1,721,141 research outputs found

    Kepemimpinan Kepala Sekolah Dasar Islam Terpadu dalam meningkatkan mutu pembelajaran: Studi SDIT Ibadurrahman Serang dan SDIT As Syukriah Tangerang Banten

    Full text link
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan bermutu yang ditandai dengan tingginya minat mereka untuk menyekolahkan anak pada sekolah-sekolah unggulan. Untuk mewujudkan pendidikan bermutu dibutuhkan kepala sekolah yang memiliki wawasan dan pengalaman yang cukup. Keberadaaan sekolah dasar Islam terpadu menjadi harapan baru bagi dunia pendidikan, khususnya pendidikan dasar. Namun kenyataannya masih terdapat kepala sekolah yang belum memahami standar mutu Sekolah Dasar Islam Terpadu di Banten dengan baik dan belum mampu menjelaskannya kepada guru, sehingga pembelajaran belum sepenuhnya berdampak terhadap peningkatan mutu sekolah dasar islam terpadu. Dalam penelitian ini ada beberapa rumusan masalah diantaranya adalah: Bagaimana profil SDIT Ibadurrahman Serang dan SDIT As Syukriah Tangerang Banten? Bagaimana Program Kepala Sekolah Dasar Islam Terpadu dalam meningkatkan mutu pembelajaran? Bagaimana Impelementasi Program Peningkatan Mutu pembelajaran di SDIT SDIT Ibadurrahman Serang dan SDIT As Syukriah Tangerang Banten? Bagaimana tipe kepemimpinan Kepala Sekolah Dasar Islam Terpadu di SDIT Ibadurrahman Serang dan SDIT As Syukriah Tangerang Banten? Bagaimana dampak kepemimpinan kepala sekolah Dasar Islam Terpadu dalam meningkatkan mutu pembelajaran di Provinsi Banten? Apa faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan mutu di SDIT Ibadurrahman Serang dan SDIT As Syukriah Tangerang Banten? Bagaimana hasil yang dicapai kepala sekolah dalam meningkatkan mutu di SDIT Ibadurrahman Serang dan SDIT As Syukriah Tangerang Banten? Berdasarkan beberapa rumusan masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model kepemimpinan Kepala sekolah Dasar Islam Terpadu yang efektif dalam meningkatkan Mutu Pembelajaran. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis dalam hal ini peneliti mengumpulakan data, mengolah data, dan menganalisis data, yang kemudian dideskripsikan secara naratif dan dikaitkan dengan manajemen pendidikan islam. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) profil Sekolah Dasar Islam Terpadu di provinsi Banten sudah cukup baik. (2) Program Kepala SDIT Ibadurrahman Serang dan SDIT As Syukriah Tangerang Banten bervariatif. (3) Implementasi Progaram Kepemimpinan kepala SDIT Ibadurrahman dan SDIT Asyukriyah Tangerang Banten dapat melaksanakan tugas dengan baik terutama dalam meningkatan mutu pembelajran. (4) Tipe kepemimpinan Kepala Sekolah Dasar Islam Terpadu bersifat demokratis. (5) faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan kepemiminan kepala sekolah dasar Islam terpadu di SDIT Ibadurrahman Serang dan SDIT As Syukriah Tangerang Banten antara lain yaitu dukungan masyarakat terhadap sekolah Islam terpadu sangat tinggi. Sedangkan faktor penghambatnya adalah guru belum melaksanakan pembelajaran menggunakan IT dan penguasaan kurikulum dan penilaian K13. (6) Hasil yang dicapai kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran sangat memuaskan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya model kepemimpinan kepala sekolah dasar islam terpadu yang efektif pada sekolah dasar islam terpadu di provinsi banten. Hasil penelitian ini berimplikasi pada diperlukannya model kepemimpinan kepala sekolah yang efektif dan pengembangan kepemimpinan kolektif yang mampu mengembangkan nilai-nilai Islam

    PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL BUAH ANDALIMAN (Zanthoxylum acanthopodium DC.) TERHADAP PROFIL DARAH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus L.) YANG DIINDUKSI TARTRAZIN

    Full text link
    Tartrazin atau yang dikenal dengan FD Yellow 5/ E102 merupakan pewarna kuning lemon sintetis. Penggunaan tartrazin yang mencapai batas toksik dapat menyebabkan stres oksidatif salah satunya terhadap profil darah. Efek yang disebabkan dari penggunaan tartrazin dapat diatasi dengan memanfaatkan tumbuhan herbal sebagai terapi obat. Salah satunya buah andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC.). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak buah andaliman terhadap jumlah eritrosit, hemoglobin, leukosit dan trombosit tikus putih yang diinduksi tartrazin. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 25 ekor tikus dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan. Kontrol negatif diberi CMC 1% selama 30 hari, kontrol positif diberi tartrazin dengan dosis 15 mg/kgBB di pagi hari dan CMC 1% di sore hari selama 30 hari, kelompok perlakuan 1, 2, 3 diberi tartrazin dengan dosis 15 mg/kgBB pada pagi hari dan ekstrak etanol buah andaliman dengan dosis bertingkat (P1=150 mg/kgBB, P2=300 mg/kgBB, P3=450 mg/kg BB) pada sore hari selama 30 hari. Tahapan penelitian ini meliputi skrining fitokimia, uji flvonoid total, uji kadar total antioksidan (IC50), pengamatan jumlah eritrosit, hemoglobin, leukosit dan trombosit menggunakan hematology analyzer. Analisis data menggunakan one way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji duncan. Hasil yang didapatkan diantaranya ekstrak etanol buah andaliman berpengaruh sangat nyata terhadap eritrosit, hemoglobin, leukosit dan trombosit dengan nilai P=0,000 dan rata-rata nilai eritrosit (6.82 µl), hemoglobin (9.00 g/dl), leukosit (11.34 µl), trombosit (434.00 mm3). Dosis ekstrak buah andaliman yang optimal untuk menangkal dan memperbaiki jumlah eritrosit, hemoglobin, leukosit dan trombosit adalah dosis 450 mg/kg BB.

    PENERAPAN MODEL PJBL BELAJAR KOGNITIF PESERTA DIDIK PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI DI SMAN KOTA BANDA ACEH

    Full text link
    Syukriah : Penerapan Model Project Based Learning Pembimbing I. Dr. Cut Nurmaliah, M.Pd. Pembimbing II. Dr. Abdullah, M.Si.ABSTRAKKreativitas dan hasil belajar kognitif merupakan hal-hal yang menjadi tolak ukurakan keberhasilan proses belajar mengajar. Selama ini, pada beberapa SMANegeri Kota Banda Aceh penilaian kreativitas peserta didik jarang dilakukan sertamasih ada peserta didik yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal. Salahsatu upaya untuk mengetahui kreativitas dan meningkatkan hasil belajar kognitifpeserta didik dengan menerapkan model PjBL Banda Aceh. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik dari X IPA dan XIPA di SMAN 2, X IPA dan X IPA di SMAN 5, dan X IPA dan X IPA diSMAN 11. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar observasikreativitas dan soal objektif. Pengumpulan data kreativitas melalui hasil observasikreativitas, dan hasil belajar kognitif melalui pretest dan post test. Analisis datakreativitas dilakukan dengan persentase, sedangkan untuk menguji hipotesis hasilbelajar kognitif dilakukan melalui uji beda dua rata-rata dengan Mann Whitney.Hasil penelitian menunjukkan rata-rata persentase kreativitas peserta didikperkelompok pada kelas eksperimen dan kontrol adalah 63,42%-71,68% dengankategori baik, hasil uji Mann Whitney menunjukkan perbedaan yang signifikanantara skor pretest Kata Kunci : Project Based Learning dipadu PDEODE, Hasil Belajar Kognitif,Kreativitas, Keanekaragaman Hayat

    Development of fish-yam biscuit / Lailah Syukriah Ismail

    Full text link
    Preliminary study was carried out to determine the suitable fish valualy to be added in the biscuit formulations, Sciaenidae (Sin croaker) and Carangidae (Shortfin scad). Based on physicochemical analysis and sensory evaluation, Sin croaker was chosen for the study because of the mild flavor of fish. Basic formulation of biscuit was developed by addition of Sin croaker powder and yam powder. A biscuit with proportion of 9% fish powder and 7% yam powder were found to be the best formulation of fish-yam biscuit through a sensory evaluation. Evaluation of small deformation of biscuit dough revealed that, the storage modulus and loss modulus increased with increase in frequency. The gradients n of the plot of log G' versus log frequency showed that the dough with 9% fish and 7% yam were the highest indicating that the interactions between fish and yam with other ingredients in biscuit dough were the lowest. Determination of texture indicated that there were textural changes in dough and biscuit baked with addition of fish and yam powder in formulation. The results showed that the hardness of dough decreased as the proportion of fish powder in formulations was increased. On the contrary, other parameters of dough increased when the addition of fish powder in dough increased. Meanwhile, hardness, fracturability and breaking point of baked biscuit decreased as the proportion of fish powder in formulation increased. Similarly, the addition of yam powder in dough formulation results increases in hardness, adhesiveness, springiness and cohesiveness of dough. Furthermore, increasing the amount of yam powder in the formulations will increased the hardness, fracturability and breaking point of the biscuits. Evaluation of correlation between dough and biscuit with different proportion of fish powder showed hardness of the dough highly positively correlated with hardness, breaking point and fracturability of final baked biscuit. However, evaluation of correlation between dough and biscuit with addition of different amount of yam powder showed that hardness of dough positively correlated with hardness and breaking point of final baked biscuit. The findings in this study revealed that, biscuit with addition of fish and yam was acceptable. Biscuit developed in this study will increase the usage of fish and yam and also could provide biscuit with high nutritional value

    PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN ASAM JAWA (Tamarindus indica L.) TERHADAP PROFIL LIPID TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI MINYAK JELANTAH

    Full text link
    Penggunaan minyak goreng secara berulang akan menyebabkan kerusakan pada minyak dan menimbulkan radikal bebas yang berbahaya bagi kesehatan tubuh salah satunya yaitu profil lipid. Salah satu senyawa yang dapat menangkal radikal bebas yang disebabkan oleh minyak jelantah yaitu antioksidan. Tanaman yang memiliki kandungan antioksidan tinggi salah satunya yaitu asam jawa (Tamarindus indica L.). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat pengaruh ekstrak etanol daun asam jawa (Tamarindus indica L.) terhadap kadar kolestrol total, LDL, HDL dan trigliserida tikus putih (Rattus norvegicus). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 25 ekor tikus dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan, Kontrol Negatif: CMC 0,1% 1 ml,  Kontrol Positif: minyak jelantah 1,5 ml + CMC 0,1% 1 ml, Perlakuan 1: minyak jelantah 1,5 ml + ekstrak etanol daun asam jawa 1 ml dosis 150 mg/kgBB, Perlakuan 2: minyak jelantah 1,5 ml + ekstrak etanol daun asam jawa 1 ml dosis 200 mg/kgBB, Perlakuan 3: (minyak jelantah 1,5 ml + ekstrak etanol daun asam jawa 1 ml dosis 250 mg/kgBB. Tahapan dalam penelitian ini meliputi skrining fitokimia dengan hasil uji flavonoid, trepenoid, steroid dan tanin positif, uji aktivitas antioksidan dengan hasil 61,99 ppm, uji flavonoid total dengan hasil 5,4842 mgQE/g, uji minyak jelantah dengan hasil kadar air 0,0698%, asam lemak bebas 0,1912%, bilangan peroksida 16,99 meq O2/kg, pemeriksaan kadar kolestrol total, LDL, HDL dan trigliserida tikus putih. Analisis data menggunakan uji one way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil yang didapatkan yaitu daun asam jawa mampu menurunkan kadar kolestrol total, LDL, trigliserida dan meningkatkan kadar HDL dengan nilai p=0,000. Dosis yang paling berpengaruh yaitu 250 mg/kgBB dengan nilai rata-rata kolestrol total (60.60±4.27), LDL (24.60±1.94), HDL (36.00±2.34) dan trigliserida (161.80±5.11)

    PENERAPAN MODEL PJBL (PROJECT BASED LEARNING) DIPADU PDEODE TERHADAP KREATIVITAS DAN PENINGKATAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PESERTA DIDIK PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI DI SMAN KOTA BANDA ACEH

    Full text link
    Syukriah : Penerapan Model Project Based Learning Pembimbing I. Dr. Cut Nurmaliah, M.Pd. Pembimbing II. Dr. Abdullah, M.Si.ABSTRAKKreativitas dan hasil belajar kognitif merupakan hal-hal yang menjadi tolak ukurakan keberhasilan proses belajar mengajar. Selama ini, pada beberapa SMANegeri Kota Banda Aceh penilaian kreativitas peserta didik jarang dilakukan sertamasih ada peserta didik yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal. Salahsatu upaya untuk mengetahui kreativitas dan meningkatkan hasil belajar kognitifpeserta didik dengan menerapkan model PjBL Banda Aceh. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik dari X IPA dan XIPA di SMAN 2, X IPA dan X IPA di SMAN 5, dan X IPA dan X IPA diSMAN 11. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar observasikreativitas dan soal objektif. Pengumpulan data kreativitas melalui hasil observasikreativitas, dan hasil belajar kognitif melalui pretest dan post test. Analisis datakreativitas dilakukan dengan persentase, sedangkan untuk menguji hipotesis hasilbelajar kognitif dilakukan melalui uji beda dua rata-rata dengan Mann Whitney.Hasil penelitian menunjukkan rata-rata persentase kreativitas peserta didikperkelompok pada kelas eksperimen dan kontrol adalah 63,42%-71,68% dengankategori baik, hasil uji Mann Whitney menunjukkan perbedaan yang signifikanantara skor pretest Kata Kunci : Project Based Learning dipadu PDEODE, Hasil Belajar Kognitif,Kreativitas, Keanekaragaman HayativiiSyukriah : The Implementation of Project Based Learning Advisor I: Dr. Cut Nurmaliah, M.Pd., Advisor II: Dr. Abdullah, M.Si.ABSTR ACTCreativity and cognitive learning outcomes are things that become a benchmarkfor the success of the teaching and learning process. During this time, in severalBanda Aceh Senior High Schools the assessment of students' creativity is rarelydone and there are still students who have not yet reached the minimumcompleteness criteria. One effort to find out creativity and improve cognitivelearning outcomes of students by implementing the PjBL Keywords: Project Based Learning combined with PDEODE, Creativity,Cognitive Learning Outcomes, Biodiversity Conceptsvii

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
    corecore