47 research outputs found
PENGARUH SARANA BANTU NAVIGASI DAN FASILITAS PELABUHAN TERHADAP KESELAMATAN PELAYARAN DI PPN PEKALONGAN
Bagus Prayogo, 2017, NIT: 49124377.N, “The Influence of Navigation Mark
And Port Facilities to The Safety Sailing in PPN Pekalongan”, Nautical
Department, Diploma IV Program, Merchant Marine Polytechnic of
Semarang, 1st Supervisor: Dr.Capt.SUWIYADI,S.Pd.M.Mar.M.Pd., 2nd
Supervisor: YUSTINA SAPAN,S.ST.,M.M.
Safety sailing can be perform of safety vehicle in a water, safety harbour and
safety marine environment. The due to influenceof navigation mark and harbour
facilities . all of activities when its start prom preparation vehicle, during in the
water and after back to the harbour. The main goal is safety.
In this research author look at begining data or called prereseacrh, that is no
one acciddent (zero accident), author curious that is from the goodness of
navigation mark and harbour facilities or another factor.
In thats problem formula author try to verify and make answer off reseach
problem with the point of research title “The Influence of Navigation Mark And
Port Facilities to The Safety Sailing in PPN Pekalongan”.
The object of reseach located in Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN)
Pekalongan and take time of research from October 2016 until January 2017. In
preparing the research, test data, process the data, discuss the result of research to
draw conclusions and sugesstions, the author used mixed methods. With this
method of research data are expected in the form of preception or descriptive and
measurable data can be exsplained so will that the degree of validity of the
reseacrh can be achived with good.
In research problem author get looking deeply for navigation marks and
harbour facilities by get in some one data. For this activities author use mix
methode to the research which getting 40,4% regresion weigh for influence or
navigation mark to the safety sailing, 20,7% harbour facilities to the safety sailing,
and both of them 43,0% to the safety sailing by triangulation method. Author
belive degree of trush te result this research.
Key word: safety sailing, navigation mark, port facilities mix method
A Biographical Criticism In The Novel To Kill A Mockingbird
This research was completed by using descriptive qualitative research
which showed that the biography of the author indirectly attached and gave an
overview of the actual content of the novel. The relationship between Harper Lee
as an author with her literary work entitled To Kill A Mockingbird was a major
topic of discussion. The objectives of this research to find out the relationship
between the novel To Kill A Mockingbird with Harper Lee’s biography and to
describe the inspiration of Harper Lee so that she wrote the novel. The source of
the data was taken from the novel To Kill A Mockingbird by Harper Lee. In
collecting the data, some references related to the biographical criticism was
applied. The data were analyzed by reading the novel, underlining statement of To
Kill A Mockingbird novel that related to Harper Lee’s biography, analyzing and
describing the relationship between To Kill A Mockingbird novel with Harper
Lee’s biography. From the analysis, the researcher found sixty data from the novel
which related to the biography of the author and the researcher also found the
identification of the theme in the novel they are Grows up, Social, Economic,
Religion, Law, and the similarity of the personality of the characters which inspire
the writing of Harper Lee
Kepercayaan Tradisi Nindhik Anak Lanang Mbarep Urip di Desa Margourip Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri
Salah satu tradisi yang masih dipercaya oleh masyarakat adalah Tradisi Nindhik Anak Lanang Mbarep Urip di Desa Margourip, Ngancar, Kediri. Tradisi Nindhik adalah tradisi yang dilakukan oleh masyarakat untuk memberikan perhiasan ditelinga bayi. Tujuan dalam tradisi nindhik merupakan salah satu bentuk rasa syukur manusia kepada Tuhan-Nya jika kita sebagai manusia masih dikaruniai anak, agar anak yang diberikan Tuhan tersebut dapat menjadi anak yang selamat, sehat dan sholeh. Penelitian ini memiliki tujuan untuk 1) Memahami bentuk dari Tradisi Nindhik, 2) Memahami bagaimana tahap pelaksanaan Tradisi Nindhik, 3) Memahami apa saja ubarampe dan maknanya dalam Tradisi Nindhik, 4) memahami fungsi dari Tradisi Nindhik dan, 5) mengetahui bagaimana persepsi masyarakat terhadap kepercayaan mengenai Tradisi Nindhik. Penelitian ini menggunakan konsep folklor setengah lisan dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Prosedur analisis data dalam penelitian ini terdiri dari empat tahapan, di antaranya: transkrip data, verifikasi data, identifikasi dan kodifikasi data, dan interpretasi data atau menerka data. Ubarampe didalam tradisi nindik tersebut memiliki makna mendalam yang disimbolkan dalam bentuk makanan dan perbuatan juga tidak lain memiliki fungsi tersendiri dalam melakukan Tradisi Nindhik tersebut.
Kata Kunci: Folklor, Kajian Folklor setengah lisan, Tradisi, Tradisi Nindhik
Effectiveness of Constructivist Approach to the Teaching of Animal Classification in Science and Technology of Standard Ninth
Not availabl
Implementasi Kurikulum 2013 Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Bantul (Analisis Hambatan dan Faktor Pendukung Implementasi Kurikulum 2013).
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang menghambat dan mendukung dalam mengimplementasikan Kurukulum 2013 Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Bantul.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan data deskriptif berupa kata-kata dalam bentuk tertulis atau lisan dari objek dan perilaku yang dapat diamati. Subjek penelitian ini adalah guru PJOK SMP pada sekolah yang dijadikan percontohan dalam implementasi Kurikulum 2013 di Kabupaten Bantul. Objek penelitian ini adalah kesiapan pemerintah/sekolah dalam implementasi Kurikulum 2013, perencanaan pembelajaran, proses pelaksanaan, penilaian, buku teks dan sarana prasarana di sekolah. Penelitian ini menggunakan instrumen yaitu peneliti itu sendiri menggunakan alat bantu berupa pedoman wawancara dan dokumen/arsip. Data dianalisis menggunakan reduksi data, display data, dan peniarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam implementasi Kurikulum 2013 yaitu : 1) Pelatihan-pelatihan sudah dilaksanakan untuk guru dari pemerintah tentang Kurikulum 2013 dan pelatihan dilaksanakan tingkat Kabupaten yang membahas secara spesifik materi PJOK oleh MGMP. 2) Pembuatan Rencana Pembelajaran guru memanfaatkan kelompok kerja yang dibentuk oleh MGMP sehingga beberapa guru senior masih mengandalkan guru lain untuk mengerjakan. 3) Dalam pelaksanaan pebelajaran masih ada guru yang berpegang pada prinsip pembelajaran lama yaitu Kurikulum 2006 sehingga perlu beradaptasi untuk menggunakan pendekatan baru dalam Kurikulum 2013. 4) Banyaknya administrasi dan aspek yang harus dinilai sehingga guru mengalami kesulitan dalam melakukannya. 5) Buku teks yang disediakan pemerintah untuk guru dan siswa dirasa sulit untuk dipahami karena tidak ada panduan yang jelas dalam menggunakannya dan perlu didukung dengan referensi tambahan seperti LKS. 6) Hampir semua sekolah tidak memiliki sarana yang menunjang secara maksimal untuk pelaksanaan pembelajaran PJOK
Geothermal Aquifer Architecture Model of Alblasserdam Member in Drechtsteden, the Netherlands
The decrease in the production of hydrocarbons in combination with a growing urgency to reduce carbon emissions drives a rapid study and application of geothermal energy in the Netherlands. The produced heat from the low enthalpy geothermal energy can be used for heating up the buildings and greenhouses. A doublet system is used in the geothermal scheme, which consists of one production well and one injection well. The reinjection is done to maintain the reservoir pressure and reduce pressure decline due to production, earthquake and subsidence prevention, and environmental safety. Thus, it is crucial to model the aquifer distributions appropriately as the injection and production well should be placed at the communicated sand bodies. In this study, the architecture of the Alblasserdam Member in the Drechtsteden, West Netherlands Basin is modelled. An investigation of the paleo flow and the distribution of sand prone succession within the Alblasserdam Member is done by integrating seismic interpretation, reservoir sedimentology, and petrophysical evaluation. The data used consist of seismic data, well log dataset and core data from the acquired hydrocarbon exploration data. The Alblasserdam Member was deposited during the Late Jurassic to Early Cretaceous when the high tectonic activities occurred in the West Netherlands Basin and followed by series of inversion impulses made this member bounded by various members at the bottom and the top. The seismic response of the Alblasserdam Member shows a high thickness and depth variations. The sediments of the Alblasserdam Member are highly accumulated in the central part of the study area, bounded by two major faults striking SE-NW. Several sections of well correlation are made based on cycles of changing accommodation to sediment supply ratio (A/S cycles). The correlation is supported with seismic interpretation, allow to map the distribution of sand-rich interval of the Alblasserdam Member in the Drechtsteden. Two potential aquifer intervals are found. A southwestward shifting of the main fluvial system is observed from the thickness trend of the shallower aquifer intervals. A petrophysical evaluation is made to analyze the properties of the potential aquifer that encompass net to gross thickness (N/G), average porosity, and average permeability. The deeper potential aquifer has a higher clean sand N/G, but lower average permeability, that might be caused by the compaction, and mineral precipitation after the inversion period, especially in the highly inverted area. In the end, a recommendation to place a pair of production and injection wells are proposed based on the high accumulation of sand-rich intervals, sufficient depth to produce heat >70oC and absences of the fault. The wells are placed toward SE-NW trend which is parallel to the distribution of the main fluvial distribution and the orientation of the faults, with production well placed at the deeper level. <br/
DAYA HAMBAT MINIMUM EKSTRAK DAUN JENGKOL UNTUK BAKTERI Streptococcus iniae DAN LC50NYA PADA IKAN NILA GIFT (Oreochromis niloticus)
Abstrak Kegiatan Penyakit streptococcosis ini merupakan salah satu permasalahan dalam usaha budidaya Ikan Nila. Penyakit streptococcosis dapat menyebabkan kematian ikan lebih dari 50% populasi dalam 1 minggu. Penggunaan bahan-bahan kimia seperti antibiotik, saat ini dibatasi dan tidak dianjurkan untuk penanggulangan. Maka, perlu dikembangkan bahan alternatif yang berfungsi sebagai antibakteri, Ekstrak Daun Jengkol dapat berpotensi sebagai antibakteri. Maka dilakukan penelitian untuk mengetahui LC50 pada benih ikan nila gift dan daya hambatnya untuk bakteri Streptococcus iniae. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2015 dan bertempat di Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas II Palembang dan di Kampus C Fakultas Perikanan UPGRI Palembang, dengan menggunkan metode eksperimental laboratoris dan menggunakan metode percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) untuk uji efektivitas antibakteri dan LC50. Jumlah perlakuan uji MIC (Minimum Inhibitory Concentration) ekstrak daun jengkol terhadap bakteri Streptococcus iniae sebanyak 6 perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali, sedangkan uji LC50 terhadap ikan nila gift sebanyak 7 perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, nilai MIC pada konsentrasi tertinggi yaitu 10% yang mengandung 100 mg ekstrak per ml akuades (100 mg/ml) yang memiliki diameter zona hambat 17,6 mm yang aktivitas antibakterinya tergolong kuat. Sedangkan konsentrasi 0,001 tidak menunjukkan zona hambat (0 mm),maka Konsentrasi 0,01 % dapat digunakan sebagai konsentrasi minimum (mininum inhibitory concentration) yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus inae. Sedangkan pada uji LC50 memperoleh hasil bahwa tingkat mortalitas dengan dilakukan uji BNT menghasilkan bahwa P6 (0,04%) berpengaruh nyata terhadap perlakuan P5 (0,032%), P4 (0,016%), P3 (0,008%), P2 (0,004%), P1 (0,002%) dan P0 (0%).Kata Kunci : Ekstrak daun jengkol, LC50, dan MIC
Sebaran Sedimen Dasar di Pantai Segolok, Batang
Pantai Segolok merupakan pantai yang berada di wilayah utara kabupaten Batang, provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu pantai wisata yang ada di kabupaten Batang. Semakin berkembangnya aktifitas yang ada di daerah pantai juga akan mempengaruhi tingkat sedimentasi di pantai tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis sedimen dasar yang ada di pantai Segolok dan mengetahui pola arus dan pengaruhnya. Pengambilan data sedimen dan arus dilakukan di daerah penelitian. Sampel sedimen dasar diambil menggunakan sedimen grab dan pengambilan data arus menggunakan bola duga. Sampel sedimen dasar diolah menggunakan metode pengayakan dan pemipetan. Sedangkan pemodelan data arus menggunakan software MIKE 21. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa ukuran butir sedimen yang ditemukan berupa pasir, pasir lanau, lanau pasiran, dan lanau lempung. Nilai korelasi antara ukuran butir sedimen dengan kecepatan arus sebesar 0,0259 dimana nilai tersebut sangat rendah korelasinya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jenis sedimen di pantai Segolok didominasi oleh pasir dan arus tidak memiliki pengaruh terhadap distribusi ukuran butir sedimen.Kata kunci: Sedimen Dasar, Ukuran Butir , Arus, Pantai Segolok Segolok Beach is a beach located in the northern region of Batang district, Central Java province. It is one of the tourist beaches in Batang district. The growing activity in the coastal area will also affect the sedimentation rate on the beach. The purpose of this study was to determine the type of basic sediment on the Segolok beach and to determine the current pattern and its influence. Sediment and current data collection was carried out in the study area. Basic sediment samples were taken using a sediment grab and flow data were taken using a guessing ball. The bottom sediment samples were processed using sieving and pipetting methods. While the current data modeling uses MIKE 21 software. The results of this study indicate that the grain size of the sediment found in the form of sand, silt sand, sandy silt, and clay silt. The correlation value between sediment grain size and current velocity is 0.0259 where the correlation value is very low. Based on the results of the study, it can be concluded that the type of sediment on the Segolok beach is dominated by sand and the current has no effect on the grain size distribution of the sediment.Keywords: Bed Sediment, Grain Size, Current, Segolok Beac
Peningkatan Kemampuan Bercerita Dengan Penerapan Model Pembelajaran Time Token (Penelitian Tindakan Di SMPIT Al-Kahfi Kabupaten Bogor)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan dan kendala-kendala penerapan model pembelajaran Time Token dalam meningkatkan keterampilan bercerita pada siswa kelas VII di SMPIT Al-Kahfi Kabupaten Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan (Action Rescarch). Subjek penelitian adalah siswa kelas VII di SMPIT Al-Kahfi Kabupaten Bogor semester ganjil tahun pelajaran 2018-2019 yang diajarkan 36 siswa. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah teknik kualitatif, dan kuantitatif sebagai penunjang. Analisis yaitu dengan reduksi data, menyajikan data yang lalu akurat dari data kualitatif, kesimpulan melalui data-data yang ada. Analisis kuantitatif dilakukan dengan membandingkan perbedaan antara hasil tes keterampilan berbicara pratindakan dengan hasil tes siklus II. Instrumen yang digunakan dalam penelitian tindakan ini terdiri dari: instrumen diskusi berbicara, lembar observasi, angket, panduan wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Aspek penilain berbicara tentang lima aspek, yaitu kosakata, tatabahasa, keruntutan koordinasi, intonasi, dan kelancaran. Metode penelitian tindakan adalah langkah-langkah penelitian untuk melihat peningkatan dari subjek yang sedeng kita teliti dengan langkah-langkah yang terdiri atas perencanaan (rencana), tindakan (tindakan), observasi (observasi), dan refleksi (refleksi). Penelitian dilakukan selama 4 bulan, yaitu Februari sampai dengan Mei 2019, Hasil penelitian menunjukkan keterampilan berbicara formal siswa meningkat melalui pembelajaran dengan menggunkan model pembelajaran Time Token. Peningkatan ini dapat dilihat dari perbedaan hasil tes pratindakan, tes siklus I, dan tes siklus II. Hasil tes pratindakan menerima nilai rata-rata kelas 65,22 sedangkan tes akhir siklus I sebesar 72,56 dan hasil siklus II sebesar 80,11. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Time Token mampu meningkatkan kemampuan bercerita siswa kelas VII di SMPIT Al- Kahfi Kabupaten Bogor
INVENTARISASI EKTOPARASIT PADA IKAN PATIN (Pangasius hypophthalmus) YANG DIBERI PAKAN DAY OLD CHICK DI SUNGAI KELEKAR DESA SEGAYAM
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, prevalensi, intensitas dan dominasi ektoparasit pada Ikan Patin (Pangasius hypophthalmus) yang diberi pakan DOC di Sungai Kelekar Desa Segayam. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai April 2014. Sampel Ikan Patin diambil dari tiga lokasi budidaya Ikan Patin yaitu dibagian hulu, tengah dan hilir Desa Segayam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan mengambil sampel secara acak maupun gejala klinis sebanyak 60 ekor. Analisis data jenis parasit, prevalensi, intensitas dan dominasi parasit pada Ikan Patin di analisis secara deskriptif. Parasit yang teridentifikasi selama penelitian ini yaitu Dactylogyrus sp dengan nilai prevalensi 20%, intensitas 1,38 ind/ekor, dominasi 37,4%; Ichtyophthirius multifiliis dengan nilai prevalensi 15% intensitas 1,19 ind/ekor, dominasi 23,3% dan Trichodina sp dengan nilai prevalensi 16,7% intensitas 1,75 ind/ekor, dominasi 38,9%. Frekuensi kejadian parasit tergolong often (sedang). Kualitas air selama penelitian yaitu suhu 27-29 0C, pH 6-6,5, DO 3,89-4,10 mg/l dan amoniak 0,14-0,27 mg/l. kisaran tersebut masih dalam batas toleransi untuk kehidupan Ikan Patin (Pangasius hypophthalmus). Kata Kunci : Ektoparasit, Ikan Patin (Pangasius hypophthalmus), DO
