1,720,964 research outputs found

    APRESIASI SASTRA DALAM WAHANA TEATER DI KALANGAN PELAJAR (STUDI KASUS SEKOLAH DI KABUPATEN BOGOR)

    Get PDF
    Apresiasi sastra dan teater adalah kajian yang penting dalam melihat bagaimana perilaku manusia diungkapkan. Lingkup sastra yang selama ini hanya permainan kata ketika telah dituangkan ke dalam wahana teater menjadi multidimensi. Perkembangan ilmu pengetahuan alam yang sangat pesat meninggalkan pengaruh yang sangat hebat pada cara berpikir. Ilmu pengetahuan tersebut berusaha menguraikan kenyataan yang ada sampai kepada unsur yang paling kecil serta merumuskan hukumnya. Dengan demikian, kita mampu menangkap segala sesuatu secara mutlak. Cara berpikir demikian menimbulkan rasionalitas yang tinggi dan berlaku bagi berbagai bidang kehidupan. Namun demikian, kemajuan di satu sisi hanya dilandaskan pada sebatas kesejahteraan lahiriah dan jasmaniah. Untuk mencapai tingkat kehidupan yang tinggi, peserta didik hanya didasarkan pada penguasaan pengetahuan dan keterampilan dengan penerapannya yang praktis. Kata-kata kunci: apresiasi sastra; pelajar; wahana teater

    PENGARUH JAIPONGAN TERHADAP SENI BANGRENG

    Get PDF
    AbstrakYuyus RustandiDi daerah Priangan hidup dan berkembang beberapa jenis tari. Salah satu dari keberagaman jenis  tari  tersebut  salah  satunya  adalah  jenis  tari  rakyat.  Tari  rakyat  adalah  tarian  yang sudah mengalami perkembangan sejak zaman primitif, biasanya masih sangat sederhana dan mementingkan norma-norma keindahan dalam bentuk standar. Kesenian rakyat Jawa Barat satu sama lain berbeda bentuk, fungsi dan nilai. Salah satu tari rakyat yang menarik untuk diteliti adalah seni Bangreng yang hidup dan berkembang beberapa dekade di daerah Sumedang.Penelitian ini dimaksudkan sebagai upaya mencari tahu tentang sejauh mana pengaruh Jaipongan terhadap seni Bangreng. Berdasarkan banyak dugaan bahwa tarian dalam seni Bangreng berupa gerak improvisasi, padahal seni Bangreng sesungguhnya memiliki pola gerak dan lagu yang spesifik. Untuk mengenal seni Bangreng secara utuh diperlukan penelitian agar terungkap bahwa seni Bangreng tidak sama dengan Jaipongan baik tarian, iringan, dan properti yang digunakan. Sampai sejauh mana pengaruh Jaipongan terhadap kemurnian seni Bangreng perlu diungkapkan sehingga diperoleh gambaran mengenai perubahan yang menyangkut nilai- nilai sebelumnya. Kata kunci: Jaipongan, tradisi, Sund

    KRITIK PADA POSITIVISME DALAM NOVEL KHOTBAH DI ATAS BUKIT KARYA KUNTOWIJOYO (SUATU TELAAH FALSAFAH SASTRA)

    Get PDF
    ABSTRAKPositivisme muncul pada abad XIX. Pemikiran itu mengubah kehidupan manusia dan ilmu pengetahuan, bahkan seni. Hingga saat ini, pada dasarnya, positivisme masih menjadi bagian dalam kehidupan manusia. Ia terwujud dalam cara pandang manusia dan pola hidupnya. Novel Khotbah di Atas Bukit karya Kuntowijoyo adalah novel yang berupaya mengkritik pola hidup postivistik. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi novel Khotbah di Atas Bukit dalam mengkritik pola hidup positivistik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan filsafat sebagai pendekatannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola hidup positivistik itu diejawantahkan dalam hubungan antartokoh dan perilaku tokoh. Hubungan tokoh Barman dan Popi menunjukkan pola hidup positivistik yang meterialistik itu. Perubahan perilaku  tokoh Barman menjadi sosok yang religius tidak berimpak kehidupannya karena ia masih berpandangan meterialistik. Melalui tokoh Humam, novel ini melakukan kritik atas pola hidup yang positivistik itu. Kata kunci: positivisme, falsafah sastra, Khotbah di Atas Bukit, Kuntowijoy

    Optimalisasi Media Digital Interaktif Wordwall dalam PJJ BIPA di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bern, Swiss

    Get PDF
    The development of Indonesian for Foreign Speakers (BIPA) as a soft diplomacy effort continues to increase rapidly. Various universities abroad and BIPA organizing institutions strive to open BIPA classes every semester. Every mode of learning certainly needs to be circumvented so as not to cause boredom to learners, one of which is by utilizing the available interactive digital learning media, namely Wordwall. This paper aims to identify the process of developing and optimizing the use of Wordwall in the BIPA class as an effective supporting media. In addition, it also seeks to measure the effectiveness of using Wordwall in the learning process in the classroom. The research methods used in this study were the distribution of questionnaires to learners, interview techniques, and documentation studies. The respondents in the study were students in BIPA 2 and BIPA 3 classes at the Indonesian Embassy in Bern, Switzerland in the spring semester period, which is between March–July 2022. The results showed that the development process and effectiveness of using Wordwall in learning in BIPA 2 and BIPA 3 classes could be achieved optimally which was identified through obtaining the scores of the majority of learners and the conformity of their answers during interviews. The implication of this research is that the use of digital-based teaching media, namely Wordwall in BIPA classes, also supports the success of learning objectives and becomes a new breakthrough in BIPA teaching. AbstrakPerkembangan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) sebagai upaya diplomasi lunak terus meningkat pesat. Berbagai universitas di luar negeri dan lembaga penyelenggara BIPA berupaya untuk membuka kelas-kelas BIPA setiap semester. Setiap moda pembelajaran tentunya perlu disiasati agar tidak menimbulkan kebosanan pada pemelajar, salah satunya dengan memanfaatkan media pembelajaran digital interaktif yang tersedia yaitu Wordwall. Tulisan ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses pengembangan dan optimalisasi penggunaan Wordwall di kelas BIPA sebagai media penunjang yang efektif. Selain itu juga berupaya untuk mengukur efektivitas pemanfaatan Wordwall dalam proses pembelajaran di kelas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penyebaran kuesioner kepada pemelajar, teknik wawancara, dan studi dokumentasi. Responden dalam penelitian adalah pemelajar di kelas BIPA 2 dan BIPA 3 di KBRI Bern, Swiss pada periode spring semester yaitu antara bulan Maret – Juni 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengembangan dan efektivitas penggunaan Wordwall dalam pembelajaran di kelas BIPA 2 dan BIPA 3 dapat tercapai secara optimal yang diidentifikasi melalui perolehan skor mayoritas pemelajar dan konformitas jawaban mereka saat wawancara. Adapun implikasi dari penelitian ini adalah penggunaan media ajar berbasis digital yaitu Wordwall di kelas BIPA turut menunjang keberhasilan tujuan pembelajaran dan menjadi terobosan baru dalam pengajaran BIPA

    Fenomena Mitos Semar sebagai Bentuk Religiositas Masyarakat dalam Novel Pol Karya Putu Wijaya

    Get PDF
    Semar bukan hanya menjadi karakter dalam pewayangan Jawa, melainkan menjadi representasi dari religiositas masyarakat Jawa. Putu Wijaya memperkuat semar sebagai representasi religiositas masyarakat Jawa melalui novel Pol. Artikel ini menganalisis semar sebagai representasi religiositas masyarakat Jawa. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori analisis interinsik dan eksterinsik novel. Kesimpulannya, religiositas masyarakat direpresentasikan dalam novel Pol. Representasi religiositas Semar menunjukkan bahwa terjadi dinamika kehidupan manusia, baik masyarakat dan Aston. Manifestasi dinamika tersebut muncul pada sikap manusia ketika merespons segala krisis dan masalah yang dihadapinya. Sikap manusia tersebut dapat tercermin dalam persepsi, nilai, dan penalaran kehidupan

    ROBLOX AS OPEN TEXT: IDENTITY, MEANING, AND IDEOLOGY THROUGH ECO’S SEMIOTICS

    No full text
    This study examines Roblox as a digital cultural space that constructs and represents adolescent identity through Umberto Eco\u27s semiotic approach. Roblox functions not only as a game platform but also as an open text comprising visual signs, social symbols, and complex narratives. This studi is based on a literature review from nine prior empirical studies, this research analyzes how avatars, virtual environments, Robux economy, and user communities shape diverse systems of meaning. Findings show that Roblox serves as a site for identity construction, simulation of social values, and reproduction of dominant discourses such as capitalism and gender performance. The study concludes that Roblox opens up possibilities for symbolic awareness and digital literacy education through participatory experiences. It underscores the importance of semiotic literacy to navigate today\u27s complex and evolving digital culture

    PEMBELAJARAN ACTIVE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN GAIRAH BELAJAR BAHASA SUNDA DI SDN KENCANA 3 KOTA BOGOR

    Get PDF
    Sundanese as one of the largest regional languages in Indonesia after Javanese is increasingly being eroded due to the demands of an increasingly advanced era has resulted in less attention being paid to Sundanese language subjects at every level of education. To increase the passion for learning Sundanese subjects, especially at SDN Kencana 3, Bogor City, try to use active learning learning methods, so there are interesting things to research, considering the location of the school is in a heterogeneous elite housing complex environment from various provinces throughout Indonesia. Even the area outside the complex that surrounds it in terms of the use of everyday language is closer to the Betawi language area, but by using active learning the value of students' academic achievement in Sundanese subjects shows good and satisfactory results

    Pengaruh Jaipongan terhadap Seni Bangreng

    Get PDF
    In the Priangan area live and develop several types of dances. One of the diversities of dance types is one of them is the type of folk dance. Folk dance is a dance that has undergone development since primitive times, usually still very simple and attaches importance to the norms of beauty in standard form. West Java folk art with each other different forms, functions, and values. One of the interesting folk dances to research is bangreng art that lived and developed for decades in the Sumedang area. This research is intended as an effort to find out about the extent of Jaipongan's influence on Bangreng art. Based on many allegations that dance in Bangreng art is in the form of improvised movements, whereas Bangreng art has a specific pattern of motion and song. To get to know the art of Bangreng as a whole, research is needed to be revealed that Bangreng art is not the same as Jaipongan both dance, accompaniment, and the property used. To what extent Jaipongan's influence on the purity of Bangreng art needs to be expressed so that a picture of the changes concerning previous values is obtained

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
    corecore