bumi dan Alam Semesta dengan Menggunakan Media Gambar pada Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Negeri Telang Kabupaten Hulu Sungai Tengah
Kata Kunci: Peningkatan Hasil Belajar Melalui Media Gambar.
Permasalahan yang dihadapi dalam penelitian ini adalah pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), yaitu hasil belajar siswa yang masih kurang memuaskan, karena kurangnya motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran IPA. Ini disebabkan karena metode pembelajaran guru tidak bervariasi, hanya menggunakan metode ceramah. Hasil belajar siswa kelas V MIN Telang pada tahun pelajaran 2012/2013 untuk pelajaran IPA pada materi Bumi dan Alam Semesta nilainya kurang memuaskan. Hanya sekitar 23% siswa dapat secara tuntas menguasai materi tersebut, sebanyak 77% siswa masih belum tuntas, karena nilai rata-ratanya hanya 40,0. Untuk itu dilakukan penelitian tentang penggunaan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa MIN Telang. Dengan media tersebut dapat memberikan pengalaman, mengajak siswa beraktivitas, melatih untuk ketelitian, kecermatan dan ketepatan serta kecepatan sehingga dapat mengembangkan potensi yang dimiliki siswa. Dengan tujuan untuk meningkatkan aktivitas guru dan siswa serta hasil belajar siswa dalam pembelajaran pada materi Bumi dan Alam Semesta dengan dengan media gambar.
Jenis penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian menggunakan rancangan PTK dengan melakukan 2 siklus pembelajaran. Instrumen yang digunakan adalah observasi kegiatan guru dan siswa, serta tes hasil belajar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V MIN Telang tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 15 orang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas dan hasil belajar meningkat, hal ini dapat dilihat dari hasil belajar siswa dapat ditingkatkan melalui media gambar.
Pada siklus I pertemuan pertama nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 56,6 ( sebanyak 5 orang = 33,3 % tuntas dan sebanyak 10 orang = 66.6 % tidak tuntas). Pada pertemuan kedua nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 67,3 ( sebanyak 8 orang = 53,3 % tuntas dan sebanyak 7 orang = 46,6 % tidak tuntas).
Pada siklus II pertemuan pertama nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 72 ( sebanyak 10 orang = 66,6 % tuntas dan sebanyak 5 oarang = 33,3 % tidak tuntas ). Pada pertemuan kedua nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 86 ( sebanyak 15 orang = 100 % tuntas )
Campur Kode Dan Majas Sarkasme Pada Bahasa Dakwah K.H. Anwar Sahid
This study has four goals. 1) Describe the use of mixed code in
languages that Da'wah k. H Anwar Sahid. 2) Describe use of stylistics in the
language of the Da'wah k. H Anwar Sahid. 3) Describe the relationship
between mix code and style language on religious propagation Anwar Sahid. 4)
Knowing the implementation of language learning in Indonesia. This research
was conducted with qualitative methods. The object of study in this research
Da'wah is k.h. Anwar Sahid. The data in this study is a mix of code and the
style of the language in the language of the Da'wah k. H Anwar Sahid. The
data source in this research Da'wah language k. H Anwar Sahid.The technique
of data collection in this research is the technique of simak and note. After data
collection techniques and then determine the techniques of data analysis using
the method of indeterminate and agih methods. The results of this research it
can be concluded that. 1) The usage mix code overall totaled 48 data consists
of a mix of code words consists of 7 noun, verb, 4 adjectives, adverbs, 7
conjunctions. Mix the code phrase consists of 20 data. 2) The use of sarcasm
Majo totaled 12 data that strongly support on Da'wah k. H Anwar Sahid. mix
the code clause consists of 4. 3) The relationship between mix code and style
language in Da'wah K. H Anwar Sahid also reinforces the use of mixed code.
The style of language used in the study is precisely as a means to attract the
participants payroll to always follow the storyline of travelling. 4) The
presence of mixed code as used in event propagation k. H Anwar Sahid is very
useful to give the appeal against students or students in order to listen to the
explanations from the teacher
Shaykh Abdul Qadir Bin Abdul Rahim Bukit Bayas Dan kitabnya risalah fi Bayan Hukm Al-Bay? Wa Al-Riba: satu sorotan
In the past, Malay Muslims contributed by enriching the collection of writings. Among them is Shaykh ‘Abdul Qadir bin ‘Abdul Rahim Bukit Bayas. His book, entitled Risalah Fi Bayan Hukm Al-Bay’ Wa Al-Riba is an essential reference, particularly in discussingFiqh al- Mu’amalat. This study will attempt to highlight the author’s biodata and the history of the book, how the manuscript is tracked, as well as analysing the content of his book. The data were collected from library research, documentation method and interviews. Then, they were analysed by analysis content method. The study found that Shaykh is one of the Malay scholars who played a role in delivering the Fiqh al-Mu’amalat in the local mould. In conclusion, the author is considered to be an influential scholar in Terengganu although he is not so famous. The book should be consulted in order to gain benefit therefrom
ANALISIS WACANA KRITIS DI MEDIA SOSIAL (STUDI PADA FENOMENA PRO-KONTRA PENOLAKAN DAKWAH USTADZ ABDUL SOMAD)
Da'wah and technological development are inseparable, this is based on the concept of contemporary da'wah that is easily accepted by the present, various new phenomena such as the case of rejection of clerics in several regions arise along with the rise of activity on social media, which incidentally is full of information which is not necessarily true (Tornberg & Tornberg, 2016: 132-134). The news of the pros and cons of rejecting the da'wah experienced by Ustadz Abdul Somad was forwarded freely on social media, one of the social media is twitter. In analyzing discourse on social media, especially Twitter, the author uses analysis technic of critical discourse analysis theory by Norman Fairclough to dismantle discourse practices (Eriyanto, 2015: 285), and includes Antonio Gramsci's theory of hegemony to see discourse battles (Ives, 2004: 63 ) in the phenomenon of Ustadz Abdul Somad's rejection. The results of this study include: (1) The issue of the affiliation of Ustadz Abdul Somad can be mediated with tabayyun and clarification through the media, both traditional and social. However, the issue of khilafah is growing until it displays a process of mutual accusation between the parties involved in the discourse of the khilafah revival; 2) The discourse of Ustadz Abdul Somad's rejection on social media in this study contains trends from two different ideologies namely Nahdlatul Ulama (NU), and Hisbut Tahrir Indonesia (HTI (3) The other tendencies are also influenced by political interests; 4) Between HTI and Banser has an impact on the image of Prabowo's and Jokowi's strongholds with the issue of the fight. HTI was identified as part of opposition supporters, while the impact on the Jokowi camp with anti-Islamic issues, because it was deemed not to show an attitude to clean up the chaos caused by burning the flag at the commemoration of the “Hari Santri Nasional
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Adas (Foeniculum Vulgare Mill) Dengan Metode DPPH Dan FRAP
Antioksidan merupakan senyawa yang dapat meredam radikal bebas. Tanaman adas (Foeniculum Vulgare Mill) salah satu tanaman yang mengandung senyawa polifenol. Senyawa polifenol yang tinggi diketahui sebagai sumber antioksidan. Ekstraksi daun adas dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Skrining fitokimia dengan metode KLT dilakukan secara kualitatif untuk mengetahui apakah ekstrak etanol daun adas mempunyai kandungan senyawa yang mampu memberikan aktivitas antioksidan menggunakan reaksi penyemprotan dengan DPPH. Aktivitas antioksidan ditentukan dengan metode DPPH (2,2 difenil-1-pikrilhidrazil) dan FRAP (Ferric Reducing Antioxidant Power) menggunakan instrumen spektrofotometri UV-Vis. DPPH merupakan uji aktivitas antioksidan berdasarkan transfer atom hidrogen, sedangkan FRAP berdasarkan kemampuan mereduksi ion ferri menjadi ferro. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak etanol daun adas pada metode DPPH dan FRAP mempunyai aktivitas antioksidan lemah (IC50 >150 μg/mL). Ditunjukan dari nilai IC50 DPPH sebesar 223,61 μg/mL, dan FRAP sebesar 987,84 μg/mL. Sedangkan Vitamin C sebagai pembanding menunjukan aktivitas antioksidan kuat (IC50 >150 μg/mL). Pada metode DPPH dihasilkan nilai IC50 Vitamin C sebesar 3,20 μg/mL dan FRAP sebesar 31,1 μg/mL
Sense Making of the Congruence of Comprehension between Two Listeners of the Speech on "Budi Sejahtera Leadership"
Yusof Ismail
Dzuljastri Abdul Razak
Suhaimi Mhd Sarif
Receiving information from indirect sources is common in daily lives. This may be due to the time constraint, giving priority to one’s current engagement, physical distance, mandatory non-face-to-face communication, and other factors. In fact, most of an individual’s time is spent on processing indirect information whether one deals with his office work or family matters. This chapter shows the extent of congruence that is identified by a co-author based on the description of the other two co-authors who attended the talk on the topic of “Budi,” “Sejahtera,” and “Leadership.” The lead author created and sent an attachment that contains a combination of dichotomous and open-ended questions related to the three-terminology theme to the other co-authors for their independent views. He analyzed their textual opinions and produced his analysis of the converging and diverging themes based on the opinions provided. This case study helps people become aware of the varying amount and depth of information acquired by listeners to a public lecture, moreover via online platform rather than among the audience of a lecture in a hall. In this case, only two listeners are involved, making content analysis easy.
Keywords: Budi, Communication, Comprehension, Information, Islam, Listening, Malay, Sejahtera
- …
