1,721,271 research outputs found

    UAS ILMU POLITIK NAZLATUSYIFA RISWANDA

    No full text
    1. Mengapa kekuasaan diperlukan untuk mempengaruhi kebijakan politik. Uraikan bagaimana pendapat Anda. 2. Jelaskan menurut pandangan anda tentang perkembangan Dinamika Demokrasi yang ada di Indonesia. 3. Uraikan bagaimana hubungan antara politik dengan pendidikan. 4. SIlakan pilih 1 tulisan di google scholar MZA Anis Anis dan Muhammad Adhitya Hidayat Putra, kemudian kutip dan korelasikan dengan materi politik disertakan contoh konkrit! 5. Sebutkan dan Jelaskan Bentuk-bentuk negara yang ada di dunia

    Rancang bangun konstruksi alat penyulingan daun cengkeh 12 kg

    No full text
    Moh Riswanda Imawan. 2023. Rancang Bangun Konstruksi Alat Penyulingan Daun Cengkeh 12 Kg. Laporan Tugas Akhir. Institut Teknologi Nasional Malang. Fakulitas Teknik Industri. Teknik Diploma Tiga. Dosen Pembimbing : Dr, Aladin Eko Purkuncoro ,ST.,MT Konstruksi didefinisikan sebagai objek keseluruhan bangunan yang terdiri dari bagian-bagian struktur. Konstruksi alat penyulingan daun cengkeh adalah bentuk secara keseluruhan dari struktur alat. Metode yang diterapkan dalam rancang bangun alat penyulingan daun cengkeh 12 kg diawali dengan perancangan konsep, penyajian ganmbar dan identifikasi. Bahan yang digunakan pada konstruksi alat penyulingan daun cengkeh ini terdiri dari plat stainless 304 dan besi hollow. Hasil perhitungan tegangan las sebesar 0,24 kg/mm2, regangan sebesar 0,3 kg/mm2, tegangan geser pada baut terjadi pada beban 0,003 kg/mm2. Kata Kunci: Minyak atsiri, cengkeh, konstruks

    Pendataan untuk inovasi pembangunan desa : di Kabupaten Mamuju

    No full text
    Tim penyusun: Theresia Gunawan, Pius Sugeng Prasetyo, Riswanda, Trisno Sakti Herwanto, Yosefa, Albert M. Tobing, Daniel Hermawa

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    No full text
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP MONEY POLITIC PADA PEMILIHAN UMUM CALON LEGISLATIF TAHUN 2024 (Studi Di Desa Kuripan, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus)

    No full text
    ABSTRAK PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP MONEY POLITIC PADA PEMILIHAN UMUM CALON LEGISLATIF TAHUN 2024 (Studi Di Desa Kuripan, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus) Oleh: RISWANDA Pemilihan umum merupakan ciri khas negara demokrasi yang bertujuan untuk menyatakan kedaulatan rakyat terhadap negara dan pemerintah. Partisipasi masyarakat dalam pemilu merupakan hal yang sangat penting karena tujuan demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Dengan demikian, maka banyak dari setiap calon tersebut melakukan kegiatan kampanye dengan berbagai cara, ada yang melakukan kampanye ke jalan-jalan, memasang poster-poster, spanduk, flayer, pemplet, dll dengan tujuan agar masyarakat dapat mengenalnya. Namun hal yang paling parah dan juga disebutkan sebagai senjata paling ampuh adalah dengan memengaruhi masyarakat dengan kuasa uang. Dalam pemahaman publik, money politic atau yang biasa disebut politik uang adalah pemberian uang secara langsung oleh para peserta pemilihan umum maupun tim sukses baik itu uang milik pribadi maupun milik partai. Praktik kotor ini merupakan pelanggaran yang kerap terjadi dan sudah tidak asing lagi setiap menjelang pelaksanaan pemilihan secara langsung. Dengan demikian ini menyebabkan dasar demokrasi menjadi cacat. Berdasarkan latar belakang yang diuraikan, maka terdapat rumusan masalah yang diajukan yaitu: Bagaimana persepsi masyarakat terhadap money politic pada pemilihan umum calon legislatif tahun 2024? Bagaimana upaya penanggulangan money politic pemilihan umum calon legislatif? Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti yaitu jenis penelitian (penelitian lapangan / field research), Sifat Penelitian iii (deskriptif), sumber data (data primer, data sekunder), metode pengumpulan data (observasi, wawancara, dan dokumentasi), dan teknik analisis data (reduksi data, penyajian data, verifikasi data, triangulasi data). Dari wawancara beberapa masyarakat di desa Kuripan yang mereka tahu tentang money politic di desa-desa lain biasanya tokoh masyarakat atau kyai yang bisa jadi dijadikan rule model masyarakat dalam menentukan pandangan dan tindakan. Maka dari itu hampir kebanyakan calon menjalin hubungan dengan tokoh masyarakat ataupun kyai di desa yang hendak ia tuju. Untuk dijadikan para calon legislatif sebagai sarana penyampaian tujuannya kepada masyarakat. Dalam penelitian ini, politik uang bukan menjadi sarana untuk mencapai tujuan dari para calon legislatif yakni untuk meraih kemenangan dalam pemilihan umum karena di desa Kuripan menjunjung tinggi pemilu yang bersih. penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap money politic masih didominasi oleh tindakan rasional instrumental dan tindakan tradisional. Rendahnya kesadaran terhadap nilai-nilai demokrasi serta kuatnya tekanan ekonomi menjadi faktor utama yang memperkuat keberlangsungan praktik ini. Dengan demikian, diperlukan pendekatan yang bersifat struktural dan kultural melalui pendidikan politik, penguatan norma hukum, serta pemberdayaan masyarakat agar perilaku pemilih dapat bergeser ke arah tindakan yang lebih rasional berorientasi nilai. Kata Kunci: persepsi masyarakat, pemilihan umum, money politic, teori max weber.ABSTRACT PUBLIC PERCEPTION OF MONEY POLITICS IN THE 2024 GENERAL ELECTION OF LEGISLATIVE CANDIDATES (Study in Kuripan Village, Limau District, Tanggamus Regency) By: RISWANDA General elections are a hallmark of a democratic country, aiming to assert the people's sovereignty over the state and government. Public participation in elections is crucial because the goal of democracy is government of the people, by the people, and for the people. Therefore, many candidates conduct campaign activities in various ways, including street campaigns, posters, banners, flyers, and other forms of public awareness. However, the most serious and often cited as the most powerful weapon is influencing the public through the power of money. Publicly, money politics, or what is commonly referred to as "money politics," refers to the direct giving of money by election participants and campaign teams, whether personal or party-owned. This dirty practice is a frequent violation and is commonplace in the lead-up to direct elections. Thus, it undermines the foundations of democracy. Based on the background outlined, the following questions are formulated: What is the public's perception of money politics in the 2024 legislative elections? How can money politics be addressed in legislative elections? The research methods used by the researcher are the type of research (field research), the nature of the research (descriptive), data sources (primary data, secondary data), data collection methods (observation, interviews, and documentation), and data analysis techniques (data reduction, data presentation, data verification, data triangulation). Interviews with several residents of Kuripan village revealed that money politics in other villages typically involves community leaders or religious leaders (kyai), who serve as role models for the v community in determining their views and actions. Therefore, almost all candidates establish relationships with community leaders or religious leaders in the villages they wish to run for. These leaders serve as a means for legislative candidates to communicate their goals to the community. In this study, money politics was not a means for legislative candidates to achieve their goal of winning the general election, as Kuripan village upholds clean elections. This research shows that public perception of money politics is still dominated by instrumental rational and traditional actions. Low awareness of democratic values and strong economic pressures are the main factors that reinforce the persistence of this practice. Therefore, a structural and cultural approach is needed through political education, strengthening legal norms, and community empowerment to shift voter behavior toward more rational, value oriented actions. Keywords: public perception, general election, money politics, Max Weber's theory

    Variations on the Author

    No full text
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Peran Usaha Mikro Kecil Menengah Waroeng Sabut KSM Dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat di Kelurahan Air Dingin Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru

    No full text
    ABSTRAK Nama : Alvionita Riswanda NIM : 11740124330 Judul : Peran Usaha Mikro Kecil Menengah Waroeng Sabut KSM Dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat di Kelurahan Air Dingin Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru Penelitian ini dilatar belakangi dengan hadirnya Usaha Mikro Kecil Menengah Waroeng Sabut KSM. Usaha Mikro Kecil Menengah merupakan suatu bentuk usaha kecil yang didirikan masyarakat secara perseorangan, dengan memanfaatkan berbagai sumber daya alam yang potensial di suatu daerah yang belum diolah secara komersial, serta dengan menggerakkan sektor-sektor mikro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Peran Usaha Mikro Kecil Menengah Waroeng Sabut KSM Dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat di Kelurahan Air Dingin Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru. Adapun jenis penilitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan jumlah informan sebanyak 6 (enam) orang terdiri dari 1 (satu) orang informan kunci dan 5 (lima) orang informan pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil wawancara dianalisis dengan trianggulasi data yaitu mengecek keabsaan data yang diperoleh dan dibuat kesimpulannya secara sistematis. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka penulis menemukan beberapa hal yaitu: dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, Usaha Mikro Kecil Menengah Waroeng Sabut KSM telah menjalankan perannya sebagai penyedia lapangan kerja, pengembangan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat, serta sumber inovasi. Hal ini terlihat dari meningkatnya perekonomian masyarakat yang bekerja di Usaha Mikro Kecil Menengah Waroeng Sabut KSM tersebut. Kata Kunci : Peran, Meningkatkan Perekonomia

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    No full text
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Perbedaan Skor COPD Assessment Test (CAT) Sebelum dan Sesudah Infrared dan Chest Physical Therapy pada Pasien PPOK di RSUD Dr. Moewardi Surakarta

    No full text
    ABSTRAK Riswanda Satria Adi Prasojo, G0014204, 2018. Perbedaan Skor COPD Assessment Test (CAT) Sebelum dan Sesudah Infrared dan Chest Physical Therapy pada Pasien PPOK di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Skripsi. Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret. Latar Belakang: Penderita Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) mengalami gejala yaitu sesak napas, batuk kronis, serta produksi sputum kronis. Hal tersebut menyebabkan keterbatasan aktivitas serta penurunan kualitas hidup. Salah satu program rehabilitasi paru pada pasien PPOK adalah infrared dan chest physical therapy. Tujuan penelitian ini untuk menilai manfaat infrared dan chest physical therapy pada pasien PPOK dengan melihat adanya perbedaan skor pada kuisioner CAT sebelum dan sesudah terapi. Metode Penelitian: Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan pendekatan kohort prospektif. Penelitian dilaksanakan di Instalasi Rawat Jalan Rehabilitasi Medik RSUD Dr. Moewardi Surakarta dengan sampel 15 pasien PPOK terdiri dari 13 laki-laki dan 2 perempuan. Skor CAT diukur sebelum dan sesudah infrared dan chest physical therapy. Hasil dianalisis dengan uji-t berpasangan. Hasil Penelitian: Hasil analisis data menunjukkan perbedaan rata-rata skor CAT adalah 3,73 dengan nilai signifikansi 0,001 (p < 0,05) yang bermakna secara statistik. Perbedaan skor CAT sebesar 3,73 (skor CAT ≥ 2) menunjukkan perbedaan bermakna secara klinis. Simpulan: Terdapat perbedaan skor COPD Assessment Test (CAT) pasien PPOK sebelum dan sesudah terapi infrared dan chest physical therapy di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Infrared dan chest physical therapy efektif dalam memberi perbaikan pada kondisi pasien PPOK di Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Kata Kunci : PPOK, Infrared, Chest Physical Therapy, CAT
    corecore