1,721,140 research outputs found

    Petunjuk Praktis Membangun Aplikasi PHP Point of Sale

    No full text
    Buku ini memberikan panduan praktis untuk membangun aplikasi PHP Point of Sale (POS) dalam konteks kasir. Buku ini merupakan bagian dari seri buku mini yang diterbitkan oleh InfoLINUX dan penerbit Dian Rakyat. Dalam buku ini, Rusmanto menjelaskan tentang pembuatan aplikasi kasir berbasis web menggunakan bahasa pemrograman PHP. Buku ini juga dilengkapi dengan CD distro Linux Debian KNOPPIX yang dikonfigurasi untuk menjalankan aplikasi PHP POS langsung dari CD. Isi buku mencakup langkah-langkah instalasi, konsep aplikasi Point of Sale, teknik pemrograman PHP, struktur database dan tabel, serta modifikasi dan pengembangan aplikasi. Buku ini ditujukan untuk pemakai komputer yang ingin memahami dan mengembangkan program kasir berbasis web dengan sistem operasi Linux.151 p. ; 23 cm

    Struktur Dramatik Lakon Budhug Basu Sajian Ki Anom Rusmanto H. Toma Putra Dalam Acara Nadran Di Desa Mundu Kabupaten Cirebon

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji struktur dramatik lakon Budhug Basu sajian Ki Anom Rusmanto H. Toma Putra dalam acara nadran di pesisir Cirebon. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan tekstual, dan metode deskriptif-analitis, yang bertujuan untuk mengungkap struktur dramatik Lakon Budhug Basu sajian Ki Anom Rusmanto H. Toma Putra yang disajikan selama dua jam. Data didapatkan melalui tayangan YouTube. Penelitian ini menggunakan teori Sambung-Rapet menurut Aris Wahyudi. Sambung-Rapet adalah kaidah yang berkenaan dengan upaya membangun jalinan antar peristiwa dalam lakon berdasarkan unsur-unsur tema, alur, penokohan, dan setting yang terintegrasi membentuk kesatuan cerita. Pola-pola hubungan antar elemen ini menjadikan lakon Budhug Basu tidak hanya utuh secara struktural, tetapi juga tetap relevan dalam konteks pertunjukan tradisional. Penggunaan teori Sambung-Rapet berhasil mengungkap pola kesinambungan antar bagian cerita dan memperlihatkan bagaimana dalang membangun yang kesatuan dramatik kohesif dalam waktu pementasan yang terbatas (dua jam)

    Struktur dramatik lakon budhug basu sajian Ki Anom Rusmanto H. Toma Putra dalam acara nadran di desa mundu kabupaten cirebon

    No full text
    Penelitian ini mengkaji struktur dramatik lakon Budhug Basu sajian Ki Anom Rusmanto H. Toma Putra dalam acara nadran di pesisir Cirebon. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan tekstual, dan metode deskriptif-analitis, yang bertujuan untuk mengungkap struktur dramatik Lakon Budhug Basu sajian Ki Anom Rusmanto H. Toma Putra yang disajikan selama dua jam. Data didapatkan melalui tayangan YouTube. Penelitian ini menggunakan teori Sambung-Rapet menurut Aris Wahyudi. Sambung-Rapet adalah kaidah yang berkenaan dengan upaya membangun jalinan antar peristiwa dalam lakon berdasarkan unsur-unsur tema, alur, penokohan, dan setting yang terintegrasi membentuk kesatuan cerita. Pola-pola hubungan antar elemen ini menjadikan lakon Budhug Basu tidak hanya utuh secara struktural, tetapi juga tetap relevan dalam konteks pertunjukan tradisional. Penggunaan teori Sambung-Rapet berhasil mengungkap pola kesinambungan antar bagian cerita dan memperlihatkan bagaimana dalang membangun yang kesatuan dramatik kohesif dalam waktu pementasan yang terbatas (dua jam

    DASAR PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN PUTUSAN TERHADAP  TINDAK PIDANA PENYALAHGUNAAN PSIKOTROPIKA OLEH ANGGOTA TNI (studi  kasus di Pengadilan Militer II – 11 Yogyakarta)

    Get PDF
    Rusmanto,   E0004276,  DASAR   PERTIMBANGAN   HAKIM   DALAM   MENJATUHKAN  PUTUSAN TERHADAP TINDAK PIDANA PENYALAHGUNAAN PSIKOTROPIKA   OLEH  ANGGOTA TNI (  Studi  Kasus di  Pengadilan Militer II – 11 Yogyakarta ),  Penulisan Hukum  ( SKRIPSI ), Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta, 2009. Tujuan dari  penulisan hukum  ini  adalah untuk mengetahui  bagaimana pertimbangan hakim  dalam menjatuhkan putusan terhadap tindak pidana penyalahgunaan psikotropika dan apa hambatan  bagi hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap tindak pidana penyalahgunaan psikotropika beserta  solusinya. Penelitian   ini   termasuk   ke  dalam  penelitian   hukum  empiris.   Pendekatan   yang   digunakan  menggunakan metode pendekatan kualitatif. Jenis data yang dipergunakan ialah data primer yaitu data  yang diperoleh secara langsung dari sumbernya atau dari lapangan dengan cara mengumpulkan data­ data yang berhubungan dengan permasalahan yang diteliti dan data sekunder yaitu data yang diperoleh  tidak   secara   langsung   dari   sumbernya,  melainkan   dari   peraturan   perundang­undangan,   dokumen­ dokumen,  buku­buku  literatur, hasil  penelitian  terdahulu yang berkaitan dengan permasalahan yang  diteliti.  Data yang diperoleh kemudian dianalisis  menggunakan analisis  kualitatif  dengan  interaktif  model, yaitu komponen reduksi data dan penyajian data dilakukan bersama dengan pengumpulan data,  kemudian   setelah   data   terkumpul  maka   tiga   komponen   tersebut   berinteraksi   dan   bila   kesimpulan  dirasakan kurang maka perlu ada verifikasi dan penelitian kembali mengumpulkan data lapangan. Hasil  penelitian menunjukkan bahwa dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap tindak  pidana penyalahgunaan psikotropika  tidak hanya  terbatas  pada Pasal  62 Undang­Undang Nomor  5  Tahun   1997   tentang   Psikotropika   tetapi   juga   berdasarkan   pada   fakta­fakta   yang   terungkap  dipersidangan.  Manfaat yang diperoleh dari penelitian ini adalah memberi masukan ilmu pengetahuan dalam  ilmu   hukum   pada   umumnya   dan   hukum   acara   pidana   pada   khususnya   yang   berkaitan   dengan   pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap tindak pidana penyalahgunaan psikotropika  oleh anggota TNI dan  juga mengetahui  hambatan yang dihadapi  beserta solusi  dalam menjatuhkan  putusan terhadap tindak pidana penyalahgunaan psikotropika oleh anggotaTNI

    LITERATUR REVIEW PENGARUH TERAPI MUROTTAL AL-QUR’ANTERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI PADA PASIEN POST OPERASI LAPAROTOMI

    Get PDF
    ABSTRAK TINJAUAN PUSTAKA: PENGARUH TERAPI MUROTTAL AL-QUR’AN TERHADAP SKALA PENURUN NYERI PADA PASIEN PASCA LAPAROTOMI Oleh: Anto Rusmanto Masalah yang muncul setelah operasi adalah rasa sakit. Nyeri pasca operasi dapat disebabkan oleh luka operasi, tetapi dapat juga disebabkan oleh hal lain. Proses timbulnya keluhan nyeri dari stimulus noxious yang disebabkan oleh noxa, setelah itu pasien menyadari adanya noxa, baru kemudian mengalami sensasi nyeri dan akhirnya terjadi reaksi nyeri berupa sikap dan perilaku verbal dan nonverbal dalam menyampaikan apa yang dia rasakan. Metode manajemen nyeri meliputi pendekatan farmakologis dan nonfarmakologis.Salah satu pendekatan nonfarmakologis adalah teknik distraksi. Distraksi bekerja dengan mengalihkan perhatian pasien ke hal lain sehingga menurunkan kesadaran akan nyeri bahkan meningkatkan toleransi nyeri. Salah satu teknik distraksi untuk meredakan nyeri adalah terapi Murottal Al-Qur'an. Terapi religi ini menggunakan bacaan Al-Qur'an, dimana seseorang akan terdengar membaca Al-Qur'an selama beberapa menit sehingga akan berdampak positif bagi tubuh seseorang yang mendengarkannya. Terapi murottal dapat mengurangi nyeri, karena memiliki efek distraksi dalam menghambat persepsi nyeri. Murottal juga dipercaya dapat meningkatkan pelepasan endorfin yang memiliki efek relaksasi dan menenangkan, di otak tengah untuk mensekresi Gamma Amino Butyric Acid (GABA) yang berfungsi untuk menghambat konduksi impuls listrik dari satu neuron ke neuron lain oleh neurotransmitter di sinaps. Terapi Murottal Al-Qur'an terbukti bermanfaat dalam proses mengurangi rasa sakit dan dapat membuat orang merasa tenang. Jika perasaan seseorang tenang dan nyaman, diharapkan intensitas nyerinya berkurang. Kata kunci: Murottal Al-Qur’an, Nyeri, Post Operasi Laparotom

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Konsep Al-Qur’an tentang Kualitas Hidup Manusia sebagai Seorang Khalifah dan Maslahatnya terhadap Makhluk Lainnya

    Get PDF
    Rusmanto, Konsep Al-Qur’an tentang Kualitas Hidup Manusia sebagai Seorang Khalifah dan Maslahatnya terhadap Makhluk Lainnya, Tesis, Studi Qur’an/ Aqidah dan Filsafat Islam, Pascasarjana UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, 2020. Fokus penelitian ini adalah pada ayat-ayat alquran yang berbicara tentang Manusia Sebagai Seorang Khalifah di muka bumi ini, Selanjutnya akan menelaah ayat-ayat alquran tersebut tentang Maslahatnya atau kebaikan-kebaikan yang bisa ditimbulkan manusia ketika Allah sebutkan dia sebagai seorang khalifah terhadap Makhluk Lainnya yaitu alam semesta beserta isinya. Adapun tujuan dari penelitan ini adalah : 1). Untuk mengetahui Kualitas Manusia itu menurut Konsep Alquran. 2). Untuk mencari Kualitas Hidup Manusia Sebagai Seorang Khalifah menurut Konsep Alquran. 3). Untuk mendalami Maslahat Kualitas Hidup Manusia Sebagai Seorang Khalifah bagi Makhluk Lainnya Menurut Konsep Alquran. Penelitian ini merupakan Riset Kepustakaan (Library Research) dengan menerapkan pengambilan data secara langsung melalui hasil bacaan, mengumpulkan data sebanyak mungkin, memperkaya analisis, mengumpulkan data-data akurat dan mengutip buku-buku yang sesuai dengan bahasan penelitian, serta mengidentifikasi data-data sesuai langkah-langkahnya, kemudian dilanjutkan dengan menganalisis data menggunakan metodologi metode tafsir tematik (Maudhu’i). Penelitian ini menghasilkan tiga kesimpulan yaitu: 1). Kualitas  Manusia menurut konsep Alquran diantaranya; Pertama, Kualitas Iman. Kedua, Kualitas Kecerdasan atau Intelegensi. Ketiga, Kualitas Emosi (Rasa). Keempat, Kualitas Budi dan Sosial. 2). Menurut konsep alquran, kualitas hidup manusia sebagai seorang khalifah yaitu memiliki kualitas hidup lebih dibandingkan manusia umumnya baik dari segi fisik maupun non fisik nya. 3). Maslahat Kualitas Hidup Manusia sebagai Seorang Khalifah bagi Makhluk Lainnya Menurut Konsep Alquran, yaitu dia akan membawa kebaikan, memberi manfaat, dan menjadi sebab terjadinya peningkatan kualitas hidup, pertambahan nilai menjadi sebab terpeliharanya nilai luhur. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah menurut konsep alquran kualitas hidup manusia sebagai seorang khalifah yang diharapkan oleh Allah swt adalah mereka yang memiliki kualitas hidup lebih dibandingkan dengan manusia umumnya dari tiga indikator dalam diri manusia, yaitu dari otaknya, hatinya, dan amal sholehnya. Sehingga akan bisa menjalankan tugasnya sebagai khalifah di muka bumi yang diharapkan oleh Allah SWT.   Kata Kunci : Konsep Alquran, Kualitas Hidup Manusia, Khalifah, Maslahat

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
    corecore