1,721,015 research outputs found
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENGGAJIAN DAN PENGUPAHAN PADA CV GEMILANG BINTANG KONSTRUKSI MENGGUNAKAN MICROSOFT ACCESS
Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Penggajian dan Pengupahan Pada CV Gemilang Bintang Konstruksi Menggunakan Microsoft Access
Suci Ramadani Sapitri, 2025 (+ 56 Halaman)
E-mail: [email protected]
Laporan akhir ini telah disusun untuk merancang sistem informasi akuntansi penggajian dan pengupahan pada CV Gemilang Bintang Konstruksi. Data yang digunakan dalam penyusunan laporan akhir ini diperoleh dari perusahaan melalui wawancara dan observasi. Penerapan perancangan sistem informasi akuntansi penggajian karyawan pada CV Gemilang Bintang Konstruksi dikaitkan dengan teori-teori yang ada. Penelitian ini menunjukkan bahwa CV Gemilang Bintang Konstruksi belum menggunakan sistem informasi akuntansi pada proses penggajian dan pengupahan. Perancangan diperlukan untuk meningkatkan efektivitas proses pencatatan akuntansi penggajian dan pengupahan pada perusahaan.
Kata Kunci: Perancangan Akuntansi, Sistem Informasi Akuntansi, Penggajian dan Pengupahan
KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN KERJA GURU DI MADRASAH ALIYAH HASANAH PEKANBARU
ABSTRAK
Novi Suci Ramadani (2024) : Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam
Meningkatkan Disiplin Kerja Guru di Madrasah
Aliyah Hasanah Pekanbaru.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetauhi kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan disiplin kerja guru di Madrasah Aliyah Hasanah Pekanbaru. Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data dan wawancara, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Untuk menguji keabsahan data dan triangulasi data teori. Hasil penelitian ini
menunjukan bahwa kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan disiplin kerja guru di Madrasah Aliyah Hasanah Pekanbaru. Untuk kepemimpianan kepala madrasah datang tepat waktu belum terlaksana dengan baik, untuk pulang tepat waktu kepala madrasah sudah melaksanakan dengan baik. Untuk menegakan disiplin kepala madrasah
sudah menerapkan dengan baik salah satu nya pulang tepat waktu dan mengecek ceklok absensi guru Madrasah Aliya Hasanah Pekanbaru, kepala madrasah juga sudah berkomuniakasi dengan baik kepada guru, staf dan siswa, kepala madrasah sudah memberikan motivasi baik kepada guru, kepala madrasah mempunyai sifat tegas, enerjik, percaya diri dan kerja sama Madrasah Aliyah Hasanah Pekanbaru. Kepala madrasah selalu siap dalam lingkungan sosial dan bersosialisasi. kepala madrasah memiliki sifat
tanggung jawab terhadap guru yang mempunyai masalah dan kepala madrasah juga sudah bertanggung jawab dalam mengambil keputusan. faktor yang mempengaruhi yaitu masih ada guru yang berkerja tidak tetap, masalah keungan sekolah, masih banyak guru honorer di Madrasah Aliyah Hasanah Pekanbaru.
Kata Kunci : Kepemimpianan, Kepala Madrasah, Disiplin Kerja Gur
IMPLEMENTASI LAYANAN INFORMASI BIDANG BIMBINGAN KARIER DI ERA NEW NORMAL SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 15 PEKANBARU
ABSTRAK
Suci Ramadani, (2023): Implementasi Layanan Informasi Bidang Bimbingan Karier di Era New Normal Sekolah Menengah Atas Negeri 15 Pekanbaru.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Implementasi layanan informasi bidang bimbingan karier di era new normal SMA N 15 Pekanbaru. 2) Faktor pendukung dan penghambat implementasi layanan informasi bidang bimbingan karier di era new normal SMA Negeri 15 Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Adapun informan utamanya adalah 3 guru BK dan informan pendukungnya 5 orang siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Implementasi layanan informasi bidang bimbingan karier di era new normal SMA N 15 Pekanbaru dilaksanakan dengan melakukan prosedur sebagai berikut: a) Perencanaan dimulai dari mengidentifikasi kebutuhan siswa menggunakan AUM dan sosiometri dan materinya mengenai pekerjaan dan pendidikan lanjutan yang diberikan di kelas X, XI, XII. b) Pelaksanaan yang dilaksanakan secara sistematis dengan memberikan materi tentang informasi karier. c) Evaluasi yang dilakukan guru BK dengan meminta siswa menyampaikan kembali informasi karier yang didapatkan setelah pelaksanaan layanan. d) Analisis hasil evaluasi yang dilakukan guru BK dengan menilai sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi karier yang telah diberikan. e) Tindak lanjut yang dilakukan adalah dengan mengarahkan kepada layanan yang membantu siswa lebih memahami tentang karier yaitu dengan konseling individu, bimbingan kelompok dan layanan konsultasi. 2) Faktor pendukung implementasi layanan informasi bidang bimbingan karier adalah: Pehamaman guru BK dalam pelaksanaan layanan informasi bidang bimbingan karier, media dan teknik yang digunakan, kerja sama dan dukungan dari pihak lain. Sedangkan faktor penghambatnya adalah: Minat siswa yang kurang dalam mengikuti pelaksanaan layanan, siswa bermain HP pada saat jam pelajaran, waktu pelaksanaan layanan informasi bidang bimbingan karier.
Kata Kunci: Layanan Informasi, Bimbingan Karier, New Norma
Kinerja Pengurangan Pb (II) Pada Lapisan Semi-kedap Komposit Bentonit dan Zeolit Studi Kasus : TPA Jatibarang Kota Semarang
ABSTRAK
KINERJA PENGURANGAN Pb (II) PADA LAPISAN SEMI-KEDAP KOMPOSIT BENTONIT DAN ZEOLIT
Studi Kasus : TPA Jatibarang Kota Semarang
Dona Suci Ramadani, M. Arief Budiharjo, Budi Prasetyo Samadikun
Lindi di TPA Jatibarang Kota Semarang mengandung logam timbal (Pb) yang berasal dari sampah. Sistem lapisan dasar semi kedap TPA berfungsi sebagai penghalang agar lindi yang berada di TPA tidak meresap ke dalam tanah. Salah satu mekanisme perpindahan ion logam berat dari lindi TPA adalah difusi melalui lapisan semi kedap yang terpasang. Oleh karena itu, lapisan semi kedap TPA harus mampu mencegah secara efektif migrasi ion logam berat dari TPA ke tanah sekitar. Bentonit memiliki kemampuan permeabilitas yang sangat rendah sehingga banyak digunakan sebagai material semi kedap TPA. Namun, kemampuan bentonit dalam menyerap ion logam berat terbatas. Sehingga diperlukan bahan tambahan yang memiliki kemampuan adsorpsi tinggi sebagai bahan campuran bentonit. Salah satu material yang memiliki kemampuan menyerap logam berat adalah zeolit. Sehingga, kombinasi antara bentonit dan zeolit dapat digunakan sebagai alternatif material yang handal untuk melapisi TPA menjadi lebih kedap. Material semi kedap bentonit berpengaruh terhadap perilaku migrasi timbal (Pb), dibuktikan dengan adanya penurunan konsentrasi timbal (Pb) pada bentonit murni. Komposit bentonit dan zeolit mampu meminimalkan potensi migrasi timbal (Pb), dibuktikan dengan adanya efisiensi penurunan konsentrasi timbal (Pb) pada komposit bentonit dan zeolit dengan variasi yang berbeda.
Kata kunci : Lindi, Bentonit, Zeolit, Adsorpsi,Konsentrasi Timbal (Pb)
ABSTRACT
PERFORMANCE MEASUREMENT OF Pb (II) ON COMPOSITE-RESISTANCE OF COMPOSITE OF BENTONIT AND ZEOLITE
Case Study : Landfill Jatibarang Semarang City
Dona Suci Ramadani, M. Arief Budiharjo, Budi Prasetyo Samadikun
Leachate at TPA Jatibarang Semarang City contains lead metal (Pb) coming from garbage. The semi-impermeable base layer system of the landfill serves as a barrier so that the leachate in the landfill does not seep into the soil. One of the mechanisms of heavy metal ion transfer from the landfill leachate is diffusion through the semi-impermeable layer attached. Therefore, the semi-impermeable layer of the TPA should be able to effectively prevent the migration of heavy metal ions from the landfill to the surrounding soil. Bentonite has a very low permeability capability so widely used as semi-impermeable material TPA. However, the ability of bentonite in absorbing heavy metal ions is limited. Therefore, additional material which has high adsorption ability as bentonite material is required. One material that has the ability to absorb heavy metals is zeolite. Thus, the combination of bentonite and zeolite can be used as a reliable alternative material as an impermeable layer. The semi-impermeable material of bentonit has an effect on lead migration behavior (Pb), as evidenced by the decrease of lead concentration (Pb) on pure bentonite. The bentonite and zeolite composites were able to minimize the potential for leachate migration of lead (Pb), as evidenced by the efficiency of lead concentration reduction (Pb) in bentonite and zeolite composites with different variations.
Keywords : Leachate, Bentonite, Zeolite, Adsorption, Lead Concentration (Pb
PERAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 PASAL 55 DI DESA SUNGAI PINANG KECAMATAN HULU KUANTAN KABUPATEN KUANTAN SINGINGI DALAM PERSPEKTIF FIQIH SIYASAH
ABSTRAK
Delvi Suci Ramadani (2022) : Peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Pasal 55 Di Desa Sungai Pinang Kecamatan Hulu Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi Dalam Perspektif Fiqih Siyasah.
Pemerintah desa memerlukan sebuah lembaga yang memiliki fungsi sebagai penyeimbang agar pemerintah desa tidak sewenang dalam menetapkan suatu peraturan. Lembaga ini adalah Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Badan Permusyawaratan Desa atau BPD merupakan mitra pedesaan yang solid dalam membangun dan mensejahterahkan rakyat. Berdasarkan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa, badan permusyawaratan desa mempunyai 3 fungsi : 1) Membahas dan menyepakati rancangan peraturan desa bersama kepala desa; 2) Menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat desa; dan 3) Melakukan pengawasan kinerja kepala desa.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan 1) Mengetahui peran BPD dalam hal membahas dan menyepakati rancangan peraturan desa bersama kepala desa, mengetahui peran BPD dalam hal menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat desa, dan mengetahui peran BPD dalam melakukan pengawasan kinerja kepala desa. 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi Peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Pasal 55 di Desa Sungai Pinang Kecamatan Hulu Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi, serta 3) Bagaimana Tinjauan Fiqih Siyasah terhadap peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Sungai Pinang Kecamatan Hulu Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan, yang berlokasi di Desa Sungai Pinang Kecamatan Hulu Kuantan Kabupaten Kuantan Singing, di mana peneliti terjun langsung ke lapangan melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya analisis data yang digunakan ialah analisis deskriptif kualitatif.
Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa peran Badan Persmusyawaratan Desa Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 Pasal 55 di Desa Sungai Pinang belum sepenuhnya terlaksana, hal ini dibuktikan dengan belum adanya rancangan Peraturan Desa (PERDES), dan disebabkan oleh beberapa faktor yakni sarana dan respon masyarakat. Bila ditinjau dari perspektif Siyasah Tasyri’iyah (legislatif) Badan Permusyawaratan (BPD) sebagai cerminan dari Lembaga Ahl al-Hall Wa al-Aqd, fungsinya adalah melaksanakan tugas dengan amanah dan melaksankan musyawarah untuk mencapai mufakat.
Kata Kunci : Peran, Badan Permusyawaratan Desa, Fiqih Siyasa
EVALUASI STATUS TAKSONOMI Hornstedtia conica Ridl. (ZINGIBERACEAE) BERDASARKAN KARAKTER MORFOLOGI DAN MOLEKULER MENGGUNAKAN PENANDA Internal Transcribed Spacer (ITS)
Penelitian tentang Evaluasi Status Hornstedtia conica Ridl. (Zingiberaceae) Berdasarkan Karakter Morfologi dan Molekuler Menggunakan Penanda Internal Transcribed Spacer (ITS) telah dilakukan dari Januari hingga Oktober 2018 di Herbarium ANDA dan Labor Genetika & Molekuler Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Andalas, Padang. Penelitian ini menggunakan metoda survey dengan cara eksplorasi dan koleksi langsung di lapangan dan analisis molekuler. Hornstedtia conica ditemukan dengan dua varian yaitu H. conica ‘merah muda’ dan H. conica ‘putih’.Terdapat beberapa perbedaan karakter morfologi H. conica merah muda dan H. conica putih, seperti: warna bractea involucrum, corolla dan labellum. Berdasarkan analisis molekuler menggunakan penanda Internal Transcribed Spacer (ITS), kedua H. conicaini berada dalam klaster yang sama dengan jarak genetik 0%. Status taksonomi H. conica‘putih’ diusulkan sebagai varietas baru dari Hornstedtia conica Ridl.
Kata kunci : Evalusi Status Taksonomi, Morfologi, ITS, Hornstedtia conica
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
- …
