1,720,964 research outputs found
ANALISIS PENDAPATAN DAN TINGKAT KESEJAHTERAAN PETANI KARET DI DESA GOHONG KECAMATAN KAHAYAN HILIR KABUPATEN PULANG PISAU
Tujuan penelitian ini adalah : 1. Mengetahui gambaran usaha petani karet di Desa Gohong Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau; 2. Menganalisis pendapatan petani karet dan pendapatan rumah tangga petani karet di Desa
Gohong Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau; 3. Menganalisis tingkat kesejahteraan petani karet di Desa Gohong Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau. Metode pengambilan sampel dengan teknik random sampling, sampel yang digunakan berjumlah 46 orang petani karet. Metode yang digunakan untuk menjawab tujuan pertama yaitu menggunakan metode analisis deskriptif. Metode yang digunakan untuk menjawab tujuan kedua yaitu menggunakan analisis pendapatan. Metode yang digunakan untuk menjawab
tujuan ketiga yaitu menggunakan analisis kesejahteraan. Hasil penelitian ini tentang gambaran umum usahatani karet di Desa Gohong Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau yaitu rata-rata luas lahan seluas 2,8 ha, rata-rata
jumlah pohon 1.265 pohon, harga karet cenderung fluktuatif dengan rata rata harga Rp 6.761/kg, pemupukan menggunakan pupuk urea, serta rata-rata produksi karet sebesar 3.171 kg/tahun. Rata-rata penerimaan petani karet yaitu sebesar Rp
21.434.826/tahun, sedangkan rata-rata total biaya sebesar Rp 1.524.526/ tahun, rata-rata pendapatan petani karet sebesar Rp 19.910.302/tahun dengan rata-rata luas lahan 2,8 ha, jadi dalam 1 ha pendapatan petani sebesar Rp 7.110.822/tahun.
Dari segi kesejahteraan, berdasarkan indikator BPS 2023, sebanyak 25 orang petani karet (54,35%) masuk dalam kategori sejahtera, sementara 21 orang (45,65%) masih tergolong dalam kategori belum sejahtera.
Kata kunci: Pendapatan, Petani Karet, Penerimaan, Biaya, Pendapatan, Kesejahteraan
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PESERTA DIDIK KELAS X SMAN 1 KAMPAR TIMUR DALAM MENENTUKAN FUNGSI SOSIAL, STRUKTUR TEKS, DAN UNSUR KEBAHASAAN TEKS DESKRIPTIF MELALUI SHERLOCK HOLMES’ CLUES GAME PADA TEKS DESKRIPTIVE TAHUN PELAJARAN 2017/2018
Penelitian ini berdasarkan permasalahan “Seberapa efektifkah penggunaan Sherlock Holmes’ Clues game dalam meningkatkan kemampuan peserta didik kelas X SMAN 1 Kampar Timur TP.2017/2018 dalam menentukan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks deskriptif?”Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif penggunaan Sherlock Holmes’ Clues game dalam meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menentukan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks deskriptif. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas X. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari rata-rata 54% pada saat pre test menjadi 70,57% pada saat post test siklus I dan meningkat menjadi 82,23% pada post-test siklus II. Simpulan dari penelitian ini Sherlock Holmes’ clues game dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menentukan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks deskripti
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS DESKRIPSI MELALUI TEKNIK MENULIS TERBIMBING PESERTA DIDIKKELAS VII.1 SMP NEGERI 4 PAREPARE
Abstrak
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi pada peserta didik kelas VII.1 SMP Negeri 4 Parepare. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Tiap siklus terdiri atas tiga kali pertemuan.Peningkatan aktivitas guru ditandai dengan bertambahnya jumlah penerapan pada kategori sangat baik, kategori baik, dan berkurangnya jumlah penerapan pada kategori cukup dan kurang. Keaktifan peserta didik pada siklus I mencapai 58%, dan meningkat pada siklus II menjadi 80% . Hasil belajar peserta didik yang nilai kriteria ketuntasan minimum siklus I sebanyak 8 (36% ) dengan nilai rata-rata 65,02, kemudian pada siklus II peserta didik yang memenuhi kriteria ketuntasan sebanyak 21 (95%) dengan nilai rata-rata 85,22 Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa keterampilan menulis teks deskripsi melalui teknik menulis terbimbing mengalami peningkatan, baik pada proses penerapan 22% maupun hasil pembelajaran 59%.
Kata kunci: pembelajaran, menulis teks deskripsi, teknik menulis terbimbin
Meningkatkan Kinerja Pegawai melalui Disiplin, Komunikasi, Beban kerja dan Kearifan Lokal
The design of this research is quantitative research and aims to determine the effect of work discipline, communication, workload and local wisdom on employee performance. The variables used in this study are four independent variables, namely work discipline, communication, workload and local wisdom and one dependent variable, namely employee performance. The types and sources of data used are primary data through questionnaires and secondary data obtained from various sources of information, namely the web, magazines, books, and previous research journals. The population in this study were all Civil Servants of the Makassar City Transportation Service as many as 95 people, with the saturated sample technique, the total sample was 95 respondents. Furthermore, the answers from each instrument were collected through a tabulation process using a Likert scale. This analysis is used to answer the problem by simultaneously testing the hypothesis in this study using multiple linear regression statistical tools. The results of the study found that work discipline, communication and local wisdom had a positive and significant effect on employee performance. While the workload has a negative and significant effect on employee performance
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Profil Keterampilan Argumentasi dan Penalaran Ilmiah Mahasiswa Calon Guru Biologi Abad 21 FMIPA UNM
ISLAM DAN SAINS: ANTARA ISLAMISASI ILMU, PENGILMUAN ISLAM, DAN TRANSINTEGRASI ILMU
This article discusses a comparative study between the Islamization of knowledge, Islamic science, and the transintegrasi of sciences. What are the similarities and differences between the three? Why do the three of them have different views about the form of the encounter between science and Islam? To answer this question, this article uses an epistemological and historical approach. This article finds that there are two similarities between the three, namely they an Islamic response to the development of science and they reject secularism. Meanwhile, the difference between the three lies in the emphasis and the details of the key concepts. The difference between the three occurs because of the different epistemological and historical backgrounds between the three
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Materi Gaya pada Pelajaran IPA Menggunakan Media Audio Visual pada Siswa Kelas IV B
Penelitian ini digolongkan kepada penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatan hasil belajar materi “Gaya di Sekitar Kita” Pada Pelajaran IPA siswa kelas IV B Sekolah Dasar Negeri 010 Tanjungpinang Timur tahun 2023/2024. Peneliti memberi tindakan kepada subjek yang diteliti yaitu siswa kelas IV B yang berjumlah 36 siswa. yang terdin dari siswa laki-laki 15 orang dan siswa perempuan 21 orang
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di SDN 010 Tanjungpinang Timur tahun pelajaran 2023/2024 bahwa penggunaan media audio visual pada mata pelajaran IPA materi gaya disekitar kita siswa kelas IV SDN 010 dapat meningkatkan hasil belajar siswa hal ini dilihat dari hasil observasi guru observasi siswa, dan nilai hasil belajar siswa pada siklus I dan siklus II. Aktivitas guru pada siklus I pertemuan pertama mendapatkan nilai 82,02. pertemuan kedua nilal 84,81 pertemuan ketiga memperoleh nilai 86,02 Observasi guru pertemuan pertama pada siklus II mendapatkan nilai 87,08, pertemuan kedua nilai 88,43 pertemuan ketiga memperoleh nilai 98,15 Aktivitas siswa juga mengalami peningkatan dapat dilihat pada siklus I pertemuan pertama hasil nilai aktivitas siswa yaitu 69,09 pertemuan kedua hasil nilai aktivitas siswa 73,84 pertemuan ketiga hasil nilai aktivitas siswa yaitu 78,89 Pada pertemuan pertama siklus II hasil nilai aktivitas siswa yaitu 85,17 pertemuan kedua hasli nilai aktivitas siswa 90,60 pertemuan ketiga hasil nilai aktivitas siswa yaitu 97,31.
Hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi gaya di sekitar kita kelas IV B telah meningkat dapat dilihat dari hasil pra siklu, siklus I dan siklus II Hasil belajar tersebut dapat dibuktikan dengan perbandingan pra siklus memiliki nilai rata-rata 69,58 terdapat 15 siswa yang tuntas 42. Siklus I memiliki hasil rata-rata 75,00 terdapat 20 siswa yang tuntas 56 Siklus II memiliki nilai rata-rats 86,67 terdapat 33 orang yang tuntas atau 92 Berdasarkan hasil ketuntasan belajar dan nilai rata-rata siswa dengan menggunakan Media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV B pada mata pelajaran IPA materi gaya di sekitar kita.
Kata kunci: Meningkatkan, Media Audio Visual, Hasil Belajar IP
- …
