1,722,645 research outputs found

    Subuh seperti Jumaat kerana Tuhan atau artis?

    No full text
    “Niat adalah sesuatu yang boleh dipupuk dengan latihan, didikan dan teguran berterusan. Semasa kecil dahulu solat kita tidak sempurna. Buat pun acuh tak acuh kerana disuruh ibu ayah. Namun, setelah usia dan ilmu meningkat keikhlasannya semakin subur.” Benar! Niat sangat penting dalam Islam. Apa sahaja kerja ibadat yang didirikan tidak membawa apa-apa makna jika niatnya rosak atau terpesong. Niat umpama alamat pada sampul surat. Mana mungkin surat sampai ke destinasi yang diidam jika alamatnya salah atau kosong. Sabda Nabi SAW yang bermaksud: Sesungguhnya semua amalan (dinilai Allah) berdasarkan niat, dan bagi setiap orang apa yang diniatkannya. Sesiapa yang hijrahnya kerana (tujuan) mendapat dunia yang dicarinya atau kerana wanita yang dikahwininya, maka hijrahnya itu diperolehi berdasarkana apa tujuan hijrahnya. (Sahih al-Bukhari, 3898). Kempen terbaru subuh seperti Jumaat yang digerakkan di seluruh negara agak memberangsangkan. Masjid yang suram ketika waktu subuh menjadi terang berseri dengan susunan saf yang penuh

    84 masjid di Pahang dibenar solat Subuh berjemaah, solat Jumaat

    Full text link
    KUANTAN - Sebanyak 84 masjid di Pahang dibenarkan untuk melaksanakan solat Subuh berjemaah dan solat Jumaat dalam tempoh Perintah Kawalan Pergerakan Bersyarat (PKPB) bermula 5 Jun lalu

    Spirit Subuh: Mendulang Kesuksesan Dunia Akhirat di Waktu Subuh

    No full text
    Subuh adalah momen untuk memulai perubahan dan menyongsong kemenangan. Maka, barang siapa yang terlelap pada awaktu subuh, ia akan tergilas oleh perubahan. Karenanya, jika kita biasa bangun kesiangan dan melewatkan keutamaan-keutamaan yang terdapat pada waktu tersebut, maka ubahlah kebiasaan tersebut.Upayakan kita selalu bangun sebelum waktu subuh agar ada waktu untuk mempersiapkan diri pergi ke masjid. Agar kita mendapatkan kesempatan untuk shalat sunnah sebelum subuh dan mendapatkan Shalat Subuh berjamaah tepat waktu.146 hlm,; 14 x 20 c

    Alien Registration- Subuh, Subuh Mohamed (Bangor, Penobscot County)

    Full text link
    https://digitalmaine.com/alien_docs/13950/thumbnail.jp

    Analisis terhadap dalil qunut subuh

    Full text link
    Penelitian skripsi ini berjudul “Analisis Terhadap Dalil Qunut Subuh”. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apa yang dimaksud dengan qunut subuh, apa dalil qunut subuh dan apakah qunut subuh sesuai dengan hadis. Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa yang dimaksud qunut subuh, untuk mengetahui apa dalil do’a qunut subuh dan untuk mengetahui apakah qunut subuh sesuai dengan hadis. Untuk mengetahui hasil penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan yang bercorak kepustakaan (Library Reseach) dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara membaca dan menganalisa buku-buku yang berhubungan dengan masalah qunut subuh. Berdasarkan pembahasan dan hasil penelitian yang dilaksanakan, dapat diketahui bahwa qunut subuh ialah qunut yang dilakukan pada rakaat terakhir salat subuh, menurut pemahaman fiqih yang ada. Kemudian qunut subuh secara terus menerus ada yang berpendapat sunat hal ini karena ada dalil yang mereka anggap kuat. Sedangkan orang yang menentang qunut subuh secara terus menerus juga mempunyai dalil yang kuat pula. Hanya saja kembali kepada masing-masing orang yang mau mengamalkannya atau tidak. Sedangkan dalil do’a qunut subuh sebagaimana riwayat al-Baihaqi dan ad-Daruqutni adalah hadis ziyadah tidak bisa jadi hujjah, artinya tidak boleh di amalkan

    Komunikasi dakwah gerakan pemuda subuh dalam menggerakkan shalat subuh berjamaah di kota Lhokseumawe

    Full text link
    Shalat subuh merupakan salah satu shalat yang lima paling banyak orang yang susah untuk mengerjakannya. Begitu juga yang di alami setiap masjid di kota Lhokseumawe. Pada waktu masuk shalat subuh masjid tampak begitu sepi, banyak shaf-shaf di masjid kota Lhokseumawe yang kosong, di bandingkan shalat lima yang lainnya yaitu shalat dhuhur, ashar, magrib dan isya. Begitu juga dengan antususiasme masyarakat kota Lhokseumawe untuk shalat berjamaah terutama subuh. Sangat sedikit masyarakat yang melakukan shalat subuh berjamaah apalagi anak-anak muda, dan kalau dilihat di masjid-masjid lebih banyak dari pada kalangan orang usia lanjut dari pada anak-anak muda yang melakukan shalat berjamaah. Berdasarkan fenomena di atas peneliti ingin melakukan penelitian tentang “Komunikasi Dakwah Gerakan Pemuda Subuh (GPS) Dalam Mengembangkan Shalat Subuh Berjamaah.” Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1). Bagaimana Strategi Komunikasi Dakwah Gerakan Pemuda Subuh Dalam Menggerakan Shalat Subuh Berjamaah? 2). Bagaimana Proses Dakwah Gerakan Pemuda Subuh dalam Menggerakkan Shalat Subuh Berjamaah Di Kota Lhokseumawe?. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan studi kasus, dan landasan teori tindakan sosial Max Weber. Temuan dalam penelitian ini adalah gerakan pemuda subuh lebih cenderung menggunakan media komunukasi ketokahan dalam mengkomunikasikan kegiatan dakwah di kota Lhokseumawe, dan dalam penelitian gerakan pemuda subuh (GPS) di kota Lhokseumawe ini merupakan tindakan sosial yang berorientasi tujuan.Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Strategi yang digunakan gerakan pemuda subuh dalam menggerakkan salah subuh berjamaah diantaranya, dengan membagikan browsur dan stiker ke masjid-masjid, saweu sikula (mengunjungi sekolah-sekolah), olahraga, Touring, dan ketokohan. Di mana strategi tersebut digunakan untuk mempermudah gerakan pemuda subuh (GPS) dalam mensyiarkan dakwahnya. Proses dakwah yang dilakukan gerakan pemuda subuh berawal hanya dengan datang dari masjid ke masjid, memberi kabar kepada anak-anaknya bahwa gerakan pemuda subuh telah hadir di kota Lhokseumawe hingga menggunakan media komunikasi dakwah berupa sosial media yakni facebook, Instragram, whatsup. Sehingga gerakan pemuda subuh ini dikenal masyarakat di Lhokseumawe khususnya pemuda.

    GEMA DI WAKTU SUBUH

    Full text link
    ABSTRACTGema di Waktu Subuh (in English, it’s translated into Echo at the Dawn Time) is the work of multimedia music with the method of sound exploration in the form of sound-design composition. This composition consists of manipulative sounds that describe the atmosphere occurring at the time of Subuh prayer in Salayo Tanang Bukit Sileh, Lembang Jaya sub-district, Solok district. This composition includes in illustration music that explores the sounds of nature at dawn such as river sound, cicada’s sound, rooster’s sound, vehicle sound, the sound of people’s reciting verses in Quran, and Shalawat Tahrim as the sign of the entrance of Subuh prayer time. Gema di Waktu Subuh was processed through the application of Digital Audio Workstation (DAW) cubase5 with the assistance of Virtual Sound Technology (VST) namely Waves 9, processed with producing 3d sound. Keywords: Multimedia Music, Manipulation, Exploration, Breaking Dawn Echo.  ABSTRAKGema di Waktu Subuh merupakan karya musik multimedia dengan metode eksplorasi bunyi dalam bentuk penggarapan Sound Design. Karya ini merupakan suara-suara manipulasi yang menggambarkan suasana yang terjadi ketika akan masuknya waktu sholat subuh di daerah Salayo Tanang Bukit Sileh Kecamatan Lembang Jaya Kabupaten Solok .Karya ini termasuk musik ilustrasi mengeksplorasi suara-suara Alam diwaktu  subuh, seperti: bunyi sungai, bunyi jangkrik, bunyi ayam berkokok, bunyi kendaraan, bunyi orang yang membacakan Tilawah ayat suci Al-Qur’an, dan Shalawat Tahrim sebagai penanda masuknya waktu sholat Subuh.Gema di Waktu Subuh diolah melalui sarana pengaplikasian Digital Audio Workstation (DAW) cubase5 dengan bantuan Virtual Sound Technology (VST) yaitu Waves 9, diolah dengan menghasilkansuara 3d sound. Kata kunci: Musik-Multimedia, Manipulasi, Eksplorasi, Gema-Shubuh.

    Strategi dakwah komunitas pejuang subuh dalam mengajak shalat subuh berjamaah di Jakarta

    No full text
    Dakwah bisa dilakukan oleh siapa saja, baik perorangan maupun bukan perorangan, seperti sebuah komunitas. Salah satu komunitas yang melakukan kegiatan dakwah adalah komunitas Pejuang Subuh di Jakarta. Pejuang Subuh di Jakarta memiliki pengikut mencapai 4.847 pengikut di media sosial. Agar banyak anak muda yang melaksanakan shalat Subuh berjamaah diperlukan sebuah strategi. Strategi perlu dilakukan agar tujuan dari dakwah dapat tercapai. Berdasarkan konteks di atas, maka tujuan penelitian ini adalah untuk menjawab pertanyaan dalam penelitian ini. Adapun pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah bagaimana perumusan strategi dakwah komunitas Pejuang Subuh dalam mengajak shalat Subuh berjamaah di Jakarta? Bagaimana implementasi strategi dakwah komunitas Pejuang Subuh dalam mengajak shalat Subuh berjamaah di Jakarta? Bagaimana evaluasi strategi dakwah komunitas Pejuang Subuh dalam mengajak shalat Subuh berjamaah di Jakarta? Strategi dakwah yang dilakukan oleh Pejuang Subuh di Jakarta dibagi ke dalam tiga tahapan. Tahapan tersebut meliputi tahap perumusan strategi dakwah, implementasi strategi dakwah, dan evaluasi strategi dakwah. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsep strategi yang dikemukakan oleh Fred R. David dalam Manajemen Strategis Konsep. Konsep tersebut menyebutkan bahwa dalam proses strategi ada tahapan yang dilalui.Terdapat tiga tahapan dalam proses strategi. Tiga tahapan tersebut adalah tahapan perumusan strategi, implementasi strategi, dan tahapan evaluasi strategi. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode penelitian studi kasus, serta dengan analisis deskriptif.Studi kasus adalah uraian dan penjelasan komprehensif mengenai berbagai aspek seorang individu, suatu kelompok, suatu organisasi (komunitas), suatu program, atau situasisosial. Dalam penelitian ini, peneliti mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana strategi dakwah komunitas Pejuang Subuh dalam mengajak shalat Subuh berjamaah. Strategi dakwah yang dilakukan oleh komunitas Pejuang Subuh di Jakarta secara garis besar dilakukan melalui media online dan offline. Tahap perumusan fokus pada visi dan misi yang berlaku pada komunitas dan berlaku pada anggota Pejuang Subuh. Tahap implementasi terdapat kegiatan-kegiatan rutin, buku, regulasi pejuang, dan kerjasama. Tahap evaluasi dilihat pada faktor pendukung dan penghambat, baik yang terdapat di internal maupun eksternal

    Pesan Dakwah Dalam Film Cinta Subuh Episode Pejuang Subuh Karya M. Amrul Ummami

    Full text link
    Skripsi ini berjudul “Pesan Dakwah Dalam Film Cinta Subuh Episode Pejuang Subuh Karya M. Amrul Ummami”. Film Cinta subuh merupakan salah satu film yang ditayangkan di channel youtube milik Film Maker Muslim (FMM). Film ini tidak hanya bertujuan untuk menghibur saja tetapi juga memberikan pesan dakwah bagi yang menontonnya. Caranya yang mudah diakses dan ditonton dimana saja membuat film ini banyak diminati.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan metode yang digunakan yaitu analisis isi. Dengan menggunakan metode tersebut maka penulis akan menganalisa film Cinta Subuh Episode Pejuang Subuh sebagai subjek penelitian dan pesan dakwah dalam film Cinta Subuh Episode Pejuang Subuh sebagai objek. Untuk mengumpulkan data, maka teknik yang digunakan yaitu observasi dan research document. Selain itu penelitian ini juga menggunakan teori uses and gratification. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah pesan-pesan dakwah yang terdapat pada tiga aspek, yaitu dari segi aqidah yang ditunjukkan pada saat salah satu tokoh memohon ampunan pada Allah. Kemudian dari segi syariah contohnya yaitu melaksanakan shalat secara berjamaah di masjid dan dari segi akhlak yaitu mengajak orang untuk melaksanakan shalat berjamaah di masjid. Penelitian ini juga menganalisa teknik pembingkaian pesan dengan menggunakan model AIDDA (Attention, Interest, Desire, Decissi0n, Action). Bahkan tidak hanya itu saja, ditemukan juga simbol-simbol dakwah dalam film Cinta Subuh Episode Pejuang Subuh. Melalui film sebagai salah satu media dakwah diharapkan akan membuat masyarakat lebih memahami dan bisa mengikuti apa yang disampaikan dalam suatu dakwah. Sehingga apa yang menjadi tujuan dari dakwah dapat tersampaikan

    20 Kisah Inspiratif Para Pejuang Subuh

    No full text
    “Sesungguhnya shalat yang paling berat dilaksanakan oleh orang-orang munafik adalah shalat Isya dan shalat Subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaan keduanya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak.” (HR. Bukhari no. 657 dan Muslim no. 651) Buku berjudul “20 Kisah Inspiratif Para Pejuang Subuh” ini merupakan kumpulan fragmen tentang orang-orang yang berjuang untuk memperoleh fadhilah di waktu subuh. Waktu subuh ternyata mencatat berbagai peristiwa penuh hikmah. Buku ini mencoba mengedepankan kisah perjuangan orang-orang yang berusaha menjalankan ibadah shalat Subuh dengan segala rintangannya, mulai dari dinginnya cuaca, hingga jarak yang harus ditempuh menuju masjid terdekat demi menjalankan shalat Subuh berjamaah. Buku ini merupakan ikhtiar kecil untuk menyelami berbagai sisi kehidupan manusia, dan lebih jauh lagi, adalah upaya untuk mengenali hakikat manusia itu sendiri
    corecore