5 research outputs found

    Perbedaan Penggunaan Standard Camshaft Dan Camshaft Racing Terhadap Daya Dan Konsumsi Bahan Bakar Pada Engine OHC 110 CC Karburator

    No full text
    RINGKASANSantoso, Didik Leo. 2019. Perbedaan Penggunaan Standard Camshaft Dan RacingCamshaft Terhadap Daya Dan Konsumsi Bahan Bakar Pada Engine OHC 110 cc Karburator. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Paryono, S.T, M.T. (II) Erwin Komara Mindarta. S.Pd, M.Pd.Kata Kunci: standard camshaft, camshaft racing, daya, konsumsi bahan bakarKurang maksimalnya daya yang dihasilkan sepeda motor keluaran pabrik menjadi alasan konsumen untuk memodifikasi sepeda motor. Sebanyak 50 konsumen yang ditanya 68% lebih memilih Yamaha dibandingkan Honda. Tujuan penelitian ini yang pertama untuk mengetahui perbedaan penggunaan standard camshaft dan camshaft racing terhadap daya pada engine OHC 110 cc karburator, yang keduan untuk mengetahui perbedaan penggunaan standard camshaft dan camshaft racing terhadap konsumsi bahan bakar pada engine OHC 110 cc karburator. Daya merupakan energi yang dihasilkan mesin persatuan waktu mesin. Konsumsi bahan bakar merupakan banyaknya bahan bakar yang dihabiskan selama proses pembakaran berlangsung.Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif. Rancangan penelitian ini menggunakan desain penelitian perbandingan kelompok statis. Subyek dalam penelitian ini yaitu engine OHC 110 cc dan obyek dalam penelitian ini adalah standard camshaft dan camshaft racing. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan instumen dokumentasi dan tes. Dalam penelitian ini menggunakan analisis uji independent sample t tes.Berdasarkan hasil analisis data diperoleh pertama perbedaan penggunaan standard camshaft dan camshaft racing terhadap daya dengan nilai signifikansi 0,003 < 0,05, yang kedua perbedaan penggunaan standard camshaft dan  camshaft racing terhadap konsumsi bahan bakar dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Dari hasil penelitian dapat disimpulakn bahwa pertama terdapat perbedaan daya pada engine tipe OHC 110 cc karburator yang menggunakan standard camshaft dan  camshaft racing, yang kedua terdapat perbedaan konsumsi bahan bakar pada engine tipe OHC 110 cc karburator yang menggunakan standard camshaft dan camshaft racing.SUMMARYSantoso, Didik Leo. 2019. Differences in the Utilize of Standard Camshaft and Racing Camshaft Against Power and Fuel Consumption at the OHC 110 Cc Carburetor Engine. Undergraduate thesis, Mechanical Engineering Department, Faculty of Engineering, State University of Malang. Advisor: (I) Drs. Paryono, S.T, M.T. (II) Erwin Komara Mindarta. S.Pd, M.Pd.Keywords: standard camshaft, racing camshaft, power, fuel consumptionThe lack of maximum power produced by factory-produced motorbikes is the reason for consumers to modify motorbikes. As many as 50 consumers were asked 68% prefer Yamaha compared to Honda. The purpose of this research is to find out the difference in the use of standard camshafts and racing camshafts against the power of the 110 cc OHC carburetor engine, the second to know the difference in the use of standard camshaft and camshaft racing to fuel consumption on the 110 cc OHC carburetor engine. Power is the energy produced by the engine unit time. fuel consumption is the amount of fuel spent during the combustion process.This study uses a quantitative approach. The design of this study uses a static group comparison research design. The subjects in this study were the 110 cc OHC engine and the objects in this study were standard camshafts and camshaft racing. The data collection method used is documentation and test instruments. In this study using test analysis independent sample t-test.Based on the results of data analysis, the first difference was the use of standard camshaft and camshaft racing on power with a significance value of 0.003 <0.05, the second difference was the use of standard camshaft and camshaft racing to fuel consumption with a significance value of 0.000 <0.05. From the results of the study, it can be concluded that first there is a power difference in the 110 cc OHC type carburetor engine that uses a standard camshaft and racing camshaft, the second there is a difference in fuel consumption in the 110 cc OHC type carburetor that uses a standard camshaft and camshaft racing

    Perbedaan Penggunaan Standard Camshaft Dan RacingCamshaft Terhadap Daya Dan Konsumsi Bahan Bakar Pada Engine OHC 110 cc Karburator

    No full text
    RINGKASANSantoso, Didik Leo. 2019. Perbedaan Penggunaan Standard Camshaft Dan RacingCamshaft Terhadap Daya Dan Konsumsi Bahan Bakar Pada Engine OHC 110 cc Karburator. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Paryono, S.T, M.T. (II) Erwin Komara Mindarta. S.Pd, M.Pd.Kata Kunci: standard camshaft, camshaft racing, daya, konsumsi bahan bakarKurang maksimalnya daya yang dihasilkan sepeda motor keluaran pabrik menjadi alasan konsumen untuk memodifikasi sepeda motor. Sebanyak 50 konsumen yang ditanya 68% lebih memilih Yamaha dibandingkan Honda. Tujuan penelitian ini yang pertama untuk mengetahui perbedaan penggunaan standard camshaft dan camshaft racing terhadap daya pada engine OHC 110 cc karburator, yang keduan untuk mengetahui perbedaan penggunaan standard camshaft dan camshaft racing terhadap konsumsi bahan bakar pada engine OHC 110 cc karburator. Daya merupakan energi yang dihasilkan mesin persatuan waktu mesin. Konsumsi bahan bakar merupakan banyaknya bahan bakar yang dihabiskan selama proses pembakaran berlangsung.Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif. Rancangan penelitian ini menggunakan desain penelitian perbandingan kelompok statis. Subyek dalam penelitian ini yaitu engine OHC 110 cc dan obyek dalam penelitian ini adalah standard camshaft dan camshaft racing. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan instumen dokumentasi dan tes. Dalam penelitian ini menggunakan analisis uji independent sample t tes. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh pertama perbedaan penggunaan standard camshaft dan camshaft racing terhadap daya dengan nilai signifikansi 0,003 < 0,05, yang kedua perbedaan penggunaan standard camshaft dan  camshaft racing terhadap konsumsi bahan bakar dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Dari hasil penelitian dapat disimpulakn bahwa pertama terdapat perbedaan daya pada engine tipe OHC 110 cc karburator yang menggunakan standard camshaft dan  camshaft racing, yang kedua terdapat perbedaan konsumsi bahan bakar pada engine tipe OHC 110 cc karburator yang menggunakan standard camshaft dan camshaft racing

    Hubungan Pembelajaran Blended Learning Berbasis Web Terhadap Minat Belajar Peserta Didik SMP Negeri 10 Bekasi

    Full text link
    Penulis melakukan penelitian dengan judul ”Hubungan Pembelajaran Blended learning Berbasis Web Terhadap Minat Belajar Peserta Didik SMP Negeri 10 Bekasi” untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara pembelajaran blended learning berbasis web yang dilakukan di sekolah SMP Negeri 10 Bekasi dengan minat belajar peserta didiknya. Penelitian ini menggunakan populasi pada seluruh peserta didik yang duduk di kelas VIII dengan total keseluruhan 354 dan penelitian ini menggunakan sampel pada populasi dengan jumlah 125 peserta didik. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan teknik random sampling dengan memanfaatkan rumus RAND() yang sudah disediakan pada aplikasi microsoft excel dan setelah dilakukannya penginputan rumus RAND() peneliti mengambil sampel yang dibutuhkan dengan acak. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran angket kepada dua variabel yakni pembelajaran blended learning (X) dengan variabel minat belajar peserta didik (Y) dengan pengukuran skala likert. Hasil pada penelitian ini diuraikan kedalam beberapa point berikut (1) Diketahui nilai mean yang diatas rata-rata pada variabel (X) sebesar 69 atau 55%, untuk nilai dibawah rata-rata/mean sebesar 56 atau 45% pada variabel (Y) nilai diatas rata-rata sebesar 66 atau 53% dan nilai dibawah rata-rata sebesar 59 atau 47%. (2) Uji Linearitas antar variabel blended learning (X) dengan variabel minat belajar peserta didik (Y) didapatkan nilai signifikansi deviation from linearity sebesar 0,225 dengan maksud bahwa antar variabel terdapat hubungan yang linear. (3) Pada Uji Hipotesis dinyatakan bahwa terdapat hubungan antar variabel pembelajaran blended learning berbasis web (X) dengan variabel minat belajar peserta didik SMP Negeri 10 Bekasi(Y) dan bentuk hubungan antar variabel bersifat positif./ The author conducted a study entitled "The Relationship of Web-Based Blended learning to the Learning Interests of Students of SMP Negeri 10 Bekasi" to find out whether there is a relationship between web-based blended learning carried out at SMP Negeri 10 Bekasi schools and the interest in learning students. This study used a population in all students who were in class VIII with a total of 354 and this study used a sample in a population of 125 students. The sampling technique used in this study was to use a random sampling technique by utilizing the RAND() formula that had been provided in the Microsoft Excel application and after inputting the RAND() formula, the researcher took the required sample randomly. The data collection technique was carried out by distributing questionnaires to two variables, namely blended learning (X) learning with the variable of student learning interest (Y) with a likert scale measurement. The results of this study are described into the following points (1) It is known that the mean value is above the average in the variable (X) of 69 or 55%, for values below the average / mean of 56 or 45% in variables (Y) values above the average of 66 or 53% and values below the average of 59 or 47%. (2) Linearity test between blended learning variables (X) and learner learning interest variables (Y) obtained a deviation from linearity significance value of 0.225 with the intention that between variables there is a linear relationship. (3) In the Hypothesis Test, it is stated that there is a relationship between web-based blended learning variables (X) and variables in learning interest of students of SMP Negeri 10 Bekasi (Y) and the form of relationship between variables is positive

    Menumbuhkan Kreativitas E-Learning Melalui Pembelajaran Animasi Bagi Siswa-Siswi SMP Pada Masa Pandemi Covid 19

    Full text link
    Pola pembelajaran daring (online class) agar tidak terjebak pada rutinitas dan kejenuhan harus diimbangi inovasi dan kreativitas metode yang digunakan. Terlebih dengan semakin berkembangnya mutasi atau varian virus SAR-CoV-2, tentu kegiatan pembelajaran konvensional dengan hadir di kelas menjadi belum jelas kapan dilaksanakan. Itu sebabnya pihak pendidik memerlukan sentuhan kreatifitas, agar proses belajar mengajar dari rumah tetap menyenangkan peserta didik. Maka rumusan masalah dalam kegiatan abdimas ini adalah bagaimanakah menumbuhkan kreatifitas e-learning melalui pembelajaran media animasi interaktif berbasis edufun (education & fun) guna meningkatkan semangat pembelajaran di era pandemic Covid 19 ini? Tujuannya guru bisa meningkatkan ketrampilan pembelajaran melalui pembelajaran media animasi interaktif berbasis edufun (education & fun), sementara siswa-siswi tetap bisa mengikuti proses transfer of knowledge yang kreatif pada masa pandemic. Metode kegiatan ini terbagi atas dua kegiatan. Pertama penyampaian materi dasar teknik-tenik pembelajaran inovatif dan kedua praktik langsung (simulasi) pembuatan animasi sederhana yang diikuti oleh guru pembina dan siswa-siswi kelas VII SMPN 24 Surabaya. Hasil pelatihan ini guru memperoleh pengetahuan dan ketrampilan membuat animasi sederhana. Siswa yang mengikuti kegiatan memperoleh pengetahuan baru dan ketrampilan teknis pembuatan animasi model pembelajaran yang kreatif dengan topik lingkungan, teknologi, pendidikan, persahabatan, transportasi dan arsitektur/konstruks

    Menumbuhkan Kreativitas E-Learning Melalui Pembelajaran Animasi Bagi Siswa-Siswi SMP Pada Masa Pandemi Covid 19

    Full text link
    Pola pembelajaran daring (online class) agar tidak terjebak pada rutinitas dan kejenuhan harus diimbangi inovasi dan kreativitas metode yang digunakan. Terlebih dengan semakin berkembangnya mutasi atau varian virus SAR-CoV-2, tentu kegiatan pembelajaran konvensional dengan hadir di kelas menjadi belum jelas kapan dilaksanakan. Itu sebabnya pihak pendidik memerlukan sentuhan kreatifitas, agar proses belajar mengajar dari rumah tetap menyenangkan peserta didik. Maka rumusan masalah dalam kegiatan abdimas ini adalah bagaimanakah menumbuhkan kreatifitas e-learning melalui pembelajaran media animasi interaktif berbasis edufun (education & fun) guna meningkatkan semangat pembelajaran di era pandemic Covid 19 ini? Tujuannya guru bisa meningkatkan ketrampilan pembelajaran melalui pembelajaran media animasi interaktif berbasis edufun (education & fun), sementara siswa-siswi tetap bisa mengikuti proses transfer of knowledge yang kreatif pada masa pandemic. Metode kegiatan ini terbagi atas dua kegiatan. Pertama penyampaian materi dasar teknik-tenik pembelajaran inovatif dan kedua praktik langsung (simulasi) pembuatan animasi sederhana yang diikuti oleh guru pembina dan siswa-siswi kelas VII SMPN 24 Surabaya. Hasil pelatihan ini guru memperoleh pengetahuan dan ketrampilan membuat animasi sederhana. Siswa yang mengikuti kegiatan memperoleh pengetahuan baru dan ketrampilan teknis pembuatan animasi model pembelajaran yang kreatif dengan topik lingkungan, teknologi, pendidikan, persahabatan, transportasi dan arsitektur/konstruks
    corecore