229 research outputs found
Rekonstruksi biografi dan karya kiai sholeh kuningan blitar
Terdapat banyak tokoh Ulama Nusantara yang semasa dengan Syaikhona Kholil dan K.H. Hasyim Asyari dan berperan besar dalam keilmuan, tetapi belum dikenal secara luas. Salah satu dari tokoh ini adalah Kiai Sholeh Kuningan Blitar yang mewariskan karya ?Risalah Aqaid?. Secara kualitatif, kajian yang memanfaatkan metode studi tokoh dan analisis wacana kritis ini berupaya mengenalkan kembali figur sang tokoh berikut karyanya. Dua hal utama yang didapat dari kajian ini adalah: Pertama, Kiai Sholeh Kuningan (1846-1948 M) merupakan salah satu kiai di Blitar yang dijadikan rujukan bidang tauhid pada masanya. Ia semasa dan berhubungan dengan Kiai Kholil, Kiai Sholeh Darat, K.H. Hasyim Asyari, dan beberapa tokoh lainnya. Secara nasab, ayah dan kakeknya juga merupakan rujukan keilmuan pada masanya, selain ia juga keturunan kelima Kiai Nur Iman Mlangi Yogyakarta. Kedua, karya Kiai Sholeh ?Risalah Aqaid Litauhid? dari segi isinya dapat dianggap sebagai pengembangan dari kitab Hasyiyah Ummul Barahin yang ditambah pula dengan beberapa penjelasan versi Kiai Sholeh. Kitab yang ditulis dalam bahasa Arab dan Jawa Pegon ini masih terus hidup sebagai bahan kajian musyawarah maupun kajian kitab oleh ahli waris dan generasi murid-muridnya
Interpretasi dan Fungsi Hijab dalam Novel Kerudung di Titik Api Karya Moch Taufik Hidayatullah
ABSTRAK
Natasya Khairani, (2020): Interpretasi dan Fungsi Hijab dalam Novel Kerudung di Titik Api Karya Moch Taufik Hidayatullah.
Penelitian ini membahas tentang Interpretasi dan Fungsi Hijab yang terdapat dalam novel Kerudung Di Titik Api Karya Moch. Taufik Hidayatullah . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Interpretasi dan apa saja Fungsi Hijab dalam Novel Kerudung Di Titik Api Karya Moch. Taufik Hidayatullah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan (library research). Selanjutnya teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis isi (content analysis) yang berhubungan dengan (isi) yang terkandung dalam novel Kerudung Di Titik Api Karya Moch. Taufik Hidayatullah. Metode analisis isi dilakukan dengan cara membaca novel secara komprehensif, mengidentifikasi dan mengklasifikasi paparan data, lalu melakukan analisis. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Interpretasi Hijab dalam novel Kerudung Di Titik Api Karya Moch.Taufik Hidayatullah adalah: Hijab untuk Menaati Syariat Islam, Hijab bukan saja milik wanita muslimah, Hijab merupakan kewajiban dan identitas seorang muslimah, Hijab itu mengikuti trend, Memakai hijab hanya saat momen tertentu atau peringatan hari besar Islam, Hijab mengawasi untuk menjadi baik (Akhlak yang baik), Hijab itu Iman, Hijab tidak gaul dan terlihat tua. Sedangkan Fungsi Hijab dalam novel Kerudung Di Titik Api Karya Moch.Taufik Hidayatullah: Menutup aurat, Identitas Muslimah, Memakai Hijab terlihat lebih anggun dan cantik, melindungi rambut dari sinar matahari (ultra violet) dan penyakit kulit lainnya, Hijab merupakan kemulian dan kehormatan seorang wanita, Hijab menutup aib atau cacat pada tubuh, Hijab mengundang jodoh yang sholeh.
Kata Kunci: Interpretasi, Fungsi, Hijab, Kerudung di Titik Api
Optimasi Setting Relay Diferensial Pada Transformator Daya Gardu Induk Jember Berbasis Particle Swarm Optimization
Finalisasi unggah file repositori tanggal 21 April 2022_KurnadiOptimasi Setting Relay Diferensial Transformator Daya Pada Gardu Induk Kertosono Berbasis Particle Swarm Optimization; Sholeh Hudin, 181910201023; 2021; Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Jember. Dalam sistem operasinya transformator tenaga dapat mengalami 2 jenis gangguan yaitu gangguan internal dan gangguan eksternal sehingga diperlukan sistem proteksi yang handal untuk menangani gangguan tersebut. Relay diferensial merupakan proteksi utama pada transformator untuk mendeteksi adanya gangguan internal pada zona proteksinya. Namun bila terjadi gangguan eksternal atau diluar zona proteksi dari relay diferensial maka relay akan tidak bekerja. Batas zona proteksi relay diferensial dibatasi oleh 2 transformator arus CT, dimana dengan prinsip kerja membandingkan selisih nilai arus diferensial yang masuk pada relay.
Oleh karena itu diperlukan setting relay diferensial yang tepat agar sistem proteksi dapat bekerja selektif dan memiliki kehandalan. Untuk menentukan setting relay diferensial, metode yang digunakan adalah perhitungan konvensional dan algoritma Particle Swarm Optimization (PSO). Relay diferensial yang digunakan pada GI Jember memiliki 2 jenis yaitu dengan merk Toshiba GRT100 dan Micom P64 untuk pengaman transformator 1, 2, 3, dan 4 Berdasarkan data spesifikasi transformator dan rasio CT.
Pada hasil perhitungan konvensional setting relay menghasilkan nilai I_dif sebesar 0,01A pada trafo 1, 2, 3 namun untuk trafo 4 sebesar 0,02A dan untuk nilai I_(setting ) pada trafo 1, 3 sebesar 0,86A namun pada trafo 2 dan 4 secara berurutan memiliki nilai 0,96A dan 1,15A. Kemudian hasil dari algoritma PSO setting relay dengan parameter yang telah dijelaskan sebelumnya. Pada trafo 1, 2, 3, dan 4 menghasilkan I_(setting ) sebesar 0,8656A. Untuk nilai I_dif pada trafo 1, 2, 3, dan 4 sendiri memiliki nilai sebesar 0,01A berdasarkan nilai output tersebut jika dibandingkan dengan nilai setting asli GI jember yang bernilai 0,3pu atau jika dihitung sama dengan 0,866A maka pada algoritma particle swarm optimization memiliki akurasi yang lebih baik.Dosen Pembimbing Utama : Ir. Suprihadi Prasetyono, S.T., M.T.
Dosen Pembimbing Anggota : Ir. H.R.B Moch Gozali, S.T., M.T
Eksplorasi Sains Peristiwa Alam Yang Menakjubkan
Pada dasarnya kehidupan manusia selama ini tidak bisa terlepas dari yang namanya suhu dan kalor. Di alam modernisasi seperti ini aplikasi kalor dibidang teknologi mungkin tidak sulit kalian temukan di lingkungan sekitar, yaitu lemari es yang berfungsi mengubah air menjadi es. Perpindahan kalor lainnya dapat kalian jumpai pada sirkuilasi udara di pantai. Pada siang hari bertiup angin dari laut menuju darat, disebut angin laut. Begitu pula sebaliknya pada malam hari bertiup angin dari darat menuju laut. Lantas bagaimana air biasa dapat berubah menjadi es, mengapa air laut bertiup Siang hari dan angin darat bertiup malam hari. Hal-hal tersebut merupakan bagian-bagian daripada suhu dan kalo
ANALISIS YURIDIS PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 113 PK/TUN/2020 TENTANG PENERBITAN SERTIFIKAT PENGGANTI ATAS TANAH YANG SUDAH DIPERJUALBELIKAN
The dispute was occurred between Ho Kiarto and the Head of the Surabaya City Land Office I in the Supreme Court Decision Number 113 PK/TUN/2020 is evidence of a dispute over the issuance of a replacement certificate for land that has been traded. This dispute began with H Moch Goefron Masyhuri who had sold the land of the two objects of dispute to Ho Kiarto so that he was the physical and/or de facto holder of the existence of SHM No. 264/Kel. Tambaklangon and SHM No. 444/Kel. Tambaklangon on behalf of H. Moch Goefron Masyhuri, but Badrus Sholeh (Defendant II Intervention) as the heir of H. Moch Goefron Masyhuri has reported to the Head of Surabaya City Land Office I for the loss of the two objects of dispute, and on this report the Head of Surabaya City Land Office I issued SHM Number 445/Kel. Tambak Sarioso on Replacement of SHM Number 264/Kel. Tambaklangon and SHM Number 690 / Kel. Tambak Sarioso for the replacement of SHM Number 444/Kel. Tambaklangon on behalf of H. Moch Goefron Masyhuri so that in this case the issuance of a replacement certificate by the Head of the Surabaya City Land Office I has contravened to the Legislations (Peraturan Perundang-undangan) chapter 56 paragraph (1) of Government Regulation No. 24/1997 and does not apply the principles of the General Principles of Good Government (Asas-Asas Umum Pemerintahan Yang Baik/AAUPB), especially the Principle of Accuracy in its issuance
PENANAMAN SIKAP NASIONALISME DI MADRASAH IBTIDAIYAH
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menemukan sikap nasionalisme siswa, upaya guru kelas dalam menanamkan sikap nasionalisme dan kendala yang dihadapi guru kelas dalam menanamkan sikap nasionalisme siswa di MI al-Ma’arif 04 Singosari Malang. Hal ini disebabkan semangat nasionalisme ini mengalami kemunduran. Penelitian ini menggunakan pendekatan dan jenis penelitian kualitatif deskriptif guna menggambarkan fenomena secara utuh serta menyeluruh melalui pengumpulan data dan disusun dalam bentuk narasi. Teknik pengumpulan data memakai wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Selanjutnya secara umum analisis data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyatakan bahwa para siswa Madarasah Ibtidaiyah sudah mempunyai sikap nasionalisme yang baik dengan pemahaman akan nasionalisme yang sudah sesuai standart. Untuk mewujudkan sikap nasionalisme ini secara real guru kelas telah mengupayakannya melalui cara; 1) kegiatan akademik dan 2) kegiatan non akademik seperti; melaksanakan upacara bendera, memperingati hari besar nasional seperti halnya Sumpah Pemuda, Hari Santri, dan lain sebagainya. dan melaksanakan kegiatan Pramuka. Sedangkan kendala yang dihadapi oleh guru kelas dalam menanmkan sikap nasionalisme tidaklah berarti dan dapat diatasi. Oleh karena itulah guru kelas harus selalu meningkatkan proses penanaman sikap nasionalisme ini agar supaya bangsa Indonesia tetap kokoh akan persatuan dan kesatuannya
HKI Buku Sharifa el-Qalam : fi Nasjil Kamali ‘Ala ‘Ilmin Nahwil Musallami (sertifikat hak cipta)
ditambah dengan keterangan dari sumber yang lain
dengan bahasa yang lebih simpel untuk dipahami bagi mahasiswa.
Ucapan terima kasih atas uluran jasa dan sentuhan rasa kepada
semua pihak yang telah memberikan dorongan kepada penulis
terutama H. Sholeh Abdul Karim dan Hj. Siti Zaenab Nawawi, para guru
yang telah memberi, meneladani dan membimbing penulis.
Semoga kehadiran buku ini, dapat memberikan sumbangsih
dalam memahami kaidah-kaidah nahwiyah yang dapat diterapkan
dalam membaca ayat-ayat qauliyah dan kauniyah.
Hanya Allah Azza wa Jalla yang dapat memberikan pintu
pemahaman berselancar dalam samudera ilmu-Ny
HKI Buku Sharifa el-Qalam : fi Nasjil Kamali ‘Ala ‘Ilmin Nahwil Musallami (sertifikat hak cipta)
ditambah dengan keterangan dari sumber yang lain
dengan bahasa yang lebih simpel untuk dipahami bagi mahasiswa.
Ucapan terima kasih atas uluran jasa dan sentuhan rasa kepada
semua pihak yang telah memberikan dorongan kepada penulis
terutama H. Sholeh Abdul Karim dan Hj. Siti Zaenab Nawawi, para guru
yang telah memberi, meneladani dan membimbing penulis.
Semoga kehadiran buku ini, dapat memberikan sumbangsih
dalam memahami kaidah-kaidah nahwiyah yang dapat diterapkan
dalam membaca ayat-ayat qauliyah dan kauniyah.
Hanya Allah Azza wa Jalla yang dapat memberikan pintu
pemahaman berselancar dalam samudera ilmu-Ny
KIPRAH KOMUNITAS PEGON DALAM MEMASYARAKATKAN SEJARAH PESANTREN DAN NAHDLATUL ULAMA DI BANYUWANGI, 2017-2025
Artikel ini membahas peran Komunitas Pegon dalam pelestarian sejarah pesantren dan Nahdlatul Ulama di Banyuwangi sebagai bagian dari praktik sejarah publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan sejarah sosial-kultural dengan kerangka teori sejarah publik (public history) yang menekankan keterlibatan masyarakat dalam produksi, diseminasi, dan pemaknaan sejarah, serta didukung oleh teori memori kolektif untuk melihat bagaimana narasi pesantren dan Nahdlatul Ulama dibangun dan diwariskan di ruang publik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode sejarah, meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi, dengan memanfaatkan sumber-sumber primer serta literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komunitas Pegon mengusung tiga program utama, yakni penelitian, pengarsipan, dan publikasi karya. Dalam pelaksanaan kerja-kerja kesejarahan tersebut, Komunitas Pegon secara konsisten melibatkan partisipasi publik serta menjalin kolaborasi dengan lembaga penelitian dan institusi pemerintahan. Berkat kontribusi nyatanya dalam memasyarakatkan sejarah peradaban Islam, khususnya pesantren dan Nahdlatul Ulama di ujung timur Pulau Jawa, Komunitas Pegon tercatat memperoleh berbagai penghargaan prestisius di tingkat regional maupun nasional.This article discusses the role of the Pegon Community in promoting the history of pesantren and Nahdlatul Ulama in Banyuwangi. The Pegon Community is one of the historical communities that has been very prominent as a public historical actor in Banyuwangi for almost a decade. This article was written using historical methods, utilising primary sources and relevant scientific literature. The results of the research show that the Pegon Community carries out three main programmes, namely research, archiving and publication of works. In its historical work, the Pegon Community always involves public participation and often collaborates with research institutions and government agencies. Thanks to its work and tangible contributions in promoting the history of Islamic civilisation, particularly pesantren and Nahdlatul Ulama in the eastern end of Java Island, the Pegon Community has received prestigious awards at the regional and national levels
- …
