1,721,522 research outputs found
Pembentukan kepribadian anak : studi pada anak panti asuhan yatim piatu Ar-Rodiyah Kelurahan Sambiroto Kecamatan Tembalang Kota Semarang
Anak-anak panti asuhan adalah anak-anak yang secara garis besar mempunyai permasalahan disfungsi keluarga, yang menyebabakan tidak terpenuhinya salah satu faktor atau semua dari faktor Orgonobiologi, psikoedukatif, sosial budaya, maupun faktor Agama sebagaimana mestinya. Sehingga hal ini bisa menyebabkan terjadinya masalah kepribadian, seperti : kenakalan remaja, kriminal, tindak asusila dan lain sebagainya.
Panti asuhan merupakan salah satu lembaga yang bergerak untuk memenuhi kebutuhan anak-anak yang kurang mampu, yatim-piatu, dituntut untuk mampu memeberikan pembentukan kepribadian yang ideal kepada anak-anak panti asuhan.
Secara garis besar penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1. Bagaimana metode pembentukan kepribadian anak di panti asuhan yatim piatu ar-Rodiyah Sambiroto, Tembalang, Semarang, 2. Bagaimana hasil pembentukan kepribadian anak di panti asuhan yatim piatu ar-Rodiyah Sambiroto, Tembalang, Semarang.
Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (Field Research), yaitu pengumpulan data yang dilakukan dengan penelitian di tempat terjadinya gejala yang diselidiki. Sedangkan sifatnya, penelitian kualitatif, yaitu penelitian yang digunakan untuk meminta informasi yang bersifat menerangkan dalam bentuk uraian dan tidak mewujudkan dalam bentuk angka-angka, melainkan dalam bentuk penjelasan yang menggambarkan keadaan, proses dan peristiwa pembentukan kepribadian anak di panti asuhan yatim piatu ar Rodiyah Sambiroto Tembalang Semarang
Sedangkan tehnik pengumpulan data menggunakan tehnik observasi, angket atau quesioner, interview, dan dokumentasi.
Untuk menganalisis data penulis menggunakan 2 tehnik analisis yaitu : 1. analisis deskriptif, Jadi analisis data yang digunakan analisis non statistik, yaitu menggunakan analisis deskriptif analitis. Analisis data yang digunakan bukan dalam bentuk angka, melainkan dalam bentuk laporan dan uraian deskriptif. Untuk selanjutnya dianalisis dengan kerangka berfikir induktif. Dalam teknik ini, data yang diperoleh secara sistematis dan obyektif, melalui wawancara, angket, dokumentasi, observasi diolah dan dianalisis sesuai dengan karakteristik penelitian kualitatif.
Selanjutnya 2. analisis phenomenologis yaitu bentuk pengamatan terhadap gejala-gejala suatu obyek. Metode ini penulis gunakan untuk mengetahui fenomena-fenomena psikologis yang berkaitan dengan Pembentukan Kepribadian Anak di Panti Asuhan Yatim Piatu ar-Rodiyah Kelurahan Sambiroto Kecamatan Tembalang Kota Semarang.
Metode yang digunakan di panti asuhan ar-Rodiyah adalah metode pembiasaan, metode keteladanan dan metode latihan. Dari berbagai aspek psikologis dan berbagai jadwal kegiatan yang telah diterapkan oleh panti asuhan ar-Rodiyah. Dan hasilnya penelitian penulis dilapangan tentang pembentukan kepribadian anak panti asuhan yatim piatu ar-Rodiyah menurut hasil penelitian adalah baik. Dengan prosentase yang menjawab Ya, ada 66,665% anak, sedang yang menjawab kadang-kadang ada 24,7925% dan yang menjawab tidak ada 8,54125%
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Studi komparasi kepercayaan diri remaja putra dan remaja putri dalam kegiatan latihan khitobah di panti asuhan yatim piatu Ar-Rodiyah Semarang
Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil dari pengamatan penulis mengenai rasa percaya diri remaja pada saat pelaksanaan kegiatan latihan khitobah yang dilaksanakan oleh Panti Asuhan Ar-Rodiyah Semarang. Remaja yang mengikuti latihan khitobah tersebut memiliki permasalahan yang berbeda setiap orangnya dan berdasarkan jenis kelaminnya. Remaja putra cenderung lebih percaya diri namun kurang baik dalam menyampaikan khitobah, masih terlalu banyak bercanda dan kurang serius dalam berkhitobah, sedangkan remaja putri kurang percaya diri dalma berkhitobah, namun penyampaian materinya lebih jelas dan lebih mampu dimengerti.
Rumusan Masalah : 1) Bagaimana latihan khitobah pada remaja Panti Asuhan Yatim Piatu Ar-Rodiyah Semarang. 2) Bagaimana deskripsi percaya diri pada remaja putra dan putri dalam kegiatan latihan khitobah di Panti Asuhan Yatim Piatu Ar-Rodiyah Semaraang. 3) Bagaimana persamaan dan perbedaan rasa percaya diri pada remaja putra dengan remaja putri dalam kegiatan latihan khitobah di Panti Asuhan Yatim Piatu Ar-Rodiyah Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi komparasi. Pangumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dari data.
Hasil penelitian menunjukkan 1) latihan kegiatan khitobah di Panti Asuhan Yatim Piatu Ar-Rodiyah Semarang dilaksanakan mulai dari merencanakan konsep acara hingga persiapan para remaja menjelang hari kegiatan latihan khitobah dilaksanakan. 2) Deskripsi percaya diri remaja putra dilihat berdasarkan kemandiriannya dalam kehidupan sosial, pertemanan, dan masyarakat, sedangkan deskripsi percaya diri remaja putri dilihat dari satu sisi yang paling jelas yaitu sifatnya yang lebih malu dan sensitif. 3) Perbedaan percaya diri putra dan putri adalah remaja putri lebih dahulu memiliki kedewasaan dibandingkan remaja putra, remaja putri lebih sensitif dan pemalu sedangkan remaja putra lebih terbuka, remaja putra lebih eksploratif dan ekspresif sedangkan remaja putri lebih merasakan grogi, sedangkan persamaan percaya diri putra dan putri adalah sama-sama memiliki tanggung jawab yang baik dalam mempersiapkan penampilan dan materi, sama- sama merasakan grogi karena disaksikan oleh teman maupun pembimbing, dan sama-sama memiliki antusias yang baik dengan berkumpul tepat waktu di aula atau lokasi latihan khitobah
Pengaruh Penerapan Metode Persalinan Maryam Terhadap Percepatan Persalinan Pada Ibu Primigravida di PMB Rodiyah Kartini
ABSTRACT The birth process is a stressful and worrying time for a woman and her family. Fear, tension and anxiety may result in a slow birth. One of the mother's affections during labor is being able to choose a comfortable position for pushing, letting the mother choose the position she wants during straining and giving birth will provide many benefits including less pain and discomfort. The aim of this study was to determine the effectiveness of Maryam delivery on the acceleration of labor in primigravida women in 2023. The type of research used in this study was an observational type of research. This study used a cross sectional approach. The sample in this study was 30 normal stage 2 mothers. The sampling technique in this study was purposive sampling. The results of the study using the Chi Square statistical test obtained a value of ρ = 0.000, this means that ρ <α (0.05) or means that H0 is rejected and Ha is accepted. Thus there is an influence of the Maryam Delivery Method on the duration of the second stage of labor in primiparous mothers. Keywords: Childbirth, Maryam Method, Primigravida ABSTRAK Proses persalinan adalah saat yang menegangkan dan mencemaskan bagi wanita dan keluarganya. Rasa takut, tegang dan cemas mungkin mengakibatkan proses kelahiran berlangsung lambat. Salah satu asuhan sayang ibu pada proses persalinan adalah dapat memilih posisi mengedan yang nyaman, membiarkan ibu memilih posisi yang diinginkan selama mengedan dan melahirkan akan memberi banyak manfaat termasuk sedikit rasa sakit dan ketidaknyamanan. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas persalinan Maryam terhadap percepatan persalinan pada ibu primigravida tahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan jenis penelitian Observasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 ibu Inpartu kala 2 normal. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah secara Purposive Sampling. Hasil penelitian menggunakan uji statistic Chi Square didaptkan nilai ρ = 0,000 ini berarti ρ < α (0,05) atau berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian ada pengaruh Metode Persalinan Maryam terhadap lama persalin kala II pada ibu primipara. Kata Kunci: Persalinan, Metode Maryam, Primigravida
Perancangan Media Komunikasi Visual Salon Arjuna Tulungagung
ABSTRAK Rodiyah, Rifkah Muslimatur. 2010. Perancangan Media Komunikasi Visual Salon Arjuna Tulungagung. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Sugiyono Ardjaka, M.Sc, Pembimbing (II) Dody Priyatmono S.Sn Kata Kunci: perancangan, media komunikasi visual, Salon Arjuna Dalam perkembangannya tahun 2000 sampai sekarang Salon Arjuna telah mengalami perbaikan dalam memberikan pelayanan jasa kepada masyarakat, hal itu dapat dilihat dari perbaikan bangunan serta lengkapnya fasilitas sarana dan prasarana yang menunjang guna mempersembahkan yang terbaik dalam pelayanan jasa tata rias pengantin dan fotograpi. tapi karena kurangnya kegiatan promosi informasi tentang perkembangan Salon Arjuna kurang diketahui oleh masyarakat, ditambah dengan bermunculannya salon rias pengantin yang lebih menawarkan pelayanan yang lebih baik membuat Salon Arjuna kurang menjadi prioritas utama bagi masyarakat dalam pelayanan rias pengantin. Perancangan ini menggunakan metode procedural yang bersifat deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan melalui (1) wawancara (2) observasi. Teknis analisis yang digunakan adalah SWOT (Strenght, Weakness,Opportunity, Treat) dengan membandingkan data yang diperoleh melalui wawancara dan observasi yang kemudian ditarik kesimpulan. Adapun focus perancangan ini yaitu: (1) konsep perancangan (2) konsep perancangan (3) bentuk perancangan. Hasil dari perancangan ini adalah berupa desain Signboard, iklan surat kabar, booklet, brosur. Diharapkan dengan pemilihan media yang tepat akan memberikan informasi tentang salon Arjuna, serta dapat lebih meningkatkan dan mempertahankan citra yang baik tentang salon Arjuna di masyarakat.i2ABSTRACT Rodiyah, Rifkah Muslimatur. 2010. Visual Communication Design of Salon Media Tulungagung Arjuna. Thesis, Department of Art and Design, Faculty of Letters, State University of Malang. Advisors: (I) Drs. Sugiyono Ardjaka, M.Sc, Advisors: (II) Dody Priyatmono S. Sn Keywords: design, visual communications media, Salon Arjuna In its development in 2000 until now has been repaired Arjuna Salon in providing services to the community, it can be seen from the repair of buildings and the complete infrastructure facilities that support to bring out the best in bridal makeup services and photography. but due to lack of information about the development of promotional activities Salon Arjuna less known by the public, coupled with the emergence of a more bridal makeup salons offer better service to create a salon Arjuna less a priority for the community in bridal makeup services. Methods of data collection is done through (1) interview (2) observations. Technical analysis is the SWOT (Strenght, Weakness, Opportunity, Treat) by comparing the data obtained through interviews and observations are then drawn conclusions. The focus of this design are: (1) design concepts (2) design concepts (3) the form of design.The result of this design is a form of Signboard design, newspaper ads, booklet, brochures. It is expected that with the proper media selection will provide information about the salon Arjuna, and can further enhance and maintain a good image of the salon Arjuna in the community.i
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
