468 research outputs found

    Peningkatan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw pada Murid Kelas IV SDN Gunung Sari 2 Makassar

    Get PDF
    Syamsuryani Eka Putri A. 2012. Peningkatan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw pada Murid Kelas IV SDN Gunung Sari 2 Makassar. Skripsi. Dibimbing oleh Ahmad Syawaluddin, S.Kom, M.Pd., dan Nurhaedah S.Pd, M.Pd. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar. Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar matematika pada murid kelas IV SDN Gunung Sari 2 Makassar. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar matematika murid kelas IV SDN Gunung Sari 2 Makassar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendesripsikan peningkatan hasil belajar matematika melalui model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada murid kelas IV SDN Gunung Sari 2 Makassar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Fokus penelitian yaitu penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan hasil belajar murid. Subjek penelitian adalah guru dan murid kelas IV SDN Gunung Sari 2 Makassar, dengan jumlah 1 orang yang bertindak sebagai guru dan 38 murid yang terdiri dari 17 murid laki-laki dan 21 murid perempuan. Data aktivitas mengajar guru dan aktivitas belajar murid dikumpulkan melalui lembar observasi dan hasil belajar murid dikumpulkan melalui tes. Selanjutnya data tersebut dianalisis secara deskriptif kualitatif. Pada tes awal dan hasil tes siklus pertama, hasil belajar murid pada kategori cukup, dan belum mencapai ketuntasan belajar yang diharapkan. Kemudian pada siklus kedua menjadi kategori baik, dan mencapai ketuntasan belajar yang diharapkan. Peningkatan hasil belajar murid dalam mata pelajaran matematika melalui penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw didukung oleh peningkatan keaktifan murid mengikuti pelajaran, berupa: keaktifan menyimak materi pelajaran, keaktifan bekerjasama pada kelompok awal dan kelompok ahli, mempesentasekan hasil kerja kelompok, dan menyimpulkan materi pelajaran matematika. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar murid kelas IV SDN Gunung Sari 2 Makassar

    Strategi Pembangunan Kampung Iklim Kelurahan Eka Jaya dan Kelurahan Tanjung Sari Kota Jambi dengan Analisis SWOT

    Get PDF
    This study aims to formulate a development strategy for the Climate Village of Eka Jaya Village and Tanjung Sari Village in Jambi City using SWOT analysis. The instrument used to compile the company's strategic elements is the SWOT matrix. This matrix effectively describes how external opportunities and threats faced by the company can be aligned with its strengths and limitations. This matrix can provide four sets of potential strategy possibilities. The research findings indicate that the development approach for the Climate Village in Eka Jaya Village and Tanjung Sari Village shows significant potential. The main strengths of Eka Jaya are community dedication, local government involvement, and collaboration with the commercial sector. The main constraints are financial constraints and regulatory restrictions. The main opportunities are external funding and environmental laws, while the main risks are environmental degradation and climate change. In Tanjung Sari, the main strengths are ongoing commitment and stakeholder collaboration, while the main problems are financial constraints and political fluctuations. The main opportunities are external funding and program credibility, while the main risks are environmental degradation and climate change. The strategy includes enhancing strengths and opportunities while addressing weaknesses and threats

    PROSEDUR MODEL EXPONENTIAL SMOOTH TRANSITION AUTOREGRESSIVE (ESTAR)

    Get PDF
    Eka Sari Putri Wardoyo, 2014. PROSEDUR MODEL EXPONENTIAL SMOOTH TRANSITION AUTOREGRESSIVE (ESTAR). Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Sebelas Maret. Model Exponential Smooth Transition Autoregressive (ESTAR) adalah model Smooth Transition Autoregressive (STAR) dengan fungsi eksponensial. Pemilihan fungsi transisi c X G d t , , diperoleh dari hasil uji nonlinearitas model STAR. Bentuk fungsi transisi yang tepat dapat ditentukan melalui uji Lagrange Multiplier tipe tiga ( ). Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji kembali prosedur model ESTAR dan menerapkannya pada data harga saham adj.closed Bank Rakyat Indonesia. Data yang digunakan untuk penelitian adalah periode 10 November 2003 sampai dengan 10 Desember 2012. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemodelan ESTAR diawali dengan memodelkan data dengan proses AR, uji autokorelasi residual model AR, uji nonlinearitas residual bilamana independen, pemodelan menggunakan STAR jika nonlinearitas terpenuhi. Model ESTAR dapat dibentuk jika fungsi transisinya eksponensial. Pada kasus data harga saham adj.closed Bank Rakyat Indonesia, model ESTAR tidak cukup baik untuk meramalkan karena pendugaan lemahnya nonlinearitas dan efek ketidaknormalan. Kata kunci : Nonlinear, ESTAR, Runtun Wakt

    GAMBARAN PENGETAHUAN PERSONAL HYGIENE REMAJA PUTRI SAAT MENSTRUASI DI DESA SUMBER SARI KECAMATAN SEBULU KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

    Get PDF
    Latar belakang : Personal hygiene adalah langkah awal untuk mengurangi risiko seseorang tertular suatu penyakit, terutama penyakit yang berkaitan dengan personal hygiene yang buruk. Kebersihan diri pada saat menstruasi adalah hal penting dalam menentukan kesehatan organ reproduksi remaja putri, terutama menghindari infeksi pada organ reproduksi. Kebersihan alat kelamin harus dijaga karena kuman sangat mudah masuk dan dapat menyebabkan Infeksi Saluran Reproduksi (ISR). Tujuan : Tujuan dari penelitian untuk mengetahui gambaran pengetahuan personal hygiene remaja putri saat menstruasi di Desa Sumber Sari Kecamatan Sebulu Kabupaten Kutai Kartanegara Tahun 2020. Metode : Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan rancangan penelitian Cross Sectional. Jumlah populasi 153 dan jumlah sampel sebanyak 60 responden, menggunakan teknik simple random sampling selama 5 hari. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, dan analisis data menggunakan Analisis Univariat frekuensi dan persen Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan remaja putri tentang menstruasi mayoritas berpengetahuan cukup sebanyak 40 responden (66.7%), personal hygiene saat menstruasi mayoritas berpengetahuan baik sebanyak 32 responden (53.3%), dan aspek-aspek dalam menjaga personal hygiene saat menstruasi mayoritas berpengetahuan kurang sebanyak 34 responden (56.7%) Simpulan : Gambaran pengetahuan personal hygiene remaja putri saat menstruasi di Desa Sumber Sari Kecamatan Sebulu Kabupaten Kutai Kartanegara Tahun 2020 mayoritas berpengetahuan cukup sebanyak 43 responden (70%). Kata Kunci : pengetahuan, personal hygiene, menstruasi. Kepustakaan : 56 (2010-2019) vi

    HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN MOTIVASI REMAJA TERHADAP PERNIKAHAN DINI DI DESA SUKOWONO KECAMATAN SUKOWONO KABUPATEN JEMBER

    No full text
    Hubungan Dukungan Keluarga dengan Motivasi Remaja terhadap Pernikahan Dini di Desa Sukowono Kecamatan Sukowono Kabupaten Jember; Dewa Ayu Eka Chandra Merta Sari, 112310101047; 2015; 89 halaman; Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Jember. Masa remaja merupakan masa peralihan menuju ke masa dewasa. Remaja awal akan mulai mengalami perubahan-perubahan seperti perubahan fisik dan psikologis. Perubahan yang dialami remaja mempengaruhi berkembangnya emosi. Kematangan emosional merupakan tugas perkembangan yang sangat sulit bagi remaja. Proses pencapaiannya sangat dipengaruhi kondisi sosio-emosional lingkungannya terutama lingkungan keluarga. Remaja pada tahap ini sangat memerlukan dukungan keluarga terkait dengan permasalahan-permasalahn yang dialami dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya. Dukungan keluarga yang dibutuhkan anak pada usia remaja dengan orang tuanya adalah seputar masalah pertemanan, penampilan, hobi dan cita-cita. Remaja membutuhkan kehadiran orang tua untuk mendengarkan, berdiskusi dan memahami perasaan remaja. Dukungan keluarga merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi timbulnya motivasi remaja terhadap pernikahan dini. Remaja yang memiliki dukungan rendah memiliki kecenderungan termotivasi untuk menikah dini karena merasa tidak diperhatikan, sedangkan remaja yang memiliki dukungan yang tinggi memiliki kecenderungan memiliki motivasi rendah menikah dini. Hasil penelitian menunjukaan 110 remaja (56,7%) memiliki dukungan tinggi dan 84 remaja (43,3%) memiliki dukungan rendah. Motivasi terhadap pernikahan dini didapatkan 106 remaja (54,6%) memiliki motivasi rendah dan 88 orang (45,4%) memiliki motivasi tinggi. Tujuan dan metode penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan motivasi remaja terhadap pernikahan dini di Desa Sukowono Kecamatan Sukowono Kabupaten Jember. Data penelitian ini diambil x pada tanggal 14 Mei- 6 Juni 2015. Teknik pengambilan data dilakukan dengan cara membagikan kuesioner dukungan keluarga dan motivasi remaja terhadap pernikahan dini. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini remaja putri berusia 11-14 tahun di Desa Sukowono yang berjumlah 375 remaja. Teknik pengambilan menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 194 remaja putri. Uji statistik yang digunakan adalah Spearman Rank dengan tingkat kepercayaan 95% (α < 0,05). Hasil uji statistik Spearman Rank menunjukan nilai p value 0,005 yang artinya p value lebih kecil dari nilai alpha (p < α) dengan nilai α = 0,05 sehingga Ho ditolak artinya ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan motivasi remaja terhadap pernikahan dini di Desa Sukowono Kecamatan Sukowono Kabupaten Jember. Kesimpulan dari hasil penelitian adalah adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan motivasi remaja terhadap pernikahan dini di Desa Sukowono Kecamatan Sukowono Kabupaten Jember. Rekomendasi penelitian ini adalah perawat diharapkan mampu meningkatkan perannya melalui tindakan pencegahan primer, sekunder dan tersier sebagai upaya mencegah terjadinya pernikahan dini

    Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Deteksi Dini Kanker Serviks pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja Puskesmas Polonia Medan

    No full text
    Kanker serviks atau kanker leher rahim merupakan kanker yang terjadi di daerah organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke rahim. Indonesia berada pada peringkat ke empat tertinggi angka kejadian kanker serviks. Penderita biasanya datang untuk pengobatan setelah berada di stadium tinggi, dikarenakan pengetahuan dan sikap dalam deteksi dini kanker serviks masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan, sikap dan tindakan deteksi dini kanker serviks pada wanita usia subur di wilayah kerja puskesmas Polonia Medan. Penelitian ini menggunakan desain quasy eksperimen one group pretest-posttest design. Sampel penelitian adalah wanita usia subur sebanyak 50 orang. Instrumen penelitian menggunakan leaflet, booklet, dan kuesioner tentang pengetahuan dan sikap terhadap deteksi dini kanker serviks. Penyuluhan kesehatan diberikan 1 kali pertemuan dengan frekuensi penyuluhan selama 1 jam. Analisa data menggunakan uji paired sample t test, dengan hasil pengetahuan p=0,000 (p<0,05), sikap p=0.000 (p<0,05), dan tindakan p=0,044 (p<0,05) Ha diterima, artinya ada pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan, sikap dan tindakan dengan satu kali pertemuan. Penyuluhan kesehatan sebaiknya dilakukuan lebih dari satu kali pertemuan untuk meningkatkan tindakan dalam melakukan deteksi dini.141 HalamanSkripsi Sarjan

    Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Deteksi Dini Kanker Serviks pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja Puskesmas Polonia Medan

    No full text
    Kanker serviks atau kanker leher rahim merupakan kanker yang terjadi di daerah organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke rahim. Indonesia berada pada peringkat ke empat tertinggi angka kejadian kanker serviks. Penderita biasanya datang untuk pengobatan setelah berada di stadium tinggi, dikarenakan pengetahuan dan sikap dalam deteksi dini kanker serviks masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan, sikap dan tindakan deteksi dini kanker serviks pada wanita usia subur di wilayah kerja puskesmas Polonia Medan. Penelitian ini menggunakan desain quasy eksperimen one group pretest-posttest design. Sampel penelitian adalah wanita usia subur sebanyak 50 orang. Instrumen penelitian menggunakan leaflet, booklet, dan kuesioner tentang pengetahuan dan sikap terhadap deteksi dini kanker serviks. Penyuluhan kesehatan diberikan 1 kali pertemuan dengan frekuensi penyuluhan selama 1 jam. Analisa data menggunakan uji paired sample t test, dengan hasil pengetahuan p=0,000 (p<0,05), sikap p=0.000 (p<0,05), dan tindakan p=0,044 (p<0,05) Ha diterima, artinya ada pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan, sikap dan tindakan dengan satu kali pertemuan. Penyuluhan kesehatan sebaiknya dilakukuan lebih dari satu kali pertemuan untuk meningkatkan tindakan dalam melakukan deteksi dini.141 HalamanSkripsi Sarjan

    PENGARUH PEMBERIAN SARI KACANG HIJAU TERHADAP KADAR HB REMAJA PUTRI DI MTS NURUL IMAN MAHATO KABUPATEN ROKAN HULU

    Get PDF
    Anemia adalah suatu keadaan tubuh dimana kadar hemoglobin (Hb) di dalam darah lebih rendah dibanding nilai normal. Remaja merupakan salah satu kelompok yang rentan menderita anemia, khususnya pada remaja putri. Hal ini disebabkan karena pada remaja wanita mengalami menstruasi setiap bulannya. Sebanyak 30% penduduk dunia diperkirakan menderita anemia terutama remaja. Salah satu cara untuk mengatasi atau mencegah defisiensi zat besi adalah dengan melakukan fortifikasi makanan, yaitu penambahan zat gizi pada makanan dengan kadar lebih tinggi, khususnya pada zat besi. Salah satu makanan yang dapat meningkatkan kadar Hb pada remaja yaitu sari kacang hijau. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian sari kacang hijau terhadap kadar hemoglobin (Hb) remaja di MTS Nurul Iman Mahato Kabupaten Rokan Hulu. Metode penelitian ini adalah adalah Pra Eksperimen dengan pendekatan one group pre test and post test. Hasil penelitian didapatkan bahwa rata-rata kadar Hb remaja sebelum diberikan sari kacang hijau adalah sebesar 12,015 gr dan setelah diberikan sari kacang hijau rata-rata kadar Hb remaja adalah sebesar 12,,362. Berdasarkan hasil uji statistik T-dependent didapatkan bahwa terdapat pengaruh pemberian sari kacang hijau terhadap kadar Hb remaja dengan p value = 0,000. Disarankan kepada MTS Nurul Iman Mahato Kabupaten Rokan Hulu Tahun 2024 untuk memberikan edukasi kepada remaja bahwa sari kacang hijau dapat dijadikan alternatif untuk menaikkan kadar hemoglobin pada remaja. &nbsp

    PEMBERIAN TABLET FE DAN PISANG AMBON BERPENGARUH TERHADAP PENINGKATAN KADAR HAEMOGLOBIN REMAJA PUTRI

    Get PDF
    Pendahuluan: Remaja putri berisiko lebih tinggi mengalami anemia karena masa pertumbuhan fisik, pematangan reproduksi, dan transformasi kognitif yang menuntut kebutuhan zat gizi makro dan mikro yang tinggi, termasuk zat besi. Penanganan dan pencegahan anemia dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang beraneka ragam mengandung vitamin dan mineral yang kaya akan zat besi, folat, vitamin B12, dan vitamin C diantaranya dengan mengkonsumsi tablet Fe dan pisang ambon. Tujuan Penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian tablet Fe dan pisang ambon terhadap peningkatan kadar HB remaja putri yang mengalami anemia. Metode: penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen rancangan pre and post test with control group design. Populasi semua remaja putri yang berusia 10-19 tahun berjumlah 363 orang dan sampel 18 orang kelompok intervensi dan 18 orang kelompok kontrol diambil dengan teknik purposive sampling. Analisa data dengan uji paired sample t test dan uji independent t test. Hasil dan Pembahasan: Hasil uji statistik diperoleh p value= 0,000(&lt;0,05) artinya ada Pengaruh Pemberian Tablet Fe dan Pisang Ambon terhadap Peningkatan Kadar HB Remaja Putri yang Mengalami Anemia. pemberian tablet Fe bersamaan dengan pisang ambon lebih cepat atau bisa mempercepat kenaikan kadar Hb pada remaja putri yang mengalami anemia
    corecore