700 research outputs found
Pemaknaan Murtad Perspektif K.H. Sholeh Darat: Telaah Terhadap Kitab Majmu’at Al-Syariat Al-Kafiyat Li Al-Awam
The work of the Nusantrara clerics cannot be separated from the background conditions at that time. The 19th century was the final chapter of colonialism in Indonesia, the quality and spirit of the Ulama's struggle became one of the determinants of independence. One of them is K.H. Sholeh Darat, is an Nusantara cleric who has a firm view of deviant understandings of both the issue of faith and something that smells of colonialism. This research is a literature research with hermeneutics as the data analysis. The primary source in this study is a book by K.H. Sholeh Darat entitled Majmu'at al Syariat al-Kafiyat Li Al-Awam. This paper is equipped with the hermeneutic method of the book. The author intends to see the background of the opinion on the concept of apostasy when it was drawn in the situation of the Indonesian nation. Indonesia at that time facing colonialism at that time. In the Book of Majmu'at al Syariat al-Kafiyat Li Al-Awam K.H. Sholeh wrote that apostasy has three categories: apostasy by itiqod (belief) and second, apostasy by speech and thirdly apostasy by action. Such a view certainly does not come from a vacuum time, but because of the background and situation that demands it. It can be concluded that the thinking style of KH. Muhammad Sholeh al-Samarani is responsive, simple, upholds cultural values, nationalism, and locality, and tends to be SufisticKarya ulama Nusantrara tidak terlepas dari kondisi yang melatar belakangi pada saat itu. Abad 19 merupakan babak akhir kolonialisme di Indonesia, kualitas dan semangat perjuangan Ulama menjadi salah satu penentu kemerdekaan. Salah satunya adalah K.H. Sholeh Darat, K.H. Sholeh Darat merupakan ulama Nusantara yang mempunyai pandangan tegas terhadap pemahaman yang menyimpang baik permasalahan terhadap akidah maupun terhadap sesuatu yang berbau kolonialisme. Penelitian ini berjenis riset pustaka dengan hermeneutik sebagai analisis datanya. Sumber primer dalam kajian ini adalah kitab karangan K.H. Sholeh Darat yang berjudul Majmu’at al Syariat al-Kafiyat Li Al-Awam. Dengan metode hermeneutik terhadap kitab tersebut penulis bermaksud melihat latar belakang pendapat tersebut tentang Konsep Murtad ketika ditarik dalam situasi bangsa Indonesia yang sedang menghadapi kolonialisme pada saat itu. Dalam Kitab Majmu’at al Syariat al-Kafiyat Li Al-Awam K.H. Sholeh menuliskan bahwa Murtad mempunyai tiga kategoti, pertama, murtad secara itiqod (keyakinan), kedua, murtad karena Ucapan dan ketiga murtad secara perbuatan. Pandangan semacam itu tentu bukan berasal dari ruang yang hampa, melaikan karena latar belakang dan situasi yang menuntut demikian. Dapat disimpulkan bahwa corak pemikiran KH. Muhammad Sholeh al-Samarani bersifat responsif, sederhana, menjunjung nilai budaya, nasionalis, dan lokalitas serta cenderung sufisti
IDENTIFIKASI LAMBATNYA RESPON GERAK TILLER HIDROLIK STEERING GEAR DI KAPAL MV. KT 05
INTISARI
Pangestu, Muhamad Sholeh, 2021, NIT: 541711206418 T : “Identifikasi
lambatnya respon gerak tiller hidrolik steering gear di kapal MV. KT 05”,
Skripsi Program Teknika, Program Diploma IV, Politeknik Ilmu Pelayaran
Semarang, Pembimbing: (I) Abdi Seno, M.Si., M.Mar.E. (II) Vega Fonsula.
A, S.ST, S.Pd, M.Hum
Steering gear merupakan salah satu mesin bantu, fungsinya untuk mengubah
dan menentukan arah daun kemudi ke kiri (portside) atau ke kanan (starboard side)
dengan batas maksimum 35 derajat sesuai permintaan dari anjungan sehingga kapal
dapat dikemudikan dengan aman. Perangkat kemudi harus mampu mengemudikan
kapal dari port 35 derajat ke kanan 35 derajat dan sebaliknya dengan kapal
meluncur ke depan dengan kecepatan head-on yang stabil untuk rpm poros terukur
kontinu maksimum dalam jangka waktu maksimum 28 detik.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan
dengan wawancara, observasi, dan studi pustaka. Penelitian ini menggunakan
teknik analisis SWOT serta SHEL dengan uji keabsahan data dilakukan triangulasi
metode untuk mengetahui faktor yang menyebabkan, bagaimana upaya yang
dilakukan untuk mengatasi lambatnya respon gerak tiller hidrolik steering gear di
kapal MV. KT 05.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan lambatnya respon gerak tiller
disebabkan oleh dua faktor utama yaitu luka goresan pada spool directional control
valve dan ROB oli hidrolik steering gear di kapal habis yang berdampak pada
lambatnya respon gerak tiller. Adapun upaya yang dilakukan adalah melakukan
penggantian spool directional control valve dengan yang baru dengan merek
PILOT DHI-0713P dan mengirimkan emergency repair request kepada kantor
untuk mengganti oli hidrolik steering gear yang viskositasnya turun karena
tercampur oli hidrolik lain
HUBUNGAN PELAKSANAAN PENDIDIKAN AGAMA DALAM KELUARGA DAN SEKOLAH DENGAN PEMBENTUKAN PERILAKU SISWA DI SMK NEGERI 1 KRANGKENG KABUPATEN INDRAMAYU
Muhamad Sholeh, “Hubungan Pelaksanaan Pendidikan Agama dalam Keluarga
dan Sekolah dengan Pembentukan Perilaku Siswa di SMK
Negeri 1 Krangkeng Kabupaten Indramayu”.
Pendidikan agama di lingkungan keluarga merupakan kunci keberhasilan
pembentukan perilaku siswa di sekolah, karena tanpa peran dari orang tua di
rumah maka pendidikan agama di sekolah tidak bisa memeberikan peran yang
berarti. Adapun sekolah adalah lembaga pendidikan formal yang yang membantu
keluarga dalam mendidik anak-anak. Namun kenyataannya, banyak remaja dalam
hal ini pelajar yang sedang belajar di SMK Negeri 1 Krangkeng Kabupaten
Indramayu sebagai generasi penerus di masa yang akan datang dan sebagai caloncalon
pemimpin. Ada sebagian siswa yang kurang menyadari tugasnya sebagai
pelajar dengan perilaku yang tidak baik dengan melanggar tata tertib sekolah atau
bertindak indisipliner, misalnya terlambat ke sekolah, tidak memakai atribut
sekolah, judi, premanisme, membolos dan pelanggaran tata tertib yang lainnya.
Padahal, di samping memperoleh bimbingan dari sekolah, mereka juga
memperoleh bekal bimbingan dari orang tua mereka di rumah. Dengan demikian,
apakah perilaku siswa SMK Negeri 1 Krangkeng yang kurang baik itu, ada
hubungan dengan pelaksanaan pendidikan agama di lingkungan keluarga dan
sekolah ?.
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan seberapa besar hubungan
pelaksanaan pendidikan agama di lingkungan keluarga dan sekolah dengan
pembentukan perilaku siswa SMK Negeri 1 Krangkeng.
Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Krangkeng, dengan sampel yang
diambil sebanyak 75 siswa, dan metode penelitian yang digunakan adalah
metode kuantitatif dengan pendekatan korelasi. Teknik yang digunakan dalam
pengumpulan data pada penelitian ini adalah melalui observasi, penyebaran
angket, wawancara, dan studi pustaka. Sedangkan dalam menganalisis data,
penulis menggunakan penyajian data berupa angka-angka yaitu melalui distribusi
frekuensi data.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, didapatkan kesimpulan
bahwa model pendidikan agama yang dialami oleh siswa SMK Negeri 1
Krangkeng di lingkungan keluarga rata-rata (32,56%) adalah otoriter. Respon
siswa terhadap pengalaman pendidikan agama di SMK Negeri 1 Krangkeng
kurang respek rata-rata (35%). Hal ini membuktikan bahwa perilaku siswa SMK
Negeri 1 Krangkeng yang kurang baik itu terkait secara signifikan (0,491) dengan
pelaksanaan pendidikan agama di lingkungan keluarga dan sekolah
Tafsir Sufistik Jawi Kyai Sholeh Darat
Tulisan ini membahas mengenai tafsir yang bernuansa sufistik dan berbahasa Jawa yang ditulis oleh Kyai Sholeh Darat. Fokus pembahasannya yakni pada Tafsir Faid Al Rahman. Penafsiran Kyai Sholeh memiliki unsur unsur Isyari. Dalam tulisan, ada tiga rumusan masalah terkait tema ini yaitu pertama, bagaimana metode yang dipakai dalam kitab tafsir tersebut. Kedua, bagaimana aspek lokalitas di dalam tafsir tersebut. Ketiga, seperti apa contoh unsur unsur sufistik yang ada di dalam tafsir tersebut. Dalam tulisan ini disimpulkan bahwasannya tafsir Faid Al Rahman memiliki ciri bernuansa sufistik yang ditulis dengan menggunakan bahasa jawa pegon dengan menggunakan metode tahlili. Hal ini tidak terlepas dari kondisi sosial dan budaya yang melekat di masyarakat sekitar mufassir. Adapun contoh-contoh penafsirannya misalnya terkait dengan halal dan haramnya makanan. Yang mana penafsirannya memiliki makna dzahir dan bati
Local wisdom dalam kitab karya KH. Muhammad Sholeh (studi terhadap kitab risalat khulq al-Kiram wa shifa’ al-‘ajsam)
Studi karya para Ulama Nusantara di Indonesia menunjukkan dinamika yang signifikan. Penemuan unsur lokalitas (kearifan lokal) di masing- masing karya Ulama Nusantara menunjukkan bahwa aspek kepulauan Nusantara mempengaruhi karya intelektualnya. Tesis ini berjudul “Local Wisdom dalam Kitab Karya KH. Muhammad Sholeh (Studi Terhadap Kitab Risa>lat Khulq al-Kira>m Wa Shifa>’ al-Ajsa>m)”. Adapun fokus penelitian tesis ini adalah (1) Bagaimana biografi KH. Muhammad Sholeh? (2) Bagaimana isi kitab karya KH. Muhammad Sholeh Risa>lat Khulq al-Kira>m Wa Shifa>’ al-‘Ajsa>m? (3) Bagaimana local wisdom dalam kitab karya KH. Muhammad Sholeh Risa>lat Khulq al-Kira>m Wa Shifa>’ al-‘Ajsa>m? Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat historis deskriptif analisis. penulis menggunakan tekhnik pengumpulan data melalui dokumentasi, observasi dan interview atau wawancara. Selanjutnya Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah content analysis yakni sebagai sebuah penelitian kepustakaan yang bersifat kualitatif dengan upaya menganalisa isi pesan yang terkandung dalam sumber-sumber tertulis secara objektif dan ilmiah, untuk menemukan makna dan arti dari pesan tersebut. Hasil penelitian ini dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut: (1) KH. Muhammad Sholeh lahir pada tanggal 20 pebruari 1902 M. Beliau dikenal sebagai seorang yang alim, tawadhu’ dan bersahaja serta terampil dan piawai dalam menulis kitab-kitab keagamaan. Beliau wafat pada tanggal 26 Juni 1992 M. (2) Kitab Risa>lat Khulq Al-Kira>m Wa Shifa>’ Al-‘Ajsa>m selesai ditulis pada tanggal 10 Dhulqo’dah 1406 Hijriah (1985 M). Dalam kitab ini KH. Muhammad Sholeh menjelaskan tentang sebagian dari beberapa budi pekerti luhur yang pada masa-masa ini tidak banyak diketahui dan diamalkan oleh masyarakat umum. Selain membahas tentang beberapa budi pekerti yang luhur seperti tersebut diatas, dalam kitab ini juga menjelaskan tentang tata cara suwuk (ruqyah shar’iyah) karena mulai tergerus oleh zaman, serta dalil hukum yang membolehkan dan mengharamkan melakukannya. (3) Kitab Risa>lat Khulq Al-Kira>m Wa Shifa>’ Al-‘Ajsa>m yang ditulis oleh KH. Muhammad Sholeh merupakan salah satu bentuk kearifan lokal atau local wisdom yang nyata dari penulisnya. Kearifan tersebut misalnya terlihat dari tampilan bahasa dan komunikasinya, di samping muatan gagasan yang tertuang dalam kitab tersebut. Pilihan KH. Muhammad Sholeh untuk menulis dengan menggunakan bahasa Jawa dan aksara Arab pegon bertujuan agar dapat dipahami masyarakat Jawa dan dapat dicerna oleh kalangan awam. Upaya memudahkan adalah visi literasi KH. Muhammad Sholeh. Selain itu didalam kitab ini juga membahas tentang local wisdom masyarakat setempat berupa suwuk. Hal itu memberi pengajaran pada masyarakat lokal dan para santrinya agar tetap menghormati, menjaga dan melestarikan tradisi baik yang sudah ada dan berkembang di masyarakat
STRATEGI KEBUDAYAAN QUR’ANI TELAAH PEMIKIRAN KH. HASYIM ASY’ARI DALAM BUKU KHASANAH ASWAJA
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Strategi Kebudayaan Qur’ani: Telaah pemikiran KH.
Hasyim Asy’ari dalam Buku Khasanah Aswaja” ini ditulis oleh Muhamad Sholeh,
NIM. 1731143032, pembimbing Hibbi Farihin M.S.I.
Kata Kunci: Al-Qur’an, Strategi Kebudayaan, NU,
Menjadi bijaksana dan mempunyai Aqidah yang kuat merupakan hal
terpenting dalam menjalani kehidupan. Khususnya warga masyarakat Indonesia di
wilayah NU. Semua itu dapat diwujudkan jika seseorang memahami dan
berpegang teguh pada Al-Qur’an dan Sunnah Nabi. Maka dari itu penerapan
strategi kebudayaan ini kiranya penting dimengerti dan dipahami dalam wilayah
amaliah dan ubudiyah supaya dalam menjalankan peribadatan dan hubungan kita
kepada sesama manusia dapat berjalan sesuai dengan tujuan dan modernitas
bangsa Indonesia.
Fokus penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Bagaimana Strategi
Kebudayaan Qur’ani ala K.H. Hasyim Asy’ari dalam meningkatkan aqidah warga
NU (2) Bagaimana strategi kebudayaan tersebut diterapkan dalam kehidupan
beragama di Indonesi di wilayah NU.
Tujuan penelitian: untuk mengetahui (1) Mengetahui dan menjelaskan
langkah-langkah strategi kebudayaan Qur’ani ala K.H. Hasyim Asy’ari dalam
meningkatkan aqidah warga NU (2) Mengetahui bagaimana penerapan Strategi
Kebudayaan tersebut dalam kehidupan Indonesia di wilayah NU.
Metode penelitian, penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dan studi
buku Khasanah Aswaja, sumber datanya adalah peristiwa, dokumen, data primer
dan sekunder, tehnik pengumpulan datanya dengan melihat literature baik yang
ada di media cetak atau bahkan dimedia elektronik yang masih up to date.
Analisis datanya dengan menggunakan pendekatan strategi kebudayaan Van
Peursen.
Hasil penelitian: (1) Strategi Kebudayaan Qur’ani adalah salah satu langkah
jitu yang digunakan oleh Hadratus Syah KH. Hasyim Asy’ary untuk menanamkan
nilai-nilai aqidah kepada warga NU. Supaya aqidah itu nanti membawanya
kedalam kebaikan dan jalan kebenaran dalam bermasyarakat dan ber-Tuhan. (2)
strategi kebudayaan Qur’ani ini memang menjadi barang wajib yang harus
dipelajari, karena didalamnya terkandung unsur-unsur bertauhid, beraqlak, dan
bermasyarakat
BELA NEGARA: PERSPEKTIF TAFSIR AL-AZHAR DAN AL-MISHBAH
Tesis dengan judul ―Bela Negara: Perspektif Tafsir Al-Azhar dan Al-Mishbah ini ditulis oleh Muhamad Sholeh dengan pembimbing Dr. H. Ahmad Zainal Abidin, M.A. dan Dr. Hj. Salamah Noorhidayati, M.Ag.
Kata Kunci: Bela Negara, Al-Qur’an, Al-Azhar, Al-Mishbah,
Di dunia yang serba moderen masih saja ada sebagian dari kita memiliki pandangan yang terbelakang. Hal tersebut dapat dilihat dari kasus-kasus besar yang melibatkan nama negara. Kasus tersebut seperti disintegrasi, deglobalisasi yang terus terjadi sampai sekarang, serta kasus lain yang menimbulkan duka bagi semua orang. Hal ini juga berakibat bagi kestabilan dunia. Kesenjangan sosisal, kebutuhan pokok meningkat, kejahatan semakin banyak serta dampak-dampak lain yang merugikan banyak orang. Hal tersebut tentunya harus diatasi. Dengan pendekatan Teologi diharuskan mampu merubah maindset seseorang agar punya rasa cinta kepada bangsa dan negara. Hal ini menarik perdiskusian banyak kalangan akan konsep Bela Negara untuk memajukan dunia. Diambil dari karya Tafsir Al-Azhar dan Al-Mishbah. Dan pembahasan ini penting untuk dilakukan serta dipahami secara bersama-sama.
Penelitian ini ingin menjawab dua masalah, pertama, bagaimana konsep bela negara menurut pandangan Tafsir Al-Azhar dan Al-Mishbah. Kedua, bagaimana Relevansi serta implementasi ayat-ayat Bela Negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal ini dikarenakan pandangan menurut kedua tokoh berbeda. Sehingga hal tersebut disinyalir memiliki pemaknaan yang berbeda.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan kajian literatur, penulis menggunakan metode kualitatif yaitu mengumpulkan data yang berasal buku, artikel, jurnal dan sebagainya serta sumber primer yakni tafsir. Kemudian data-data tersebut dianalisa dengan seksama.
Dengan teori tersebut penelitian menyimpulkan dan menemukan beberapa hal, pertama, dari pemahaman Tafsir Al-Azhar Pemerintah memiliki andil yang sangat besar dalam upaya Bela Negara dan menjadi sebuah keharusan pemimpin memiliki prinsip amanah, adil, kuat, mementingkan kepentingan bangsa dan negara. Sementara itu dari pandangan Al-Mishbah Bela Negara sebagai bentuk keniscayaan yang diberikan Tuhan. Masyarakat juga memiliki peran yang sama atas konsep bela negara. Yang kedua, dalam implementasi ayat-ayat tersebut seseorang harusnya senantiasa memandang sesuatu demi kepentingan bersama dalam bela negara, serta mengedepankan unsur negoisasi demi mendapatkan jalan yang baik bagi kedua belah pihak
PERLAKUAN GURU TERHADAP ANAK HIPERAKTIF USIA 5-6 TAHUN DI TK IT ANAK SHOLEH MEMPAWAH.
Abstrak: penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perlakuan guru terhadap anak hiperaktif pada usia 5-6 tahun di TK IT Anak Sholeh kabupaten mempawah. Metode yang digunakan adalah pendekatan diskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan adalah wawancara, observasi, dokumentasi dengan alat pengumpul data berupa panduan wawancara, observasi dan dokumentasi. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa perlakuan guru terhadap anak hiperaktif sudah sangat baik. Guru punya cara tersendiri dalam memberikan perlakuan kepada anak hiperaktif dan guru selalu berkoordinasi dengan orang tua terhadap perkembangan anak hiperaktif. Guru sudah sangat baik dalam memberikan perlakuan khusus kepada anak hiperaktif tanpa mengabaikan anak normal lainnya, dan guru mempunyai cara tersendiri dalam memberikan perlakuan khusus kepada anak hiperaktif. Kendala yang dihadapi guru adalah sebagian besar guru kurang paham karakteristik anak hiperaktif. Kata Kunci : Perlakuan Guru, Anak Hiperaktif Abstract : This study aimed to describe the treatment of teachers to hyperactivity in children aged 5-6 years in kindergarten IT Children Sholeh Mempawah district. The method used is a qualitative descriptive approach . The techniques used are interview, observation, documentation with the data collection tool in the form of interview, observation and documentation . The result showed that teacher’s treatments hyperactive children have been very good. The teacher have their own ways to in providing treatment for hyperactive children and teachers always coordinate with the parents about the development of hyperactive children . Teachers have been very good in giving special treatment to the hyperactive child without ignoring the other normal children, and teachers have their own ways in giving special treatment to the hyperactive child . The obstacles faced by teachers are the majority of teachers do not understand the characteristics of hyperactive child. Keywords : Treatment Against, Hyperactive child
Artikel ADM Muhamad Rido
Students are a very important element in educational and teaching activities in schools. Educational institutions are established for the benefit of students. Therefore it needs to get enough attention from the implementation of education in order to achieve the objectives of national education as a whole.Therefore, as a prospective educator later, in order to be able to administer for students so that the learning process runs well it is necessary to understand about the administration of students / students. Therefore, the author tries to make a paper that discusses the administration of students
Penyelenggaraan mujahadah selapanan Sabtu Legi di Pondok Pesantren Assifa Pecangaan Kabupaten Jepara perspektif manajemen dakwah
Muhamad Faizin (1601036005) Penyelenggaraan Mujahadah Selapanan Sabtu Legi Di Pondok Pesantren Assifa Pecangaan Jepara Perskpektif Manajemen Dakwah.
Pondok Pesantren Assyifa dibangun diatas tanah beliau sendiri yaitu romo kiyai Ahmad Sholeh tidak ditulis secara resmi yang terpenting kurang lebih sekitar Pada tahun 2018 di desa Nggemulung kecamatan Pecangaan kulon kabupaten Jepara. Pondok Pesantren Asyyifa merupakan lembaga pendidikan islam yang lahir ditengah-tengah masyarakat yang bertujuan untuk menciptakan kepribadian muslim yaitu kepribadian yang beriman dan bertaqwakepada Allah SWT, berakhlaq mulia serta melestarikan nilai-nilai amaliyah salafus sholih. Studi ini dimaksutkan untuk menjawab permasalahan yaitu 1) Bagaimana penyelenggaraan mujahadah selapanan sabtu legi di pondok pesantren Assifa Pecangaan Jepara?, 2) Bagaimana Perspektif manajemen dakwah dalam penyelenggaraan mujahadah Pondok Pesantren Assifa?
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Penyelenggaraan Mujahadah Selapan Sabtu Legi Di Pondok Pesantren Assifa Pecangaan Kabupaten Jepara Perspektif Manajemen Dakwah dan Untuk Mengetahui Bagaimana Penerapan Dakwah dalam Penyelenggaraan Mujahadah di Pondok Pesantren Assifa. Sedangkan jenis penelitian kualitatif deskriptif.Data data dalam penelitian ini berupa data-data kualitatif yang berupa data primer dan sekunder.Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, interview dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif yang merupakan penelitian non hipotesis, sehingga dalam langkah penelitiannya tidak perlu merumuskan hipotesis.
Hasil penelitian menunjukan bahwa mujahadah selapanan sabtu legi merupakan salah satu kegiatan yang ada dipondok pesantren assifa dan dengan adanya kegiatan tersebut dapat bermanfaat bagi semua santri, masyarakat dan sebagai sarana pendekatan diri kepada Allah SWT
- …
