1,721,074 research outputs found

    Ecriture Feminine (Tulisan Perempuan) dalam Novel "Tango & Sadimin" Karya Ramayda Akmal: Tinjauan Kritik Sastra Feminis.

    Get PDF
    Penelitian ini membahas analisis bentuk ecriture feminine (tulisan perempuan) Helene Cixous dalam novel Tango & Sadimin karya Ramayda Akmal dengan menggunakan tinjauan kritik sastra feminis. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana bentuk ecriture feminine (tulisan perempuan) pada tokohtokoh perempuan dalam novel Tango & Sadimin karya Ramayda Akmal. Penelitian ini dikaji dengan teori ecriture feminine Helene Cixous tentang perempuan yang menuliskan pengalaman tubuhnya melalui sebuah tulisan yang bertujuan untuk menghilangkan oposisi biner patriarkal. Adapun konsep sisterhood yang memperlihatkan solidaritas perempuan dalam mendekonstruksi hierarki oposisi biner. Metode yang digunakan adalah dekonstruksi yang menghasilkan data berupa tulisan yang keluar dari wacana falogosentris. Teknik yang digunakan adalah teknik off grammatology. Dari penelitian ini, dalam novel Tango & Sadimin karya Ramayda Akmal ditemukan tiga bentuk ecriture feminine yakni kebebasan berekspresi, pengalaman seksualitas perempuan, dan perempuan tanpa dominasi laki-laki. Dalam penelitian ini juga ditemukan fungsi pengarang sebagai penggerak dalam menciptakan tulisan perempuan melalui penciptaan tokoh perempuan

    PENGGAMBARAN PEREMPUAN DI DUNIA SIMBOLIK DALAM NOVEL TANGO & SADIMIN KARYA RAMAYDA AKMAL (KAJIAN FEMINISME PSIKOANALISIS)

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah ketidakadilan gender dalam novel Tango & Sadimin yang mana masih dialami perempuan di kehidupan nyata hingga saat ini. Menurut psikoanalisis feminisme Lacan, opresi yang dialami perempuan berasal dari kegagalan perempuan menjadi phallus. Akibatnya, perempuan terpinggirkan di dunia Simbolik. Kegagalan tersebut juga menimbulkan rasa kekurangan dan hasrat. Oleh karena itu, permasalahan yang berusaha diangkat dalam penelitian ini adalah hasrat dan penggambaran tokoh perempuan di dunia Simbolik dalam novel Tango & Sadimin karya Ramayda Akmal. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi sastra, feminisme psikoanalisis dan feminisme postmodernisme. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran perempuan di dunia Simbolik berdasarkan hasrat tokoh utama perempuan dalam novel Tango & Sadimin karya Ramayda Akmal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka. Teknik pengolahan data dilakukan dengan analisis struktur menggunakan teori Tzvtan Todorov, analisis hasrat menggunakan psikoanalisis Lacan, analisis penggambaran perempuan di dunia Simbolik menggunakan pembacaan dekonstruksi. Adapun hasil penelitian ini adalah 1) hasrat tokoh utama perempuan didominasi oleh fantasi anaklitik aktif dari tatanan Yang Real dan hasrat narsisitik dari tatanan Yang Simbolik; 2) terdapat dua representasi perempuan di dunia Simbolik yaitu perempuan yang melawan aturan Simbolik yang represif (tergambar melalui tokoh Nini Randa, Nah dan Sipon) dan perempuan yang ter-represi oleh aturan Simbolik (tergambar melalui tokoh Tango dan Nyai Pertama); 3) kegagalan perempuan menjadi phallus tidaklah bersifat kodrati dan dapat diubah dengan cara perempuan menyadari bahwa ia dapat memilih yang terbaik untuk hidupnya dan bertanggungjawab atas pilihannya tersebut. Kata kunci: feminisme psikoanalisis, hasrat, novel Tango & Sadimin, penggambaran perempuan, psikoanalisis Lacan This study background is based on gender inequality in Tango & Sadimin novel which problems still happened in actual real life up until now. According to psychoanalys feminism which was stated by Lacan, women’s oppression is originated from women’s failure to become phallus. As a result, women marginalized in Symbolic world. That failure also raises lack and desire. Therefore, the problems that are tried to be discussed in this study are women’s desire and women’s representation in Symbolic world in Tango & Sadimin novel by Ramayda Akmal. This study use literature psychology, psychoanalys feminism and postmodernism feminism approach. This study aims to describe 1) Tango & Sadimin’s novel narrative structure use Todorov’s theory; 2) women main character’s desires in Tango & Sadimin novel by Ramayda Akmal using Lacanian psychoanalysis; 3) women’s representation in Symbolic world use deconstruction reading. Method use in this study is descriptive analytic method. The techniques used in collecting data are literary studies. The technique used in processing data are narrative structure by Todorov, Lacan’s psychoanalysis, and deconstruction reading. The findings in this study indicate that 1) women main character’s desire dominated by active analytical fantasy from The Real order and narsistic desire from The Symbolic order; 2) there are two women representation in Symbolic world which are women that fight against repressive Symbolic rules (represented by Nini Randa, Nah, and Sipon) and women that oppressed by Symbolic rule (represented by Tango and Nyai Pertama); 3) women’s failure become phallus is not essential thus could be changed by women’s realization that they could choose the best way for her life and responsible for it. Keywords: desire, feminism psychoanalysis, Lacan psychoanalysis, women representation, Tango & Sadimin nove

    Sistem web fiqh pintar haji dan umrah / Zulkarnain Sadimin

    Get PDF
    Internet pada masa kini banyak menawarkan laman-laman web yang merangkumi pelbagai kategori. Antara web yang paling popular kini adalah yang berasaskan pendidikan pengetahuan, panduan dan cara. Statitik menunjukkan pelayar kini lebih berminat dalarn melayari web-web sebegini dalam mencari maklumat atau panduan. Objektif tesis ini ialah membina suatu Sistem Web Fiqh Pintar : Haji dan Umrah yang interaktif dengan skop yang lengkap yang merangkumi segala panduan mengenai ibadah haji dan umrah serta dapat menjawab segala soalan yang mengenainya. la merupakan satu web yang berasakan pengetahuan yang mempunyai modul maklumat dan soal jawab mengenai kedua ibadat ini. Sasaran adalah untuk kepada bakal-bakal haji. Selain itu ia juga dapat memberi panduan dan maklumat kepada golongan pelayar dewasa dan pelajar dalam menarik minat mereka mengenai rukun Islam kelima ini. Dalam melengkapkan tesis ini, segala maklumat berkaitan fiqh ibadat haji dan umrah dikumpul. Rujukun-rujukan daripada buku-buku yang berkaitan serta pertanyaan atau soal jawab juga dilakukan. Tesis ini dilakukan dengan kaedah atau metodologi pembangunan sistem yang berasaskan 'air terjun'. Ini kerana kaedah ini lebih mudah serta banyak kelebihan daripada kaedah-kaedah yang lain. Kesimpulannya, objektif tesis ini akan mencapai matlamatnya jika ia dapat membina satu web yang bukan saja memberi maklumat dan panduan tetapi dapat juga menjawab segala kemushkilan daripada pengguan mengenai ibadat haji dan umrah

    Analisis Tematik Novel "Tango dan Sadimin" Karya Ramayda Akmal

    Get PDF
    Penelitian ini membahas analisis tema dalam novel "Tango dan Sadimin" karya Ramayda Akmal. Teori Fakta Cerita oleh Robert Stanton digunakan sebagai langkah awal untuk menguraikan dan mendeskripsikan fakta-fakta cerita berupa karakter, alur dan latar dalam novel tersebut. Tujuannya agar dapat diketahui makna novel yang merupakan filosofi dari rangkuman unsur-unsur tersebut yang kemudian membentuk tema. Kemudian, tema-tema yang telah ditemukan dari hasil analisis unsur tersebut, diklasifikasikan ke dalam tema-tema yang berkaitan dengan perspektif ilmu lain yang masih mendukung penelitian ini. Metode yang digunakan yaitu deskriptif analisis dengan pendekatan strukturalisme. Dengan menggunakan teori struktural Fakta Cerita oleh Robert Stanton, penulis mampu mendekripsikan unsur karakter, alur dan latar atau setting yang digambarkan dalam novel Tango dan Sadimin. Adapun hasil dari hasil analisis unsur-unsur tersebut jika digabungkan akan menghasilkan tema besar yaitu tema kemiskinan dan tema kecil yaitu tema kemiskinan harta seperti kemiskinan absolut dan kultural serta kemiskinan pendidikan/intelektual dan kemiskinan moral/agama. Dalam prosesnya, penulis menemukan permasalahan moralitas yang dialami oleh para tokoh di dalam alur novel yang kompleks dan berdampak pada kemunculan tema disorganisasi keluarga dan perilaku menyimpang

    PENGGAMBARAN PEREMPUAN DI DUNIA SIMBOLIK DALAM NOVEL TANGO & SADIMIN KARYA RAMAYDA AKMAL: KAJIAN PSIKOANALISIS

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah ketidakadilan gender yang masih dialamiperempuan hingga saat ini. Masalah tersebut diangkat lewat konflik-konflik yang dialami kelima tokoh utama perempuan dalam novel Tango Sadimin karya Ramayda Akmal. Menurut psikoanalisis feminisme Lacan, opresi yang dialami perempuan berasal dari kegagalan perempuan menjadi phallus. Akibatnya, perempuan terpinggirkan di dunia Simbolik. Kegagalan tersebut juga menimbulkan rasa kekurangan dan hasrat. Oleh karenaitu, permasalahan yang berusaha diangkat dalam penelitian ini adalah hasrat dan penggambaran tokoh perempuan di dunia Simbolik dalam novel Tango Sadimin karya Ramayda Akmal. Karena konflik batin dan perwatakan tokoh perempuan lebih menonjol, teks dikaji dengan pendekatan psikologi sastra dan feminisme psikoanalisis dan feminismepostmodernisme. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran perempuan di duniaSimbolik berdasarkan hasrat tokoh utama perempuan dalam novel Tango Sadimin karyaRamayda Akmal. Hal ini bertujuan untuk mengetahui ketidakadilan gender dilihat dari segipsikis tokoh perempuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka. Teknik pengolahan data dilakukan dengan analisis struktur menggunakan teori Tzvtan Todorov, analisis hasrat menggunakan psikoanalisis Lacan, analisis penggambaran perempuan di dunia Simbolik menggunakan pembacaan dekonstruksi. Adapun hasil penelitian ini adalah: 1) hasrat tokoh utama pere mpuan didominasi oleh fantasi anaklitik aktif dari tatanan YangReal dan hasrat narsisitik dari tatanan Yang Simbolik; 2) terdapat dua representasi perempuan di dunia Simbolik yaitu perempuan yang melawan aturan Simbolik yang represif (tergambar melalui tokoh Nini Randa, Nah dan Sipon) dan perempuan yang ter- represi oleh aturan Simbolik (tergambar melalui tokoh Tango dan Nyai Pertama); 3) kegagalan perempuan menjadi phallus tidaklah bersifat kodrati dan dapat diubah dengan cara perempuan menyadari bahwa ia dapat memilih yang terbaik untuk hidupnya dan bertanggungjawab atas pilihannya tersebut

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods
    corecore